Selasa, 31 Mei 2016

HM Sa'ban Perantau Sukses Kota Pariaman, 25 Tahun Berkiprah Ditanah Rantau

HM Sa'ban Perantau Sukses Kota Pariaman, 25 Tahun Berkiprah Ditanah Rantau



Ketika Mendapat Reward Dari Mentri Perumahan Rakyat Tahun 2008 Silam, Yang Sukses Mengembangan Wilayah Ciledug Tanggerang sebagai Kota Modren ( Fhoto Dokumentari PT.Sari Indah Lestari)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---HM Sa'ban bagi warga Kota Pariaman mungkin tidak asing lagi. Perantau sukses yang mengawali karirnya dari nol. Dia adalah seorang pengembang yang telah membangun ratusan properti di bilangan CBD Ciledug Tanggerang Propinsi Banten. Berkat kerja kerasnya yang pantang menyerah, sehingga manajemen PT.Sari Indah Lestari mempercayainya sebagai seorang General Maneger. Sehingga kini maju mundurnya perusahaan pengembang itu berada dibawah kendali HM.Sa'ban.

" Kepercayaan yang diberikan manajemen PT.Sari Indah Lestari kepada saya merupakan tantangan bagi saya. Alhamdulillah berkat kerja keras dan kebersamaan seluruh jajaran manejemen dan karyawan serta semangat pantang menyerah perusahaan yang saya pimpin makin berkembang dan cukup diperhitungkan di Propinsi Banten ini," kata HM Sa'ban dalam sebuah diskusi ringan dengan wartawan www.bangunpiaman.com, baru-baru ini di Pariaman

Menurut Sa'ban,PT.Sari Indah Lestari dipercaya pemerintah setempat untuk mengembangkan wilayah dengan membangun pusat bisnis dan apartemen di bilangan Ciledug Tanggerang yang lebih dikenal dengan CBD. " Sekarang bisa kita lihat sendiri, daerah ini yang dulunya sepi dengan dibangunnya kawasan bisnis dan apartemen kini telah menjadi sebuah kota modren. Kesuksesan kita mengembangan wilayah mendapat reward dari Mentri Perumahan pada tahun 2008 silam," katanya.
Jalan Santai Bersama Walikota Tanggerang ( Fhoto Humas PT.Sari Indah Lestari )
Sa'ban mengaku sudah 25 tahun berkiprah sebagai seorang pengembang. Awal karirnya hanyalah seorang sales. Kerja sebagai sales memang tidaklah mudah. Banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapinya. Berkat semangat kerja yang tinggi akhirnya rintangan dan tantangan tersebut dapat dilewati. " Jadi sudah 25 tahun saya berkiprah di tanah jawa ini pahit dan manis harus dicoba dengan semangat pantang menyerah," ulasnya.

Kesuksesan HM Sa'ban ditanah rantau ternyata tetap memantau perkembangan pembangunan di Kota Pariaman sebagai kampung halamannya. Dia bersyukur selama sepuluh tahun terakhir perkembangan pembangunan di Kota Pariaman sudah cukup baik. Sebagai kota wisata Kota Pariaman nampaknya terus bergeliat. Berbagai iven digelar untuk menarik wisatawan bisa berkunjung ke Pariaman.


Kedepannya tinggal lagi membangun fasilitas penginapan sebagai salah satu penunjang pariwisata di Kota Pariaman. Karena hotel yang sudah ada sekarang tidak memadai, sehingga perlu ditambah. " Saya rasa Bapak Walikota Pariaman dan Bapak Wakil Walikota Pariaman sudah memikirkan itu semua. Karena tekad Pemkot Pariaman sudah bulat menjadikan daerahnya sebagai daerah tujuan wisata bahari di Propinsi Sumatera Barat," ulasnya mengakhiri.

DARWISMAN




Padang Pariaman Raih Predikat WTP Murni Atas LKPD 2015

Padang Pariaman Raih Predikat WTP Murni Atas LKPD 2015

Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar Eldy Mustafa serahkan LHP atas LKPD tahun 2015 kepada Bupati Ali Mukhni dengan meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni di Aula BPK RI, Padang, Senin (30/5/2016).(Fhoto Humas)


Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2015 yang disampaikan langsung oleh Kepala BPK RI Eldy Mustafa di Aula BPK RI, Padang, Senin 30/5/2016).

"Tahun lalu Kabupaten Padang Pariaman raih WTP dengan catatan paragraf penjelas, Tahun ini meningkat menjadi WTP Murni," kata Eldy Mustafa.

Dikatakannya bahwa BPK memberikan WTP berdasarkan data dan fakta dalam pemeriksaan BPK atas LKPD Kab. Padang Pariaman Tahun 2015 termasuk implementasi serta rencana aksi.

"Kita apresiasi Kabupaten Padang Pariaman yang berhasil dalam penerapan Akuntansi Berbasis Akrual sebagai Standar Akuntansi Pemerintahan. Jadikan prestasi ini sebagai momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah," ungkap Eldy.

Dijelaskannya, penerapan akuntansi berbasis akrual sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 71 tahun 2010 pertama dilaksanakan tahun 2015 setelah sejak tahun 2011 merupakan tahun peralihan dari akuntansi berbasis kas menuju akrual (cash toward accrual) menjadi penerapan berbasis akrual.

"Dalam akuntansi berbasis akrual ada tujuh yaitu Laporan Realisasi, Laporan Perubahan Saldo, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan," paparnya.

Sementara Bupati Ali Mukhni mengapresiasi kinerja seluruh pengelola anggaran yang berperan atas akuntabilitas keuangan daerah yang efektif, transparan, akuntabel serta mengutamakan asas kepatutan dan kewajaran.

"Penghargaan ini kita persembahkan untuk seluruh ASN serta masyarakat ranah dan rantau. Terima kasih atas kerja kerasnya dan ridho Allah SWT," kata Ali Mukhni.

Diraihnya WTP Murni, kata Ali Mukhni, ASN diharapkan tetap melaksanakan tugas dengan maksimal dan selalu berpedoman kepada ketentuan yang berlaku. Ia menekankan bahwa untuk penyerahan LPKD tahun depan, Padang Pariaman harus yang menjadi daerah yang pertama yang menyerahkannya kepada BPK.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Mothia Aziz memberikan apresiasi kepada Bupati Padang Pariaman atas raihan opini WTP Murni itu. Keberhasilan yang dicapai mencerminkan bahwa reformasi birokrasi yang dilakukan telah menunjukkan hasil nyata.

"Keberhasilan meraih WTP Murni ini wujud nyata sinergitas Pemerintah Daerah dan DPRD dalam pengelolaan keuangan daerah. Dan juga optimalnya fungsi pengawasan DPRD terhadap tata kelola keuangan daerah," kata Mothia.

Kepala DPPKA Hanibal mengatakan bahwa Opini WTP tersebut merupakan keempat kalinya diraih Kabupaten Padang Pariaman. Pertama pada 2008 kemudian berlanjut hattrick atau berturut-turut WTP pada tahun 2013, 2014 dan 2015.

"LHP atas LPKD tahun 2015 sangat istimewa karena meraih hasil WTP murni. Semoga bisa kita pertahankan di tahun depan," kata Hanibal.

Inspektur Dewi Roslaini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim Reviu yang melakukan pembinaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (APIP) sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008.

"Tugas ke depan adalah mempertahankan WTP Murni yang diraih tahun ini. Mohon dukungan seluruh pihak," kata Dewi.(Hms)


Minggu, 29 Mei 2016

Kapal Yang Membawa Wisatawan Ke Pulau Angso Tenggelam, Seluruh Penumpang Berhasil Diselamatkan

Kapal Yang Membawa Wisatawan Ke Pulau Angso Tenggelam, Seluruh Penumpang Berhasil Diselamatkan

Gambar Ilustarsi Kapal Tenggelam


Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Kapal Pariwisata Selat Bunga yang membawa puluhan penumpang, tenggelam di perairan Kota Pariaman, Sumatera Barat, (Sumbar) diduga akibat hempasan ombak besar.

Seperti dilaporkan www.antarasumbar.com, kapal  yang mengangkut wisatawan asal Kota Padang itu hendak menuju pulau angso tersebut tenggelam pada hari, Minggu (29/5) sekitar pukul 11.20 di sekitar bibir pantai Gandoriah Pariaman.

Masih untung dari peristiwa tenggelamnya kapal tersebut tidak ada korban jiwa, karena cepatnya masyarakat sekitar
serta dibantu BNPB, Polisi Air memberikan pertolongan untuk menyelamatkan penumpang kapal naas itu.

Kapolres Kota Pariaman, AKBP Riko Junaldy, di Pariaman, Minggu (29/5) mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 11.20 WIB di sekitar Bibir Pantai Gandoriah kota itu.

"Kurang lebih terdapat 14 penumpang di dalam kapal, kejadian tersebut berawal dari adanya ombak besar yang menghempas bagian belakang kapal sehingga air laut masuk ke dalam dan perlahan menenggelamkan sebagian badan kapal yang dikemudikan oleh Bambang (32)," kata dia.

Sekitar 15 menit, air laut yang masuk tersebut menenggelamkan sebagian badan kapal, sehingga membuat para penumpang kapal mengalami kepanikan namun beberapa wisatawan terlebih dahulu sempat dievakuasi.

"Insiden tersebut terjadi kurang lebih berjarak 10 meter dari bibir pantai, sehingga para masyarakat sekitar juga langsung membantu para korban untuk diselamatkan" ujarnya.

Kapolres membenarkan salah satu korban bernama Tia (16) asal Kota Padang langsung dilarikan ke Rumah Sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.

Ia merinci 14 korban yang berhasil didata berasal dari Kota Padang yaitu, Musjasman (45), Elfira (39), Vinda (31), Rika (35). Selain itu korban lainya Musda Fitriani (39), Hafidh (3), Disha (3), Niusma R.O (36), Hartita (5), Nofrianti (42), Aulia (7), Amid (35), Tia (16), dan Ipah (50).

Setelah peristiwa tersebut pemerintah setempat menutup sementara kunjungan ke Pulau Angso Duo akibat tingginya ombak.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat, Efendi Jamal, mengatakan puluhan wisatawan tersebut akan menuju Pulau Angso Duo.

"Kapal tersebut berangkat dari Pantai Gandoriah, dan pemerintah setempat juga telah menegaskan bahwa setiap kapal tidak diizinkan berangkat dari titik tersebut," kata Efendi Jamal

Ia mengatakan, diduga kapal tersebut juga kelebihan muatan karena adanya  oknum tertentu dengan sengaja menjual tiket lebih murah dari harga semestinya sehingga penumpang berbondong-bondong menggunakan jasa kapal tersebut.

"Harga tiket ke Pulau Angso Duo Rp40 ribu, namun diduga ada juga oknum tertentu yang menjual Rp30 untuk mencari keuntungan pribadi," jelasnya.

Ia membenarkan dari puluhan kapal wisata yang beroperasi di daerah itu, belum semuanya memiliki izin resmi untuk mengangkut penumpang.

Pihaknya juga meminta kepada dinas terkait lainya untuk bisa saling berkoordinasi perihal izin kapal sehingga tidak menimbulkan permasalahan kedepannya.

sumber : www.antarasumbar.com
Wakil Walikota Pariaman Genius Umar : Guru MDTA Sangat Berjasa Membangun Karakter Anak-Anak Karena Membentengi Dengan Ilmu Agama

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar : Guru MDTA Sangat Berjasa Membangun Karakter Anak-Anak Karena Membentengi Dengan Ilmu Agama


Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Yang Didampingi Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Pariaman Helmi M.Ag Ketika Mewisuda 395 Santri Pada  21 MDTA se Kecamatan Pariaman Tengah di Aula STIT-SB Pariaman. (Fhoto Humas )
Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM— Guru MDTA sangat berjasa dalam membangun karakter anak-anak kita, mereka juga berjasa membentengi dan membekali diri anak-anak kita dengan ilmu agama. Karena kelangsungan hidup suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasinya. Karena itu Pemerintah Kota Pariaman telah cukup banyak melakukan kebijakan dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, dilandasi dengan moral islami.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya pada acara Wisuda Madrasah Diniyah Takmaliyah Alawiyah (MDTA) se Kecamatan Pariaman Tengah yang dilaksanakan di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syech Burhanudin (STIT SB) Kampung Baru, Minggu (29/5).

Lebih lanjut kata peraih gelar Doktor (S3) di bidang Program Manajemen dan Kebijakan Pengelolaan SDA dan Lingkungan IPB, dan Magister (S2) Jurusan Kebijakan Publik UGM ini mengatakan Pemko Pariaman telah mengeluarkan kebijakan dalam bentuk Perda No. 6 tahun 2009 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an, Progam Wajib Belajar 12 tahun, yang mana dari SD-SMA seluruh biaya pendidikan di tanggung oleh pemerintah ditambah dengan Bus Sekolah Gratis, dan Program Jam Wajib Belajar yang dimulai jam 18.30 sampai jam 20.30, jelasnya.

“Peran kaum ulama, tokoh masyarakat dan ninik mamak pelu kita bangkitkan kembali, dimana para ulama, tokoh masyarakat dan ninik mamak dapat memperingati anak kemenakannya yang masih berstatus pelajar, yang masih berkeliaran pada waktu malam hari”, ungkapnya.

Hal ini kita lakukan untuk menjauhkan anak-anak kita dari pengaruh negative narkoba, minuman keras, internet yang tidak sehat serta peran orangtua dirumah dalam memberikan pengertian tentang tayangan televisi yang saat ini banyak menayangkan tontonan yang tidak mendidik bagi anak-anak kita, jadi mereka dapat mengerti mana yang harus ditiru atau yang tidak, tuturnya.

“Terakhir kami berpesan kepada anak-anak kami yang telah diwisuda saat ini, jangan pernah berhenti untuk terus mengaji, jangan sampai setelah diwisuda tidak lagi mau membaca dan memahami Al Qur’an”, tutupnya.

Kordinator Wisuda MDTA Kecamatan Pariaman Tengah Nur Kamal mengatakan ada sebanyak 395 santiwan dan santriwati yang diwisuda saat ini, terdiri dari 21 MDTA yang ada di Kecamatan Pariaman Tengah. Dan terbaik dari masing-masing MDTA akan diwisuda langsung oleh Wakil Walikota Pariaman, ujarnya.

Hadir dalam acara ini Kepala Kemenag Kota Pariaman Helmi, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Nasri, Ketua KUA Kecamatan Pariaman Tengah Erinal, para guru dan orangtua murid yang hadir. (J/Hms)

Komunitas ayokepariaman Gelar Gandoriah Music Fiesta 2016

Komunitas ayokepariaman Gelar Gandoriah Music Fiesta 2016

Komunitas Ayokepariaman fhoto bersama dengan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar ( Fhoto : Humas)

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM — Dalam memeriahkan Festival Pesona Gandoriah 2016, Komunitas Ayokepariaman melaksanakan Gandoriah Music Fiesta 2016, di pentas utama Pantai Gandoriah, minggu 29/5.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutan pembukaan Gandoriah Music Fiesta 2016 ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama yang dilakukan di Kota Pariaman, dan kegiatan ini dilakukan oleh komunitas generasi muda, karena itu kami sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, ungkapnya.

“Anak muda harus tidak takut terhadap halangan dan rintangan, sehingga apapun akan terus dilakukan untuk pelaksanaan event yang sangat bermanfaat dalam mengasah kreatifitas dan kemampuan anak-anak generasi muda kita, seperti yang dilakukan oleh Komunitas Ayokepariaman ini”, tukasnya.

Walaupun dalam pelaksanaanya event ini banyak kendala yang dijalani, tetapi mereka kaum muda Kota Pariaman terbukti dapat melaksanakan event yang sangat baik ini. kedepan agar event yang dilaksanakan bukan hanya kesenian saat ini saja, tetapi budaya dan kesenian lokal yang kita angkat kembali dalam bentuk sebuah festival, ujarnya.

Ketua Panitia Gandoriah Music Fiesta 2016 Gerald Kamil mengatakan rangkaian acara dari Gandoriah Music Fiesta 2016 sendiri terdiri dari penampilan 20 Band yang ada di Sumatera Barat yang akan bertanding untuk meraih yang terbaik.

“Selain itu, kita juga melaksanakan Lomba mewarnai tingkat TK dan Paud yang bekerjasama dengan Forum Komunitas Hijau Kota Pariaman. Workshop Layang-Layang yang bekerjasama dengan Museum layang-layang Indonesia, serta penampilan guest star Avocadod Dancer yang akan tampil di malam harinya”, jelasnya.

Acara ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Budpar Kota Pariaman, para donator dan sponsor yang membantu terlaksananya acara ini seperti Semen Padang, KNPI Provinsi Sumatera Barat, KNPI Kota Pariaman, Forum Komunitas Hijau Kota Pariaman, dan semua pihak yang turut membantu terwujudnya Gandoriah Music Fiesta tahun 2016 untuk kali pertama ini, tutupnya. (J/Hms)

Lomba Ketangkasan Baruak Memetik Kelapa Warnai Festival Gandoriah 2016

Lomba Ketangkasan Baruak Memetik Kelapa Warnai Festival Gandoriah 2016

Pengunjung Pantai Gandoriah Terlihat Antusias Melihat Ketangkasan Baruak Memetik Kelapa ( Fhoto : Humas )
Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Kodim 0308 Pariaman bekerjasama dengan Dinas Budpar Kota Pariaman, kembali menyelenggarakan Lomba Beruk Petik  Kelapa yang dilaksanakan di Pantai Gandoriah, minggu 29/5.

Acara ini adalah kali kedua dilaksanakan di Pantai Gandoriah, yang mana pada perhelatan pertama masih bernama Festival Pesisir tahun 2015. Event ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Festival Pesona Gandoriah 2016, yang pelaksanaannya sampai tanggal 1 Juni 2016.

Dalam perlombaan ini peserta yang ikut bukan hanya dari Kota Pariaman saja, tetapi juga Kabupaten Padang Pariaman, saat ini peserta yang terdaftar sebanyak 32 peserta yang terdiri dari beruk besar dan beruk kecil.

Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Endro Nurbantoro mengatakan kegiatan ini dilakukan selain sebagai satu-satunya perlombaan yang khas dari Kota Pariaman dan mungkin satu-satunya di nasional dan mancanegara. " Jadi perlombaan ini juga melestarikan kebudayaan lokal yang saat ini semakin tergerus oleh perkembangan zaman,"ungkapnya.

“Kedepan agar event ini menjadi salah satu agenda rutin tahunan yang termasuk dalam rangkaian agenda Festival Gandoriah di tahun-tahun berikutnya”, harapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman Efendi Jamal mengatakan lomba beruk petik kelapa ini merupakan keunikan yang dimiliki oleh Kota Pariaman. Karena itu kita perlu melestarikan tradisi budaya ini selain kedepan kita akan menghidupkan kembali olahraga lokal dan kebudayaan lama yang sudah jarang dimainkan oleh anak zaman sekarang, jelasnya.

Pemenang I, II dan III serta Harapan akan mendapatkan hadiah tropy, uang tunai dan sertifikat.

Para pengunjung Pantai Gandoriah antusiasme menonton perlombaan ini, karena bagi mereka, ini adalah perlombaan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya di tempat lain. (J/Hms)

HM Sa'ban : Sambut Ramadhan 1437 H Senam Kebugaran CBD Peduli Sehat Resmi Ditutup

HM Sa'ban : Sambut Ramadhan 1437 H Senam Kebugaran CBD Peduli Sehat Resmi Ditutup

HM Sa'ban Menyerahkan Hadiah Kepada Peserta Senam CBD Peduli Sehat  ( Humas : PT.Sari Indah Lestari)

Tanggerang, BANGUNPIAMAN.COM---Sekitar 2000 orang peserta senam ikut ambil bagian pada penutupan senam menjelang masuknya bulan ramadhan 1437 H yang diadakan di halaman CBD di Ciledug Tanggerang Minggu (29/05).

" Ini adalah senam terakhir yang kita laksanakan menjelang masuknya bulan suci ramadhan, alhamdulillah 2000 orang peserta ikut ambil bagian pada senam pagi ini," kata GM PT.Sari Indah Lestari HM.Sa'ban kepada www.bangunpiaman.com, Minggu (29/05).



Inilah Peserta Senam Kebugaran CBD Peduli Sehat ( Fhoto : Humas PT.Sari Indah Lestari)
Menurut Sa'ban, sebagai pengembangan pihaknya tidak hanya membangun wilayah, namun juga membangun jasmani dan rohani masyarakat. Untuk membangun jasmani dilaksanakan senam sementara untuk membangun rohani digelar pengajian dengan mendatangkan ustad-ustad kenamaan seperti ustad Arifin Ilham.
HM.Sa'ban Fhoto Bersama Dengan Instruktur Senam ( Fhoto : Humas PT.Sari Indah Lestari)
" Komunitas senam ini sebenarnya sudah terbentuk semenjak tahun 2007 lalu dengan jumlah peserta waktu itu baru berjumlah sekitar 300 orang  dipandu 4 orang instrutur. Alhamdulilah siiring perkembangan waktu kini komunitas senam sudah berjumlah 2000 orang dengan instruktur sebanyak 15 orang yang rutinitas kita laksanakan setiap minggu pagi.Selaku pengembang di Kota Tanggerang yang bernaung dibawah bendera PT.Sari Indah Lestari, pihak akan terus berbuat untuk kepentingan masyarakat," ungkap Putra Kota Pariaman itu.

DARWISMAN
Festival Gandoriah 2016 Resmi Dibuka Gubernur Sumbar

Festival Gandoriah 2016 Resmi Dibuka Gubernur Sumbar


Pembukaan Festival Gandoriah Tahun 2016, di Pantai Gandoriah Pariaman Sabtu (28/6), Resmi Dibuka Gubernur Sumbar Yang Diwakili Kepala Dina Pemuda dan Olahraga Sumbar Priyaldi Syukur. (Fhoto : Andi Sikumbang )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Festival pesona gandoriah 2016 resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan olahraga Propinsi Sumatera Barat, Priyaldi Syukur, di Pantai Gandoriah, Sabtu (28/5).

Dalam sambutannya, Gubernur apresiasi atas diselenggarakanya event Festival pesona gandoriah, mampu meningkatkan kunjungan wisatawan di Sumatera Barat khususnya Kota Pariaman,dan event ini dapat dijadikan sebagai event tahunan.

Sebelumnya, kata Gubernur yang disampaikan Kadis Pemuda dan olahraga Propinsi Sumatera Barat, Pariaman sudah dikenal oleh para wisatawan baik nusantara maupun manca negara dengan wisata budaya tabuik dan sekarang banyak event yang dilahirkan Pemerintah Kota Pariaman untuk menarik turis datang ke Kota ini.

"Pariaman banyak kegiatan menarik dan menjadi perhatian wisatawan nusantara dan internasional, ada tabuik, triatlon, voli pantai, festival pesisir dan kegiatan lainnya, tapi perlu didukung dengan promosi yang gencar, ketertiban, keamanan, kebersihan dan harga harus dijaga." Ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman dalam sambutanya menyebutkan bahwa pariwisata merupakan kebijakan strategis Pemerintah Kota Pariaman, sebagai daerah destinasi wisata, sejalan dengan visi Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, adat, dan agama. Wisata mampu sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi daerah.

"Tujuh tahun terakhir, pariwisata terus kita tingkatkan, strategi pemasaran dan event strategis menjadi kemasan produk yang mampu dipasarkan." Tutur Walikota Pariaman.

Dengan menggelar banyak event, lanjut Mukhlis, mampu meningkatkan kunjungan wisata, tentu butuh bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif Propinsi Sumatera Barat dalam menggelar event di Kota Pariaman serta mengikut sertakan negara lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman, Efendi Jamal, mengatakan festival pesona gandoriah ini mendukung dari kegiatan nasional yaitu program pesona Indonesia. Festival Gandoriah diadakan tanggal 28 Mei-1 Juni 2016 di pantai gandoriah,
" selama 5 hari festival ini diisi dengan acara bazar dan hiburan rakyat diantaranya lomba layang-layang kreasi yang diikuti 6 negara, workshop layang-layang, lomba kuliner masak kapalo ikan, musik fiesta, selaju sampan, lomba lagu minang anak-anak dan dewasa, lomba surfing, lomba video pariwisata, lomba kuliner sala dan lomba baruak memanjat kelapa." Ujarnya.

Festival pesona gandoriah didukung oleh Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Propinsi Sumatera Barat, perbankan dan Stakholder terkait lainya.

Acara pembukaan event ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, Ketua PKK Kota Pariaman Reni Mukhlis, ketua GOW, Lucyanel arlym Genius, Ketua DPRD Kota Pariaman, Mardison Mahyudin, Anggota DPRD Propinsi Sumbar, Endarmi, Kapolres, Dandim, Kajari , Pimpinan Bank, Instansi vertikal dan SKPD.(Hms)
Tokoh Masyarakat Kota Pariaman H.Syahril Amiruddin : Mari Siapkan Diri Menghadapi Bulan Ramadhan.

Tokoh Masyarakat Kota Pariaman H.Syahril Amiruddin : Mari Siapkan Diri Menghadapi Bulan Ramadhan.


Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM---Bulan ramadhan tinggal menghitung hari, untuk itu marilah mempersiapkan diri, diawali dengan saling maaf memaafkan guna membersihkan jiwa dari segala dosa yang terjadi akibat kesalahan dan kekhilafan sepanjang kita berinteraksi sebagai sesama hamba Allah

 “Marilah kita mempersiapkan diri secara maksimal melalui aspek ruhiyah, fikriyah, mental, fisik. Aspek ruhiyah dapat kita persiapkan dengan memperbanyak ibadah, seperti qiyamullail, shalat tarawih, membaca Alquran, i’tikaf, berdzikir, berdoa dan sebagainya. Persiapan fikriyah bisa dengan mendalami ilmu, terutama yang terkait ibadah Ramadhan. Persiapan mental juga perlu dilakukan agar bulan Ramadhan bisa menjadi momentum memperbaiki diri dan menghilangkan penyakit bathin, seperti fitnah, dengki, takabbur, dan lain-lain. Sedangkan aspek fisik dan materi dapat diperkuat dengan senantiasa menjaga kesehatan," kata H.Syahril Amiruddin kepada www.bangunpiaman.com, Minggu (29/05).

Menurut H.Syahril Amiruddin, agar puasa kita lebih sempurna untuk itu marilah kita semua meluruskan dan menguatkan niat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan tahun ini agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, seraya kita tinggalkan semua perbuatan dan semua hal yang bisa membuat kita berdosa di hadapan Allah SWT.

 “Kita ajak istri, anak, dan keluarga kita untuk menghidupkan bulan Ramadhan penuh berkah ini dengan berbagai aktivitas bermanfaat, karena Rasulullah SAW membangunkan istri dan anak-anaknya untuk menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan.Mari kita makmurkan masjid, meunasah, dan tempat-tempat ibadah dengan ibadah fardhu berjamaah," tambah staf ahli DPR-RI itu.

Mari Saling Menghormati

Sehubungan masuknya awal ramadhan berbeda antara kaum muhammadiyah dan kaum syatariah, hendaknya  kita selaku umat Islam bisa saling menghormati dan saling menghargaai. Perbedaan itu wajar. Bagi yang berpuasa sesuai arahan dari sidang isbat kita hormati, yang berpuasa melihat bulan juga harus kita hormati. Jadi yang terpenting itu kita harus tetap saling menghormati yang sudah dipertahankan masyarakat Pariaman selama berpuluh-puluh tahun silam.

DARWISMAN

Sabtu, 28 Mei 2016

Presiden Jokowi Luncurkan Youtube Resmi Dengan Nama Joko Widodo http://youtube.com/c/jokowi.

Presiden Jokowi Luncurkan Youtube Resmi Dengan Nama Joko Widodo http://youtube.com/c/jokowi.


Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Setelah hadir melalui situs resmi dan tiga jejaring media sosial yaitu Twitter, Facebook, dan Instagram, Presiden Joko Widodo hari ini meluncurkan akun Youtube resmi.

Akun Youtube itu diluncurkan Sabtu (28/5/2017) pagi ini di Istana Bogor, dengan nama Presiden Joko Widodo http://youtube.com/c/jokowi. Akun Youtube mulai dapat diakses pukul 09.00 WIB.

Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan akun resmi Youtube Presiden Joko Widodo merupakan hasil produksi bersama antara Tim Komunikasi Presiden dengan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Peluncuran berbagai akun jejaring media sosial Presiden Joko Widodo bertujuan untuk lebih mendekatkan Presiden dengan rakyat. Di era digital, Presiden tidak hanya hadir langsung menyapa rakyat dengan blusukan, tapi juga menyapa rakyat melalui media sosial. Saat ini Presiden sudah hadir di twitter, Youtube dan Instagram, kini Presiden hadir di Youtube.

Di era digital seperti sekarang, pemanfaatan jejaring media sosial sangat penting sebagai sarana pemerintah untuk menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan masyarakat. Demikian pula dengan Presiden Jokowi, yang saat ini telah memiliki 5 kanal media sosial yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Gunakan cara-cara baru dalam menyampaikan informasi, tinggalkan pola-pola lama", kata Presiden di depan para Humas lembaga dan Kementerian di Istana Negara, Kamis (4/5) lalu.

Selain itu, media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran seruan perdamaian seperti yang disampaikan Presiden Jokowi saat berkunjung ke Amerika Serikat pada tanggal 17 Februari yang lalu.

"Oleh karena itu, kita harus bekerja sama dengan media sosial dalam menyebarkan perdamaian dan toleransi," imbuh Presiden Jokowi.

Sebelumnya Presiden Jokowi telah meluncurkan akun Twitter @jokowi dan Facebook (Presiden Joko Widodo) pada tanggal 21 Juni 2015 lalu, kemudian disusul peluncuran situs resmi www.presidenri.go.id pada tanggal 15 Desember 2015, dan peluncuran akun Instagram @jokowi pada tanggal 28 Januari 2016.

Sumber : detik.com

Kamis, 26 Mei 2016

Kemenpan Berikan Penghargaan Kepada 35 Inovasi Pelayanan Publik

Kemenpan Berikan Penghargaan Kepada 35 Inovasi Pelayanan Publik

Kemenpan Yudhi Crisnandi Ketika Memberikan Penghargaan Kepada 35 Inovasi Pelayanan Publik (Dok Kemenpan RB)
Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM--Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberikan penghargaan kepada 35 Inovasi Pelayanan Publik, yang dianggap terbaik tahun 2016 ini. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di sela-sela pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian, yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (26/5) pagi.

Penetapan Top 35 Inovasi Pelabayanan Publik 2016 itu dilakukan melalui Keputusan Menteri PANRB No. 99/ 2016 tentang Penetapan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2016.  Mereka terpilih melalui seleksi dari Top 99 Inovasi Pelayanan Publik, dari 2.476 inovasi peserta kompetisi inovasi pelayanan publik 2016.

“Top 35 ini terdiri dari 3 kementerian, 2 lembaga, 8 provinsi, 14 kabupaten, 5 kota, 3 BUMN/BUMD yang masuk dalam top 35 ini,” kata Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam laporannya pada Rakornas Kepegawaian itu.



“Kompetisi ini merupakan wujud dari program one agency, one innovation yang mewajibkan kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota menciptakan minimal satu inovasi setiap tahun,” jelas Diah seraya menyebutkan, kompetisi serupa juga digelar secara international oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang dikenal dengan United Nation Public Services Award (UNPSA).

Selain tingkat Kementerian/Lembaga, terdapat 14 pelayanan tingkat kabupaten yang masuk dalam Top 35 Inovasi Pelayanan Publik, 5 pelayanan di tingkat kota, dan 3 pelayanan di tingkat BUMN/BUMD.

 (Humas Kementerian PANRB)
Wabup Suhatri Bur : Pada Musrenbang RPJMD Tahun 2016-2021, Pemangku Kepentingan Diharapkan Saling Berkoordinasi

Wabup Suhatri Bur : Pada Musrenbang RPJMD Tahun 2016-2021, Pemangku Kepentingan Diharapkan Saling Berkoordinasi


Wakil Bupati Suhatri Bur, Wakil Ketua DPRD Januar Bakri, Mothia Aziz dan sejumlah Anggota DPRD saat Rapat Paripurna DPRD Kab. Padang Pariaman dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Nota Penjelasan LKPJ Kinerja Bupati Tahun 2015 di Aula DPRD, Pariaman, Rabu (25/5)
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berencana akan menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021, selama dua hari pada tanggal 2-3 Juni 2016 bertempat di aula Kantor Bupati Setempat di Parit Malintang. Kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 300 peserta terdiri dari Forkopimda, para Kepala SKPD, Tim Ahli, Instansi Vertikal, Organisasi Profesi, PKK, Asosiasi, Organisasi Masyarakat, Kelompok Masyarakat serta undangan terkait lainnya.

"Musrenbang RPJMD tahun 2016-2021 sebagai momentum penting untuk menyusun pedoman dasar pembangunan lima tahun ke depan. Jadi apa yang telah kita susun bersama, nantinya disepakati seterusnya wajib dilaksanakan," kata Wabup Suhatri Bur usai Rapat Paripurna DPRD Kab. Padang Pariaman dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Nota Penjelasan LKPJ Kinerja Bupati Tahun 2015 di Aula DPRD, Pariaman, Rabu (25/5).

Dikatakannya Padang Pariaman ke depan fokus pada pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan, pengembangan perekonomian daerah, membangun sektor-sektor unggulan, meningkatkan daya saing daerah dengan pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan, serta mengoptimalkan sumberdaya lokal secara lebih optimal dengan kondisi daerah yang kondusif.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, kita minta SKPD lebih selektif memilih program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Program dan kegiatan yang tidak membawa manfaat dan tidak mempunyai dampak positif kepada masyarakat jangan dianggarkan pada tahun mendatang,” tegasnya.

Ia berharap saat Musrenbang RPJMD berlangsung maka seluruh pemangku kepentingan dapat saling berkoordinasi, saling berdiskusi, saling berbagi saran dan pendapat, serta dapat memilah kegiatana mana saja yang membutuhkan bantuan dan keterlibatan sektor atau dari SKPD lain agar integrasi secara lebih optimal.

Lebih khusus, mantan Ketua KPU itu meminta kepada Bappeda untuk meningkatkan fungsi monitoring dan evaluasi serta pengendalian, tidak hanya pada realisasi anggaran semata, tetapi juga pada realisasi kinerja dan kualitas pelayanan yang diberikan SKPD terhadap masyarakat.

“Ke depan, saya akan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja dan kualitas layanan SKPD terhadap masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Sekda Jonpriadi mengatakan musrenbang RPJMD bertujuan untuk mendapatkan masukan dan komitmen para pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RPJMD menjadi rancangan akhir RPJMD. Musrenbang menandai berjalannya proses dan koridor perencanaan pembangunan yang partisipatif kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah daerah dengan visi, misi dan program Bupati dan Wakil Bupati.

“Kita juga berharap dalam penyusunan program dan kegiatan, SKPD hendaknya menerapkan prinsip efektif dan efisien,” ucap mantan Kepala Bapedda itu. (Hms)



Rabu, 25 Mei 2016

Wabup Suhatri Bur Hadiri Penentuan Titik Koordinat Lokasi Kampus Politeknik Negeri Padang

Wabup Suhatri Bur Hadiri Penentuan Titik Koordinat Lokasi Kampus Politeknik Negeri Padang

Wabup Suhatri Bur meninjau lokasi rencana pembangunan kampus Politeknik Negeri Padang bersama Ninik Mamak, konsultan serta masyarakat di Tarok, 2x11 Kayu Tanam, Selasa (24/5)


2 x 11 Kayu Tanam, BANGUNPIAMAN.COM--- Persiapan pembangunan Politeknik Negeri Padang terus dikebut oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Mulai dari akses jalan masuk hingga pembuatan foto udara rencana lokasi pembangunan.

Wakil Bupati Suhatri Bur yang turut mendampingi konsultan perencana mengatakan bahwa pembangunan Politeknik tersebut akan dimulai pada tahun 2017. Tahap awal akan ditentukan titik koordinat penentuan lokasi dan peta bidang. Adapun lahan yang disiapkan seluas 600 hektar yang merupakan tanah erpach yang berada di dekat kawasan wisata Lubuk Bonta, Nagari Kapalo Hilalang Kec. 2x11 Kayu Tanam.

"Kita lakukan foto udara dengan menggunakan drone selanjutnya kita tentukan titik koordinat pembangunan Politeknik," kata Wabup Suhatri Bur di Tarok, 2x11 Kayu Tanam, Selasa (24/5).

Untuk memudahkan akses masuk kampus, kata Suhatri Bur, pihaknya berencana akan membuka akses jalan baru yang menghubungkan Kampus Politeknik dengan jalan utama Padang-Bukitinggi. Jadi, ke depan, masyarakat tidak melewati pintu masuk dari kantor Wali Nagari Kapalo Hilalang, namun akan dibuka akses jalan yang baru yang tembus ke Jalan nasional Padang Bukittinggi.

"Tadi sudah kita ukur, jarak antara Kampus Politeknik dengan Jalan nasional Padang-Bukittinggi sekitar 1,5 Kilometer. Insya Allah kita akan anggarkan pada APBD mendatang," kata mantan Ketua KPU itu.
Ia juga meminta seluruh Ninik Mamak, Cadiak Pandai, Ulama, Bundo Kanduang serta unsur masyarakat Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam untuk mendukung pembangunan sarana pendidikan yang nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Adanya pembangunan kampus Politeknik tentunya akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran," kata Wabup yang didampingi Staf Ahli Zahirman. (Hms)

Wabup Suhatri Bur Minta Ormas Dukung Program dan Kebijakan Pemda

Wabup Suhatri Bur Minta Ormas Dukung Program dan Kebijakan Pemda

Wabup Suhatri Bur mengajak Ormas mendukung kebijakan dan program Pemerintah Kab. Padang Pariaman ketika membuka Sosialisasi Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan di Kab. Padang Pariaman tahun 2016 di Hall Saiyo Sakato, Pariaman, Rabu

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Wakil Bupati Suhatri Bur meminta Organisasi Masyarakat (Ormas) mendukung program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Ormas juga dapat melakukan pengawasan dan kritikan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Ormas hakekatnya merupakan organisasi yang berperan serta dalam membantu pembangunan dalam bidang sosial, kemasyarakatan dan budaya. Ormas hanya boleh memantau masyarakat, tidak boleh melakukan penindakan kepada masyarakat yang melakukan kesalahan.

Hal tersebut disampaikannya ketika membuka kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan di Kab. Padang Pariaman tahun 2016 di Hall Saiyo Sakato, Pariaman, Rabu (25/5).

"Sifat dasar dari Ormas, yaitu sukarela, mandiri, sosial dan demokrasi. Semoga ini dipahami bersama," kata alumni Fakuktas Ekonomi Unand itu.

Dalam sambutannya, mantan Ketua BAZNAS itu meminta Ormas untuk lebih memahami Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 dalam menjalankan tugas kemasyarakatan. Pemahaman undang undang tersebut dapat meningkatkan pamahaman mengenai dasar berdirinya ormas, pengelolaan dan peran ormas.

Negara memberikan kebebasan masyarakat berkumpul, menyatakan berpendapat yang menjadi jaminan keberadaan ormas. Keberadaan LSM/Ormas/OKP tersebut akan tetap berjalan jika tidak bertentangan dengan Pancasila, UUD1945 dan Peraturan Perundang-undangan terkait lainnya.

Sementara Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Yusmanda melaporkan bahwa peserta sosialisasi sebanyak 60 orang. Adapun narasumber terdiri Kepala Kesbang Propinsi Sumbar, Akademisi UNP dan DPPKA.

Disampaikan Yusmanda, jumlah Ormas di Kabupaten Padang Pariaman yang tercatat di Kesbangpol adalah 93 ormas. Sesuai UU No 17 tahun 2013 bahwa masing-masing ormas wajib melapor ke Kesbangpol setiap enam bulan.

"Dari awal mendaftarkan ke Kesbang, masing-masing ormas sudah diberitahu bahwa harus melapor setiap enam bulan sekali. Agar Kesbangpol dapat mengetahui apakah ormas tersebut masih aktif dan berjalan atau tidak,” ucap mantan Camat Batang Gasan itu.(Hms)
Akhirnya Pengaspalan Jalan BP2IP Yang Menghubungkan BIM dan Pariaman Terwujud

Akhirnya Pengaspalan Jalan BP2IP Yang Menghubungkan BIM dan Pariaman Terwujud

Bupati Ali Mukhni Ketika  meninjau pekerjaan pengerasan jalan Lingkar BP2IP sepanjang 2,5 km di Tiram, Ulakan, Selasa (24/5) ( Fhoto Humas)


Ulakan Tapakis, BANGUNPIAMAN.COM---Harapan masyarakat ranah dan rantau akhirnya terwujud seiring direalisasikannya pengaspalan jalan lingkar BP2IP Tiram yang menghubungkan antara Bandara Internasional Minangkabau menuju Pariaman.

Diketahui sebelumnya jalan tersebut sudah rusak parah karena kondisi jalan yang berlobang dan berlumpur sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pemakai jalan.

"Saat ini sedang pengerasan jalan, insya Allah, sebelum lebaran sudah diaspal hotmix dan bisa digunakan," kata Bupati Ali Mukhni saat meninjau pekerjaan pengalihan jalan BP2IP Ulakan, Rabu (25/5).

Dikatakannya, jalan sepanjang 2,5 Km tersebut dengan lebar 8 meter menggunakan dana dari APBD Propinsi Sumbar sebesar 3 Milyar. Jalan tersebut merupakan jalan alternatif menyusuri pantai Barat yang banyak dilalui masyarakat dari Kota Padang menuju Padang Pariaman, Kota Pariaman, Agam hingga Pasaman Barat.

Bupati yang dijuluki Bapak Pembangunan itu menyakini dengan bagusnya infrastruktur jalan ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sepanjang pantai Ulakan. Saat ini saja banyak tumbuh wisata kuliner dengan berdirinya puluhan rumah makan dengan ciri khas ikan gulai dan kepala ikan. Ada juga pedagang buah yang menggelar dagangannya di pinggir jalan dengan harga yang terjangkau.

"Kita yakin wilayah Ulakan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Sumbar. Ada BP2IP bertaraf internasional, ada Wisata religius Mesjid Agung dan Makam Syekh Burhanuddin dan ada pula surga kuliner wisatawan," kata Ali Mukhni yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.(Hms)

Selasa, 24 Mei 2016

Bupati Ali Mukhni Luncurkan Dua Aplikasi Kepegawaian

Bupati Ali Mukhni Luncurkan Dua Aplikasi Kepegawaian

Bupati Ali Mukhni, Wabup Suhatri Bur, Kepala Bidang Data dan Pengembangan Pegawai Eliza S.Sos, MM, dan Kasubag Diklat Struktural FitriAgustin Azhar S.Sos, M.Si, memukul gong saat launching inovasi pelayanan kepegawaian di Kantor Bupati, Parit Malintang, Jumat (20/5) Eliza S Sos MM, Kepala Bidang Data dan Pengembangan Pegawai dan Fitri Agustin Azhar S Sos MSi, Kasubag Diklat Struktural. (Fhoto Humas)

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM--Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen meningkatan pelayanan yang efisien, transparan, tepat waktu, ramah dan menyenangkan melalui terobosan dan inovasi yang berbasiskan elektronik dan digital.

Bulan lalu, telah diluncurkan program pelayanan kepegawaian bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia (Persero) untuk mengantarkan dokumen kepegawaian ke SKPD dan Kecamatan hingga Sekolah.

“Bulan ini, kita launching dua aplikasi Sistim Informasi Pelayanan Kepegawaian yaitu Sistem Informasi dan Dokumen Kepegawaian ( SIDOP) dan Sistim Informasi Monitoring dan Evaluasi Paska Diklat (SIMONEVPASDIK). Saya kira inovasi ini merupakan yang pertama dilakukan di Sumatera Barat," kata Bupati Ali Mukhni di Parit Malintang, Senin (23/5).

Kedua aplikasi tersebut disiapkan oleh dua orang pegawai BKD yang sedang mengikuti Diklat PIM III dan IV yaitu Eliza S.Sos, MM, Kepala Bidang Data dan Pengembangan Pegawai dan Fitri Agustin Azhar S.Sos, M.Si, Kasubag Diklat Struktural.

Ia apresiasi penyelenggaraan pelayanan kepegawaian melalui proses-proses kerja yang efisien, menghindari proses yang berbelit-belit dan memakan waktu yang lalu tanpa alasan yang jelas. Pemanfaatan teknologi informasi berguna untuk mempermudah pekerjaan yang semakin komplek dan dituntut disajikan secara cepat, murah dan mudah diakses.

“BKD ujung tombak pelayanan 10 ribu pegawai, layani mereka dengan baik, tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apapun dalam melayani pegawai. Jika ada laporan oknum BKD yang menyimpang, langsung saya beri tindakan,” tandasnya.

Tantangan ke depan, kata orang nomor satu di Padang Pariaman itu, pelayanan kepegawaian sistim jemput bola karena ada pegawai terutama guru-guru yang bertugas di pelosok nagari yang sulit transportasi untuk datang berurusan ke BKD. Sebab, apabila guru tersebut meninggalkan sekolah untuk mengurus kepgawaiannya maka ada tiga risiko yang mungkin terjadi yaitu meninggalkan anak didik, risiko kecelakaan dan biaya yang dikeluarkan.

"Semoga akan lahir lagi inovasi-inivasi yang memudahkan dalam pelayanan kepegawaian," kata alumni Harvard Kennedy School di Amerika Serikat itu. (Hms)






Wawako Pariaman Genius Umar Blusukan Dengan Menaiki Bus Sekolah.

Wawako Pariaman Genius Umar Blusukan Dengan Menaiki Bus Sekolah.

Wawako Pariaman Dr.Genius Umar Ketika Berdialog dengan Siswa di Atas Bus Sekolah, Ketika Blusukan Meninjau Pengoperasian Bis Sekolah, Selasa (24/5)

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar, Selasa (24/5) pagi melakukan "blusukan". Kali ini yang menjadi sasaran blusukan Wawako Genius Umar adalah memantau langsung pengoperasian bus sekolah.

Dengan didampingi langsung Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika  Yota Balad dan Sekretarisnya Efirizal, Wawako langsung menaiki bus sekolah tersebut. Kunjungan mendadak Wawako tersebut mendapat sambutan antusias pelajar yang setiap harinya menggunakan bus sekolah tersebut.

" Saya ingin melihat pengoperasian bus sekolah ini, ternyata selama ini bus sekolah benar-benar bermanfaat bagi pelajar kita di Kota Pariaman. Karena dengan adanya bis sekolah gratis anak-anak kita tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk ongkos angkot maupun ongkos ojek," kata Wawako.

Pada kesempatan tersebut Wawako Genius Umar juga sempat melakukan dialog dengan para siswa diatas bus sekolah tersebut, untuk menanyakan suka duka pelajar selama menggunakan bus sekolah yang sudah dioperasionalkan semenjak tahun 2013 lalu. (*darwisman)




Senin, 23 Mei 2016

Padang Pariaman Kembali Galakan Potensi Wisatanya, Dengan Mengusung Tema Natural Beauty.

Padang Pariaman Kembali Galakan Potensi Wisatanya, Dengan Mengusung Tema Natural Beauty.

Wabup Padang Pariaman  Suhatri Bur Ketika Berada di Lubuk Nyarai Lubuk Alung ( Fhoto Istimewa)

Lubuk Alung, BANGUNPIAMAN.COM---Padang Pariaman  memiliki banyak potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi, namun selama ini karena kurangnya promosi sehingga masih sedikit dikunjungi wisatawan.

"Untuk itulah Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kini tengah mengalakan kembali potensi wisatanya yang selama ini "terlelap". Dengan mengusung tema Natural Beauty, diharapkan Padang Pariaman akan menjadi lirikan wisatawan di seluruh nusantara ini," kata Wabup Suhatri Bur, ketika mengunjungi objek wisata Lubuk Nyarai, Minggu (22/5)



Menurut Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur yang didampingi Sekretaris Daerah Jonpriadi, SE dan Syafriwal, SE Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), tagline atau slogan merupakan salah satu strategi pemasaran pariwisata dalam memperkenalkan ke khasan yang ada di daerah. Adapun tujuan dari pembuatan tagline tersebut untuk  meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Tagline tersebut sudah disosialisasikan ke masyarakat melalui media sosial. dimana ditampilkan dua alternatif pilihan, selain “Padang Pariaman Natural Beauty” ada juga tagline “Jelajah Padang Pariaman”.

Tanggapan positif berdatangan dari netizen media sosial menanggapi dua alternatif tagline. Tagline “Padang Pariaman Natural Beauty” mendapat tanggapan dan apresiasi paling banyak karena dianggap bisa mewakili pariwisata Padang Pariaman secara umum".

"Adapun makna dari tagline tersebut, untuk  tulisan ” Padang Pariaman” yang berwarna hijau merupakan warna khas Padang Pariaman. Sementara Natural Beauty berarti  “Nan Mempesona”. Diantara tulisan itu ada gambar daun dan ombak, sebagai lambang alam yang asri dan pantai yang indah,"tambahnya


"Ada enam objek wisata unggulan di Padang Pariaman yaitu Air Terjun Nyarai (Lubuak Nyarai) di Lubuk Alung, Air Terjun Sarasah di Batang Anai, Pantai Tiram  di Ulakan dan  Makam Syech Burhanuddin di Ulakan Tapakis, Lubuk Bonta di Kayu Tanam dan Air Terjun Baburai di Kampung Dalam. Seluruhnya menarik untuk dikunjungi wisatawan,"kata Wabup menambahkan.(tim)









Minggu, 22 Mei 2016

Taragak Basuo Alumni SMPN 1 Pariaman 1981 dan SMAN 1 Pariaman 1984 Berlangsung Meriah

Taragak Basuo Alumni SMPN 1 Pariaman 1981 dan SMAN 1 Pariaman 1984 Berlangsung Meriah


Kegiatan Taragak Basuo Alumni SMPN 1 Pariaman 1981 dan Alumni SMAN 1 Pariaman Angkatan 1984, Sabtu (21/5) di Rumah Guspen Khairul Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur ( Fhoto : Istimewa )
Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Untuk memperkuat tali silaturahmi menjelang masuknya bulan suci ramadhan, alumni SMPN 1 Pariaman angkatan 1981 dan alumni SMAN 1 Pariaman angkatan 1984 mengelar reunian taragak basuo, Sabtu (21/05) di rumah Gusfen Khairul Simpang Tiga Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur.

Salah seorang alumni Ir.Syahril Amiruddin kepada www.bangunpiaman.com mengatakan, reunian taragak basuo ini dimaksudkan untuk merekatkan kembali tali silaturahmi sesama alumni SMPN 1 Pariaman angkatan 1981 dan SMAN 1 Pariaman Angkatan 1984. Sebab selama ini karena disibukan dengan aktivitas masing-masing sehingga sulit untuk berkumpul-kumpul.

Pada temu kangen "taragak basuo" yang berlangsung cukup meriah tersebut juga dihadiri langsung Walikota Pariaman Drs.Mukhlis Rahman, MM, Reni Muklis, Zalman Zaunit Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat serta para alumni yang tersebar di seluruh nusantara diantaranya Bujang Yusrif Mulyadi, Asri Maifel, Yuswirni, Ayang Wil, Resi Pajak, Rusdi Ajo Liza Irfendiaz dan Syuryadi Sabarin si beta dari Ambon, Indra Sakti, SH, Syaiful Azman, Bagindo Jomohor, serta para alumni lainnya.

DARWISMAN

Sabtu, 21 Mei 2016

Pada FGD Sinergitas Ranah dan Rantau Wako Pariaman Mukhlis Rahman Tegaskan, Komit Majukan Pariwisata Untuk Kesejahteraan Rakyat.

Pada FGD Sinergitas Ranah dan Rantau Wako Pariaman Mukhlis Rahman Tegaskan, Komit Majukan Pariwisata Untuk Kesejahteraan Rakyat.

Focus Group Discussion Sinergitas Ranah dan Rantau Untuk Pengembangan Pariwisata Kota Pariaman, Sabtu (21/05/2016) yang dilaksanakan di aula Balaikota Pariaman ( Fhoto : Humas )


Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM— Pengurus Dewan Pimpinan Pusat PKDP Pusat yang bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia dan Pemerintah Kota Pariaman, Sabtu (21/5) mengelar Focus Group Diskusion (FGD) di aula Balaikota Pariaman. Tema yang diangkat dalam FGD tersebut adalah  "Sinergitas Ranah dan Rantau Untuk Pengembangan Pariwisata Daerah"

Menurut Walikota Pariaman Mukhlis Rahman tema yang diangkat dalam Focus Group Discusion (FGD) oleh PKDP Indonesia yang sangat Urgent untuk wilayah Piaman khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya. Karena dengan adanya sinergitas yang dibangun antara para perantau melalui PKDP yang tersebar di seluruh Indonesia dengan pemerintah daerah, akan dapat meningkatkan pengembangan sektor pariwisata, khususnya di Kota Pariaman yang kita cintai ini.

" Sesuai dengan visi Kota Pariaman yaitu untuk mewujudkan Kota Pariaman sebagai Kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, budaya dan agama. Dengan memanfaatkan secara optimal potensi yang ada di Kota Pariaman saat ini, kami sangat komit untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai andalan, dengan menjadikan kawasan pantai dan pulau yang ada di Kota Pariaman, dijadikan semenarik dan senyaman mungkin untuk para wisatawan yang datang," kata Mukhlis

Dijelaskan Mukhlis, dengan banyaknya orang yang berkunjung baik wisatawan domestic maupun mancanegara ke Kota Pariaman, akan menimbulkan multiplayer effect bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi di tengah masyarakat kota pariaman, yang tujuannya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemko Pariaman sendiri telah melaksanakan event yang menunjang pariwisata setiap tahunnya. Dan diharapkan setiap bulan ada event yang diselenggarakan, sehingga setiap bulan, banyak orang yang akan berkunjung untuk menyaksikan event tersebut di Kota Pariaman.

“Diharapkan dengan adanya FGD ini dapat menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi pemerintah Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, dimana PKDP bukan hanya orang Kota Pariaman saja, tetapi banyak juga yang dari Kabupaten Padang Pariaman, sehingga sinergitas yang kita inginkan antara ranah dengan rantau, benar-benar terjalin hendaknya”, tutupnya.

Sementara itu Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Segmen Pasar Personal (PSPP) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Raseno Arya mengatakan untuk Kota Pariaman tahun 2016 ini kita telah mengagendakan 4 event yang dibantu oleh Kementerian Pariwisata, yaitu, Tour de Singkarak, Festival Tabuik, Festival Gandoriah dan Asian Triathlon. Saat ini ada sebanyak 217 event yang Kementerian Pariwisata adakan di seluruh Indonesia dalam tahun ini

“Kota Pariaman perlu untuk memperbanyak event lagi setiap tahunnya, sehingga semakin mendapat perhatian dari masyarakat luas baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Kita targetkan untuk Kota Pariaman di tahun 2016 akan mencapai angka 2,5 juta kunjungan wisman yang datang berwisata kesini”, ujarnya.

Dalam rangkaian FGD ini juga diadakan acara seminar yang mana narasumber dari sesi pertama ini Raseno Arya yang merupakan Keynote Speaker, kemudian Genius Umar (Wakil Walikota Pariaman) Sari Lenggogeni (Pakar Pariwisata Universitas Andalas Padang), dan Yulnofrin Napilus (Penggiat Pariwisata Sumbar). Kemudian di sesi kedua diadakan Seminar Nasional dengan tema Peran Pimpinan Informal dan Ormas dalam menjaga marwah ABS-SBK, yang mana narasumber dari sesi kedua ini Ketua Umum DPP PKDP Indonesia Suhatmansyah Is, Mantan Pejabat BNN Brigjen Pol (Purnawirawan) Yusrizal Koto yang juga selaku ketua panitia Milad ke 32 PKDP, Tokoh MUI Sumbar Buya Masoed Abidin dan Kapolres Kota Pariaman AKBP. Ricko Junaldi.

FGD dan seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Milad ke 32 PKDP Indonesia yang berdiri sejak tahun 1984. Dalam dialog dan Tanya jawab yang dilaksanakan bahwa tidak dapat dipungkiri mindseat masyarakat Sumatera Barat pada umumnya dan Piaman pada khususnya tidak mencerminkan pelaku pariwisata, karena budaya yang berkembang di ranah adalah budaya dilayani bukan melayani, karena itu bagaimana kita bersama merubah mindseat yang ada di tengah masyarakat untuk menjadi masyarakat yang sapta pesona dan menjadi tuan rumah yang baik, yang akan membuat nyaman para wisatawan yang datang. (Darwisman)

sumber : pariaman.co.id











Jumat, 20 Mei 2016

Wako Mukhlis Rahman Saat Menerima Mahasiswa Unjuk Rasa Menegaskan, Pemko Bukan Bangun Pasar Modren, Namun Membangun Pasar Tradisional Agar Lebih Bersih

Wako Mukhlis Rahman Saat Menerima Mahasiswa Unjuk Rasa Menegaskan, Pemko Bukan Bangun Pasar Modren, Namun Membangun Pasar Tradisional Agar Lebih Bersih

Walikota Kota Pariaman Mukhlis Rahman Ketika Menerima Mahasiswa Ketika Berdemontrasi di Halaman Balai Kota Pariaman Jumat (20/5)  (Fhoto Humas )

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM ---Mahasiswa harus cerdas dan positif dalam berfikir dan bertindak, jangan mau diprovokasi, pahami kebenaran sebuah isu sebelum berbuat, mahasiswa penerus bangsa, kelak akan jadi pemimpin.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman saat menerima mahasiswa dari organisasi PMII Kota Pariaman dan HMI Kota Pariaman yang berdemo dihalaman Balai Kota Parìaman, Jum'at (20/5).

Dalam orasinya, mahasiswa menuntut agar siswa MTsN dan MAN diberikan sekolah gratis, sehingga diperlakukan sama dengan sekolah lainya di Kota Pariaman.

Selanjutnya, Walikota Pariaman mengatakan bahwa Pendidikan gratis yang diberikan untuk pencapaian Wajib Belajar 12 tahun, namun khusus untuk sekolah agama terbentur dengan kewenangan yang diberikan Pemerintah pada Pemerintah Daerah.

" Adik-adik mahasiswa harus menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat, agar kewenangan sekolah agama di serahkan ke Daerah. Kalau kewenangan diberikan maka saya akan programkan sekolah gratis untuk MTsN dan MAN, sekarang kita punya bus sekolah, manfaatkanlah untuk seluruh siswa yang ada di Kota Pariaman tanpa kecuali," kata Wako.

Disamping itu, mahasiswa juga menuntut pemerataan pembangunan, penertiban parkir dan pedagang serta mengkaji kembali pembangunan pasar pariaman menjadi pasar modren.

Aspirasi mahasiswa yang ditulis dikertas karton tersebut dijawab dengan lugas oleh Walikota, sebagian tuntutan mahasiswa sejalan dengan program Pemerintah Kota Pariaman, sedangkan pembangunan pasar modren merupakan kesalahpahaman mahasiswa menerima informasi yang beredar ditengah-tengah masyarakat.

" untuk penertiban pedagang dan parkir saya setuju, Pol PP sedang malakukan itu, tapi pembangunan pasar modren seperti mall, itu salah, yang kita bangun adalah pasar tradisional yang bersih dan teratur, yang juga akan ditempati oleh pedagang kita juga." Kata Mukhlis dengan tegas pada mahasiswa.

Pasar Nagari Pariaman, menurut Walikota kiosnya milik pedagang dan tanahnya milik nagari dan sudah dibangun puluhan tahun yang lalu dan diharapkan mahasiswa harus cerdas dan berpikiran positif dalam menyikapi ini, mahasiswa harus cerdas dan memahami fakta yang sesungguhnya dan jangan mau diprovokasi oleh pihak yang tidak ingin Kota Pariaman maju.

" kalau pasar runtuh jangan Pemerintah yang disalahkan, mahasiswa jangan mudah diprovokasi, kita tetap mengedepankan dialog dengan pedagang." Ungkapnya.

Puluhan mahasiswa yang demo memahami ulasan yang disampaikan Walikota dan terdepan bersama Pemerintah Kota Pariaman untuk mengawal kebijakan Pemerintah Daerah, yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat yaitu revitalisasi pasar tradisional.

Demo berjalan dengan aman dan lancar, dan Walikota meminta mahasiswa untuk ikut menandatangani menolak bangkitnya paham komunis di Indonesia, khususnya Kota Pariaman. Spanduk penolakan paham komunis ditandatangani oleh puluhan mahasiswa yang hadir dalan demonstrasi tersebut. (Hms)



Risha Permata Robinda Anak Kurang Mampu Butuh Bantuan  Untuk Melanjutkan Kuliahnya Ke Universitas Syiah Kuala

Risha Permata Robinda Anak Kurang Mampu Butuh Bantuan Untuk Melanjutkan Kuliahnya Ke Universitas Syiah Kuala

Risha Permata Robinda Menungu Uluran Tangan Kita Semua, Agar Bisa Melanjutkan Kuliah ke Universitas Syiah Kuala Banda Aceh ( Fhoto ; Istimewa )

Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Tidak semua anak pintar punya orang tua hidup berkecukupan, Risha Permata Robinda misalnya warga Padang Baru Nagari Parimalintang Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman yang baru lulus dari SMAN 1 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman, harus pasrah menerima kenyataan. Niatnya untuk mengapai cita-cita nampaknya harus kandas ditengah jalan, karena keterbatasan ekonomi orang tua.

Sebenarnya Risha sudah diterima di Universitas Syiah Kuala Nangroe Aceh Darussalam, namun sayangnya untuk berangkat ke negeri serambi mekkah itu untuk mendaftar ulang, orang tuanya tidak punya uang. Padahal batas waktu pendaftaran ulang hanya ditenggat sampai tanggal 31 Mei 2016 ini.

Pandangannya menerawang entah kemana, karena mengadu kepada orang tuanya, orang tuanya sudah mengangkat bendera putih. " Maaf nak Bapak dan Ibu nggak punya uang," begitu kira-kira kata orang tuanya kepada Risha.

Hallo Bapak Bupati Padang Pariaman, Bapak Wakil Bupati Padang Pariaman, Bapak Ketua DPRD Padang Pariaman, Bapak Kepala Dinas,Kantor, Bapak Camat se Kabupaten Padang Pariaman, Pengurus PKDP serta para donatur yang peduli. Bisakah Risha kita berangkatkan ke kampus Universitas Syiah Kuala untuk melanjutkan pendidikannya ?

Ya, kalau Bapak ibu peduli dan bersedia membantu transfer aja langsung bantuan Bapak/Ibu melalui Rekening Risha Permata Robinda Dengan Nomor Rekening 5489-01-009497-53-2, BRI Unit Pakandangan. Semoga dengan bantuan dan dukungan kita bersama Risha bisa kita berangkatkan untuk mengapai cita-citanya.

DARWISMAN

Kamis, 19 Mei 2016

Desa Air Santok Pariaman Timur Wakili Kota Pariaman Pada Lomba Desa Berprestasi Tingkat Propinsi Sumatera Barat

Desa Air Santok Pariaman Timur Wakili Kota Pariaman Pada Lomba Desa Berprestasi Tingkat Propinsi Sumatera Barat

Tim Penilai Desa Berprestasi Tingkat Propinsi Sumatera Barat, Kunjungi Desa Air Santok Kecamatan Pariaman Timur. Sebagai Wakil Kota Pariaman Dalam Lomba Desa Berprestasi Tingkat Propinsi Sumatera Barat. Terlihat Wawako Genius Umar didampingi Syafrizal Ucok  disambut siriah carano ketika mengunjungi desa itu. (Fhoto Humas )

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman dikunjungi oleh Tim Penilai Propinsi Sumatera Barat dalam rangka penilaian desa berprestasi tingkat Propinsi, Kamis (19/5).

Kedatangan Ketua Tim penilai Propinsi Sumatera Barat yang diketuai oleh Drs.H.Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah  disambut  Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Ir.Syafinal Akbar.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengungkapkan, bahwa Desa Air Santok desa terbaik di Kota Pariaman sehingga diikutkan dalam lomba desa tingkat Propinsi. Alasan kenapa Desa santok mewakili Kota Pariaman untuk tingkat propinsi karena partisipasi masyarakatnya tinggi dan mampu menggunakan anggaran secara efektif dan efisien.

" Dengan dialokasikan Anggaran Desa sebesar 1,4 Milyar terdiri dari 600jt dari pusat dan 800jt dari Pemko Pariaman, Desa kembali bergairah dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, Kepala Desa mampu meningkatkan partisipasi masyarakatnya, karena masyarakat merencanakan, memutuskan, melaksanakan dan mengawasi pekerjaannya sendiri," kata Genius

Genius juga mengingatkan, dengan perubahan kewenangan pendidikan ke Propinsi, diharapkan jangan sampai kualitas pendidikan di Kota Pariaman menurun."Kewenangan pendidikan beralih ke propinsi, saya harapkan Propinsi mampu meningkatkan kualitas pendidikan seperti di Kota Pariaman saat ini." tuturnya dengan bersemangat dan menimbulkan tawa peserta yang hadir.

Ketua tim penilai Propinsi Sumatera Barat, Syafrizal menyebutkan telah terjadi perubahan dalam penilaian lomba desa pada tahun ini dibandingkan tahun yang lalu, tahun lalu indikator penilaian 8 indikator tapi sekarang tidak lagi.

"Dengan keluarnya Permendagri Nomor 81 tahun 2015, penilaian dilakukan beberapa tahap, tahap pertama penilaian administrasi pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan dan tahap kedua klarifikasi kelapangan untuk mengecek kebenaran data yang disampaikan pada tahap pertama, inovasi dan kepiawaian Kepala desa dalam mengelola desa secara keseluruhan," kata ketua tim penilai.

Kegiatan penilaian desa berprestasi ini berlangsung dengan suasana yang akrab dan saling kenal mengenal serta penuh dengan kelakar dan canda tawa, yang diakhiri dengan makan bajamba. (hms)

KAN Lubuk Pandan Wakili Padang Pariaman Untuk Lomba KAN Berprestasi Tingkat Sumatera Barat

KAN Lubuk Pandan Wakili Padang Pariaman Untuk Lomba KAN Berprestasi Tingkat Sumatera Barat


Tim Penilai Nagari Berprestasi Sumatera Barat Disambut Sirah dalam Carano Ketika Melakukan Penilaian Kepada KAN Nagari Lubuk Pandan ( Fhoto Wendra Subrata )

2 x 11 Enam Lingkung,BANGUNPIAMAN.COM---Kerapatan Adat Nagari Lubuak Pandan Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung hari Kamis (19/5) dikunjungi Tim Penilai KAN Terbaik Tingkat Sumatera Barat 2016 dalam memperebutkan peringkat terbaik KAN se Sumatera Barat.

KAN Lubuak Pandan akan bersaing dengan lima KAN kabupaten/kota lainnya di Sumbar; KAN Pandai Sikek Tanah Datar, KAN Koto Tinggi Agam, KAN Pauh V Padang, KAN koto Nan Ompek Payakumbuh dan KAN Pakan Rabaa Solok Selatan.

Mewakili Bupati Padang Pariaman, Wabup Suhatri Bur menyambut kedatangan Tim Penilai yang terdiri dari unsur LKAAM Sumbar, BPM, MUI, Bundo Kanduang, Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif dan Biro Binsos.

Wabup Suhatri Bur didampingi Sekretaris Daerah Padang Pariaman Jonpriadi SE, MM, Wakil Ketua DPRD Kab. Padang Pariaman Mothia Azis, anggota DPRD Sukiman, unsur Forkompinda Kab. Padang Pariaman, Ketua
(KAN) Lubuak Pandan Marizal Datuak Manijun, SH, Wali Nagari Budiman, SP, Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kandung, Wali Korong di lingkungan Nagari Lubuak Pandan.

Dalam sambutan selamat datang, Suhatri Bur menyebut bahwa saat ini KAN di Padang Pariaman berjumlah 43 buah yang menaungi 60 Nagari di 17 Kecamatan. Dari 43 KAN tersebut terpilihlah KAN Lubuak Pandan Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung mewakili Kab. Padang Pariaman mengikuti seleksi Penilaian KAN tingkat Provinsi Sumbar tahun 2016 ini.

"Kerapatan Adat Nagari sebagai lembaga yang menaungi para ninik mamak penghulu adat di nagari, maka peran lembaga KAN akan memberikan konstribusi yang tidak sedikit dalam upaya pemasyarakatan nilai-nilai adat di tengah kehidupan masyarakat nagari," kata mantan Ketua KPU Padang Pariaman itu.

"Kami menilai, Penilaian Lapangan KAN ini sangatlah penting diselenggarakan setiap tahunnya sebagai usaha merangsang tumbuhnya motivasi, inovasi dan kreatifitas KAN dalam memberikan pelayanan prima, kecepatan pelayanan administrasi dan membangun sumber daya manusia di wilayah kerjanya khususnya di bidang pemberdayaan nilai-nilai adat dan syarak," sambungnya lagi.

Menurut mantan Ketua BAZNAS Padang Pariaman, terpilihnya KAN Lubuak Pandan telah melalui proses yang panjang sejak awal tahun 2016. Pada bulan Februari sampai dengan April seluruh KAN yang ada di Kab. Padang Pariaman mengikuti proses penilaian oleh Tim Penilai Kabupaten Padang Pariaman. Berdasarkan penilaian Tim Kabupaten KAN Lubuak Pandan mengungguli 43 KAN lainnya.

"Alasan lain kenapa KAN Lubuak Pandan ini terpilih disamping dinilai mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam rangka menjalankan fungsi dan peranannya sebagai Kerapatan Adat Nagari juga mampu mensosialisasikan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah terhadap masyarakat," katanya mengakhiri sambutannya. (Hms)



Rabu, 18 Mei 2016

Tania Anak Tukang Ojek,Butuh Uluran Tangan Untuk Melanjutkan Kuliahnya Ke Universitas Brawijaya Malang.

Tania Anak Tukang Ojek,Butuh Uluran Tangan Untuk Melanjutkan Kuliahnya Ke Universitas Brawijaya Malang.


Tania Yunis Bersama Orang Tuanya Ketika Bertandang Ke Kantor PWI Perwakilan Padang Pariaman dan Kota Pariaman. (Fhoto : Istimewa )
Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Karena keterbatasan ekonomi keluarganya Tania Yunis (18) alumni SMAN 1 Pariaman terancam batal melanjutkan kuliahnya. Padahal Tania Yunis sudah diterima melalui mahasiswa undangan di Fakultas Ekonomi  jurusan Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya Jawa Timur.

Tania Yunis adalah anak hebat yang selalu berprestasi di sekolahnya. Tapi ada daya karena ketidakmampuan orang tuanya membuat Tania Yunis menjadi galau

Jangankan untuk biaya kuliah dan biaya hidup di Malang, untuk biaya pergi mendaftar ulang ke Unbraw saja Tania dan keluarga tak mampu warga Desa Batang Kabuang, Kecamatan Pariaman Selatan itu tak bisa mencarinya.

Ayahnya Ali Yunis (52) hanya berprofesi sebagai tukang ojek, dengan pendapatan rata2 Rp40.000 sehari, sedangkan Ibunya Evi Sovya (45) hanya seorang ibu rumahtangga, kadang juga kerja serabutan, untuk membantu ekonomi keluarganya sehari-hari.

Bayangkan, jangankan untuk biaya kuliah, untuk pemenuhan kebutuhan hidup keluarga saja alangkah sulit bagi mereka mendapatkan uang.

Siapakah yang akan disalahkan. Nasibkah? Atau anak-anaknya yang berprestasi-kah? Anaknya tiga orang berprestasi semuanya. Tapi sayang tak didukung perekonomian.

Akankah pendidikan milik orang-oramg mampu saja? Akan-kah anak-anak beprestasi dari keluarga kurang mampu harus rela mengubur mimpi masa depan mereka, hanya karena ketiadaan biaya pendidikan?

Akan-kah kita biarkan tunas-tunas muda anak-anak bangsa berprestasi itu layu lalu mati sebelum sempat tumbuh dan mekar. Akan-kah Tania si anak tukang ojek itu terpaksa mengubur dalam-dalam mimpinya ingin kuliah?

Melalui media ini kami ketuk hati Bapak/Ibu dan saudara semua, untuk ikut berbagi dan ikut membantu. Agar Yunis Tania bisa melanjutkan cita-citanya untuk bisa berkuliah di universitas ternama di Jawa Timur itu.

Kalau Bapak/Ibu yang berkecupan peduli terhadap Tania Yunis ya langsung  hubungi saja HP orang tuanya yang bernama Evi Sovya dengan nomor 081275958615. Hanya HP inilah satu-satu milik orang Tania Yunis sebagai alat komunikasi dalam keluarganya.

Semoga dengan kepedulian kita semua Tania Yunis bisa berangkat ke Malang Jawa Timur untuk melanjutkan kuliahnya.(wis/tdt)


Camat Sungai Limau Drs.Rahmang.MM Berpeluang Menjadi Camat Terbaik Sumatera Barat

Camat Sungai Limau Drs.Rahmang.MM Berpeluang Menjadi Camat Terbaik Sumatera Barat

Ilustari Kompetensi Camat Berprestasi Tingkat Propinsi Sumatera Barat

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM--Penilaian Kompetensi Camat Tingkat Provinsi Sumatera Barat dilaksanakan rutin setiap tahun.Tahun 2016 ini penilaian tahap pertamanya telah dilaksanakan pada tanggal 2-3 Mei 2016 yang lalu bertempat di kantor Gubernur Sumatera Barat. Penilaian ini diikuti oleh Camat terbaik dari masing-masing Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Dari Kabupaten Padang Pariaman diwakili Drs. Rahmang, MM, Camat Sungai Limau sebagai Camat Terbaik Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2016 sebagaimana ditetapkan dengan SK Bupati Padang Pariaman Nomor 162/KEP/BPP/2016 tentang Penetapan Pemenang Lomba Kompetensi Camat Tingkat Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2016.

Dalam SK Bupati tersebut ditetapkan 3 orang Camat Pemenang Lomba Kompetensi Camat Tahun 2016 yaitu Juara I; Drs.Rahmang, MM (Camat Sungai Limau), Juara II; Drs. Azwarman, MM (Camat Sungai Geringging) dan Juara III; Erman, S.Sos, MM (Camat Batang Anai).

Menurut Kasubag Otonomi Daerah Bagian Pemerintahan Umum, Defry Marta, S.IP yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa penilaian Kompetensi Camat di Kabupaten Padang Pariaman telah dimulai pada awal bulan Maret 2016, tepatnya pada tanggal 7 Maret 2016 dilakukan penilaian tahap pertama berupa tes tertulis dan tes interview.

Tes tertulis untuk menguji wawasan Camat terkait peraturan perundangan sedangkan tes interview untuk mengetahui bagaimana kinerja Camat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Tes interview ini dilakukan oleh Tim Penilaian yang dibentuk berdasarkan SK Bupati Nomor 32/KEP/BPP/2016 yang terdiri 3 Tim dengan anggota Asisten I, Kepala Bappeda, Kepala BKD, Staf Ahli Bupati, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan Nagari serta Tokoh Masyarakat yang juga merupakan pamong senior Kabupaten Padang Pariaman Drs. Martias Mahyuddin, MM. Sedangkan penilaian tahap kedua dilanjutkan dengan penilaian lapangan yang dilakukan pada tanggal 31 Maret 2016 dan 1 April 2016.

Dari informasi terakhir yang diperoleh, penilaian tahap kedua tingkat Provinsi Sumatera akan dilaksanakan pada tanggal 16-24 Mei 2016 berupa penilaian lapangan. Penilaian tahap kedua ini diikuti oleh 6 orang Camat yang telah berhasil lolos dari seleksi tahap pertama. Adapun 6 orang Camat itu adalah Camat Sangir Balai Janggo (Muslim, S.Pd) dari Kabupaten Solok Selatan, Camat Padang Barat (Drs. Arfian) dari Kota Padang, Camat X Koto (Drs. Herison) Dari Kabupaten Tanah Datar, Camat Bukit Barisan (Drs. Rahmat Hidayat, M.Si) dari Kabupaten Lima Puluh Kota, Camat Silaut (Syamwil, STTP, MM) dari Kabupaten Pesisir Selatan, dan Camat Sungai Limau (Drs. Rahmang, MM) dari Kabupaten Padang Pariaman.

Secara terpisah, Camat Sungai Limau Rahmang yang kami hubungi mengatakan bahwa dia sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengikuti penilaian ini secara serius karena ini menyangkut nama baik Kabupaten Padang Pariaman.

"Saya mohon doa restu dan dukungan dari semua pihak supaya dapat mendapatkan hasil yang maksimal dan membanggakan bagi Kabupaten Padang Pariaman dan khususnya bagi masyarakat Sungai Limau," pintanya menutup pembicaraan.

Penulis : Maysar Ariski, SE, TKIP Bagian PUM
Editor  : Darwisman

Selasa, 17 Mei 2016

2.147 Siswa Padang Pariaman Mendapatkan Beasiswa, Melalui Program Padang Pariaman Pintar

2.147 Siswa Padang Pariaman Mendapatkan Beasiswa, Melalui Program Padang Pariaman Pintar

Sebanyak 2147 Siswa di Kabupaten Padang Pariaman Mendapatkan Bea Siswa Melalui Program Padang Pariaman Pintar. Secara Simbolis Penyerahannya Dilakukan di Mesjid Raya Pauhkambar Kecamatan Nansabaris Oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur yang didampingi Staf Ahli, Asisten dan Kabag Humas Hendra Aswara ( Fhoto : Wendra Subrata )

Nansabaris, BANGUNPIAMAN.COM---Sebanyak 2147 orang siswa di Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan beasiswa melalui program Padang Pariaman Pintar. Total uang yang digelontorkan untuk Padang Pariaman cerdas tersebut sebanyak Rp.751.450.000.

Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Selasa (17/5) di Mesjid Raya Pauhkambar Kecamatan Nansabaris. Pada penyerahan beasiswa tersebut Wabup Suhatri Bur  didampingi Asisten Adm Pemerintahan Drs.Anwar,M.si,staf Ahli Bidang Hukum Dan Politik H.Armalis, SH.MHum,Staf Ahli Bidang Pemerintahan,Zahirman,S.sos.Kabag Humas Hendra Aswara,S.Stp.MM,Ketua Baznas Kab.Pd.Pariaman Syamsuardi Sukma S.sos, dan Camat Nan Sabaris Jon Kenedi,S.Sos,MM.

Wabup Suhatri Bur berharap semoga beasiswa ini akan dapat meringankan biaya kebutuhan sekolah, untuk membeli kebutuhan sekolah seperti pakaian, tas dan buku tulis." Untuk mari kita jaga anak-anak kita untuk menjauhi ajaran yang bisa merusak moral. Saya berharap bantuan ini akan menjadi motivasi kepada anak-anak untuk rajin belajar," ulas Wabup.

DARWISMAN

Kadis Sosnaker Padang Pariaman Dra. Gusnawati Saleh : Kurangi Pekerja Anak,  63 Orang Anak Putus Sekolah Dilatih

Kadis Sosnaker Padang Pariaman Dra. Gusnawati Saleh : Kurangi Pekerja Anak, 63 Orang Anak Putus Sekolah Dilatih

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Padang Pariaman Dra.Gusnawati Saleh, Ketika Mewakili Bupati Padang Pariaman Membuka Pelatihan Kepada 63 Orang Anak Putus Sekolah, Minggu (15/05) di Shelter SMK Indonesia Raya Ketaping Kecamatan Batang Anai ( Fhoto : Dra.Dewi Ratna )

Batang Anai, BANGUNPIAMAN.COM---Sebanyak 63 orang anak putus sekolah di Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan pelatihan dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Padang Pariaman. Pelatihan kepada anak  putus sekolah tersebut berlangsung dari tanggal 8 s/d 25 Mei 2016, yang bertempat di shelter SMK Indonesia Raya Ketaping Kecamatan Batang Anai.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Padang Pariaman, Dra. Hj. Gusnawati Saleh, MM ditemuai diruang kerjanya Selasa (17/05) mengatakan,pelatihan anak putus sekolah tersebut bertujuan untuk mendukung Program Keluarga Harapan (PPA-PKH ) yang didanai oleh Kementerian Tenaga Kerja RI

" Kita berharap melalui pelatihan ini  jumlah pekerja anak akan berkurang terutama yang bekerja dalam bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak serta meningkatnya partisipasi anak dalam dunia pendidikan. Kita berharap jika  program ini berjalan dengan baik maka akan tercipta generasi penerus bangsa yang berkualitas dan pada akhirnya akan mengurangi angka kemiskinan.
Untuk itu, peran pemerintah sangat diperlukan guna mempercepat tercapainya tujuan program PPA-PKH tahun 2016," jelas Gusnawati

Sementara itu, Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rifki Monrizal, SH, M.Si menuturkan bahwa kegiatan pelatihan itu bertujuan menarik pekerja anak dari tempat kerja untuk dikembalikan ke dunia pendidikan melalui kerjasama berbagai instansi terkait baik pemerintah, non pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Sebagai nara sumber pelatihan didatangkan dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama dan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja sendiri .

Penulis : Dra. Dewi Ratna, TKIP Dinsosnaker
Editor    : Darwisman










Kepala Inspektorat Padang Pariaman Hj.Dewi Roslaini SE, MM : Segera Diwujudkan Klinik Konsultasi Pengawasan

Kepala Inspektorat Padang Pariaman Hj.Dewi Roslaini SE, MM : Segera Diwujudkan Klinik Konsultasi Pengawasan

Kepala Inspektur Kabupaten Padang Pariaman Hj.Dewi Roslaini, SE, MM ( Fhoto : Renny Taurisa)

Lubuk Alung, BANGUNPIAMAN.COM---Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman membuat inovasi dalam pelayanan konsultasi pengawasan dengan nama Klinik Konsultasi Pengawasan.

Hal ini ditujukan sebagai wadah untuk berbagi informasi dan berkonsultasi mengenai peraturan-peraturan terbaru serta permasalahan yang dihadapi dalam mengelola keuangan daerah.

Klinik Konsultasi Pengawasan ini merupakan sebagai implementasi APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) dalam melakukan pembinaan, pendampingan pada Pengelola Keuangan SKPD/Unit Kerja, Kecamatan dan Nagari di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

“Klinik Konsultasi Pengawasan ini masuk dalam gagasan proyek perubahan yang pada saat ini sedang saya ikuti selaku peserta diklat PIM II, mohon dukungan semuanya agar dalam jangka waktu sampai dengan akhir tahun 2016 ini segera terealisasi,” ungkap Hj. Dewi Roslaini, SE, MM selaku Inspektur Kabupaten Padang Pariaman ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Lubuk Alung, Rabu (11/5).

Dewi menambahkan, dengan terbentuknya Klinik Konsultasi Pengawasan ini nantinya akan membantu Inspektorat untuk mengoptimalkan pengawasan, karena selama ini dengan adanya keterbatasan SDM dan anggaran serta luasnya cakupan wilayah Padang Pariaman sehingga sulit dimonitor secara keseluruhan oleh APIP.

Dia berharap dengan kehadiran Klinik Konsultasi Pengawasan ini dapat mewujudkan Good Governance dan Clean Goverment, sesuai dengan Nawa Cita Pemerintahan Jokowi-JK ungkap Dewi Roslaini selaku Inspektur Kabupaten Padang Pariaman ini yang telah membawa Padang Pariaman beberapa kali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Khairul Nizam, S.Pi, MM ketika diwawancari di ruang kerjanya mengatakan persiapan Klinik Konsultasi Pengawasan ini diawali dengan membentuk Tim yang melibatkan seluruh APIP, terutama yang telah memiliki kompetensi dan merupakan orang yang memiliki keahlian dalam menganalistis dan menyelesaikan permasalahan serta komunikatif.

“Kami akan menyediakan ruangan khusus di Inspektorat untuk Klinik Konsultasi Pengawasan ini, dan secara bertahap juga akan dibangun Sistem Informasi Manajemen Konsultasi misalnya dalam bentuk Web, semoga kedepannya bisa membantu dan mempermudah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di lingkup Kabupaten Padang Pariaman” ungkap mantan Kabag Organisasi tersebut.

Penulis : Renny Taurisa, TKIP Inspektorat
Editor : Darwisman