Kamis, 31 Maret 2016

Berebut Menjadi Walikota Pariaman, Balon Mulai Bermunculan

Berebut Menjadi Walikota Pariaman, Balon Mulai Bermunculan

Gambar Ilustrasi


Kota Pariaman baru akan mengelar Pemilihan Kepala Daerah & Wakil Kepala Daerah pada tahun 2018 mendatang. Namun putra  terbaik Kota Pariaman yang berkeinginan maju menjadi Walikota telah mulai mengancang-ancang dan mempersiapkan diri untuk menghadapi Pilkada tersebut.
Sudah banyak bakal calon Walikota Pariaman yang bermunculan. Semuanya menyatakan kesiapannya untuk memimpin  Kota Pariaman. Ada politisi, ada birokrat, ada penghusaha,ada yang berdomisili di Kota Pariaman, ada yang berdomisili diperantauan,  ada yang tua ada dan  juga ada yang muda. Semuanya hebat-hebat dan layak untuk memimpin Kota Pariaman.

Dengan banyaknya  bakal calon yang mengapung, kesannya berebut untuk menjadi Walikota. Tidak apalah, tidaklah salah, karena siapapun rang Piaman asal memenuhi syarat yang diamanatkan undang-udang berhak untuk menjadi memimpin di kota yang dijuluki dengan kota tabuik itu. Karena masih banyak program-program terbengkalai yang mesti dilanjutkan di Kota Pariaman lima tahun kedepannya. Sehingga Kota Pariaman membutuhkan pemimpin yang betul-betul cekatan dalam mengelola pemerintahan dan memimpin masyarakat.

Sektor pariwisata harus terus dilanjutkan. Karena lima tahun terakhir geliat Pariwisata di Kota Pariaman terus menunjukan perkembangan yang cukup baik. Ini tidak terlepas dari kerja keras Mukhlis Rahman-Genius Umar bersama jajarannya, serta adanya dukungan penuh dari wakil rakyat di Kota Tabuik ini.
Kemudian pembangun infrastruktur dan pembangun ekonomi masyarakat juga terus digenjot. Tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman. Sebagai kota kecil yang tidak mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) melimpah tentunya pemimpin kota ini harus jelimet dan pintar-pintar memanfaatkan potensi yang ada, di Kota Pariaman.
Jadi yang berkeinginan untuk maju di Kota Pariaman persiapkanlah diri sekarang, kampanyekanlah diri dari sekarang. Raihlah simpati masyarakat dengan cara-cara elegan. “Lampu Awak Dipatarang, Lampu Urang Jan Dimatikan”.

Nama-Nama Balon Wako Yang Sudah Mengapung

Dari informasi yang penulis peroleh baik itu melalui media sosial maupun media online maupun dari informasi yang berkembang ditengah masyarakat Kota Pariaman. Berikut  nama putra terbaik yang sudah mengapung tersebut diantara Ir.Mahyuddin (Mantan Walikota Pariaman), DR.Genius Umar (Wakil Walikota Pariaman/Incumbent), Mardison Mahyuddin (Ketua DPRD Kota Pariaman), Syafinal Akbar (Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman) Edison TRD (Kontraktor/Politisi), Syahril Amiruddin (Staf Ahli DPR-RI), Indra Jaya Piliang (Staf Ahli Kemenpan), HM.Sa’ban (GM PT.Sari Indah Lestari Tanggerang), Devika Yuliandra (Ketua KNPI Sumbar) serta sederet namanya lainnya yang juga meramaikan Pilkada 2018 mendatang.

DARWISMAN


Bisnis Pariwisata Kota Pariaman Menjanjikan, Namun Belum Termanfaatkan Secara Maksimal

Bisnis Pariwisata Kota Pariaman Menjanjikan, Namun Belum Termanfaatkan Secara Maksimal

Penulis H.Syaiful Azman / Sekretaris Dinas Koperindag Kota Pariaman


Pariwisata merupakan sektor andalan Kota Pariaman yang telah berkontribusi dalam menggerakan perekonomian daerah yang cukup signifikan. Sebagian besar objek wisata Kota Pariaman sangat terkait erat dengan sumberdaya pesisir dan lautan, seperti hutan mangrove, terumbu karang, estuaria, pulau-pulau kecil, pantai berpasir dan sebagainya.

Namun bisnis pariwisata dewasa ini belum termanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha jasa pariwisata di Kota Pariaman, tidak seperti halnnya yang kita lihat di daerah tujuan wisata lain, seperti di Bali, Manado dan Bunaken, serta daerah lainnya dimana pelaku jasa pariwisatanya cenderung sangat kreatif, dan mendorong minat para wisatawan untuk berkunjung ke daerah mereka untuk beberapa hari.

Kurang kreatifnya pelaku jasa usaha wisata di Kota Pariaman, berdampak kepada kurang bergairanya investasi di bidang pariwisata ini, walaupun investasi dibidang pariwisata ini cukup menjanjikan, faktor inilah yang menjadi penyebab investasi pemerintah Kota Pariaman masih terlihat dominan.

Padahal dalam dunia pariwisata yang berbasiskan sumberdaya kelautan dan perikanan ini sangat menjanjikan. Banyak sekali banyak usaha yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha jasa pariwisata, karena dalam Undang Undang No 1 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang No. 27 Tahun 2007, tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau Pulau Kecil telah memberikan ruang yang sangat luas untuk kegiatan pariwisata, seperti penggunaan ruang laut dan kawasan pemanfaatan umum untuk kepentingan rekreasi dan pariwisata.

Undang Undang No 1 tahun 2014 ini sangat mendukung sekali amanat Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, yakni pasal ( 7) huruf yakni untuk pembangunan industri pariwisata, destinasi pariwisata, pemasaran dan kelembagaan pariwisata dengan berbagai usaha pariwisata sebagaimana diamanatkan dalam pasal (14),
Berdasarkan pasal (14) Undang No. 10 Tahun 2009, kegiatan pariwisata yang berhubungan langsung dengan wisata bahri ini adalah, seperti :daya tarik wisata, kawasan pariwisata, jasa transportasi wisata dan wisata tirta. Dari kegiatan tersebut akan berimbas kepada kegiatan lainnya, dan bahkan imbasnya akan bersinggungan dengan dunia perbankan.

Dalam bisnis yang memanfaatkan sumberdaya alam sebagai faktor produksinya, maka fungsi produksi (f(x)) sekarang tidak melulu hanya terdiri dari faktor produksi berupa kapital (K) dan tenaga kerja (L) saja. Akan tetapi, didalamnya harus memasukkan unsur daya dukung lingkungan sebagai faktor yang sangat menentukan keberlanjutan bisnis tersebut.

Selanjutnya secara ekonomi kegiatan pariwisata akan menciptakan permintaan, baik konsumsi maupun investasi, yang pada gilirannya akan menimbulkan kegiatan produksi barang dan jasa dalam rangka memenuhi permintaan wisatawan. Untuk itu tentu diperlukan investasi dalam berbagi bidang, seperti di bidang transportasi, perhotelan dan akomodasi lain, industri kerajinan dan industri produk konsumen, industri jasa, rumah makan restoran dan lain-lain.
Disamping permintaan akan barang dan jasa, kegiatan pariwisata juaga akan dapat menyerab tenaga kerja lokal, baik skilled labor maupun unskilled labor. Singkatnya bisnis pariwisata cukup memberikan angin segar bagi ekonomi daerah. Disisi lain dengan berkembangnya pariwisata ini, akan mengurangkan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah.

Berkembanganya sektor pariwisata dewasa ini di Kota Pariaman, jujur dikatakan adalah hasil dari totalitasnya usaha Pemko Pariaman dalam penyediaan sarana dan prasana, pelayanan dan membuat atraksi, sedangakan yang dilakukan oleh pelaku usaha pariwisata baru segelintir usaha jasa wisata yang dilakoni oleh masyarakat lokal. Padahal Pemerintah Kota Pariaman telah berupaya mendorong mayarakat lokal untuk berusaha pada bidang pariwisata ini dengan memberikan berbagai insentif berupa kemudahan dalam perizinan serta jaminan keamanan dan kelangsungan berusaha.

Pada kondisi sekarang usaha pariwisata yang mulai berkembang adalah seperti, hotel, home stay, rumah makan, industri makan ringan, permainan air (banana boat dan jet ski) dan transportasi (perahu/kapal, sepeda tandem dan odong-odong). Sedangkan usaha yang berhubungan langsung dengan keindahan bawah air boleh dikatakan belum tersentuh sama sekali, padahal inilah peluang usaha yang paling menguntungkan, yakni dengan penyewaan peralatan diving, scuba, camera under water, serta paket edukasi lingkungan berupa paket trasplantasi terumbu karang dan paket penghijauan pantai dsb.

Selanjutnya usaha lain yang mendukung kegiatan pariwisata, yakni berupa souvenir/cendera mata belum berkembang sama sekali, padahal industri kerajinan di Kota Pariaman cukup tersedia, namun kreatifitasnya untuk menghasilkan produk untuk mendukung pariwisata ini belum lagi terlihat, padahal SKPD terkait telah banyak melakukan pelatihan-pelatihan sejenis.
Kalau semua peluang ini tidak termanfaatkan dengan secara optimal oleh para pelaku usaha jasa pariwisata lokal, justru yang akan memanfaatkannya adalah pengusaha luar daerah Pariaman. Kalau tidak direspon secara cepat oleh pelaku usaha jasa pariwisata lokal, penulis yakin nantinya masyarakat lokal hanya akan menjadi penonton, dan akan menjadi tamu dirumahnya sendiri. (***)





Mulai 1 April 2016 BBM Turun Rp.500 Perliter

Mulai 1 April 2016 BBM Turun Rp.500 Perliter


Suasana Pengisian BBM di SPBU. Mulai 1 April 2016 BBM Akan Turun Sebesar Rp.500


Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk jenis Premium dan juga Solar. Besaran penurunan Rp 500 per liter dan akan berlaku mulai 1 April 2016.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjelaskan, pemerintah telah memutuskan untuk menurunkan harga Premium dan Solar dengan besaran masing-masing Rp 500 per liter. Penurunan tersebut disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku dan juga untuk merefleksikan penurunan harga minyak dunia.

"Dalam regulasi memang meminta pemerintah untuk tidak melepas harga BBM sepenuhnya ke pasar. Maka tugas dari pemerintah untuk menjaga sehingga tercipta kestabilan, naik atau turun tidak tinggi," jelas Sudirman di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Berdasarkan landasan tersebut, pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga Premium dari Rp 6.950 per liter menjadi Rp 6.450 ribu per liter. Sedangkan untuk Solar turun menjadi Rp 5.150 per liter dari sebelumnya Rp 5.650 per liter. "Untuk minyak tanah tetap," tambah Sudirman.

Pemerintah akan tetap konsisten untuk mengevaluasi harga BBM setiap 3 bulan sekali. "Harga baru ini sudah mempertimbangkan harga pada Juli yang sudah memasuki Lebaran. Mudah-mudahan sampai 6 bulan ke depan harga ini bisa dipertahankan jadi masyarakat bisa merencanakan segala macam," tutur Sudirman. 
Saat ini, PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan penyalur sedang mempersiapkan segala sesuatunya sehingga pada 1 April pukul 00.00 WIB perubahan ini bisa langsung berlaku.

Sebelumnya, Pertamina menurunkan harga BBM Umum non subsidi jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite masing-masing sebesar Rp 200 per liter. Penurunan harga BBM non subsidi ini merefleksi penurunan harga minyak mentah dunia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, pada pertengahan Maret lalu Pertamina telah menurunkan harga BBM non subsidi sebesar Rp 200 per liter. Terhitung 30 Maret 2016 pukul 00.00 WIB, Pertamina kembali menurunkan harga Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite sebesar masing-masing Rp 200 per liter.‎

"Jadi, pada bulan ini Pertamina telah menurunkan harga BBM umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex, dan Pertalite sebesar Rp 400 per liter. Dengan penurunan harga tersebut diharapkan masyarakat dapat menikmati berkendara dengan BBM yang memiliki kualitas sesuai mesin kendaraan,"‎ kata Wianda, di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Menurut Wianda, penetapan BBM Umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite merupakan kebijakan korporasi yang ditinjau secara berkala. untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi, Pertamina akan secara ketat memantau ketersediaan stok BBM Umum tersebut di tingkat SPBU.

Pertamina juga akan terus mengupayakan untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan tidak akan ada kekosongan produk di SPBU.

"Dengan harga yang turun, konsumsi biasanya meningkat dan untuk memastikan masyarakat dapat terlayani Pertamina telah memberikan instruksi ke seluruh SPBU untuk menyiapkan stok dengan cukup," ungkap dia.

Adapun, penurunan harga di Jakarta meliputi Pertamax yang semula Rp 7.750 per liter turun menjadi Rp 7.550 per liter, dan Pertamax Plus turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter.

Penurunan harga di Jakarta, juga terjadi pada produk diesel berkualitas tinggi, Pertamina Dex dari semula Rp 8.600 per liter menjadi Rp 8.400 per liter.

Untuk BBM Umum jenis Pertalite turun dari harga Rp 7.300 per liter, menjadi Rp 7.100 per liter. Solar atau Biosolar non subsidi mengalami penurunan dari Rp 7.150 liter menjadi Rp 6.950 per liter. "Besaran penurunan Rp 200 per liter berlaku sama untuk seluruh daerah," tutup Wianda.
Sumber : www.liputan6.com


Rabu, 30 Maret 2016

Wako Mukhlis Rahman Minta Dinas Kesehatan Terus Sosialisasikan Bahaya Virus HIV/AIDS

Wako Mukhlis Rahman Minta Dinas Kesehatan Terus Sosialisasikan Bahaya Virus HIV/AIDS

Walikota Pariman Drs.Mukhlis Rahman  Minta Dinas Kesehatan Terus Sosialisasikan Bahaya Virus HIV/AIDS Kepada Masyarakat Kota Pariaman (Fhoto : Humas Kota Pariaman)


Kota Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM--- Walikota Pariaman Mukhlis R meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Pariaman utuk terus mensosialisasikan bahaya virus HIV / AIDS.

Itu yang di sampaikan walikota Pariaman dalam rangka pematangan upaya penangulangan HIV/AIDS Kota Pariaman, Rabu(30/3).

Saya meminta kepada masyarakat sebaiknya jangan mengucilkan masyarakat yang terserang virus hiv / aids dari lingkungannya. Penderita justru harus selalu mendapatkan motivasi dari orang sekitar guna kesembuhan dari serangan peyakit yang berbahaya ini.

Orang yang terjangkit virus ini belum tentu dia orang nakal yang suka sex bebas, tapi penyebaran virus ini bisa tertular dari jarum suntik, pisau cukur, dan alat2 medis.

" Saya meminta kepada dinas Kesehatan Kota Pariaman untuk selalu melakukan sosialisasi ke desa-desa , sekolah, kalau perlu kita datang ke rumah-rumah masyrakat Kota Pariaman tentang bahayanya virus ini, beri ilmu dan pemahaman kepada masyarakat.Untuk itu, mari kita mulai dengam lebih peduli terhadap penderita HIV/AIDS. Paling tidak jangan dipandang sebelah mata dan di kucilkan,” katanya mengakhiri

(Darwisman/Humas Kota Pariaman)


Gubernur Irwan Prayitno Berharap Pelaksanaan UN Dilaksanakan Secara Jujur dan Berintegritas

Gubernur Irwan Prayitno Berharap Pelaksanaan UN Dilaksanakan Secara Jujur dan Berintegritas

GUBERNUR SUMBAR DR.IRWAN PRAYITNO


Padang,BANGUNPIAMAN.COM - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menginstruksikan pelaksanaan ujian nasional tingkat sekolah menengah atas (SMA)/sederajat dilaksanakan dengan jujur dan berintegritas, karena tidak ada gunanya nilai UN yang tinggi jika didapatkan dengan cara curang.

¿Kita sudah sampaikan hal ini kepada bupati dan wali kota melalui surat edaran untuk diteruskan ke sekolah-sekolah agar melaksanakan UN berintegritas. Ada lima poin dalam surat itu. Intinya siswa jangan mencontek,¿ katanya usai membuka sosialisasi terpadu penyelenggaraan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat di Padang, Selasa.

Menurutnya, selama UN berlangsung diperkirakan akan beredar bermacam kunci jawaban yang dibuat oleh orang tidak bertanggung jawab, dengan tujuan mendapat keuntungan.

"Jangan sampai tergiur dengan penyebaran kunci jawaban yang justru menyesatkan itu. Orang tua juga diminta memotivasi putra-putrinya untuk belajar menghadapi UN dengan penuh kejujuran," katanya.

Ia mengatakan, siswa harus percaya dengan kemampuannya sendiri dan orang tua harus mendorong hal tersebut.

Sementara itu, Ketua Pelaksana UN Sumbar Nasmeri mengatakan, UN bukan lagi penentu kelulusan, sehingga jangan lagi dianggap sebagai hal yang manakutkan.

¿Penentu kelulusan itu nilai dari sekolah masing-masing sesuai indikator yang ditetapkan. Yang harus dicapai tahun ini adalah UN berintegritas. Hasil UN harus setara dengan nilai integritasnya. Jangan sampai hasil UN rata-rata tinggi, namun ternyata hasil mencontek. Berarti integritas sekolah bisa tergolong rendah,¿ jelasnya.

Nasmeri menambahkan, untuk menentukan integritas pelaksanaan UN di sekolah, akan dilakukan analisa serta penilaian dari hasil jawaban siswa oleh Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik), kemudian penilaian terhadap laporan pelaksanaan UN di masing-masing satuan.

"Hasil penilaian akan menentukan indeks integritas sekolah masing-masing, dan diumumkan secara terbuka," katanya.

Penilaian integritas itu menurutnya, menuntut semua pihak melaksanakan UN dengan jujur, tidak siswa, tetapi juga pengawas, hingga petugas penjaga naskah soal.

UN SMA sederajat di Sumbar akan diikuti 73.894 orang siswa. UN digelar dengan dua metode yaitu UN berbasis kertas dan berbasis komputer.

Sumber Berita Antara Sumbar