Sabtu, 30 Juli 2016

Presiden Jokowi Tegaskan Anak-Anak Harus Dilindungi Dari Dampak Negatif Penggunaan Teknologi

Presiden Jokowi Tegaskan Anak-Anak Harus Dilindungi Dari Dampak Negatif Penggunaan Teknologi

Presiden Joko Widodo Bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo Fhoto Bersama Dengan Anak-Anak di Kupang, Disela-Sela Hari Keluarga Nasional di Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur ( Fhoto Humas Setkab)

Kupang, BANGUNPIAMAN.COM---Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, anak-anak harus dilindungi dari dampak negatif penggunaan teknologi dan konsumsi informasi. Ini bukan berarti anak-anak sama sekali dilarang menggunakan teknologi atau mendapat informasi. Tapi lebih kepada penggunaan teknologi dan konsumsi informasi yang positif yang produktif.

“Keluarga sebagai pihak terdepan dan terpenting bagi perkembangan anak harus memastikan bahwa fungsi perlindungan terhadap anak benar-benar terwujud. Kekerasan terhadap anak harus distop dan tidak bisa kita biarkan lagi,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-23 di Alun-Alun Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kupang, Nusa Tenggaa Timur (NTT), Sabtu (30/7) pagi.

Guna menyiapkan anak Indonesia yang unggul dan berdaya saing, Presiden berpesan kepada para orang tua untuk dapat mengembangkan pola pikir produktif kepada diri dan anak-anaknya. Dari yang pesimis menjadi pribadi yang optimis. Dari yang malas menjadi pribadi pekerja keras. Dari yang hanya senang sebagai pengikut menjadi pribadi yang bangga sebagai pemimpin.

“Bila keluarga bisa memupuk pola pikir dan perilaku yang produktif, maka kita bisa melahirkan generasi emas Indonesia. Generasi pemenang, generasi yang cerdas, generasi yang kreatif, generasi yang inovatif, generasi yang produktif, dan generasi yang visioner,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengapresiasi inisiatif Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang mengedepankan empat konsep besar, yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, dan keluarga berbagi.

“Saya minta keempat konsep itu jangan hanya jadi jargon, tapi bisa diterjemahkan dengan jelas dan rinci menjadi kerja nyata yang dilakukan oleh BKKBN,” tegas Presiden.

Tanda Kehormatan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi berkesempatan menyematkan tanda kehormatan kepada para pelaku program kependudukan dan keluarga berencana nasional yang berprestasi di berbagai daerah. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas perjuangan, kontribusi, dan dedikasi mereka bagi keluarga Indonesia.

Para penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dalam Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) ialah:

1. Ir. Said Assagaf, Gubernur Maluku
2. H. Dadang Mochamad Naser, S.H., S.IP., Bupati Bandung, Provinsi Jawa Barat
3. Ir. Hendra Gunawan, S.H., M.M., Bupati Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan
4. Ir. H.M. Hatta Rahman, M.M., Bupati Maros, Provinsi Sulawesi Selatan
5. Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.AGR., Bupati Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan
6. Sdr. Yoyok Riyo Sudibyo, Bupati Batang, Provinsi Jawa Tengah
7. dr. H. Mundjirin, ES.Sp.OG., Bupati Semarang, Provinsi Jawa Tengah
8. Ir. Hugua, Bupati Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara
9. Ir. Nasaruddin, M.M., Bupati Aceh Tengah, Provinsi Aceh
10. Drs. H. Bambang M. Yasin, Bupati Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat
11. Sdr. Jimmie Feidie Eman, S.E., Ak., Walikota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara
12. H. Burhan Abdurahman, S.H., M.M., Walikota Ternate, Provinsi Maluku Utara
13. H. TB. Haerul Jaman, B.Sc., S.E., Walikota Serang, Provinsi Banten
14. Ir. Sigit Widyonindito, M.T., Walikota Magelang, Provinsi Jawa Tengah
15. H.M. Qurais H. Abidin, Walikota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Sementara itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga berkesempatan untuk menyerahkan Piala TP PKK KB-Kesehatan Pakarti Utama I untuk kategori Kabupaten dan Kota serta Juara I Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), Petugas Keluarga Berencana (PKB)/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Pasangan KB Lesatari Teladan Tahun 2016.

Kepada para penerima tanda kehormatan dan penghargaan tersebut, Presiden memberikan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada negara guna menyukseskan program kependudukan dan pembangunan keluarga

“Tingkatkan terus pengabdian, semangat, serta prestasi dalam menyukseskan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga,” tutup Presiden.

Tampak hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Farouk Muhammad, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, dan Gubernur NTT Timur Frans Lebu Raya. (darwisman)

sumber : humas setkab

Jumat, 29 Juli 2016

Wawako Pariaman Genius Umar Buka MTQ Ke VII Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan di Mesjid Raya Pungguang Ladiang

Wawako Pariaman Genius Umar Buka MTQ Ke VII Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan di Mesjid Raya Pungguang Ladiang

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang didampingi Kepala Kamenag Kota Pariaman Helmi M.Ag, Anggota DPRD Kota Pariaman Fauzi dan Camat Pariaman Selatan Basri Malik, Resmi Membuka MTQ Ke VII Tingkat Pariaman Selatan di Mesjid Raya Pungguang Ladiang Jumat (29/07) ( Fhoto : Humas )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman Genius Umar membuka  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VII tingkat Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman tahun 1437 H/ 2016 yang dilaksanakan di Masjid Raya Pungguang Ladiang, Jumat (29/7) siang.

Pembukaan tersebut Wawako Genius Umar didampingi Kepala Kamenag Kota Pariaman Helmi M.Ag didampingi Camat Pariaman Selatan Basri Malik serta juga dihadiri Ketua GOW Kota Pariaman Ny. Lucy Genius, Anggota DPRD Kota Pariaman Fauzi, Kapolsek Pariaman, Kabag Ops. Kodim 0308, Tokoh masyarakat Pariaman Selatan Hj.Tri Murti Ilyas, Buya Fuadi Jalil, BA, Ketua MUI Kota Pariaman Jauhar Muiz, camat se-Kota Pariaman, Kepala Desa se-Pariaman Selatan bersama para kafilah MTQ dengan iringan Musik Gambus Nurul Hidayah dengan bantuan pengamanan dari Polres Pariaman dan Dishubkominfo Kota Pariaman.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan Kegiatan MTQ ini sudah tidak asing lagi bagi umat Islam di tanah air kita karena diselenggarakan setiap tahun, mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat nasional, apabila kegiatan ini kita jadikan kegiatan pembelajaran Al – Qur’an di lingkungan masing-masing akan dapat melakukan pengkaderan qari/qariah yang berprestasi secara mandiri sehingga dapat mengirimkan qari/qariah yang baru pada setiap penyelenggaraan musabaqah, ujarnya dalam sambutannya.

“ Terlebih lagi, Kecamatan Pariaman Selatan sebagai gerbang masuk Kota Pariaman harus mampu menjadi contoh terbaik dalam berbagai aspek bidang terutama bidang keagamaan, dimana Pemkot Pariaman dalam tahun ini akan menuntaskan berbagai pembangunan fisik sarana dan prasarana yang ada di kecamatan Pariaman Selatan ini,” sambung Genius.

Genius berharap infrastruktur yang telah dibangun Pemerintah berupa listrik, jalan beraspal dan seterusnya berkontribusi positif pada laju perekonomian di Kota Pariaman. Akan tetapi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tidaklah cukup jika tidak ditunjang oleh kualitas spiritual secara individual, oleh karena itu kegiatan-kegiatan yang positif seperti yang kita laksanakan ini harus kita sukseskan bersama.

Kepala Kemenag Kota Pariaman, Helmi mengharapkan  kegiatan ini tidak hanya dilihat dari sisi ceremonial semata, namun lebih dari pada itu yakni mampu mengaplikasikan semua nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’an pada seluruh aspek kehidupan.

Camat Pariaman Selatan Basri Malik mengatakan gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VII tingkat Kecamatan Pariaman Selatan ini di ikuti sebanyak 150 orang kafilah dari 16 desa yang berada di Kecamatan Pariaman Selatan yang akan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 29-31 Juli 2016.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wawako Pariaman, dan dilanjutkan dengan pawai ta’aruf oleh kafilah-kafilah se-Kecamatan Pariaman Selatan.(Darwisman/Humas Kota Pariaman)
Wawako Pariaman Genius Umar : Pramuka Menempa Keterampilan, Memupuk Jiwa Disiplin dan Membina Semangat Kebersamaan

Wawako Pariaman Genius Umar : Pramuka Menempa Keterampilan, Memupuk Jiwa Disiplin dan Membina Semangat Kebersamaan

Wawako Pariaman Dr.Genius Umar Memberikan Ucapan Selamat Kepada Peserta Kemah Bakti Bakti Husada Tahun 2016, di Bumi Perkemahan Ampalu Kecamatan Pariaman Utara, Jumat (29/7) (Fhoto : Humas )

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM------ Gerakan Pramuka merupakan suatu sistem pendidikan nonformal yang membantu dan melengkapi pendidikan formal. Gerakan pramuka tempat menempa keterampilan dan pengetahuan, memupuk jiwa disiplin dan membina semangat kebersamaan bagi para anggotanya.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, ketika membuka Perkemahan Bhakti Cabang (Perticab) satuan karya Bhakti Husada Tahun 2016 yang di selenggarakan di bumi perkemahan Ampalu Kecamatan Pariama  Utara, Jum’at (29/7).

Menurut Wawako, dengan adanya kegiatan Perticab ini diharapkan dapat membentuk pramuka yang sesuai dengan nilai-nilai yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. “Yang perlu adik- adik ketahui kegiatan ini bertujuan untuk mendidik adik-adik penegak dan pendega, menjadi pramuka yang aktif, kreatif dan mempunyai kemampuan menolong diri sendiri dibidang kesehatan, tetap menjaga persatuan dan persaudaraan generasi muda,” tambah Genius.

Ketua panitia PARTICAB satuan Karya Bhakti Husada Anung, ia mengatakan kegiatan ini mengusung tema scout Today Leader Tomorrow &health forefer. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai dari tanggal 28-31 juli 2016 yang di ikuti 220 peserta yang berasal dari SMA, SMK, dan MAN. (Darwisman/Humas)

Kamis, 28 Juli 2016

Archandra Tahar Putra Nareh Pariaman Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Mentri

Archandra Tahar Putra Nareh Pariaman Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Mentri


Archandra Tahar tidak pernah bermimpi bisa diangkat sebagai Menteri di negaranya sendiri Indonesia.Namun demi bangsa dan negara ini Arcandra pun kembali ke Indonesia untuk mengkomandoi Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)

Putra Nareh Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Propinsi Sumatera Barat itu demi bangsa dan negaranya meninggalkan negeri Paman Sam tersebut pada posisi yang sangat strategis sebagai Presiden di Petroneering Houston di Texas. Perusahaan tersebut diketahui bergerak di bidang energi dan minyak. Ia bekerja di perusahaan tersebut sejak tahun 2003.

Archandra sendiri berpenampilan seperti pria yang sangat sederhana. Tak ada yang menduga bahwa Ia orang yang sudah lama menetap di luar negeri. Tidak terlihat kemewahan mentereng  dari penampilannya seperti kebanyakkan orang Indonesia di luar negeri.

Ia mengaku bahwa terpilih menjadi menteri ESDM hanya dalam waktu yang singkat saja. Menurutnya Ia baru saja tiba di Indonesia beberapa hari lalu. Saat tiba di Indonesia, Jokowi pun mengundangnya untuk berdiskusi. Diskusi tersebut dengan berujung Jokowi mempercayainya sebagai Mentri ESDM yang ditinggalkan Sudirman Said

Lelaki yang berusia 45 tahun tersebut  diketahui pernah menjabat sebagai Principal Horton Wison Deepwater Inc dari Oktober 2009 sampai dengan Oktober 2013.Karena pengalamannya tersebut  Jokowi mempercayakan jabatan sebagai Menteri ESDM.

“Pendatang baru Pak Archandra Tahar, beliau profesional yang ahli di bidang ESDM, riwayat pendidikannya sangat mengagumkan, S1 dari teknik mesin, S2 dan S3 di bidang engineering. Bekerja di banyak perusahaan besar di AS. Memiliki reputasi dan tercatat sebagai profesional yang memiliki level kelas dunia," kata Mentri Sekretaris Negara Pratikno

Lulusan Teknik Mesin ITB tersebut juga diketahui pernah bekerja di AGR Deepwater Development System Inc, di Hydrodynamics Lead Floa TEC LLC.

“Memiliki reputasi dan tercatat sebagai profesional yang memiliki level kelas dunia. Jadi kami bersyukur Pak Archandra sudah lama di AS dan kembali ke Indonesia,” tambah Mensekneg Pratikno

Darwisman/Dari Berbagai Sumber






Rabu, 27 Juli 2016

Wakil Bupati Suhatri Bur : Camat Tidak Bisa Kerja Sendiri Tanpa Dukungan Stake Holder dan Pemangku Kepentingan Di Kecamatan

Wakil Bupati Suhatri Bur : Camat Tidak Bisa Kerja Sendiri Tanpa Dukungan Stake Holder dan Pemangku Kepentingan Di Kecamatan

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Memimpin Rapat Kerja Camat, Untuk Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Di Kecamatan Rabu (27/07) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah ( Fhoto Humas)

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur pimpin Rapat dan Evaluasi Kinerja Kecamatan tahap kedua mewakili Bupati di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, (27/07).

Rapat kerja yang mengangkat tema “Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pemerintah Daerah di Kecamatan” ini diharapkan Wabup agar semua permasalahan yang dihadapi di lapangan agar diungkapkan dan dilaporkan untuk dibicarakan bersama dan dicarikan pemecahan permasalahannya.

“Melalui moment ini, jika terjadi masalah terkait pelaksaan tugas di lapangan, jangan pendam sendiri, mari kita bicarakan bersama dan sama sama kita carikan solusinya,” kata Suhatri.

Sebagai penguasa wilayah, Camat merupakan top leader/ manager di kecamatan, namun kerja camat tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari seluruh stake holder atau pemangku kepentingan di kecamatan, seperti Forum Koordinasi Pimpinan di Kecamatan, Ninik mamak, dan lain sebagainya.

“Oleh karena, itu jalinlah komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di kecamatan, karena dengan membangun silaturahmi akan mempermudah semua urusan pemerintahan di kecamatan,” tambah mantan Ketua BAZNAS Padang Pariaman itu.

Rapat juga membahas tentang peran Camat dalam mensosialisasikan regulasi dan aturan yang dibuat di daerah mulai dari yang tertinggi sampai yang terendah. Salah satu regulasi yang sedang hangat dan fenomenal saat ini adalah penerapan Peraturan Bupati No 13 tahun 2016 tentang Penertiban Orgen Tunggal.

“Termasuk ini salah-satu peran dari camat dalam mensosialisasikan dan mengontrol pelaksanaannya di lapangan. Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran tetap berkomitmen untuk penerapan Peraturan Bupati ini, tidak ada toleransi terhadap pelanggar Peraturan Bupati ini,” ungkapnya tegas.

Selain Wakil Bupati Suhatri Bur, Sekretaris Daerah, Kadis DPPKA, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga hadir dalam Rapat kerja ini sekaligus menjadi narasumber dan memberikan pengarahan terkait dengan pelaksaan tugas pemerintahan di kecamatan. (Darwisman/Humas)
Asman Abnur Putra Padang Sago, Jadi Menpan RB

Asman Abnur Putra Padang Sago, Jadi Menpan RB

Asman Abnur SE, M.Si
Padangpariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo, Rabu (27/7) telah melakukan reshuffle jilid II, di halaman istana negara Jakarta, tepat pukul 11.00Wib.

Presiden Jokowi seperti dilansir www.detik.com mengatakan, perombakan kabinet dilakukan salah satunya dengan pertimbangan agar kabinet yang dia pimpin bisa bekerja lebih cepat, efektif, solid dan saling mendukung.

Bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman khususnya Kecamatan VII Koto Padang Sago yang sangat membanggakan adalah dengan ditunjuknya Asman Abnur, SE, M.Si sebagai Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan posisi Yudhi Crisnandy.

Masyarakat Kabupaten Padang Pariaman tentunya sangat berharap Asman Abnur, SE, M.Si dapat mengemban amanah yang dipercayakan kepada putra Batu Kalang Kecamatan VII Koto Padang Sago, dengan sebaik-baiknya, sehingga reformasi birokrasi betul-betul dapat diwujudkan.

Berikut Profil Asman Abnur, SE, M.Si

Pria yang memiliki nama lengkap Asman Abnur ini adalah seorang yang low profile, figur yang dihormati berbagai kalangan masyarakat, dan seorang yang berwibawa. Asman lahir di Pariaman 2 Februari 1961. Seperti pada kebanyakan orang Padang lainnya yang terkenal dengan keuletan berdagangnya, Asman juga merupakan seorang anak dari ayah seorang pedagang atau saudagar. Ayahnya bernama Aburuddin Hamzah dan ibu yang bernama Nurcaya. Nama Abnur yang kemudian disematkan dibelakangnya, konon berasal dari penggabungan nama ayah dan ibunya. Darah kental ayahnya yang memang seorang pedagang kemudian mendarah daging ke dalam dirinya.

Selama mengenyam pendidikan, Asman banyak membantu orang tuanya berdagang. Dia aktif terjun langsung membantu mengurus usaha orang tuanya sambil mengajar akuntansi di salah satu sekolah swasta yaitu Sekolah Menegah Kejuruan Terapan Atas (SMKTA) Kartini Batam.

Hingga saat ini, telah banyak usaha yang didirikan oleh Asman, mulai dari Toko Mas Banda Baru, Toko Mas Banda Mas, Apotik Yanda Farma, mendirikan Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mendirikan Bank Perkreditan Rakyat, mendirikan Bank Prekreditan Rakyat berbasis Syariah, hingga mendirikan Tempat Pusat Kebugaran (Fitnes, dan Lapangan Futsal). Menurut Asman, "untuk menjadi orang sukses dalam hal apapun itu harus melalui sebuah proses dan kerja keras”. Tidak ada orang yang bisa langsung menjadi orang yang besar dan sukses, mereka harus melalui yang namanya proses dalam hidup. "Jika kamu ingin kaya, maka berdaganglah kamu," demikian kata mantan wakil Walikota Batam ini.

Pada Tanggal 16 September 1988, Asman melangsungkan pernikahan dan dikaruniai 2 orang anak, anak pertama beliau bernama Astika Mutiarazma, dan anak kedua beliau bernama Alvidyan Virgarazman.

Dalam bidang organisasi, bakat organisasinya muncul saat ia memutuskan untuk kembali meneruskan kuliah strata satu-nya di Universitas Andalas. Ia aktif dalam kepengurusan senat mahasiswa Universitas Andalas hingga ia menamatkan strata satunya pada tahun 1990. Asman-pun pernah menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) batam pada tahun 1998-1999 dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) daerah tingkat II kota Batam pada tahun 1999 hingga 2001.

Karier politiknya dimulai pada tahun 2001, dengan menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Batam. Pada saat itu beliau menduduki Komisi B yang mengurusi perdagangan, pariwisata dan industri. Karier beliau langsung melejit, Cuma beberapa bulan beliau menjadi Anggota DPRD, beliau dipercaya menjadi Wakil Walikota Batam (2001-2004). Saat duduk di eksekutif, telah banyak program yang dia torehkan yang semuanya untuk seluruh masyarakat batam semata.

 Asman menjadi seorang konseptor dan ketua Tim Pengkajian Free Trade Zone (FTZ) Kota Batam (Tahun 2000-2004), dedikasi dan keterampilan Asman untuk memajukan masyarakat Batam sangat tinggi, hal ini dibuktikan nya saat beliau mendapatkan penghargaan terbaik pada acara HUT Pemko Batam dari Pemerintah Batam Center, 24 Desember 2004.

Asman dipercaya rakyat Batam untuk mewakili suara masyarakat batam di tingkat pusat. Dari situ karier politiknya makin melejit, Ia dipercaya untuk memegang jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, yang membidangi keuangan, perbankan dan lembaga non-perbankan selama 1 periode. Dalam struktur partainya sendiri-pun ia langsung dipercaya menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (2005-2010).

Ditengah kesibukannya menjadi wakil walikota, Ia tidak melupakan dunia pendidikannya. Selama ia masih menjabat sebagai wakil Walikota Batam, Asman melanjutkan ke program masternya di Universitas Airlangga hingga berhasil lulus pada tahun 2004.

Telah banyak yang Ia lakukan dalam satu periode menjadi Anggota Dewan dan menjadi Pimpinan Komisi XI, antara lain ia dipercaya menjadi Pimpinan Tim Teknis Pencalonan Anggota BPK (Tahun 2009), Pimpinan Panja RUU Jaring Pengaman Sistem Keuangan (Tahun 2009), Pimpinan Pansus Perpajakan Komisi XI DPR RI (Tahun 2008), Pimpinan Panja 3 PERPU Komisi XI DPR RI (Tahun 2008), Wakil Ketua Pansus Perbankan Syariah (Tahun 2008).

Pada tahun 2009, Asman kembali terpilih menjadi Anggota DPR RI Periode (2009-2014). Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI. Dalam hasil kerja sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI, telah banyak yang dilakukan, antara lain Asman berhasil merenovasi ruang kelas tingkat SMP se-Kepulauan Riau sebanyak 93 Ruang Kelas dengan total nominal hampir 4,5 Miliar dan memberikan Bantuan Siswa Miskin sebanyak 500 Siswa. Ia juga merupakan Konseptor untuk merubah paradigma Perputakaan nasional dengan mendorong didirikan nya perpustakaan yang bagus, indah, dan menjadi sebuah ikon di negara kita.

Pada tahun 2013 ini, Asman sudah memberikan 10.000 lebih bantuan Siswa Miskin, baik tingkat SD, SMP, SMU maupun SMK. Komitmennya dibidang pendidikan, membuat nama Asman diperhitungkan di dunia pendidikan. "Tidak boleh lagi ada siswa yang putus sekolah, karena kewajiban negaralah untuk melindungi hak pendidikan setiap pelajar dinegeri ini," demikian ungkap caleg DPR RI untuk dapil Kepri ini.

Saat ini Asman sedang menyelesaikan Program Doktornya di Universitas Airlangga dengan jurusan Ilmu Ekonomi Islam. Ia berpendapat bahwa pendidikan itu penting, bahkan sangat penting. "Jika kamu ingin sukses di dunia, maka kuasailah dengan ilmu-mu, semakin kamu tinggi mengenyam pendidikan, dan semakin kamu kuasai ilmu-mu maka kesuksesan akan selalu akan mengiringimu," demikian kata Ketua DPW PAN Riau ini.

Asman pada pemilu 2014 lalu terpilih kembali menjadi anggota DPR RI dari Dapil Kepri dengan meraup suara tertinggi, yaitu 90.000 suara. Asman melenggang ke gedung DPR RI dengan perolehan suara terbanyak, mengungguli caleg dari Partai Golkar dan Demokrat. Saat ini, Asman Abnur duduk di Komisi IX DPR RI sebagai wakil ketua Komisi yang membidangi Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Bidang Kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Bidang Ketenagakerjaan.

DPP PAN menempatkan Asman sebagai wakil ketua umum hasil Munas PAN 2015 dan pada tahun yang sama, Asman didaulat menjadi Ketua Tim Pemenangan Pilkada yang serentak akan dilaksanakan pada Desember 2015.

Pada keputusan reshuffle Jilid 2 Kabinet Kerja dalam pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, Asman Abnur didaulat menggantikan Yuddi Chrisnandie menjadi Menteri Pembedayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) yang pelantikannya digelar pada 27 Juli 2016. Terpilihnya politikus PAN ini memberikan kesan baik bahwa dia merupakan sosok yang gigih dalam merformasi sistem birokrasi selama berada di Komisi IX DPR, khususnya reformasi birokrasi bidang kesehatan dan ketenagakerjaan. Disamping itu, track record Asman sebagai wakil rakyat dinilai baik dan bersih sehingga partai pengusungnya, PAN, memberikan kesempatan untuk ditempatkan sebagai calon menteri di Kabinet Jokowi-JK. (Darwisman)
sumber : www.detik.com/asmanabnur.com













Selasa, 26 Juli 2016

Ketua PWI Pusat Margiono Buka Porwanas XII di Stadion UPI Bandung

Ketua PWI Pusat Margiono Buka Porwanas XII di Stadion UPI Bandung

Ketua PWI Jawa Barat Mirza selaku perwakilan Jawa Barat yang menjadi juara bertahan menyerahkan piala kepada Ketua PWI Pusat Margiono dalam pembukaan Porwanas XII/2016 di Stadion UPI, Bandung, Selasa (26/7).  (Teks dan Foto: Indra Suhyar/Media Center)

Bandung, BANGUNPIAMAN.COM - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono menyatakan apresiasinya terhadap para kontingen yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan dalam upacara pembukaan Pekan Olah Raga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016 Jawa Barat yang dilakukan di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung pada Selasa (26/7).

Ia mengatakan bahwa para kontingen telah berupaya untuk bisa hadir di Bandung dengan bantuan berbagai pihak. Selain itu, ia pun mengatakan bahwa silaturahmi adalah aspek nomor satu dalam gelaran yang saat ini ada di edisi 12.

“Yang nomor satu dalam perhelatan ini adalah silaturahmi. Soal prestasi itu yang utama. Sama saja ya,” ujarnya disertai tawa sebagian hadirin.

Aspek silaturahmi dan kebersamaan tersebut ia lihat sendiri saat ia menyaksikan pertandingan sepak bola antara PWI Sumatera Selatan melawan PWI Riau. Di jeda babak pertama, ia menyaksikan sendiri canda tawa tetap terasa di bangku pemain Sumatera Selatan walau mereka tertinggal delapan gol.

“Saya berpikir, teman-teman kontingen ini ini sudah kena ceramah pak Gubernur yang menyatakan jangan ada kekerasan dan ketidakdisiplinan dalam Porwanas kali ini,” ujarnya lagi.

Selain Margiono, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan juga menyatakan secara eksplisit kalau ia mengedepankan sportifitas dan akan menerima jika kontingen PWI Jawa Barat sebagai tuan rumah tidak menjadi juara umum. “Saya rela kalau jabar kalah. Tapi lebih rela kalau Jawa Barat menang,” ucap Aher.

Sumber : Media Center Porwanas XII Tahun 2016

Kemenpora Secara Resmi Umumkan 68 Petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka

Kemenpora Secara Resmi Umumkan 68 Petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka


Dokumentasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Ketika Melaksanakan Tugasnya  (Fhoto : Internet)
Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM----Setelah menjalani seleksi ketat sejak akhir pekan lalu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara resmi mengumumkan 68 petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas di Istana Negara, Jakarta, pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2016 mendatang.

Pelaksana Tugas Sekretaris Menpora (Sesmenpor)  Sakhyan Asmara dalam keterangan tertulisnya Selasa (26/7) menggatakan,  ke-68 petugas Paskibraka itu terdiri atas 34 putra dan 34 putri yang berasal dari 34 provinsi di tanah air. “Mereka terpilih dari 136 peserta yang mengikuti rangkaian seleksi yang digelar panitia,” ujarnya.

Seleksi itu, lanjut Sakhyan, meliputi delapan tahap, di antaranya tes fisik, ilmu pengetahuan, tes kesehatan hingga tes kemampuan individu.

Inilah ke-68 nama yang terpilh menjadi petugas Paskibraka 2016:

1. Aceh
Rayhan Aditya Ramadhan
Cut Aura Maghfirah Putri

2. Sumatera Utara
Arsy Ardan Lubis
Fitri Faujiah

3. Sumatera Barat
Muhammad Fachri
Janatun Maqwa

4. Riau
M. Elzi Febriantino
Dinda Kamia Evkha Putri

5. Kepulauan Riau
Achmad Aridkara
Fionna Sharleen

6. Jambi
Aldi Trikurniawan
Sheila Roespinanda

7. Sumatera Selatan
Tri Wahyu Hambrata
Jennifer Gresyana Soputan

8. Bangka Belitung
Muhammad Ridho Agung
Andrea Nuzulia
9. Bengkulu
Ilham Massaid
Tasya Nabilah

10. Lampung
Ridho Ardiansyah
Sahara Nugra Diani

11. DKI Jakarta
Amarik Fakhri Marliansyah
Nilam Sukma Pawening

12. Jawa Barat
Alldi Padlyma Allamurochman
Gloria Natapradja Hamel

13. Banten
Muhammad Aditya Ersyah Lubis
Audrey Gabriella Yudiono Putri

14. Jawa Tengah
Stanley Otniel Nagatan
Tabriza Aqila Taqiyya

15. D.I. Yogyakarta
Muhamad Rival Hidayat
Adinda Awliya

16. Jawa Timur
Moch. Alvin Faruq Asshegaff
Melinnia Hilda Mareta

17. Bali
Komang Arya Ananta, S.P
A.A. Sg. Saviti Mahawishwa Karmani

18. Nusa Tenggara Barat
Biyan Kamaruzzaman
Loly Marissa Pratami


19. Nusa Tenggara Timur
Daniele Parlindungan Kause
Betrik Priscilla Fernandez

20. Kalimantan Barat
Muhammad Akbar
Nazya Martha

21. Kalimantan Tengah
Bima Arivaza Danurahman
Bela Ananda Anugrahni

22. Kalimantan Selatan
Abu Assadiki Ujudillah
Lawrenza Fifiyen Gafuri

23. Kalimantan Timur
Gery Yulisan Ramadhan
Jeanne Rahmawati Sari

24. Kalimantan Utara
Wahyu Brata
Musvika

25. Sulawesi Utara
Reyvelino Sasiang
Krisan Valerie Sangari

26. Sulawesi Barat
Chandra Gunawan
Ade Yuliana Iswan

27. Sulawesi Tengah
Ahmad Syaifullah Said
Lvana Bianti Lumanga

28. Sulawesi Tenggara
Syukran Maulana
Beatrix Tinduka

29. Sulawesi Selatan
Andi Tendri Sumpala
Almira Bellinda P

30. Gorontalo
Rahmat Duhe
Febiola Rauf

31. Maluku
Laurensius G.R. Rentanubun
Ayu Astria Umalekhoa

32. Maluku Utara
H. Argo Widyantama
Kartika Ridwan

33. Papua Barat
Daniel D.H. Sayori
Fifia Filafani Irjouw

34. Papua
Arnaldi Doncorys Waroy
Manasena Susana Gibannebit Giban.



Sumber : Humas Kemenpora

Senin, 25 Juli 2016

Dengan Pencanangan Zona Integritas, Pemkab Padang Pariaman Komitmen Jalankan Pemerintahan Yang Baik, Efektif dan Efisien.

Dengan Pencanangan Zona Integritas, Pemkab Padang Pariaman Komitmen Jalankan Pemerintahan Yang Baik, Efektif dan Efisien.


Padang Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen dalam  penyelenggaraan Pemerintahan yang Baik, Efektif dan Efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara Cepat, Tepat dan Profesional.

Adapun empat upaya yang dilakukan yaitu Pencanangan Pembangunan Zona Integritas, Klinik Konsultansi Pengawasan, Pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) serta Penguatan Peran Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TPTGR).

"Program ini dilakukan untuk penyelamatan keuangan daerah," kata Bupati Ali Mukhni di Aula Saikyo Sakato, Senin (25/7).

Secara tegas, orang nomor satu di Padang Pariaman itu meminta bahwa pencanangan keempat program dimaksud harus berjalan optimal, jangan sampai hanya jadi seremonial saja.

"Hari ini momentum bersejarah dan bentuk komitmen daerah dalam mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Efektif dan Efisien serta untuk mendorong Penyelenggaraan Pemerintahan yang Akuntabel dan Transparan," kata Bupati yang meraih WTP empat kali itu.

Hal senada juga disampaikan Ronald Andrea Annas, Pejabat Kemenpan dan Reformasi Birokrasi agar SKPD mendukung kebijakan Bupati dalam pelaksanaan reformasi birokrasi utnuk mencegah penyalahgunaan wewenang, praktek KKN dan lemahnya pengawasan.

Sementara Adel Wahidi, Asisten Ombudsman Prop. Sumbar mengatakan pencanangan empat program tersebut membuktikan komitmen dalan dalam melayani tuntutan masyarakat dalam mewujudkan good governance dan clean government. Ke depan, ia berharap Kabupaten Padang Pariaman merespon keluhan dan pengaduan terhadap pelayanan publik baik dari segi jenis, lama, biaya, sarana dan mekanismenya.

Inspektur Dewi Roslaini mengatakan Pembentukan Klinik Konsultasi Pengawasan merupakan inovasi baru dalam pelayanan kepada penyelenggara negara. Inovasi ini dibuat guna mendukungg proyek perubahan pada Diklatpim II di LAN aceh yang sedang diikutinya.

Program tersebut untuk dibantu oleh BPKP Sumbar yang bertujuan untuk Padangpariama menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

(Darwisman/Humas Padang Pariaman)
Istana Kepresidenan Untuk Pertama Kalinya Akan Pamerkan Karya Lukis dan Koleksi Seni Rupa Kepresiden

Istana Kepresidenan Untuk Pertama Kalinya Akan Pamerkan Karya Lukis dan Koleksi Seni Rupa Kepresiden

Mentri Sekretaris Negara Pratikno Memberikan Keterangan Kepada Wartawan (Fhoto : setkab.go.id)

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM----Mewujudkan gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015 lalu mengenai adanya sosialisasi koleksi seni rupa Istana Kepresidenan secara terbuka, Istana Kepresidenan untuk pertama kalinya akan memamerkan karya-karya lukis terbaik dalam Pameran Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan, yang akan digelar di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, pada 1 – 30 Agustus 2016 mendatang.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan, bahwa pameran seni rupa koleksi Istana Kepresidenan itu merupakan rangkaian acara peringatan ulang tahun kemerdekaan RI ke-71.

“Kita akan memasuki bulan Agustus, puncak acara kemerdekaan RI ke-71 nanti pada 17 Agustus, tetapi nanti selama bulan Agustus ini kita mencanangkan sebagai Bulan Kemerdekaan. Jadi mulai tanggal 1 Agustus akan mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan kita ke-71,” ujar Mensesneg kepada wartawa, di  Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Senin (25/7) siang.

Seperti diketahui banyak koleksi istana, terutama koleksi-koleksi lama, lukisan-lukisan yang sangat hebat dari karya-karya , seniman-seniman Indonesia yang dikoleksi, terutama sekali pada zaman Presiden Pertama RI Soekarno.

“Kami ingin memamerkan kolesi Istana untuk dinikmati oleh masyarakat. Ini merupakan pertama kali lukisan-lukisan Istana dibawa keluar dan dipamerkan. Ini sebagai bentuk penghargaan untuk karya-karya besar kita untuk diketahui, ditelaah, dianalisis, untuk dipelajari, dan menginspirasi bangsa kita secara keseluruhan,” papar Pratikno.

Menurut Mensesneg, pameran bertajuk “17/71: Goresan Juang Kemerdekaan” ini akan menampilkan koleksi benda-benda seni yang ada di Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Ia menyebutkan, ada 15.000 item koleksi benda-benda seni yang ada di Istana Kepresidenan, tetapi yang akan dipamerkan adalah  28 lukisan terpilih hasil dari dari 21 pelukis yang berasal dari Istana Kepresidenan Jakarta, yaitu Istana Negara dan Istana Merdeka, Istana Bogor, Istana Cipanas dan Istana Yogyakarta.

Ke-28 lukisan tersebut karya mulai dari tahun 1930, ada juga tahu 40-an, 50-an dan yang realatif baru dalah tahun 70-an. Karya-karya maestro seperti Affandi, Basoeki Abdullah, Diego Rivera, Gambiranom Suhardi, Hendra Gunawan, Henk Ngantung, Ida Bagus Made Nadera, Ir. Soekarno, dll.

“Ini adalah bentuk penghargaan terhadap karya-karya bangsa dan akan menjadi acara rutin ke depan, dan harapannya ini adalah suatu awalan bahwa kita juga ingin mempunyai museum yang bisa menayangkan karya-karya yang sangat berharga ini agar bisa dinikmati oleh masyarakat,” tutur Pratikno.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anis Baswedan yang bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendampingi Mensesneg Pratikno dalam keterangan pers itu, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Galeri Nasional sebagai tempat pelaksanaan pameran dan atas keterlibatan Kemendikbud dari awal.

Anis menggaris bawahi bahwa Presiden Jokowi sudah mengirimkan pesan kepada semua , apa yang ada di wilayah istana ini menjadi milik rakyat, dan ini adalah suatu bukti bahwa koleksi lukisannya bisa diakses.

sumber : setkab.go.id
Mentri Pariwisata Arief Yahya Lounching Tour de Singkarak 2016 Malam Ini Di Gedung Sapta Pesona.

Mentri Pariwisata Arief Yahya Lounching Tour de Singkarak 2016 Malam Ini Di Gedung Sapta Pesona.

Mentri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya (Fhoto : Internet )
Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Menteri Pariwisata Arief Yahya me-launching (meluncurkan) lomba balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2016 di Balairung Soesilo Soedharman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, Senin (25/7) malam ini.

Perhelatan olahraga bertaraf internasional sport and tourism itu merupakan yang kedelapan kalinya digelar di Sumatera Barat sejak dimulai 2009 silam.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal, Kemenpar, Raseno Arya menjelaskan, pelaksanaan TdS 2016 akan dimulai pada 6 Agustus mendatang dari Tepian Danau Singkarak, Kabupaten Solok dan berakhir di Muara Lasak, Kota Padang.

Menurut mantan pembalap motocross Sumbar itu, tahun ini TdS hanya akan melewati 17 kabupaten/kota dengan delapan etape sepanjang 1.100 km. Ini berkurang 200 km dari rencana semula, setelah Solok Selatan tidak bisa diikutkan karena rusaknya kondisi jalan menuju daerah Seribu Rumah Gadang tersebut.

“Ada dua daerah yang tidak  dilalui dari 19 kota/kabupaten di Sumbar, yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Solok Selatan,” jelasnya.

Kota Bukittinggi dan Kabupaten Solok menjadi daerah yang beruntung, karena bisa mengisi kegiatan launching. Kota dengan ikon Jam Gadang akan menampilkan Tarian Sandiko. Sedangkan daerah ‘pemilik’ Danau Singkarak akan menyajikan Tarian Dulang Balego dan Paganagari. Tarian ini diyakini bakal memukau para tamu. Launching akan dihadiri para tokoh masyarakat Minang di perantauan.

sumber : www.singgalang.co.id

Minggu, 24 Juli 2016

Wawako Pariaman Dr.Genius Umar : Kerjasama Pemko dengan IDB Tunjukan Keseriusan Pemko Memberantas Kemiskinan

Wawako Pariaman Dr.Genius Umar : Kerjasama Pemko dengan IDB Tunjukan Keseriusan Pemko Memberantas Kemiskinan

Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Fhoto Bersama Dengan Rombongan Islamic Development Bank (IDB) Di Kediamannya di Bilangan Jati Pariaman  Minggu (24/07) ( Fhoto : Humas Pemko Pariaman )
Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar mengatakan, dengan adanya kerjasama yang dilakukan antara Pemerintah Kota Pariaman dengan IDB yang telah berlangsung sejak tahun 2009 sampai tahun 2016 ini, menunjukan pemerintah serius untuk memberantas kemiskinan dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat yang ada di Kota Pariaman.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar usai menerima kunjungan rombongan Islamic Development Bank (IDB), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam rangka evaluasi dari kegiatan yang telah dibuat oleh IDB di Kota Pariaman yaitu program Integrated Community Driven Development Project (ICDD) baik tahap 1 dan tahap 2, di kediamannya, Jati Pariaman,Minggu (24/7).

“Kami harapkan dengan kerjasama yang telah kita lakukan selama 7 tahun ini, dapat terus kita tingkatkan, sehingga program-program yang ada di IDB, dapat diprioritaskan untuk masyarakat Kota Pariaman, sehingga kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan pemerintah, dapat kita capai,” kata Genius Umar.

Menurut Genius, Islamic Development Bank (IDB) atau Bank Pembangunan Islami, merupakan lembaga keuangan multilateral yang didirikan pada tahun 1975 (1392 H) oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi negara anggota dan masyarakat muslim dinegara bukan anggota, berlandaskan prinsip-prinsip Islami/ Syariah, dan IDB ini mempunyai kantor pusat di Jeddah, Saudi Arabia.

Rombongan IDB ini dipimpin oleh Jalaluddin warga Negara Kenya dan Abuzar asal Indonesia, yang ditunjuk untuk  bertugas di wilayah Indonesia. Konsultan Management Pusat (KMP) Kementerian PU Pera, Laode Jufri , Advisory Program Kotaku Kementerian PU Pera  Arif Rahadi, dan anggota lainya. Konsultan Management Wilayah (KMW) Provinsi Sumbar, Afriadi, dan jajaranya.

Sementara itu Asisten Management Keuangan Korkot V Kota Pariaman Riki Permana mengatakan,  program yang diberikan oleh IDB, bergerak dalam pemberdayaan masyarakat dalam bentuk bantuan PNPM Perkotaan dan sekarang bertransformasi di program Kotaku. Selain itu, IDB menekankan pada 3 Program tridaya yaitu, Ekonomi, Sosial dan Lingkungan, dan hal inilah yang telah kita lakukan selama ini, baik muali dari program PNPM sampai saat ini bernama Kotaku, ucapnya.

“Pada tahun ini, kita akan menyusun database penduduk miskin di wilayah Kota Pariaman, dan untuk implementasi bantuan dari IDB ini, akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang. Yang mana pada tahun lalu bernama (Bantuan Langsung Masyarakat) untuk tahun depan akan berganti dengan BDI (Bantuan Dana Investasi), sehingga masyarakat dapat mempergunakannya untuk peningkatan kualitas hidupnya,” jelas Riki.

Hadir juga dalam kunjungan IDB ini, Kadis PU Kota Pariaman Asrizal, Kepala Bappeda Fadhli, dan Ketua BDC (Bisnis Development Centre) Kota Pariaman Das’ari.  (Darwisman/Humas Kota Pariaman)
 

 
40 UMKM Akan Pamerkan Produk Unggulan di Museum Adityawarman, Sasarannya Peserta Konfrensi Koperasi Internasional

40 UMKM Akan Pamerkan Produk Unggulan di Museum Adityawarman, Sasarannya Peserta Konfrensi Koperasi Internasional

Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Sumatera Barat Akan Pamerkan Produk Unggulan UMKM Sumbar, Bagi Peserta Konfrensi Koperasi Internasional ( Fhoto Ilustrasi )

Padang, BANGUNPIAMAN.COM---Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sumatera Barat akan memamerkan 40 UMKM dan koperasi unggulan dari 19 daerah di halaman Museum Adityawarman. Gelaran produk unggulan itu dibuka Ketua Umum Dekranasda Sumbar, Ny. Nelvi Zuairina.

“Kita memamerkan produk UMKM dan koperasi unggulan untuk dipromosikan pada tamu para tamu yang bakal mengikuti Konferensi Koperasi Internasional (KKI) di Grand Inna Muara Senin (25/7),” ujar Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri, Minggu (24/7) pagi kepada Singgalang.

Dikatakan Zirma, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Koperasi dan UMKM coba menjalinkan kemitraan antara pelaku usaha baik per orangan maupun melalui koperasinya dengan pelaku usaha dan koperasi dari 33 provinsi yang hadir di KKI. Tak hanya itu, dari enam negara yang memastikan ikut KKI juga ada pelaku usaha dan koperasi unggulan yang mereka bawa.

“Kita berharap MEA jadi peluang bagi koperasi dan UMKM kita. KKI jadi inisiasi kerjasama antar koperasi di ASEAN, Asia bahkan dunia,” ujar Zirma.

Diantara produk tersebut ada songket pandai sikek (Tanah Datar), songket unggan, (Sijunjung), produk kulit (Padang Panjang), sulaman bayangan (Pesosir Selatan), sulaman dan bordir (Agam), sulaman dan bordir Mungka (Limapuluh Kota), Bordir dan sulaman (Pariaman), gula aren dan gula tebu (Kabupaten Solok), Bordir dan Kuliner Bunda (Kota Solok), Tampuruang Barendo, Batik Tanah Liek, Sendal & Boneka Flanel (Padang), Songket dan Sarung Silungkang (Sawahlunto), sulaman dan kerancang (Bukittinggi)

Ditampilkan juga produk aneka makanan khas dan olahan dari berbagai daerah. Naik yang doproduksi per orangan maupun oleh koperasi.

Zirma membanggakan diantara produk tersebut ada produk unggulan yang dikembangkan koperasi dengan pendekatan one village one product (OVOP).

sumber : www.singgalang.co.id

Jumat, 22 Juli 2016

Menambang Secara Ilegal Tim  SK4 Padang Pariaman Sita Tiga Mesin Dompeng di Bukik Gonggang Campago Kecamatan V Koto Kampung Dalam

Menambang Secara Ilegal Tim SK4 Padang Pariaman Sita Tiga Mesin Dompeng di Bukik Gonggang Campago Kecamatan V Koto Kampung Dalam

Inilah Mesin Dompeng Yang Diamankan Tim SK4 Padang Pariaman (Fhoto : Yusrizal, SE)


Kampung Dalam, BANGUNPIAMAN.COM----Tim SK4 Kabupaten Padang Pariaman yang merupakan gabungan antara Satpol PP Padang Pariaman, Polres Pariaman dan Kodim 0308 Pariaman sita tiga (3) mesin dompeng di Korong Bukik Gonggang, Nagari Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Jumat (22/7).

Penertiban mesin dompeng yang digunakan untuk menyedot sirtukil dari lokasi tambang yang berdekatan. Namun petugas gabungan harus berenang mengarungi sungai sepanjang 100 meter, karena salah satu mesin dompeng dihanyutkan oleh pemilik.

Kasat Pol PP Padangpariaman, Muhamad Taufik menjelaskan, penertiban yang dilakukan berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan dampak kerusakan yang ditimbulkan aktivitas penambangan Galian C.

"Kita respon informasi dari masyarakat yang resah dengan aktivitas dan dampak kerusakan tambang, kita langsung koordinasi degan kepolisian dan tertibkan," ujarnya.

Aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan tersebut mendapatkan perhatian khusus dari Bupati Padang Pariaman. Selain ilegal, aktivitas penambangan tambang menggunakan mesin dompeng mengganggu dan menimbulkan lingkungan.

"Mendapatkan perhatian khusus dari bapak Bupati Padang Pariaman, selain ilegal, penambangan berdampak buruk bagi lingkungan," sebutnya.

Rudi Marcos (50), salah seorang pemilik mesin dompeng mengatakan, penambangan sirtukil yang ia lakukan baru berlangsung hitungan dua bulan terakhir. Ia mengaku, sedang proses pengurusan izin tambang di Diskoperindag ESDM Kabupaten Padang Pariaman.

"Kita bertiga sedang urus izin, tapi belum diterbitkan oleh Diskoperindag ESDM, kita juga belum disosialisasikan juga terkait dengan penertiban sebelumnya," sebutnya.

Sementara itu Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riko Junaldi, S.IK mengatakan, ketiga unit mesin dompeng yang disita oleh Tim SK4 diamankan ke Mapolres Pariaman untuk keperluan penyelidikan. Selain itu, ketiga pemilik mesin dompeng juga akan dipanggil untuk keperluan penyelidikan.

"Tiga mesin dompeng tadi kita sita dulu untuk keperluan penyelidikan, sedangkan, pemiliknya sudah kita lakukan pendataan awal dan akan minta keterangannya nanti," ujarnya.

Ia menegaskan, penertiban yang dilakukan menjadi shock teraphy bagi pemilik mesin dompeng lain agar menghentikan aktivitas penambangan dan sedot sirtukil.

"Akan dilakukan penertiban dan untuk shock teraphy kepada pemilik dompeng lain, kedepan tidak ada lagi penambangan," tegasnya.

(Darwisman/Humas Padang Pariaman)
Mentri Perhubungan Ignasius Jonan : Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Tiram Kita Tuntaskan Tahun 2017

Mentri Perhubungan Ignasius Jonan : Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Tiram Kita Tuntaskan Tahun 2017

Mentri Perhubungan Ignasius Jonan Ketika Berdiskusi Dengan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Ketika Melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Padang Pariaman Kamis (21/07)
Batang Anai, BANGUNPIAMAN.COM---Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pastikan kelanjutan Pelabuhan Tiram terletak di Kawasan Pantai Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis. Dikatakannya bahwa Pembangunan Pelabuhan Tiram telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019 sesuai program Jokowi-JK dalam memperkuat Bidang Kemaritiman. Pembangunan Pelabuhan Tiram seiring dengan pembangunan pelabuhan-pelabuhan yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Pelabuhan Tiram kita tuntaskan tahun 2017. Saya akan anggarkan dana yang besar, saya tidak mau dananya kecil-kecil," kata Menhub Jonan di hadapan Bupati Ali Mukhni pada kunjungan kerja ke Padang Pariaman di Duku, Kec. Batang Anai, Kamis (21/7).

Diketahui Pelabuhan Tiram seluas 10 hektar itu telah dimulai pembangunannya pada tahun 2014 lalu, namun sempat terhenti terkendala dana. Adapun biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 800 Milyar hingga selesai.

Pelabuhan Tiram diproyeksikan sebagai penyangga Pelabuhan Teluk Bayur untuk mempercepat lalu lintas kapal dan bongkar muat. Lamanya bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur yang memakan waktu berminggu-minggu menyebabkan lambatnya proses pengiriman kepada masyarakat dan tentunya akan menimbulkan kerugian bagi pemakai jasa.

Mendengar pernyataan Menhub itu, Bupati Ali Mukhni menyambut gembira dan mengakui banyak mendapat dukungan terealisasinya pembangunan Tiram yang hanya berjarak 10 menit dari Bandara Internasional Minangkabau. Dukungan datang dari kalangan BUMN hingga pengusaha ekspor dan impor.

"Pelaku usaha mengeluhkan lamanya bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur. Bayangkan saja jika dwelling time bisa lebih satu minggu, maka pengusaha bisa rugi milyaran. Kita tidak mau itu terjadi maka dicarikan solusinya dengan membangun pelabuhan baru di Tiram," kata Ali Mukhni meyakinkan.

Kelanjutan BP2IP Tiram

Selain memastikan kelanjutan Pelabuhan Tiram, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga menuntaskan pembangunan Badan Diklat Ilmu Pelayaran yang berlokasi hanya 200 meter dari Pelabuhan Tiram.

Pembangunan BP2IP Tiram merupakan yang termegah di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2013 yang lalu. Adapun yang disediakan seluas lebih kurang 40 hektar yang diperkirakan menelan biaya Rp. 1,3 trilyun. Hingga tahun 2016 ini dana yang sudah dikucurkan oleh Kementerian Perhubungan sudah mencapai Rp. 300 Milyar dalam tiga tahun terakhir.

Saat ini BP2IP telah beroperasional dalam proses belajar mengajar untuk mencetak pelaut handal yang mengarungi samudara. Keberadaan BP2IP sangat mendesak untuk memenuhi kebutuhan pelaut yang mencapai dua ribu setiap tahunnya di seluruh dunia.

Dukungan Tokoh Nasional Letjen (Purn) Ir. H. Azwar Anas

Pada jamuan makan siang, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga berkomunikasi via telepon dengan mantan Menteri Perhubungan Azwar Anas yang sebelumnya dihubungi oleh Bupati Ali Mukhni.

Dalam pembicaraan itu, Menhub Jonan mengatakan bahwa Bapak Azwar Anas meminta kelanjutan Pembangunan BP2IP dan Pelabuhan Tiram yang merupakan program nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ali Mukhni juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Irwan Prayitno dan DPRD Sumbar yang juga berperan besar terhadap pembangunan Pelabuhan Tiram.

Ditambahkannya bahwa persoalan pembebasan lahan tidak ada masalah karena sudah ada pendekatan dengan ninik mamak dan pemilik tanah. Ia pun apresiasi masyarakat yang telah mendukung program pemerintah yang akan membuka pusat pertumbuhan ekonomi yang baru untuk menggerakkan ekonomi masyarakat ke arah yang lebih baik.

"Masyarakat Padang Pariaman menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila yaitu mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi," kata Bupati yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Ke depan, kata Ali Mukhni, Pelabuhan Tiram juga akan mendukung peningkatan infrastruktur lain seperti pelebaran jalan, berdirinya gudang-gudang penyimpanan, menjamurnya ekonomi kreatif radius lima kilomater sehingga ekonomi masyarakat juga akan te­rangkat.(Darwisman/Humas Padang Pariaman)
Untuk Menjaga Kerahasian Negara, Menpan RB Yuddy Chrisnandi Larang ASN Bermain Game Pokemon Go

Untuk Menjaga Kerahasian Negara, Menpan RB Yuddy Chrisnandi Larang ASN Bermain Game Pokemon Go

Fhoto Ilustrasi Seorang ASN Sedang Asyik Bermain Ipad (Sumber Fhoto Internet)

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi melarang aparatur sipil negara bermain game virtual berbasis GPS, termasuk Pokemon Go di seluruh instansi pemerintah. Menpan RB Yuddy Chrisnandi menyebut alasannya untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan negara.

"Sudah diberikan sinyalmen oleh Badan Intelijen Negara bahwa Pokemon bisa membahayakan kerahasiaan instalasi pemerintah," ujar Yuddy, di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (22/7/2016).

Selain itu, Yuddy menilai permainan Pokemon ini dapat menganggu kinerja PNS. Dia juga mempertimbangkan adanya larangan di instansi pemerintah, objek vital asrama kepolisian dan TNI sehingga mengeluarkan surat edaran nomor: B/2555/M.PANRB/07/2016 pada Rabu (20/7).

"Juga di berbagai tempat ada keluhan yang sama dari kepala satuan-satuan kerja, pejabat setempat, kalau itu menganggu konsentrasi dan memiliki kerawanan keamanan dan kerahasiaan. Oleh karena itu, Istana juga sudah melarang untuk memberikan suatu kepastian tentang situasi ini," kata Yuddy.

Yuddy mengaku telah melakukan koordinasi dengan Badan Intelijen Negara dengan Kepolisian negara juga dengan Kementerian Pertahanan, Kominfo, dan instansi lainnya, terkait pelarangan ini. Ia setuju permainan ini rawan keamanan dan rahasia negara.

"Mendapat merespon ini, jadi dikeluarkanlah surat edaran itu, dan berlaku kepada seluruh aparatur negara untuk tidak bermain game berbasis virtual berbasis GPS di dalam internal lingkungan kantor pemerintah. Jadi alasannya untuk keamanan, dan kerahasiaan," ujar Yuddy.

Berikut aturan yang dibuat Menteri Yuddy Chrisnandi

Sebagai bentuk kewaspadaan nasional dan mengantisipasi timbulnya potensi kerawanan di bidang keamanan dan kerahasiaan instalansi pemerintah, serta menjaga produktivitas dan disiplin aturan sipil negara, bersama ini kami sampaikan kepada para pimpinan di satuan kerja masing-masing untuk melarang aparatur sipil negara bermain game virtual berbasis global positioning system (GPS) di lingkungan instansi pemerintah.

Sehubungan dengan hal tersebut, agar para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di lingkungan masing-masing untuk melakukan pemantauan dalam pelaksanaannya.

Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian dan kerja samanya kami sampaikan terima kasih.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Prof.Dr.H. Yuddy Chrisnandi, ME.


sumber :detik.com

Kamis, 21 Juli 2016

Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Terima Penghargaan Koperasi Award 2016 Dari Menkop dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga

Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Terima Penghargaan Koperasi Award 2016 Dari Menkop dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga

Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Bersama Mentri Koperasi Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (Fhoto Humas )

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar menerima Penghargaan Koperasi Award Tahun 2016 dari Mentri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Penghargaan tersebut diterima pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkonas) ke 69 tahun 2016 yang dilaksanakan di Jambi tanggal 21 Juli 2016. Dimana acara Peringatan Harkonas ini, dibuka langsung  Presiden Joko Widodo.

Untuk Provinsi Sumatera Barat yang mendapat penghargaan Bakti Koperasi dan UKM tahun 2016 yaitu, Walikota Payakumbuh Riza Falapi, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Sijunjung Febrizal Ansori dan Ketua Dekopinda Kabupaten Limapuluh Kota Kasman Kasim.

Genius Umar mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM dan tim penilai yang telah datang di kota Pariaman pada bulan Mei yang lalu, untuk mendengarkan pemaparan atas apa yang telah kita kerjakan, dalam penilaian penerima penghargaan Bakti Koperasi dan UKM tahun 2016, yang Alhamdulillah, akhirnya saat ini dapat menerima penghargaan tersebut, yang diserahkan langsung oleh bapak Menteri, ucapnya.

“Ini semua tidak terlepas dari keinginan masyarakat Kota Pariaman yang mulai memahami arti pentingnya keberadaan koperasi, sebagai salah satu upaya dalam peningkatkan ekonomi kerakyatan di dalam kehidupan mereka sehari-hari, serta kerja keras dari Dinas Koperindag Kota Pariaman dalam memberikan pengarahan kepada koperasi yang ada di Kota Pariaman”, tuturnya.

Lebih lanjut ia menambahkan saat ini Pemerintah Kota Pariaman berupaya untuk menghidupkan kembali koperasi-koperasi yang ada di tengah masyarakat, baik koperasi simpan pinjam , koperasi nelayan, koperasi petani maupun koperasi lainnya, yang secara tidak langsung keberadaan koperasi ini nantinya, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman, tutupnya.

Kadis Koperindag Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit menjelaskan, Wakil Walikota Pariaman telah banyak mengambil peranan dalam membangun kemajuan koperasi di Kota Pariaman. Salah satunya dengan membuat kerjasama dengan Telkom Indonesia dan BNI, dalam rangka membuat Kampung Digital dan Kampung UMKM, serta membuat gerai Toko Online, yang pada saat ini di Kota Pariaman telah ada sebanyak 169 gerai Toko Online.

Kota Pariaman juga telah menandatangani MoU dengan Kementerian Keuangan RI dalam rangka SIKP, yaitu system yang terintegritas dengan Perbankan dalam hal peminjaman modal usaha, yang mana Kota Pariaman melalui Dinas Koperindag kota Pariaman telah mendata 3.959 UMKM yang termasuk dalam SIKP ini, ujarnya.

“Sejak dilantik tahun 2013 lalu, kami langsung dipanggil dan mendapat tugas dari bapak Genius Umar, untuk mengidentivikasi serta pendataan berapa jumlah koperasi yang ada di Kota Pariaman dan berapa yang sudah tidak aktif lagi, berkat bimbingan beliau saat ini sudah ada 7 koperasi yang hampir bubar, telah diaktifkan kembali,” terangnya. Darwisman/Humas Kota Pariaman

Rabu, 20 Juli 2016

Walikota Muklis Rahman Lepas Tiga Pelajar Kota Pariaman Ikuti Jumbara PMR Ke VIII di Kabupaten Pangkajene Propinsi Sulawesi Selatan

Walikota Muklis Rahman Lepas Tiga Pelajar Kota Pariaman Ikuti Jumbara PMR Ke VIII di Kabupaten Pangkajene Propinsi Sulawesi Selatan

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Fhoto Bersama Dengan Tiga Pelajar Kota Pariaman Yang Akan Mengikuti Jumbara PMR di Pangkajane Propinsi Sulawesi Selatan ( Fhoto ; Humas )

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menerima kunjungan dari 3 pelajar asal Kota Pariaman, yang akan mengikuti Jumbara PMR (Palang Merah Remaja) ke VIII tingkat Nasional di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Provinsi Sulawesi Selatan tanggal 25-31 Juli mendatang, bertempat di ruangan walikota, Balaikota Pariaman, rabu 20/7.

Rombongan ini, dipimpin oleh Ketua PMI Kota Pariaman, Syahrul dan pengurus PMI, Kabag Humas Yalviendri, Kepala Sekolah dari para peserta berasal dan peserta Jumbara PMR Nasional asal Kota Pariaman yaitu, Zarma Hanifah (SMAN 2 Pariaman), Annisa Nurul Islami (SMPN 3 Pariaman) dan Sri Aulia Rahmadhini (SMPN 6 Pariaman).

Dalam arahannya Mukhlis Rahman mengatakan sukses untuk pelajar Kota Pariaman yang mengikuti ajang di tingkat nasional, yang secara tidak langsung pelajar Kota Pariaman dapat berbicara di tingkat nasional, ucapnya

“Selamat kepada adik-adik yang akan berangkat di ajang Jumbara PMR tingkat nasional, bawa nama baik Kota Pariaman di mata nasional, dan hendaknya adik-adik juga dapat mempromosikan dan menceritakan apa saja pariwisata dan kebudayaan yang kita punya, sehingga rekan-rekan yang berasal dari seluruh Indonesia nantinya, berkeinginan untuk berwisata ke Kota Pariaman,” kata Mukhlis

Wako juga mengajak utusan Kota Pariaman ini untuk dapat berbuat yang terbaik untuk Kota Pariaman, selalu menjaga kesehatan dan dapat menjadi duta wisata Kota Pariaman di ajang bergengsi ini, tutupnya.

Dalam keteranganya Ketua PMI Kota Pariaman Syahrul mengatakan untuk Sumatera Barat, kontingen Jumbara PMR ini berjumlah 30 orang, dimana 3 orang berasal dari Kota Pariaman melalui ajang seleksi yang telah dilakukan, baik di tingkat Kota Pariaman, maupun di tingkat Provinsi Sumatera Barat, ujarnya.

“Jumbara (Jumpa Gembira) PMR tingkat nasional ini dilakukan 4 tahun sekali, dan tahun ini kali ke VIII di selenggarakan. Kota Pariaman mengutus dari seleksi yang dilakukan sebanyak 3 orang, 2 di tingkat madya (SMP) dan 1 di tingkat Wira (SMA),"kata Syahrul. (darwisman/humas)

Selasa, 19 Juli 2016

Wako Pariaman Mukhlis Rahman : Tanggung Jawab Kader PKK Kedepannya Semakin Berat, Mengingat Semakin Kompleknya Permasalahan

Wako Pariaman Mukhlis Rahman : Tanggung Jawab Kader PKK Kedepannya Semakin Berat, Mengingat Semakin Kompleknya Permasalahan

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Menyuapkan Nasi Tumpeng Kepada Ny.Reni Mukhlis Yang Didampingi Sekdako Armen serta Pengurus PKK Kota Pariaman ( Fhoto : Humas Kota Pariaman )
Kota Pariaman Humas — Walikota Pariaman Mukhlis Rahman berterima kasih mengapresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PKK mulai dari kelompok dasa wisma, desa/kelurahan, kecamatan hingga kota Pariaman. Karena selama ini atas pengabdiannya telah mendukung seluruh program Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara memperingati Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) Ke 44 tahun 2016 tingkat Kota Pariaman yang diadakan di Aula Balaikota Pariaman, Selasa (18/7).

Mukhlis Rahman juga menegaskan tanggung jawab Kader PKK ke depan akan semakin berat, mengingat semakin kompleksnya permasalahan sosial kemasyarakatan di kawasan perkotaan, seperti masalah kekerasan dalam rumah tangga dan anak, kasus-kasus perceraian serta peningkatan taraf perekonomian keluarga di kawasan pedesaan.

“PKK perlu menetapkan strategi untuk lebih meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dengan melaksanakan kegiatan di wilayah Desa/Kelurahan Binaan agar mampu menentukan program-program strategis yang bermanfaat bagi peningkatkan kualitas hidup masyarakat” kata Mukhlis

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Reni Mukhlis mengatakan agar segenap jajaran TP PKK, baik di tingkat Kota, Kecamatan serta Desa/Kelurahan, harus membuktikan kinerjanya dan memperkuat peran kelompok Dasawisma yang ada di daerah tempat tinggalnya, yang merupakan ujung tombak dari gerakan PKK.

“Keberhasilan Program-Program Kesejahteraan Keluarga sangat ditentukan oleh adanya keterpaduan antara gerakan keswadayaan dan partisipasi masyarakat dengan bimbingan dan fasilitas teknis dari berbagai instansi atau lembaga terkait,” kata Reni Mukhlis.

Ny. Reni Mukhlis menuturkan selaku Pembina TP PKK Kota Pariaman, dia mengharapkan agar program pemerintah daerah yang berkaitan langsung dengan peran serta masyarakat, sewajarnya dapat melibatkan peran serta dari Tim Penggerak PKK.

Dalam sejarah singkat PKK yang disampaikan oleh Ibu Lucy Gernius, mengatakan,  PKK merupakan gerakan pembangunan masyarakat bermula dari seminar home economic di Bogor tahun 1957 yang menghasilkan rumusan 10 segi kehidupan keluarga hingga sekitar tahun 1967 kehidupan sebagian masyarakat Jawa Tengah sangat menyedihkan, khususnya di daerah Dieng Kabupaten Wonosobo, diantara mereka banyak yang menderita Honger Odeem  (HO) yang menyentuh hati ibu Istriati Moenadi sebagai istri Gubernur Jawa Tengah.

ia merasa bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakatnya dan berinisiatif membentuk PKK di Jawa Tengah dari tingkat provinsi sampai tingkat desa dan kelurahan dengan susunan pengurus terdiri dari istri pimpinan daerah, tokoh masyarakat, perempuan dan laki-laki untuk melaksanakan 10 segi pokok PKK secara intensif.

Setelah beberapa perubahan pada tahun 2010 diselenggarakan Rakernas VII PKK yang dipimpin oleh ketua umum TP PKK ibu  Hj. Vita  Gamawan  Fauzi, SH yang menghasilkan rumusan antara lain penyesuaian  dan penetapan Hari Kesatuan Gerak PKK dari tanggal 27 Desember menjadi tanggal 4 Maret.

Pada tahun 2013 diterbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 1 tahun 2013 tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan  Keluarga yang antara lain mengatur bahwa Dewan penyantun berubah menjadi Pembina sehingga Menteri  dalam Negeri menjadi Ketua Pembina TP PKK Pusat, Gubernur Ketua Pembina TP PKK Provinsi sampai dengan Kepala Daerah, Camat, Kepala Desa/Lurah sebagai ketua Pembina di wilayahnya masing-masing.

Ketua Panitia peringatan HKG PKK ke 44 tahun 2016 tingkat Kota Pariaman Ny. Afnee Armen menjelaskan bahwa dalam rangkaian peringatan ini, telah dilaksanakn beberapa kegiatan yaitu, melaksanakan lomba kelompok dasawisma berprestasi, melaksanakan lomba PKK KB Kesehatan, Melaksanakan lomba dalam rangka Jambore kader PKK, ungkapnya.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memasyarakatkan Gerakan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip, dari, oleh dan untuk masyarakat yang sudah dilaksanakan oleh TP PKK kota Pariaman, serta meningkatkan pemahaman segenap jajaran TP PKK, masyarakat dan seluruh komponen bangsa tentang keberadaan tujuan program dan kegiatan PKK dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, tutupnya. 

Hadir dalam acara ini Sekda Kota Pariaman Armen, Kepala SKPD, Kabag dan Camat se Kota Pariaman, Pengurus TP PKK Kota Pariaman dan Tim Pokja yang ada di Kota Pariaman, Ketua TP PKK Kecamatan dan pengurus serta Ketua TP PKK Desa/Kelurahan yang ad di Kota Pariaman.

(Darwisman/Humas Kota Pariaman)
Padang Pariaman Akan Menjadi Pusat Kawasan Industri Terpadu di Propinsi Sumatera Barat

Padang Pariaman Akan Menjadi Pusat Kawasan Industri Terpadu di Propinsi Sumatera Barat

Padang Pariaman Akan Menjadi Pusat Kawasan Industri Terpadu di Propinsi Sumatera Barat. Gambar Atas Ketika Bupati Meninjau Lahan di Kayutanam, Sebagai Lokasi Pembangunan Kampus Universitas Negeri Padang beberapa waktu lalu. (Fhoto Dok : Humas Padang Pariaman)
Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Kabupaten Padang Pariaman kembali dipercaya sebagai pusat lokasi pembangunan kawasan industri terpadu di Sumatera Barat. Kawasan industri tersebut diproyeksikan adanya pembangunan pabrik bidang elektronik, ekonomi kreatif, industri, laboratorium dan lainnya sebagainya. Adapun lokasi direncanakan yaitu di Nagari Sikabu dan Lubuk Alung dengan luas lahan sebanyak 3000 hektar.

Kadis Koperindag dan ESDM Rustam mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan proses penentuan titik koordinat kawasan industri dengan tim yang melibatkan SKPD terkait seperti Bapedda, Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Bagian Perekonomian, Dinas Pekerjaan Umum, Camat Lubuk Alung, Wali Nagari Sikabu, Wali Nagari Lubuk Alung, KAN dan unsur lainnya.

"Insya Allah, penentuan lokasi kawasan industri terpadu selesai dalam dalam waktu dekat dan dituangkan dalam SK Bupati," kata Rustam di Media Center Kantor Bupati di Parit Malintang, Selasa (19/7).

Dikatakannya, bahwa adanya pembangunan kawasan industri terpadu akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman ke depan. Pada akhir tahun 2015, pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman mencapai 7,12% menurut data BPS. Jika pembangunan kawasan industri terpadu ini terealisasi maka diperkirakan pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman bisa meningkat minimal 1%.

"Artinya naiknya pertumbuhan ekonomi sebesar 1% akan menyerap tenaga kerja sebanyak 200 ribu orang. Jadi kawasan industri terpadu ini sangat efektif untuk mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja masyarakat," kata mantan Sekretaris DPPKA itu.

Dijelaskannya,  bahwa ditetapkannya Padang Pariaman sebagai pusat kawasan industri terpadu di Sumatera Barat berawal adanya pertemuan Menteri Perindustrian Saleh Husin bersama Gubernur, Bupati/Wallikota dan beserta kadis se-Sumbar yang membidangi perindustrian pada awal tahun 2015 lalu.

"Ketika itu Bapak Menteri memberi sinyal bahwa akan dibangun kawasan industri di wilayah Sumatera dengan syarat menyediakan lahan tanpa ganti rugi seluas 10 ribu hektar" tukuk Mantan Kepala Kantor Pelayanan dan Perizinan itu.

Menindaklanjuti program pembangunan kawasan industrui terpadu tersebut, maka Gubernur Irwan Prayitno menanyakan kesanggupan Bupati Ali Mukhni untuk menyediakan lahan yang diminta oleh Menteri Perindustrian itu.

"Untuk kepentingan umat, Kami siap sediakan lahan 50 ribu hektar pak Gubernur" kata Rustam menirukan ucapan Bupati Ali Mukhni.

Atas kesanggupan Orang Nomor satu di Padang Pariaman itu maka Gubernur Sumbar menerbitkan Surat Keputusan Nomor 530-192-2015 tentang Pembentukan Tim Kerja Pendirian Kawasan Kota Industri Baru di Sumatera Barat. Kemudian ditindaklanjuti dengan SK Bupati Padang Pariaman Nomor 115/Kep/BPP/2015 Tentang Pembentukan Tim Kerja Pendirian Kawasan Kota Industri Baru.

Secara terpisah, Bupati Ali Mukhni mengatakan pembangunan kawasan industri terpadu merupakan impian yang menjadi kenyataan. Dengan dukungan Gubernur, Ia berupaya menyakinkan pemerintah pusat untuk menetapkan Padang Pariaman sebagai kawasan industri terpadu.

Dipilihnya Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman sebagai kawasan industri terpadu sangat beralasan dan strategis. Pertama, lokasi berada dekat bandara dimana jarak tempuh Bandara-Lubuk Alung hanya 20 menit. Kedua, adanya Pelabuhan Tiram yang sedang proses.pembangunan dimana jarak tempuh 25 menit. Ketiga, berada di pinggir jalan Duku-Sicincin sebagai jalan utama Padang-Bukittinggi ke depan.

"Insya allah tahun ini disiapkan masterplan dengan dana satu milyar. Tahun depan kita minta Bapak menteri Perindustrian menganggarkan sebesar 200 milyar," kata Bupati yang dikenal jago lobi itu memang sedang gencar menjadikan daerahnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumbar.

Adanya keberadaan kawasan industri terpadu itu, Ali Mukhni optimis Padang Pariaman bisa bersaing dengan daerah maju di Indonesia terutama untuk menekan angka.kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Darwisman/Humas Padang Pariaman)

Senin, 18 Juli 2016

Wawako Pariaman Genius Umar Berdialog dan Motivasi Siswa Baru SMKN 3 Pariaman

Wawako Pariaman Genius Umar Berdialog dan Motivasi Siswa Baru SMKN 3 Pariaman

PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH Wawako Pariaman Genius Umar Berdialog dan Motivasi Siswa Baru SMKN 3 Pariaman, Senin (18/7) di Halaman Sekolah Setempat  ( Fhoto Humas Kota Pariaman )

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---- Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang dahulu lebih dikenal dengan MOS (Masa Orientasi Sekolah), harus lebih kepada peningkatan nilai diri dari siswa itu sendiri, baik dengan peningkatan kedisiplinan, menggali potensi diri dari jurusan yang diambil, dan juga menjaga ketahanan fisik, sehingga mampu beradaptasi disituasi apapun, karena di SMKN 3 Pariaman ini, lebih banyak menyiapkan generasi pelaut yang handal, yang siap kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam penjelasannya kepada para siswa baru PLS di lingkungan SMKN 3 Pariaman, manggung, senin (18/7). Dalam kunjungannya ke sekolah bermotokan “Lautan Tantangan peluang dan Sumber Kehidupan”  ini, dan sekolah yang menerapkan sekolah semi meliter , dimana SMKN 3 Pariaman bekerjasa dengan Lantamal II Padang dan Kodim 0308 Pariaman dalam memberikan materi kedisiplinan kepada murid-muridnya, ungkapnya.

“Disiplin itu sangat penting dalam membentuk kepribadian kita, dengan telah dimulainya adik-adik menerima pelatihan kedisiplinan melalui Pengenalan Lingkungan sekolah (PLS) ini, diharapkan adik-adik dapat terus menjalaninya di kehidupan sehari-hari, sehingga benar-benar dapat menjadi generasi yang handal dan siap kerja, karena dunia usaha sangat memerlukan orang-orang yang disiplin”, tukas Genius Umar.

Dalam kesempatan ini, Genius Umar selain memberikan motivator, juga mengajak dialog kepada para siswa baru yang mengikuti PLS, tentang apa yang melandasi mereka memilih sekolah SMKN 3 Pariaman, semangat mereka untuk belajar dan potensi apa yang dimiliki oleh mereka.

Kepala sekolah SMKN 3 Pariaman Raffrudin menjelaskan SMK ini berorientasi pada dunia kerja. Jadi, para siswa dididik untuk benar-benar menguasai pelajaran sesuai bidangnya, guna memudahkan mereka mendapat pekerjaan. Banyaknya tawaran yang didapat siswa usai Prakerin, menjadikan MoU antara SMKN 3 dengan pihak perusahaan mudah dilaksanakan, ucapnya.

“Hampir 90 persen lulusan SMKN 3 Pariaman, sudah bekerja, daerah kapalnya meliputi Bali, Sorong, Tanjung Pinang, Batam, Lampung, serta Jawa Tengah.  Jepang juga menjadi sasarankita , dimana SMKN 3 Pariaman sudah mengirim siswa-siswa  terbaiknya”, tuturnya.

Jumlah peserta didik yang mendaftar di SMKN 3 Pariaman sebanyak 625 orang, dan yang telah mendaftar ulang dan mengikuti PLS, sebanyak 355 orang, yang mana nantinya akan dibagi menjadi 15 kelas dengan 6 jurusan yang ada yaitu Nautika Kapal Penangkap ikan (NKPI), Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI), Teknik Pendingin dan Tata Usaha (TPTU), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Agribisnis Perikanan (AGP) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

(Darwisman/Humas Kota Pariaman)
Ketua PKDP Pekanbaru Terpilih Agusman Sikumbang Bersilaturahmi Dengan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni.

Ketua PKDP Pekanbaru Terpilih Agusman Sikumbang Bersilaturahmi Dengan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni.

Ketua PKDP Kota Pekanbaru Terpilih Agusman Sikumbang beserta pengurus bersilaturahmi Bupati Ali Mukhni didampingi Anggota DPRD Tri Suryadi dan Ketua KPU Vifner di di Ruang kerjanya di Parit malintang, Senin (18/7).(Fhoto : Humas Padang Pariaman )

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---- Pesatnya pembangunan Padang Pariaman tidak terlepas dukungan moril dan materil dari Perantau yang peduli kampung halaman. .

"Tanpa dukungan perantau, kita tak bisa berbuat banyak untuk akselerasi program dan kebijakan daerah untuk kesejahteraan masyarakat," kata Bupati Ali Mukhni di ruang kerjanya di Parit malintang, Senin (18/7), ketika menerima kunjungan Ketua PKDP Pekanbaru terplih Agusman Sikumbang beserta pengurus. Pada kesempatan tersebut Bupati didampingi Anggota DPRD Tri Suryadi, Ketua KPU Vifner dan Kabag Humas Hendra Aswara.

Ali Mukhni mencontohkanb, perantau turut aktif membantu pemerintah daerah menggaet dana pusat untuk pembangunan infrastruktur yang bernilai milyaran hingga trilyunan rupiah. Kemudian perantau juga berperan dalam pembebasan lahan untuk kepentingan umum sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.

"PKDP punya andil dalam pembangunan sesuai motto yang kita sepakati yaitu Dengan Kebersamaan Kita Bangun Padang Pariaman. Ke depan kita berharap peran PKDP semakin banyak lagi," kata peraih Satya Lencana pembangunan tahun lalu itu.

Sementara Ketua PKDP Kota Pekanbaru terpilih Agusman Sikumbang mengaku bangga dengan kemajuan Padang Pariaman yang dipimpin oleh Bupati Ali Mukhni. Berbagai mega proyek nasional berhasil dibawa ke Padang Pariaman yang tentunya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.

"Wajah Padang Pariaman sudah berubah. Kini sudah ada BP2IP Tiram, Asrama Haji, Jalan Lingkar Duku Sicincin dan masih banyak lagi. Ini tandanya Bapak Bupati telah terbukti serius membangun ranah tercinta," kata pria asal Sungai Limau itu.

Diakuinya pembangunan di Padang Pariaman lebih mencolok dari daerah lain. Kelihaian Ali Mukhni dalam melobi pemerintah pusat serta komunikasi yang baik dengan Legislatif menjadikan Padang Pariaman sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.

"Bukan mustahil nantinya Bapak Ali Mukhni menjadi Gubernur di masa yang akan datang," kata Magister Ilmu Hukum itu.

Pada kesempatan itu ia juga mengundang Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni untuk menghadiri pelantikan Ketua dan Pengurus PKDP Pekanbaru yang dijadwalkan pada tanggal 13 Agustus mendatang.

"Kami mohon kesediaan Bapak Bupati untuk datang sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat rantau yangada di Pekanbaru," kata Pria 51 tahun itu. (Darwisman/Humas Padang Pariaman)

Minggu, 17 Juli 2016

Grand Final Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman Berlangsung Meriah. Novri M Fikri Terpilih Sebagai Cik Ajo dan Lisa Sebagai Cik Uniang

Grand Final Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman Berlangsung Meriah. Novri M Fikri Terpilih Sebagai Cik Ajo dan Lisa Sebagai Cik Uniang

Peserta Grand Final Cik Ajo dan Cik Uniang Kota Pariaman Fhoto Bersama Di Depan Tugu Tabuik Pariaman. ( Fhoto Humas Kota Pariaman

Walikota Pariaman Mukhlis Pariaman dan Istri Reni Muklis Fhoto Bersama Dengan Cik Ajo M Fikri dan Cik Uniang Lisa ( Fhoto : Humas Kota Pariaman
Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Pagelaran Grand final cik uniang cik ajo Kota Pariaman yang menghadirkan 10 pasang kontestan berlangsung dengan meriah dan dipenuhi banyak pengunjung. Acara ini di gelar hari sabtu malam (16/7), di simpang tugu tabuik Pariaman.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Efendi Jamal, pelaksanaan grand final ini merupakan puncak acara pemilihan cik uniang cik ajo (cuca) yang sebelumnya dilaksanakan proses seleksi.

" 42 orang peserta yang berasal dari Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman diseleksi secara administrasi, teknikal meeting, wawancara dan one day tour ke tempat- tempat wisata yang ada di Kota Pariaman, hasilnya 10 orang peserta lulus untuk mengikuti grand final malam ini." Ucapnya dalam menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman yang membuka secara resmi, mengungkapkan apresiasinya kepada penyelenggaraan cuca ini, baik dari panitia, juri, Polres, Dandim dan semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Ia berharap duta wisata yang terpilih nanti mampu mempromosikan wisata Kota Pariaman baik nasional maupun internasional.
" Pemerintah Daerah berusaha agar pariaman ramai setiap hari, banyak even yang diselenggarakan diantaranya Festifal pesona gandoriah,fashion parade, Pesta pantai, tabuik termasuk Cik uniang dan cik ajo serta even lainnya." Ungkap Mukhlis dalam sambutanya.

Ia menambahkan, pesta pantai yang digelar selama 10 hari (7-17/7), mampu meningkatkan 300 ribuan pengunjung dan puluhan ribu pengunjung ke pulau angso duo sehingga dapat menggairahkan ekonomi masyarakat.

Terpisah Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar mengungkapkan kegembiraannya atas suksesnya penyelenggaraan even yang dilaksanakan, ia berharap cik uniang dan cik ajo yang terpilih mampu mempergunakan potensi dan kemampuannya untuk pembangunan Kota Pariaman terutama mempromosikan Wisata Kota Pariaman ke depan.

Hasil Keputusan Juri terpilih cik Ajo, Novri M.Fikri, dan Cik Uniang, Lisa, sebagai Duta wisata Kota Pariaman tahun 2016 yang diutus untuk pemilihan duta wisata tingkat propinsi.(darwisman/humas kota pariaman)

Sabtu, 16 Juli 2016

Banyak Sampah Ditemui Diperairan Indonesia, Plastik, Botol Mineral Sampai Bikini Berserakan di Lautan

Banyak Sampah Ditemui Diperairan Indonesia, Plastik, Botol Mineral Sampai Bikini Berserakan di Lautan

Banyak Sampah Ditemui Diperairan Indonesia, Plastik, Botol Mineral Sampai Bikini Berserakan di Lautan. Butuh Kepedulian Kita Bersama Untuk Tidak Lagi Membuang Sampah Ke Laut (Sumber Fhoto Zak.Noylea/frame)

Papua, BANGUNPIAMAN.COM - Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang luar biasa. Baik di darat maupun di laut, Indonesia merupakan gudang spesies hewan dan tumbuhan. Perairan Indonesia bahkan termasuk sebagai Coral Triangle (segitiga terumbu karang), pusat dari biodiversitas laut dunia.

Sayangnya tak semua orang peduli akan keberlangsungan hayati laut ini. Masih banyak sampah yang ditemui di perairan Indonesia.

"Banyak plastik, kemudian botol air mineral, botol bir," ungkap Evi Nurul Ihsan, Monitoring and Surveilance Officer Sumber Daya Laut dari WWF Indonesia yang ditemui Kompas Travel saat acara Ekspedisi Saireri WWF Indonesia di Papua, beberapa waktu yang lalu.

Selain sampah plastik, jenis sampah rumah tangga menurut Evi juga banyak dijumpai saat menyelam di laut. "Bungkus mi instan, deterjen, sabun cair itu banyak sekali. Pakaian juga banyak, kadang ada bikini, celana dalam, dan karung," kata Evi.

Selama menyelam dan mengambil data hayati bawah laut, Evi mengatakan jika wilayah perairan barat Indonesia cukup memprihatinkan."Sebenarnya banyak faktor yang merusak kondisi perairan, misalnya daerah yang makin banyak dilewati perahu motor, limbah oli yang tumpah juga berkontribusi merusak kondisi perairan," jelasnya.

Padahal terumbu karang, menurut Evi, sejatinya butuh lingkungan perairan yang bersih dan cahaya yang cukup untuk dapat tumbuh.

"Kalau wilayah timur ancaman terjadi lebih ke destruktif fisik, seperti menangkap ikan dengan bom. Bahkan di beberapa lokasi wisata kelas dunia juga masih banyak penangkapan ikan dengan cara yang tak ramah lingkungan," tutur Evi.

Pengelolaan sampah, khususnya di daerah wisata memang masih menjadi persoalan sampai sekarang. Oleh karena itu, sebagai wisatawan akan sangat baik jika ikut menanggulangi masalah sampah.

Untuk menjaga kebersihan laut lakukan hal-hal berikut:

- hindari kemasan sachet,

- kurangi konsumsi camilan dari kemasan plastik

- hindari peralatan makan sekali pakai

- jangan gunakan plastik kresek

- jika terpaksa "menyampah", simpanlah sampah untuk dibuang di tempat sampah

- gunakan kantung kain sebagai pengganti plastik kresek

- hindari pengunaan kertas minyak pembungkus makanan

sumber:kompas

Jumat, 15 Juli 2016

Mendikbud Anis Baswedan Larang Praktik Perploncoan, Atribut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Harus Atribut Sekolah

Mendikbud Anis Baswedan Larang Praktik Perploncoan, Atribut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Harus Atribut Sekolah

Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan Larang Praktik Perploncoan, Atribut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Haruslah Atribut Sekolah
Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan telah mengeluarkan larangan tentang praktik perploncoaan bagi siswa baru. Larangan itu tertuang dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.

Anies mengatakan, merujuk pada permendikbud itu maka atribut yang digunakan siswa baru saat menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah adalah atribut resmi sekolah dan bukan atribut aneh-aneh yang terkesan merendahkan akal sehat. Ia mencontohkan topi yang aneh-aneh, tas dari kantong plastik atau karung, serta berbagai macam tugas yang tak masuk akal seperti berbicara dengan benda mati.

“Saya pernah mengalami disuruh berbicara dengan spion. Itu kan merendahkan akal sehat. Jadi setop perploncoan yang mengabaikan akal sehat. Sekolah seharusnya menjadi tempat berkembangnya akal sehat,” ujar Anies di Jakarta, Kamis (14/7).

Ia menjelaskan dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 juga diatur tentang penyelenggara masa pengenalan lingkungan sekolah yang harus seluruhnya guru. Waktunya pun dilakukan saat jam pelajaran sekolah, bukan di luar jam sekolah.

Pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama tiga hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran. Sosialisasi tentang Permendikbud itu juga telah dilakukan Kemendikbud beberapa waktu lalu, baik secara struktural maupun kampanye di berbagai media.


“Kami memanggil seluruh kepala dinas (pendidikan). Kami lakukan sosialisasi secara detail. Kami juga sampaikan kepada para pengawas (sekolah). Peraturan juga sudah disebar ke setiap sekolah. Kami juga melakukan kampanye dengan berbagai media, misalnya media sosial dan media massa,” tuturnya.

Anies  juga mengimbau masyarakat yang menemukan penyimpangan atau tindakan perploncoan dalam masa pengenalan lingkungan sekolah agar melaporkannya ke Kemendikbud. Laporan bisa melalui laman sekolahaman.kemdikbud.go.id atau pesan singkat ke nomor 0811976929.

sumber : jpnn

Kamis, 14 Juli 2016

Anak Sapi Hasil Embrio Transfer Lahir  Untuk Pertama Kalinya di Padang Pariaman

Anak Sapi Hasil Embrio Transfer Lahir Untuk Pertama Kalinya di Padang Pariaman


Inilah Anak Sapi Hasil Embrio Transfer Yang Lahir Tersebut. Ini Merupakan Pertama Kalinya di Kabupaten Padang Pariaman (Fhoto : Riska)
Sungai Limau, BANGUNPIAMAN.COM---Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan (Distanakhut) Bidang Peternakan melakukan monitoring kelahiran anak sapi hasil embrio transfer di Korong Duku Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau Selasa (12/7) lalu.

Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Padang Pariaman seperti dirilis Riska TKIP Distanakhut melaporkan, kelahiran anak sapi tersebut merupakan sapi hasil transfer embrio pertama di Padang Pariaman.

Transfer embrio merupakan proses mulai dari pemilihan sapi donor, sinkronisasi birahi, super ovulasi, inseminasi koleksi embrio penanganan dan evaluasi embrio, transfer embrio pemeriksaan kebuntingan sampai dengan kelahiran.

Embrio yang ditransfer tersebut dibuahi di luar, setelah berumur 7 hari disumbangkan pada rahim sapi yang telah disiapkan dengan kriteria induk sapi tersebut sehat, memiliki corpus luteum dan masa birahinya lewat 7 hari. 14 hari setelah penanaman embrio, induk sapi dikontrol apabila induk tidak menunjukan gejala birahi maka kemungkinan embrio tersebut implant (melekat). Setelah kandungannya 3 bulan dilakukan pemeriksaan kebuntingan.

Transfer embrio kali ini dilakukan pada induk sapi simmental dan jenis embrio limosin. Embrio sendiri berasal dari Balai Embrio Transfer Cipelang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Sumatera Barat kerjasama dengan Balai Embrio Transfer Cipelang.

DARWISMAN