Jumat, 30 September 2016

Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10 – 13,4 Persen, Mulai Diberlakukan Tahun 2017

Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10 – 13,4 Persen, Mulai Diberlakukan Tahun 2017

Mentri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Ketika Menjawab Pertanyaan Wartawan
Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM----Setelah menjadi perbincangan publik di dua bulan terakhir, pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan besarnya tarif cukai rokokuntuk tahun 2017. Kenaikan cukai ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor: 147 /PMK.010/2016.

“Kenaikan tarif tertinggi adalah sebesar 13,46 % untuk jenis hasil tembakau Sigaret Putih Mesin (SPM) dan terendah adalah sebesar 0 % untuk hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (SKT) golongan IIIB, dengan kenaikan rata-rata tertimbang sebesar 10,54%. Selain kenaikan tarif, juga kenaikan harga jual eceran (HJE) dengan rata-rata sebesar 12,26%,” kata Sri Mulyani saat mengumumkan besarnya tarif cukai untuk tahun 2017 di Kantor Pusat Bea Cukai, Jumat (30/09).

Menurut Menkeu, kenaikan tarif cukai rokok tersebut sudah dibicarakan dengan berbagai stakeholder, baik pihak yang peduli dengan kesehatan dan lapangan pekerjaan, petani tembakau, maupun asosiasi pengusaha rokok. Selain itu juga dilakukan pertemuandan diskusi dengan pemerintah daerah, yayasan, dan universitas.

“Dari pertemuan dan diskusi yang diselenggarakan, ditarik kesimpulan bahwa kenaikan cukai merupakan langkah yang harus ditempuh dalam rangka pengendalian konsumsi dan produksi,” jelas Sri Mulyani seraya menambahkan, bahwa kenaikan tersebut harus berimbang, sehingga tidak berdampak negatif terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan dan kesempatan hidup bagi industri kecil.

Menkeu juga menambahkan, dalam rangka pengamanan di bidang cukai, pemerintah pada tahun ini meningkatkan pengawasan khususnya terkait dengan peredaran mesin pembuat rokok. Hal ini sejalan dengan data intelijen dan hasil survei bahwa pelanggaran yang paling besar adalah rokok sigaret kretek mesin(SKM).

Untuk menjamin efektivitas dan juga menghasilkan outcome yang diharapkan, menurut Menkeu, Bea Cukai akan melakukan pendataan mesin pembuat rokok bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan instansi lainnya.

“Kami berharap hal ini dapat berkorelasi positif dengan penerimaan dari sektor cukai. Di tahun 2017, ditargetkan penerimaan cukai sebesar 149,8 Triliun, yang merupakan 10,01% dari total penerimaan perpajakan. Walaupun ada sedikit penurunan, namun kontribusinya masih cukup signifikan,” kata Sri Mulyani.

Rugikan Kesehatan

Sebelumnya Menkeu Sri Mulyani mengemukakan, pemerintah menyadari bahwa rokok merugikan kesehatan masyarakat sehingga harus dibatasi. Hal ini sejalan dengan prinsip pengenaan cukai yaitu untuk mengendalikan konsumsi dan mengawasi peredaran.

Selain aspek kesehatan, lanjut Menkeu, pemerintah juga perlu memperhatikan aspek lain dari rokok, yaitu tenaga kerja, peredaran rokok ilegal, petani tembakau, dan penerimaan negara. “Oleh karena itu, seluruh aspek tersebut perludipertimbangkan secara komprehensif dan berimbang dalam pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan harga dan cukai rokok,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk kepentingan kesehatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam 10 tahun terakhir telah mengurangi jumlah pabrik rokok dari 4.669 pabrik menjadi 754 pabrik di tahun 2016.

Tidak hanya itu, pertumbuhan produksi Hasil Tembakau pun, menurut Menkeu, telah dikendalikan, sehingga selama 10 tahun terakhir menunjukkan tren yang negatif yaitu sebesar -0,28%, dimana pada saat yang bersamaan jumlah penduduk Indonesia tumbuh sebesar 1,4%.

“Hal ini membuktikan bahwa secara riil pemerintah dapat menekan konsumsi rokok secara cukup signifikan,” tegas Sri Mulyani.

Berbicara soal penerimaan negara, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kontribusi cukai terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga kini berada pada kisaran 10-12%. Untuk tahun 2014 kontribusi cukai terhadap APBN adalah sebesar 12,29%, tahun 2015 sebesar 11,68%, dan tahun 2016 sebesar 11,72%.

“Walau berkontribusi cukup besar, namun angka dan peranannya menunjukkan penurunan yang berarti,” jelas Sri Mulyani.

Selain mengumumkanbesaran tarif cukai untuk tahun 2017, dalam kesempatan yang sama Menkeu Sri Mulyani yang didampingi Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi juga menggelar konferensi pers hasil penindakan di bidang cukai.

Penindakan yang dilaksanakan di Jakarta dan Klaten, Jawa Tengah tersebut, menurut Sri Mulyani, menghasilkan tangkapan berupa rokok ilegal sejumlah 11.266.600 batang dan satu buah mesin pembuat rokok merek Shenzen yang berkapasitas produksi 1.500 batang rokok per menit.

“Hal yang menjadi atensi kita bersama ialah rokok ilegal sangat membahayakan kesehatan dan ketersediaan lapangan pekerjaan, karena mempengaruhi jumlah produksi rokok legal,” ungkap Sri Mulyani.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah harus memberi ruang pengusaha tembakau lokal untuk menjual produknya pada industri rokok, sambil juga menyusun langkah-langkah agar petani tembakau dan pihak-pihak yang terkait beralih pada industri lain.

Untuk itu, lanjut Menkeu, pemerintah akan menyusun tata niaga impor tembakau. Selain itu pemerintah merancang kebijakan terkait industri rokok agar dapat mengalihkan dari pasar domestik ke pasar internasional, melalui kebijakan pemberian fasilitas dalam bentuk kawasan berikat atau fasilitas lainnya.  

Sumber :Biro Infokom Kemenkeu

Rabu, 28 September 2016

Pemko Pariaman Bedah 157 Rumah Tidak Layak Huni, Dengan Total Anggaran Dua Milyar Empat Puluh Empat Juta Rupiah

Pemko Pariaman Bedah 157 Rumah Tidak Layak Huni, Dengan Total Anggaran Dua Milyar Empat Puluh Empat Juta Rupiah

Wakil Walikota Pariaman Menyerahkan Bantuan Kepada Salah Seorang Warga Yang Mendapat Bantuan Untuk Merehab Rumahnya Yang Tidak Layak Hunyi, Selasa 27 September 2016 di Mesjid Raya Pauh Pariaman Tengah ( Fhoto : Andi Sikumbang/Yalviendri)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Sebanyak 157 KK miskin menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar di Masjid Raya Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa 27 September 2016

Menurut Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Pemerintah Kota Pariaman akan berusaha untuk mengurangi angka kemiskinan melalui pemberian bantuan kepada Masyarakat miskin, baik bantuan bedah rumah, bantuan jaminan pendidikan dan kesehatan melalui program keluarga Harapan (PKH) yang bersumber dari APBN. "Dengan keterbatasan dana APBD, Pemko akan terus mengait dana bantuan pusat untuk percepatan penanggulangan kemiskinan," tukas Genius.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian ini menurut Genius mampu menurunkan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Pariaman. "Terima dan jalankanlah program bantuan dengan sebaik-baiknya jika berhasil akan dicarikan bantuan lanjutannya,"ungkap Genius dengan bersemangat.

Pada tahun 2016 masih terdapat 1053 RTLH yang perlu bantuan akibat gempa beberapa tahun yang lalu. Dengan Kebijakan Pemerintah Pusat yang tidak memperbolehkan peganggaran bansos dan hibah maka Pemerintah Kota Pariaman mengajukan 800 RTLH untuk menerima bantuan bedah rumah.Akhirnya disetujui oleh Kementerian sebanyak 157 Unit RTLH yang tersebar di Kecamatan Pariaman Tengah dan Pariaman Timur dengan total dana 2.044.000.000 (dua milyar empat puluh empat juta rupiah).

Pejabat Pembuat Komitmen Rumah Swadaya SNVT penyedia perumahan Propinsi Sumatera Barat, Efni Uslinda menyebutkan bahwa Propinsi Sumatera Barat menerima jatah RTLH sebanyak 2000 unit untuk 9 kab/kota.

"Untuk Kota Pariaman dapat Kuota 157 Unit RTLH yang diberi berupa barang/bahan material seharga 15 jt/rumah dengan prioritas kerusakan atap, lantai dan dinding," tutur Efni yang ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen.

proses pencairan dana menurut Efni ditransferkan ke rekening penerima bantuan melalui BTN dan bahan diantarkan langsung oleh toko yang ditunjuk ke rumah penerima manfaat dan dana pembayaran langsung ditransfer ke rekening toko sesuai dg rincian harga yg telah ditetapkan.

"Apabila bahan tidak digunakan maka bahan akan ditarik kembali oleh konsultan berarti masyarakat tidak membutuhkan program, keberhasilan program terletak pada penerima bantuan," katanya.

Hadir dalam acara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya SNVT Penyedian Perumahan Provinsi Sumatera Barat ibu Efni Uslinda, Kepala Kantor BTN Cabang Padang ibu Flora Shogira, Kepala Bappeda Kota Pariaman, Fadhli, Camat Pariaman Utara, Afwandi, Kabag Humas, Yalviendri dan Kabag Kesos Adri.

wis/humas

Senin, 26 September 2016

Wabup Suhatri Bur Terima LPTL dan LHPKN Semeseter I dari BPK RI Perwakilan Sumatera Barat

Wabup Suhatri Bur Terima LPTL dan LHPKN Semeseter I dari BPK RI Perwakilan Sumatera Barat

Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar Eldi Mustafa serahkan Laporan Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan dan Laporan Hasil Pemantauan Kerugian Negara/Daerah Semester I Tahun 2016 kepada Wabup Suhatri Bur dan Ketua DPRD Faisal Arifin di Gedung Perwakilan BPK RI di Padang (24/9).
Padang, BANGUNPIAMAN.COM----Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Barat menyerahkan Laporan Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan dan Laporan Hasil Pemantauan Kerugian Negara/Daerah Semester I Tahun 2016 kepada Pemkab Padang Pariaman di Gedung Perwakilan BPK RI di Padang (24/9).

Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar Eldi Mustafa menegaskan setiap Pemerintah Kabupaten dan Kota harus menindaklanjuti hasil temuan sesuai dengan rekomendasi yang sudah diberikan.

“Kami menyarankan Pemda untuk komit dan proaktif melakukan monitoring terhadap tindaklanjut yang dilakukan, SKPD harus meningkatkan peran serta dalam penyelesaian rekomendasi dan kerugian daerah, untuk rekomendasi yang tidak dapat ditindaklanjuti harus didukung dengan alasan yang sah dan didukung alasan yang kuat,” kata Eldi Mustafa.

Pihaknya juga mengingatkan Pemda untuk mengimplementasikan sistem akuntansi berbasis akrual yang telah diwajibkan sejak tahun kemaren. Persiapkan diri supaya laporan keuangan pemda sudah disajikan dengan benar dan lengkap.

Ketua DPRD Padang Pariaman Faisal Arifin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPK RI Perwakilan Sumbar yang sudah memberikan rekomendasi, saran dan masukan kepada Pemkab Padang Pariaman dalam rangka meningkatkan kinerja dan pengelolaan keuangan daerah.

“Kami akan bekerjasama dengan Pemkab untuk segera menindaklanjuti hasil rekomendasi BPK RI. Kita juga dorong SKPD untuk fokus menyelesaikan rekomendasi BPK dalam waktu yang tudak terlalu lama,” tegas Jefray Edward.

Sementara Wakil Bupati Suhatri Bur menekankan rekomendasi BPK menegaskan bahwa setiap anggaran SKPD yang dikeluarkan disertai dengan bukti yang lengkap dan wajib dipertanggungjawabkan.

“Setelah menerima hasil rekomendasi BPK ini, semua harus bergerak menyelesaikan hasil rekomendasi tersebut. Apa saja yang kurang dari Pemda yang menjadi penyebab lemahnya tindaklanjut rekomendasi harus diperkuat,” jelas Suhatri Bur.

Dia mendorong agar semua rekomendasi bisa ditindaklanjuti dengan baik karena rekomendasi yang tidak ditindaklanjuti oleh Pemda akan menjadi kerugian negara.

“Terkait rekomendasi BPK, ada yang sudah ditindaklanjuti dan ada yang masih dalam proses. Insya Allah kita komit menyelesaikannya. Kami juga mohon arahan dan petunjuk kepada BPK RI agar kami mampu menjalankan pemerintahan dan pembangunan dengan baik,” kata mantan Ketua BAZNAS itu.(wis/humas)

Pemkab Padang Pariaman Apresiasi Kinerja BPN

Pemkab Padang Pariaman Apresiasi Kinerja BPN

Wakil Bupati Suhatri Bur serahkan piagam penghargaan kepada Kepala BPN Padang Pariaman Kamaruddin disaksikan Kepala Kanwil BPN Sumbar Rusman usai upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Undang-Undang Pokok Agraria Ke 56 di Kantor Wilayah BPN Propinsi Sumbar, Sabtu (24/9).

Padang, BANGUNPIAMAN.COM--Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memberikan penghargaan kepada Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Padang Pariaman Kamaruddin, SH atas percepatan proses administrasi dan kepedulian terhadap pembangunan di wilayah kerjanya. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Bupati Suhatri Bur usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Undang-Undang Pokok Agraria Ke 56 di Kantor Wilayah BPN Propinsi Sumbar, Sabtu (24/9).

“Penghargaan ini dari Pemerintah dan Masyarakat untuk bapak Kamaruddin selaku Kepala BPN. Beliau sangat berjasa dalam percepatan pembangunan di Padang Pariaman,” kata Wabup Suhatri Bur didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Penghargaan tersebut , kata Suhatri Bur, tidak ada apa-apanya dengan kerja keras Kepala dan jajaran BPN Padang Pariaman dalam proses sertifikat dan sengketa tanah. Ia mengaku sering koordinasi dan turun ke lapangan agar pembangunan dapat dilaksanakan tanpa kendala. Apalagi dalam lima tahun ke depan, Padang Pariaman sebagai pusat pembangunan di Sumbar sesuai RPJMN 2014-2019. Diawali pembangunan BP2IP, Asrama Haji, Jalan Lingkar Duku-Sicincin, Jalur Kereta Api Duku-BIM, Madrasah Insa Cendikia, Kampus Institut Seni Indonesia, Kampus Politeknik Unand dan lain sebagainya.

“Sering Pak Kamaruddin bersama kami turun langsung menemui masyarakat terkait pembebasan lahan bahkan kita sering telpon-telponan hingga jam dua malam untuk membahas pertanahan,” kata mantan Ketua KPU itu.

Sementara Kepala BPN Sumbar Rusman mengatakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Daerah kepada jajaran BPN sebagai motivasi dalam bekerja untuk percepatan pembangunan dan asset Pemerintah Daerah. Ia berharap Peringatan HUT UPA 2016 ini sebagai momentum untuk menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, serta upaya melibatkan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pertanahan dan tata ruang di Indonesia.

“Kami terus menjalankan filosofi ‘Senang Memudahkan’ dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rusman.

Kepala BPN Padang Pariaman Kamaruddin mengucapakan terima kasih atas apresiasi pemerintah daerah kepadanya yang menjadi motivasi baginya untuk bekerja lebih baik lagi. Diakuinya keaktifan Bupati dan Wakil Bupati dalam upaya penyelesaian masalah asset tanah dan pembebasan lahan mempunyai nilai positif di tengah masyarakat. Ke depan, ia optimis Padang Pariaman menjadi pusat pembangunan dan diminati oleh investor dalam berinventasi.

“Kita dan jajaran siap bantu Pemerintah Daerah untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Kamarudin.(wis/humas)

Minggu, 25 September 2016

Lomba Lari Marathon Pariaman Diikuti 670 Peserta, Tim Putra Kabupaten 50 Kota Berhasil Rebut Juara Umum

Lomba Lari Marathon Pariaman Diikuti 670 Peserta, Tim Putra Kabupaten 50 Kota Berhasil Rebut Juara Umum

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar Menyerahkan Hadiah Lari Marathon Pariaman, Kepada Rindiani dari Kota Bukitinggi, Yang Berhasil Merebut Juara Pertama( Fhoto : Humas )
Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Sebanyak 670 orang ikut ambil bagian pada lomba marathon 5 K untuk tingkat pelajar SMP/SMA se Kota Pariaman. Sementara itu 10 K bagi peserta umum, yang diikuti 16 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Star  dilakukan minggu pagi 25 September 2016 di tunggu Sabiduak Sadayuang Pariaman

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang didampingi Sekdako Indra Sakti dan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Pariaman mengatakan, melalui lomba marathon ini diharapkan akan melahirkan bibit-bibit baru khususnya untuk cabang olahraga lari marathon.Kegiatan ini tentunya  mendukung visi Kota Pariaman dalam menggiatkan pariwisata dengan olahraga atau sport-tourism.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi, mengatakan, acara  lari marathon tersebut dilsakanakan  dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-33 tingkat Kota Pariaman. " Ini adalah lomba kedua yang kita gelar. Kita berharap melalui kegiatan ini, generasi muda kita akan tetap sehat dan bugar serta terjauh dari hal-hal yang negatif seperti penyalahgunaan narkoba," katanya.

50 Kota Juara Umum Putra

Kabupaten 50 Kota berhasil merebut gelar juara umum untuk tingkat putra. Dimana M.Yunus  Juara I, Fajar Hidayat Juara II dan Fajar Rustami Juara III. Sementara untuk putri juara I diperoleh Rindiani dari Kota Bukitinggi, Juara II Gifti dari Kabupaten Solok dan Juara 3 Niken juga dari Kabupaten Solok.

Sedangkan lari marathon untuk tingkat pelajar SMA/SMK se Kota Pariaman untuk juara pertama putra diraih Al Ali Riando dari pelajar SMKN 3 Pariaman, juara dua Fahrizal Fajar dari SMA 2 Pariaman dan juara tiga diraih Khairul Musaffa juga dari SMAN 2 Pariaman.

Untuk Juara Putri diraih Silsy Rintri Ramadhani pelajar SMPN 3 Pariaman, juara kedua direbut Intan Sri Dewi siswa SMAN 1 Pariaman dan juara tiga diperoleh Monika Silvana dari SMAN 4 Pariaman.

Penyerahan hadiah langsung dilakukan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kanderi (tim)

Sabtu, 24 September 2016

BPMPKB Gelar Workshop Pendampingan Penyusunan RPJM dan RKP Nagari Tahun 2016

BPMPKB Gelar Workshop Pendampingan Penyusunan RPJM dan RKP Nagari Tahun 2016

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Beban berat pembangunan telah dipikul oleh Pemerintahan Nagari seiring disalurkannya Alokasi Dana Desa dan Dana Desa/Nagari ke Nagari. Seiring dengan itu juga, Pemerintah Nagari harus mempercepat penguasaannya terhadap Administrasi Keuangan Nagari.

Beberapa kali, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah melaksanakan diklat pengelolaan keuangan nagari bagi aparatur nagari yang diikuti Wali Nagari, Sekretaris Nagari dan Bendahara Nagari se Kabupaten Padang Pariaman.

Kali ini, dalam rangka melakukan penguatan kemampuan apartur nagari dalam menyusun rencana pembangunan, BPMPKB menyelenggarakan Workshop Pendampingan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Rencana Kerja Pemerintah Nagari, Selasa lalu, di Gedung Pertemuan Baitullah Kota Pariaman.

Peserta Workshop terdiri dari aparatur BPMPKB Kab. Padang Pariaman, Tenaga Ahli Pendamping Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa se Kabupaten Padang Pariaman.

Sekretaris BPMPKB, Dra. Elfi Delita, M.Farm, Apt mewakili Kepala BPMKB mengatakan, tujuan workshop diadakan dalam rangka meningkatkan kapasitas Tenaga Pendamping Desa dalam melakukan pendampingan terkait penyusunan RPJM dan RKP Nagari.

Lebih jauh mantan Sekretaris Dinas Kesehatan itu mengatakan bahwa Tenaga Pendamping Desa dalam melakukan pendampingan harus lebih menguasai materi sehingga diharapkan Tenaga Pendamping selalu giat menambah wawasan melalui berbagai media. Salah satunya dengan menguasai Permendagri 114 tahun 2014 yang mengatur tentang Perencanaan Pembangunan Desa.

Materi lainnya yang diberikan adalah Pokok-Pokok Kebijakan Perencanaan Pembangunan Desa, Teknis Penyusunan RKP Nagari dan terakhir dilakukan On Job Training tentang Penyusunan RPK Nagari. Peserta dibagi ke dalam 4 kelompok dan masing-masing kelompok diminta untuk malakukan langkah-langkah pengisian Format Penyusunan RKP mulai dari Format F1 sampai F7 dan terakhir satu kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok.

Dilaporkan oleh Yen Hendri, TKIP BPMPKB


Padang Pariaman Borong Trophy Livestock Expo Contest, di Pasaman Barat

Padang Pariaman Borong Trophy Livestock Expo Contest, di Pasaman Barat

Bupati Pasaman Barat Syahiran Lubis mengunjungi stand Padang Pariaman Didampingi Kadistannakhut Kab. Padang Pariaman Yurisman ( Fhoto : Riska)

Simpang Empat, BANGUNPIAMAN.COM----Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan (Distannakhut) Kab. Padang Pariaman memimpin kontingen Kabupaten Padang Pariaman mengikuti Livestock Expo Contest Ternak dan Bulan Bakti Peternakan tanggal 20 s/d 22 September 2016 di Pasaman Barat.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sumatera Barat yang diikuti oleh seluruh Kab/Kota se Sumbar.

Dari 10 kriteria yang diikuti, Padang Pariaman berhasil memenangkan 5 kriteria yaitu :
1. Juara I Kerbau Jantan
2. Juara I Kelompok Ternak Ayam Buras Berprestasi
3. Juara II Kerbau Betina
4. Juara II Membuat Teh Telur
5. Harapan III Sapi Bali Betina.

"Melalui pameran pembangunan petani itu, hendaknya dapat memotivasi para peternak untuk mengembangkan ternak-ternak unggulan kemudian menyemangati pelaku agribisnis peternakan untuk memproduksi ternak dan hasil olahan yang berkualitas," ujar Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir. Nasrul Abit didampingi Kepala Dinas Peternakan Sumbar Drh. Erinaldi, MM saat menutup kegiatan tersebut secara resmi.

Kepala Distannakhut Padang Pariaman Yurisman, SP, MM menyatakan apresiasinya kepada Tim Expo Padang Pariaman dan berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi peternak-peternak di Kabupaten Padang Pariaman dalam berwirausaha ternak dan SDM di bidang Peternakan untuk membina, mendorong peternak demi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

Dilaporkan oleh Riska, TKIP Distannakhut
BPBD Padang Pariaman Juara 3 Lomba Dapur Umum Jambore Pengurangan Resiko Bencana Ke-3

BPBD Padang Pariaman Juara 3 Lomba Dapur Umum Jambore Pengurangan Resiko Bencana Ke-3


Sawahlunto, BANGUNPIAMAN.COM----Dalam rangka upaya pengurangan resiko bencana berbasis komunitas, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dg LSM/NGO melaksanakan Jambore Pengurangan Resiko Bencana ke III Tingkat Provinsi Sumatera Barat, bertempat di Camping Ground Kandi Kota Sawahlunto, pada tanggal 18-22 September 2016.

Jambore yang diikuti oleh Kelompok Siaga Bencana Nagari/Desa/Kelurahan seluruh Sumbar itu dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit.

Kegiatan ini sekaligus memperingati Bulan Pengurangan Resiko Bencana Nasional Tingkat Sumatera Barat Tahun 2016.

Setiap Kab/Kota mengutus 13 peserta dari KSB dan 2 pendamping dari BPBD serta dihadiri oleh seluruh Kepala Pelaksana BPBD Kab/Kota se Sumbar dan Kepala BPBD Provinsi.

Kontingen Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 13 orang yang merupakan perwakilan 7 KSB Nagari dan Korong, yang aktif dan cukup terlatih dalam berbagai kegiatan pengurangan resiko bencana.

Kegiatan yang dilombakan dalam jambore tersebut meliputi :
1. Manajemen Posko Bencana, terdiri dari pengelolaan posko, kaji cepat dan bongkar pasang tenda.
2. Penyuluhan/sosialisasi Penanggulangan Bencana.
3. Lomba Dapur Umum.
4. Lomba Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
5. Lomba Cerdas Cermat.

Dari lima lomba, Kontingen Padang Pariaman berhasil meraih juara tiga Lomba Dapur Umum.

(Dilaporkan oleh Yendri Munir, BPBD Padang Pariaman).

Jumat, 23 September 2016

Ketika Membuka MTQ Ke-44 Tingkat Kecamatan Patamuan, Wabup Suhatri Bur Ajak Masyarakat Untuk Memperbanyak Baca Alqur'an

Ketika Membuka MTQ Ke-44 Tingkat Kecamatan Patamuan, Wabup Suhatri Bur Ajak Masyarakat Untuk Memperbanyak Baca Alqur'an

Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengajak masyarakat untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an. Karena dengan banyak membaca Alqur'an jiwa akan menjadi tentram.

Ajakan tersebut diungkapkan Wabup Suhatri Bur saat membuka MTQ ke-44 tingkat Kecamatan Patamuan, Jumat (23/9), di Korong Kabun Pondok Duo Nagari Tandikek.

Menurut Wabup, melalui pelaksanaan MTQ ini diharapkan masyarakat akan tergugah untuk senantiasa membaca Alqur'an di dalam rumah tangganya. " Jadi luangkanlah waktu agak sebentar untuk membaca Alqur'an, minimal setelah shalat magrib. Rumah yang penghunyinya sering melantunkan Alqur'an akan terhindar dari segala macam marabahaya," ungkap mantan Ketua KPU Padang Pariaman itu.

Pada pembukaan MTQ yang berlangsung cukup meriah tersebut juga dihadiri anggota DPRD Padang Pariaman Alfa Edison, Basir dan Nasdini Indriani, Camat Patamuan Zaldi Arnas, unsur Muspika, Walinagari, Wali Korong se Kecamatan Patamuan, ninik mamak, alim ulama dan tokoh masyarakat. (ptm)

Bupati Ali Mukhni Respon Permintaan Warga Lareh Nan Panjang, Pasang Pipa PDAM dan Pembukaan Jalan Lingkar SMA 2 VII Koto

Bupati Ali Mukhni Respon Permintaan Warga Lareh Nan Panjang, Pasang Pipa PDAM dan Pembukaan Jalan Lingkar SMA 2 VII Koto

VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Menanggapi aspirasi masyarakat Nagari Lareh Nan Panjang Kec. VII Koto yang disampaikan kepadanya, Bupati Ali Mukhni langsung merespon dengan cepat. Adapun permintaan warga antara lain pemasangan Pipa PDAM dan pembukaan jalan lingkar menuju SMA 2 VII Koto.

Untuk pemasangan pipa PDAM nampaknya keinginan masyarakat setempat akan menikmati air bersih segera terwujud. Saat ini sedang dilakukan penggalian pipa PDAM sepanjang lebih kurang 500 Meter.

“Alhamdulilah keinginan masyarakat sudah direalisasikan oleh PDAM. Sekarang sedang penggalian pipa, tidak lama lagi air sudah mengalir,” kata Bupati Ali Mukhni di Lareh Nan Panjang, Kec. VII Koto, Kamis 22 September 2016

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni meminta masyarakat nantinya agar menjaga keberadaan pipa PDAM agar tidak cepat rusak atau bocor.

“Mari kita sama-sama menjaga pembangunan yang ada di nagari,” kata penerima penghargaan Keterbukaan Informasi Publik itu.

Terkait dengan pembukaan jalan lingkar menuju SMA 2 VII Koto, Bupati Ali Mukhni meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk survey ke lapangan. Ia meminta warga agar bergotong royong untuk pembersihan jalan sebagai permulaan.

“Sebelumnya kita minta perangkat nagari dan masyarakat untuk gotong royong untuk pembukaan jalan selebar 6-8 meter,” kata Bupati yang didampingi Kepala DPPKA Hanibal dan Kabag Humas Hendra Aswara.

(wis/humas)







Kamis, 22 September 2016

Sekda Padang Pariaman Jonfriadi Optimis, Tahun 2020 Padang Pariaman Terbebas dari Penyakit Kaki Gajah (Filariasis)

Sekda Padang Pariaman Jonfriadi Optimis, Tahun 2020 Padang Pariaman Terbebas dari Penyakit Kaki Gajah (Filariasis)

Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Jonfriadi optimis jika melihat pencapain pengobatan massal filariasis tahap I s/d III, Padang Pariaman akan terbebas dari penyakit filariasis (kaki gajah ) tahun 2020 mendatang. Dimana sudah dicanangkan pada tahun 2013 s.d 2015. 

Hal itu diungkapkan Jonpriadi, SE. MM ketika membuka secara resmi Sosialisasi Pemberian Obat Pencegahan Massal Filariasis (POPMF), tahun 2016, di Hall IKK Parit Malintang Kamis (22/09). Sosialisasi ini dihadiri oleh Seluruh Kepala SKPD, Camat dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Padang Pariaman.

Pencapaian pengobatan massal filariasis berdasarkan jumlah penduduk total tahap I sebesar 86,4 % dan tahap II sebesar 84,7 % dan  dan tahap III sebesar 80,6 %. Melebihi target pencapaian pengobatan massal secara nasional sebesar 65 %.

Walau demikian, memasuki tahun ke IV pencanangan pemberian Obat Pencegahan Massal Filariasis, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman kembali mengingatkan dan meminta seluruh masyarakat untuk meminum obat pencegahan penyakit Filariasis, sehingga target kita menjadikan Kabupaten Padang Pariaman bebas penyakit Filariasis tahun 2020, bisa terwujud.

“ Walupun melebihi target pencapaian nasinal, kita ingatkan kembali kepada seluruh stekholder untuk dapat terus mensosialisasikan, betapa pentingnya minum obat Filariasi ini, sehingga target Padang Pariaman bebas dari penyakit Filariasi tahun 2020 bisa terwujud,”ulas Sekda

Menurut Jonpriadi, sosialisasi ini dilakukan sekaligus sebagai persiapan. Pencanangan Pemberian Obat Pencegahan Massal Filariasis (POPMF) yang akan dilakukan serentak pada tanggal 03 Oktober 2016 Mendatang.

“ Setelah Sosialisasi ini, kita akan lakukan Pencanangan Pemberian Obat Pencegahan Massal Filariasis (POPMF)  akan kita lakukan pada tanggal 03 Oktober 2016 serentak di seluruh Kabupaten Padang pariaman,”tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman dr H. Aspinuddin, Jimmi menyampaikan bahwa tahun 2016 ini adalah tahun ke Empat  pencanangan filariasis. Diharapkan setelah lima tahun berturut turut dilakukan pengobatan dan pencegahan massal Filariasis ini, maka Kabupaten Padang Pariaman bebas dari Penyakit Filariasi.

Terkait dengan penyakit kaki gajah, sebut Aspinuddin, penyakit ini merupakan penyakit menular menahun (kronis) yang disebabkan oleh cacing filaria, dan ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. untuk diketahui,  penyakit gajah (filariasis) saat ini sudah menginfeksi sekitar 13.032 kasus dari tahun 2002 s/d 2015 dan tersebar di 418 kab/kota di 34 propinsi di Indonesia. sedangkan di kabupaten Padang Pariaman jumlah kasus filariasis dari tahun 2010 s/d september 2016 sebanyak 34 kasus kronis.

Penulis : Vivi TKIP Dinas Kesehatan Padang Pariaman
Wawako Genius Umar : Pesta Budaya Tabuik Yang Sudah Dilaksanakan Semenjak Tahun 1826, Adalah Lokomotif Wisata Pariaman

Wawako Genius Umar : Pesta Budaya Tabuik Yang Sudah Dilaksanakan Semenjak Tahun 1826, Adalah Lokomotif Wisata Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Tahukah anda, ternyata pesta budaya tabuik Pariaman sudah dilaksanakan semenjak tahun 1826 lalu. Makanya pesta budaya tabuik terus dipertahankan hingga saat ini.

Menurut Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, pesta budaya tabuik dari waktu ke waktu harus ada perobahan, sehingga pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama di Pariaman."Karena tabuik adalah tulang punggung dan lokomotif wisata budaya kita, Tabuik milik masyarakat yang difasilitasi oleh Pemko Pariaman," katanya Kamis 22 September 2016 di Pariaman, usai rapat koordinasi penyelenggaran pesta budaya tabuik 2016.

Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata, Efendi Jamal selaku Ketua Panitia pelaksanaan pesona hoyak tabuik Piaman 1438 H/2016M mengatakan,   pelaksanaan even ini sudah dipromosikan melalui media elektronik dan pemasangan baliho tabuik diluar Daerah Kota Pariaman. " Promosi tabuik selalu kita tingkatkan sehingga Festival Budaya Tabuik masuk 5 besar atraksi tradisional terpopuler di Indonesia,"katanya

Kemudian, tambah Efendi Jamal,  agar masyarakat paham tentang budaya tabuik, Pemerintah Kota Pariaman menyelenggarakan seminar tentang Ritual tabuik untuk mengupas permasalahan ritual tabuik dalam perspektif budaya sehingga dapat menyatukan pandangan dan persepsi yang sama.

Penyelenggaraan Pesona Hoyak Tabuik rencana diselenggarakan dari tanggal 2-16 Oktober 2016, pembuatan tabuik dikerjakan di Rumah Tabuik Pasa dan Subarang. selama acara prosesi tabuik mulai dari ritual ma ambiak tanah sampai tabuik dibuang ke laut pada malam harinya pengunjung akan disuguhkan dengan acara lomba dan kesenian rakyat yang berasal dari dalam dan luar Kota Pariaman di lapangan merdeka.

Rapat persiapan pesona tabuik Pariaman 2016 dipimpin langsung Wakil Walikota Pariaman Genius Umar juga dihadiri Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Endro Nurbantoro, Sekdako Indra Sakti, Kabag Ops Polres Pariaman Kompol Syahril, Kadis Budpar Kota Pariaman Efendi Jamal, Kepala SKPD, Kabag, Camat dan para Tuo Tabuik dan panitia Tabuik (wis/humas)

Rabu, 21 September 2016

Wabup Padang Pariaman Suhatri Bur Buka MTQ Ke-44 Tingkat Kecamatan VII Koto, di Korong Pincuran Sonsang Nagari Balah Aie.

Wabup Padang Pariaman Suhatri Bur Buka MTQ Ke-44 Tingkat Kecamatan VII Koto, di Korong Pincuran Sonsang Nagari Balah Aie.

Wabup Padang Pariaman Suhatri Bur, Disuguhi Siriah Dalam Carano, Ketika Membuka MTQ Ke-44 Tingkat Kecamatan VII Koto, di Korong Pincuran Sonsang Nagari Balah Aie.
VII Koto, BANGUNPIAMAN--Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-44 Tingkat Kecamatan VII Koto, Rabu tanggal 21 September 2016, resmi dibuka Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, yang dilaksanakan di Korong Pincuran Sonsang Nagari Balah Aie.

Pembukaan MTQ yang berlangsung meriah tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Padang Pariaman Bastian Desa Putra, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Padang Pariaman Masrican, Camat VII Koto Imran beserta unsur Muspika, serta Walinagari se Kecamatan VII Koto.

Camat VII Koto Imran Menerima Piala Bergilir dari Sekretaris Walinagari Sungai Sarik

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur pada kesempatan tersebut mengatakan, dengan diadakannya Musabaqah Tilawatil Qur'an diharapkan akan dapat menumbuhkan generasi muda islami yang berprestasi, cinta Alqur'an dan berakhlaq mulia.

Wabup Suhatri Bur mengajak semua pihak untuk bersama-sama mempersiapkan SDM generasi muda yang tangguh, baik intelektual maupun spiritual. Untuk itu  pembenahan pendidikan keagamaan harus menjadi salah satu poin penting, agar mampu menjawab tuntutan globalisasi dunia.


“Sudah saatnya kita jadikan Al Qur’an sebagai media pengajaran, serta mewujudkan pengamalan isi kandungannya untuk membentuk anak-anak kita menjadi generasi yang Qur’ani,” tambahnya.(tim)












Selasa, 20 September 2016

Ambung Kapur Kecamatan VII Koto, Segera Memiliki Pabrik Mini Coklat

Ambung Kapur Kecamatan VII Koto, Segera Memiliki Pabrik Mini Coklat

Kepala Dinas Koperindag Padang Pariaman Rustam, Meletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Mini Coklat di Korong Ambuang Kapur Nagari Sungai Sarik, Senin 19 September 2016
VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Coklat sudah identik dengan Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan dan pengembangan berbagai sarana dan prasarana untuk mendukung pengembangan produk Coklat terus dilakukan oeh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Baik yang bersifat pengembangan perkebunan sampai kepada pengolahan menjadi produk yang siap untuk dikonsumsi.

Dinas Koperindag ESDM sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk mengembangkan UMKM tetap membina IKM yang menghasilkan produk olahan Coklat. Salah satunya dengan membantu menyediakan bangunan Pabrik Mini Coklat bagi kelompok tani yang telah mendapatkan bantuan mesin dari Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal.

Saat ini terdapat dua kelompok tani yang menerima bantuan mesin tersebut yaitu Kelompok Tani Aulia Natural di Korong Ambung Kapur Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto dan Kelompok Tani Sehati di Korong Batu Mangaum Nagari Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging.

Menurut Akhiruddin, Ketua Kelompok Tani Aulia Natural, Kelompok Taninya setiap minggu mampu menghasilkan 250 kg biji Kakao kering. Dengan dibangunnya pabrik mini ini diharapkan agar biji Kakao yang dihasilkan di Korong Ambung Kapur khususnya dan Kecamatan VII Koto umumnya dapat diolah di pabrik mini menjadi bubuk Coklat, permen Coklat, Coklat batangan dan berbagai produk turunan lainnya dari hasil pengolahan biji Kakao.

Tanggal 19 September 2016 lalu, telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Mini Coklat di Korong Ambung Kapur Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto oleh Kepala Dinas Koperindag ESDM, Rustam, SE, MM.

Rustam mengatakan bahwa bapak Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni sangat fokus untuk mengembangkan berbagai usaha kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Padang Pariaman. Setiap produk pertanian dan perkebunan yang dihasilkan harus terlebih dahulu diolah sebelum dipasarkan.

Pengolahan tersebut akan memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Coklat sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Padang Pariaman akan terus dibina dan dikembangkan menjadi produk makanan yang bernilai jual tinggi.

Pembangunan kedua pabrik coklat ini dibiayai dari dana APBD Kabupaten Padang Pariaman yang dianggarkan pada Dinas Koperindag ESDM tahun 2016. Dengan dukungan segenap masyarakat kedua pabrik ini diharapkan dapat operasional pada tahun 2017 mendatang.

Pada peletakan batu pertama pembangunan pabrik mini coklat tersebut juga dihadiri Camat VII Koto Imran, unsur Muspika Kecamatan VII Koto serta Walinagari se Kecamatan VII Koto.

Weri, TKIP Dinas Koperindag ESDM
Bupati Ali Mukhni : Masukan Dan Saran Berbagai Pihak Diperlukan Untuk Kemajuan Padang Pariaman

Bupati Ali Mukhni : Masukan Dan Saran Berbagai Pihak Diperlukan Untuk Kemajuan Padang Pariaman

Bupati Ali Mukhni berdiskusi dengan Mantan WaliKota Padang Fauzi Bahar untuk kemajuan Padang Pariaman
Nan Sabaris, BANGUNPIAMAN.COM---- Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengakui bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan banyak mendengarkan saran dan masukan dari masyarakat ranah maupun perantauan. Tidak terkecuali dari mantan Kepala Daerah yang memiliki gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya yaitu mantan Walikota Padang Fauzi Bahar.

“Adinda Fauzi Bahar sudah seperti adik kandung saya. Dengan menjabat Wako Padang dua periode tentu banyak program yang berhasil. Dialah yang mendorong Padang Pariaman membentuk Badan Amil Zakat empat tahun lalu,” kata Bupati Ali Mukhni sebelum pembukaan acara Tanam Bibit Padi di Padang Rimbo, Kec. Nan Sabaris, Minggu  18 September 2016.

Peran tokoh masyarakat, kata Ali Mukhni, sangat diperlukan untuk mengevaluasi program dan kebijakan daerah untuk ke perbaikan ke depan. Adanya sosial kontrol dari pemerhati dan tokoh yang peduli terhadap Padang Pariaman menjadi motivasi dalam membangun daerah dan penggunaan dana APBD.

“Kita komit menggunakan APBD pro rakyat. Seperti di sini, kita aspal jalan hotmix akses masuk lokasi lahan pertanian. Aspal hotmix bukan dicor,” kata alumnni Lemhanas itu.

Ke depan, ia optimis Padang Pariaman menjadi daerah yang bersaing dengan daerah maju lainnya karena telah ditetapkan sebagai Kota Metropolitian sesuai RPJMN 2015-2019. Konsekuensinya, akan banyak mega proyek nasional yang dipusatkan di Kabupaten penghasil Kakao ini.

“Padang Pariaman ditopang dengan keberadaan Bandara, lokasi strategis penyangga ibukota dan yang lebih penting, masih banyak lahan untuk pembangunan,” kata Bupati yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.(wis/humas)


Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Apresiasi Keberhasilan Padang Pariaman Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Apresiasi Keberhasilan Padang Pariaman Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan didampingi Bupati Ali Mukhni, Minggu 18 September 2016 menanam bibit padi di di Kampung Rimbo, Nagari Padang Bintungan Kecamatan Nansabaris.
Nan Sabaris, BANGUNPIAMAN.COM---- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Padang Pariaman sebagai lumbung pangan nasional dalam sepuluh tahun terakhir. Program swasembada beras tersebut sebagai bukti kerja keras dan kepedulian Bupati Ali Mukhni untuk mendukung program Pemerintah Pusat.

“Kita apresiasi Padang Pariaman selalu surplus beras sebanyak 5% selama sepuluh tahun terakhir. Ini bukti Bapak Bupati Ali Mukhni fokus dan peduli dalam bidang pertanian,” kata Zulkifli pada Pencanangan Gerakan Tanam Penerapan Teknologi Jajar Legowo di Kampung Rimbo, Nagari Padang Bintungan, Minggu, 18 September 2016 lalu.

Dikatakannya, bahwa produksi pangan bisa lebih meningkat apabila didukung dengan pemanfaatkan teknologi tepat guna. Dia menilai teknologi sudah selayaknya diterapkan agar petani bisa menghemat biaya namun produksi lebih banyak. Dicontohkannya bahwa di negara maju seperti Jepang bahwa lahan pertaniannya tidaklah terlalu luas, namun dengan teknologi yang sudah maju maka hasil produksinya bisa optimal.

“Teknologi pertanian itu sangat penting dalam meningkatkan produksi. Saya lihat di Padang Pariaman sudah melakukannya. Kita apresiasi Bapak Ali Mukhni yang visioner dan penuh inovasi,” kata mantan Menteri Kehutanan itu.

Zulkifli meminta Pemerintah daerah dan DPRD agar senantiasa mendukung kebutuhan para petani baik melalui penyuluhan maupun memberikan bantuan sarana prasarana.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan bahwa Kabupaten Paadang Pariaman menghasilkan produksi padi/ gabah kering giling (GKG) sebanyak 268.982 ton dan juga mengalami surplus beras sebanyak 130.696 ton dengan total luas lahan pertanian mencapai 22.856 hektare.

“Kita selalu surplus beras selama 10 tahun terakhir dan selalu mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat,” kata Ali Mukhni.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu optimis dalam dua tahun ke depan Padang Pariaman bisa mencapai target produktivitas padinya sebasar 300 ribu ton sesuai target swasembada pangan nasional tahun 2017. Hal itu bisa tercapai, kata Ali Mukhni, karena daerahnya dijadikan pilot project dari Universitas Andalas dalam Tekonologi Tepat Guna.

"Kita terima kasih dukungan dari semua pemangku kepentingan, TNI AD, Penyuluh, Kelompok Tani dan media yang mendorong sektor pertanian di Padang Pariaman,” kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Pada kesempatan itu Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan Dana Alokasi Khusus yaitu 3 unit traktor roda empat, 3 unit transplanter, 5 unit pompa air, 5 unit traktor roda dua. Bantuan diberikan kepada sejumlah kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Harapan Baru, Oriza Sativa, Rimbo Jawi-jawi dan Serba Karya. Selain itu, Zulkifli juga sempat ikut menanam bibit padi di salah satu ladang sawah.(wis/ humas)

 

Senin, 19 September 2016

SDIT Ibnu Abbas Pariaman Wisuda 22 Orang Satri dan Satriwan Penghafal Alqur'an

SDIT Ibnu Abbas Pariaman Wisuda 22 Orang Satri dan Satriwan Penghafal Alqur'an

Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti Mengucapkan Selamat Kepada Salah Seorang Santriwan SDIT Ibnu Abbas Pariaman, Pada Wisuda Minggu 18 September 2016, di Gedung Daerah Saiyo Sakato Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD) Yayasan Ibnu Abbas Pariaman, Minggu 18 September 2016 mewisuda sebanyak 22 orang satriwan dan santriwati penghapal Alqur'an, di gedung Daerah Saiyo Sakato Pariaman.

Wisuda yang berlangsung cukup meriah tersebut juga dihadiri Walikota Pariaman yang diwakili Sekretaris Daerah Indra Sakti, Asisten I Sekdakab Padang Pariaman Drs. Anwar, M.Si, serta sejumlah pejabat Pemko Pariaman dan orang tua tua wali murid

Walikota Pariaman yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti dalam sambutannya sangat mendukung  program-program yang dilaksanakan SDIT Ibnu Abbas Pariaman. " Hendaknya ini menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Kota Pariaman," kata Indra Sakti.(rel)

Minggu, 18 September 2016

Pacu Kuda Di Duku Banyak Balah Aie Meriah, Istimewanya Dihadiri Langsung Ketua MPR-RI Dr (Hc).Zulkifli Hasan

Pacu Kuda Di Duku Banyak Balah Aie Meriah, Istimewanya Dihadiri Langsung Ketua MPR-RI Dr (Hc).Zulkifli Hasan

Ketua MPR-RI Dr.(Hc).Zulkifli Hasan Yang Didampingi Bupati Padang Pariaman Drs.Ali Mukhni Menyerahkan Hadiah Pertama Kepada Pemilik Kuda Putra Sinar Tanjung H.Lambau, Yang Menjuarai Open Race Kelas III Handicap Kelas III.
VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Pacu Kuda Open Race dan Tradisional yang dilaksanakan, Minggu 18 September 2016, di lapangan pacu kuda Duku Banyak, Nagari Balah Air Kecamatan VII Koto benar-benar meriah. Ribuan orang yang datang dari berbagai daerah memadati arena pacuan kuda tersebut.

Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, Disambut Antusias Masyarakat Ketika Menghadiri Pacu Kuda di Duku Banyak Nagari Balah Aie Kecamatan VII Koto Padang Pariaman, Minggu 18 September 2016

Istimewanya pada pada kuda kali ini juga dihadiri langsung Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Dr.(Hc).Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum DPP PAN serta anggota DPR-RI, Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat dan anggota DPRD Padang Pariaman. Kedatangan Ketua MPR tersebut, disambut antusias masyarakat. Zulkfli Hasan nampak begitu ramahnya menyapa masyarakat.

Usai menyaksikan pacu kuda, Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan yang didampingi Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni juga berkesempatan menyerahkan hadiah pertama pacu kuda open race kelas III Handicap Umur tahun. Dimana hadiah tersebut diterima pemilik kuda Putra Sinar Tanjung H.Lambau.
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Menaiki Kuda
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengungkapkan, pacu kuda di Duku Banyak Nagari Balah Aie Kecamatan VII Koto, rutin setiap tahunnya digelar. " Ini adalah hiburan rakyat, maka setiap tahun selalu kita gelar," katanya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Ali Mukni mengucapkan terima kasih yang setinggi-tinggi kepada Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, karena ditengah kesibukannya masih punya waktu untuk berkunjung ke Kabupaten Padang Pariaman.

DARWISMAN
Kawasan Wisata Pariaman Dibenahi, Untuk Kenyamanan Wisatawan

Kawasan Wisata Pariaman Dibenahi, Untuk Kenyamanan Wisatawan

Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Meninjau Pembangunan Kawasan Wisata Pariaman. (Fhoto : Humas )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Kota Pariaman sebagai salah satu kota wisata di Propinsi Sumatera Barat. Saat ini terus berbenah untuk melengkapi sejumlah sarana dan prasarana wisata. Pada tahun 2016 ini tengah digenjot pengembangan kawasan wisata. Tujuannya agar kawasan wisata Pariaman memiliki kompetitif advantage sendiri

Menurut Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jafriki, Sabtu 17 September 2016, di Pariaman, kondisi objek wisata Pariaman saat ini terlihat seperti wajah dara cantik sedang dilumuri masker karena dalam kondisi sedang dibenahi. Untuk itu Pemerintah Kota Pariaman mohon maaf kepada wisatawan yang mengunjungi Pariaman atas ketidaknyamanannya, karena kawasan wisata tengah dibenahi

Menurut dia, banyak pembangunan objek wisata yang dilakukan tahun 2016 diantaranya, pembangunan Pelataran/Plasa Gandoriah, pembangunan Pentas Gandoriah, pembangunan Tugu Angkatan Laut ujung jetty muara, penataan taman gandoriah, taman anas malik. Kemudian pembangunan jembatan wisata muaro Batang Piaman, Pembangunan Pantai Kata untuk arena MTQ ke-37 tingkat Propinsi Sumatera Barat 2017; dan Infrastruktur jalan di kawasan wisata.

Dengan adanya pembenahan ini, maka pada awal 2017 mendatang, sudah ada perobahan yang berarti. Sehingga pengunjung yang jarang ke kawasan wisata Pariaman akan tercengang dengan wajah Pariwisata Kota Pariaman yang bersih, tertib, indah, sehat dan berseri bak dara cantik selepas ber-masker.

Sementara itu Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan, dengan ada pembenahan kawasan wisata Pariaman diharapkan akan adanya perubahan wajah kawasan wisata Pariaman. (wis/humas/bp)


Jumat, 16 September 2016

Rang Rantau Pulanglah, Tabuik Piaman Dihoyak 16 Oktober 2016.

Rang Rantau Pulanglah, Tabuik Piaman Dihoyak 16 Oktober 2016.

Sumber Fhoto Google
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM —  Berbagai perayaan seperti Tabliqh Akbar dan zikir bersama, Tampilan kesenian dan Budaya serta rangkaian ritual pembuatan Tabuik akan ditampilkan dalam acara Puncak Hoyak Tabuik Piaman 2016.

Acara Pesona Hoyak Tabuik Piaman yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kota Pariaman, bekerjasama dengan Masyarakat Kota Pariaman ini, rencana akan digelar dari tanggal 2 – 16 Oktober 2016 bertempat di Lapangan Merdeka, Rumah Tabuik Subarang dan Rumah Tabuik Pasa serta Acara Puncaknya akan dilaksanakan di Pantai Gandoriah Kota Pariaman.

Menurut Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar,  Acara ini merupakan kalender tahunan yang biasanya dilaksanakan setiap tahunnya berdasarkan Kalender Hijriah, pada 1-10 Muharram ini. “Untuk tahun ini, akan digelar selama 14 hari, yakni tanggal 2 – 16 Oktober 2016, dimana acara Puncaknya akan dilaksanakan hari Minggu (16/10).”

Adapun acara yang akan diadakan mulai tanggal 2 Oktober 2016 (1 Muharram 1438H) tersebut, yakni diawali dengan pawai 1 Muharram yang dimulai dari halaman Balaikota Pariaman, dilanjutkan dengan Ritual Maambiak Tanah yang bertempat di Pauh Galombang.

“Selama 16 hari tersebut juga akan berlangsung berbagai ritual-ritual tabuik” tukasnya lagi.

Ritual Tabuik ini yakni Ritual Maambiak Tanah/Manabang Batang Pisang (6/10), Maradai (7/10), Ritual Maatam dan Maarak jari-jari (8/10), Maarak Sorban (9/10), dan terakhir acara puncak ritual Tabuik Naiak Pangkek (16/10).

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Pariaman Efendi Jamal, Selama 14 hari tersebut, Pemerintah Kota Pariaman juga mengadakan berbagai Lomba yang kesemuanya diadakan di Lapangan Merdeka.

“Acara-acara Lomba ini dimulai dengan Lomba Pagelaran seni Tk. SMA/SMK se-Kota Pariaman, Lomba Menyanyi Dangdut dan Melayu, Lomba Tari Indang Tk. SD se-Kota Pariaman,” katanya

Tidak hanya lomba-lomba saja, segala bentuk pagelaran seni dari Sanggar-sanggar seni yang ada di Kota Pariaman serta Pagelaran seni dari seluruh Kota se-Sumatera Barat juga akan digelar.

Acara ini rencananya akan dihadiri oleh Duta Besar Iran, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Gubernur Sumatera Barat, serta seluruh Walikota dan bupati se-Sumatera Barat. (wis/humas)

Kamis, 15 September 2016

Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Nilai Empat Sekolah di Padang Pariaman

Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Nilai Empat Sekolah di Padang Pariaman

2 x 11 Enam Lingkung,  BANGUNPIAMAN.COM---Empat sekolah di tiap level di Kabupaten Padang Pariaman dinilai oleh Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Sumbar. Penilaian dipusatkan di SMAN 1 Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, Kamis (15/09).

Empat sekolah yang mewakili Padang Pariaman itu adalah SMAN 1 Kec. 2x11 Enam Lingkung, SMPN 4 Lubuk Alung, SDN 08 Nan Sabaris, dan TK Tunas Mekar Lubuk Pandan Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung.

Tim disambut langsung oleh Sekretaris Daerah, Kepala SKPD terkait, seperti Kepala BKD Iddarussalam, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kakan Kemenag, Kantor Lingkungan Hidup, Camat dan Wali Nagari.

Bupati Padang Pariaman yang diwakili Sekretaris Daerah Jonpriadi, SE, MM menyampaikan harapannya dan keyakinannya bahwa Padang Pariaman siap mewakili Sumbar pada lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional pada tiap levelnya.

“Kita sepakat dan siap untuk mewakili Sumbar pada lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional pada tiap levelnya, mulai dari Tingkat SMA, SMP, SD, dan Taman Kanak Kanak,” ungkap Jonpriadi yang juga Ketua TP UKS Padang Pariaman ini.

"Kita optimis untuk mewakili Provinsi pada tingkat Nasional karena kita telah melakukan perubahan perubahan yang sangat sinifikan terhadap kesehatan lingkungan dan UKS," katanya lagi.

Lebih jauh dijelaskan bahwa berkat keseriusan dari SMAN 1 2 x 11 Enam Lingkung yang tidak hanya melakukan pembinaan terhadap kesehatan saja, namun juga kesehatan lingkungan sekolah, dan tidak kalah pentingnya keterlibatan masyarakat sangat menentukan suksesnya SMA ini menjadi sekolah sehat yang berwawasan lingkungan.

“Sebelumnya SMA N 1 2 x 11 Enam lingkung juga telah mengikuti lomba ini pada tahun lalu, dan tahun ini kita melihat perubahan dan kesiapan yang sangat signifikan, karena tidak hanya membina kesehatan saja, tapi juga membina lingkungan dengan melibatkan masyarakat dan stake holder di sekolah, seperti Komite, Ninik Mamak, dan lain sebagainya,” kata mantan Kepala Bappeda itu.

Sebelum menuju lokasi SMA N 1 Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, Tim yang diketuai Verum Khalidin dari Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar didampingi tim lainnya dari Dinas Pendidikan Sumbar, Dinas Kesehatan Sumbar Dinsos, dan dari Tim Pembinan UKS Provinsi. Melakukan peninjauan langsung ke Sekretariat UKS Padang Pariaman di Parit Malintang.

Sekretariat UKS Padang Pariaman di lantai dua kantor Bupati ini, juga sudah disulap menjadi Posko Kesehatan, dan setiap hari di-standby-kan tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh ASN, dan masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya

“Silakan datang dan cek kesehatan bapak ibu ASN dan msayarakat yang berkunjung ke Kantor Bupati, tim kita siap melayani,” katanya menjelaskan.

Sementara itu Kepala SMA N 1 Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung Sri Astuti SPd. MM, menyampaikan optimismenya pada Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi tahun 2016 ini.

“Kita optimis akan mewakili Sumbar pada LSS tingkat Nasional, karena SMAN 1 2 x 11 Enam Lingkung ini telah meraih Adiwiyata Nasional tahun 2015 lalu, dan target kita tahun 2017 mendatang kita akan meraih Adiwiyata Mandiri. Kita sekarang sedang membina 11 sekolah 9 Tingkat SMA, 1 Tingkat SMP dan 1 tingkat SD.” ujarnya dengan penuh semangat.(wis/humas)

Penundaan DAU Rp.57 Miliar, Berdampak Bagi Pembangunan Padang Pariaman

Penundaan DAU Rp.57 Miliar, Berdampak Bagi Pembangunan Padang Pariaman

Bupati Ali Mukhni minta dukungan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon terkait penundaan penyaluran DAU di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (14/9). (Fhoto : Humas )
Batang Anai, BANGUNPIAMAN.COM--- Bupati Ali Mukhni menyebutkan penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp57 miliar berdampak bagi daerah, terutama terhadap terhadap anggaran belanja modal dan infrastruktur. Ia khawatir kegiatan-kegiatan strategis yang bersumber dari dana DAU akan menjadi terhambat akibat kebijakan penundaan pencairan DAU oleh pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ali Mukhni ketika berdikusi dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (14/9).

“Masyarakat berharap dana DAU ini bisa dikembalikan lagi. Kalau tidak turun juga, sekitar Oktober kami akan surati pemerintah,” kata Bupati Ali Mukhni.

Menyikapi Penundaan DAU itu, kata Ali Mukhni, akan disesuaikan dengan APBD Perubahan 2016 yang tentunya akan dipelajari apakah ada kegiatan yang dipindahkan, ditunda atau direvisi kontraknya.

“Saat ini saja sudah ada rekanan yang tekan kontrak tapi khawatir dananya tidak dibayar,” kata peraih Opini WTP Murni dari BPK RI itu.

Sementara Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memahami kekhawatiran sejumlah daerah terhadap penundaan DAU. Dikatakannya bahwa penundaan penyaluran DAU bersifat hutang negara yang harus dibayarkan kepada Pemda. Kebijakan itu, imbuhnya, diambil Pemerintah Pusat karena melihat masih banyak anggaran yang tersimpan di kas daerah.

“Kita minta Kabupaten dan Kota terus pacu dan genjot penyerapan anggaran hingga akhir tahun,” kata politisi Gerindra itu.(wis/humas)









Menpan dan RB Asman Abnur Salut dengan Kinerja Bupati Ali Mukhni

Menpan dan RB Asman Abnur Salut dengan Kinerja Bupati Ali Mukhni

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur berdiskusi dengan Bupati Ali Mukhni dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dalam penerapan e-Government di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (14/9). (Fhoto : Humas )
Batang Anai, BANGUNPIAMAN.COM----Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur apresiasi kinerja Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam pengembangan teknologi informasi dalam pelayanan publik. Diantaranya dalam pelayanan administrasi kependudukan, penyediaan website desa/nagari dan tersedianya layanan untuk keluhan masyarakat melalui SMS gateway.

“Tadi Pak Bupati sampaikan bahwa di Padang Pariaman sudah menerapkan e-Government sejak lima tahun yang lalu,” kata Asman Abnur di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Rabu 14 September 2016.

Pada kesempatan itu ia menghimbau seluruh ASN di Kabupaten dan Kota se-Indonesia untuk meninggalkan cara-cara konvensional dalam bekerja. Manfaatkan Teknologi informasi untuk memudahkan dan mempercepat akses informasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau pelayanan publik sudah secara elektronik maka menghindari pelayanan yang bertele-tele, lebih transparan dan mencegah KKN,” kata politisi PAN itu.

Dikatakannya bahwa ASN merupakan jantung bagi suatu negara maka harus dikelola dengan profesional yang berorientasi kepada kepuasan dan kepercayaan publik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu memiliki kebijakan akan merekrut mahasiswa dengan nilai cum laude menjadi ASN.

“Usulan ini sudah saya sampaikan kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden,” kata mantan Wakil Walikota Batam itu.

Asman juga meminta Bupati/Walikota untuk selalu berinovasi dalam percepatan pelayanan perizinan, promosi wisata, pelayanan kepegawaian bila perlu sharing informasi dengan daerah yang lebih dahulu telah sukses menerapkannya.

“Contoh, kita bisa belajar ke Banyuwangi dalam membuat akta kelahiran satu jam siap,” kata putra Padang Sago Kab. Padang Pariaman itu.

Bupati Ali Mukhni menyambut positif usulan Menteri PAN dan RB untuk merekrut lulusan terbaik di Universitas ternama untuk menjadi ASN. Kebijakan tersebut tentunya akan melahirkan generasi muda yang cerdas akan mengisi posisi-posisi penting dalam pemerintahan.

“Jadi, tidak ada lagi namanya pegawai titipan, anak si itu, adik si anu. Jadi mesti profesional dan cerdas, Saya sangat setuju program pak Menteri,” kata Ali Mukhni didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Terkait penyelengaraan e-Government, Ali Mukhni mengaku telah membentuk Tim Pengembangan Teknologi Informasi disingkat Tim Petik pada tahun 2010 yang lalu. Tim Petik bertugas melakukan pemetaan masterplan kebutuhan aplikasi berbasis teknologi informasi di masing-masing SKPD.

“Alhamdulillah, saat ini kita sudah punya masterplan pengembangan TI di SKPD-SKPD. Tinggal dieksekusi saja oleh SKPD terkait yang difasilitasi oleh Bagian Humas dan PDE,” kata Bupati yang disebut-sebut maju untuk Calon Gubernur mendatang. (wis/humas)
Bupati Ali Mukhni Mewanti-Wanti Agar Anggota IMAPAR Tidak Terlibat Narkoba

Bupati Ali Mukhni Mewanti-Wanti Agar Anggota IMAPAR Tidak Terlibat Narkoba

Padang, BANGUNPIAMAN.COM---- Bupati Ali Mukhni menjadikan Ikatan Mahasiswa Piaman Raya (Imapar) sebagai mitra dalam penyelenggaran pemerintahan dan pemerintahan daerah. Dia menyebut Imapar banyak memberikan kontribusi positif dalam memberikan masukan, saran dan kritikan program daerah yang pro rakyat.

“Imapar dihuni oleh kaum muda intelektual yang menjadi mitra daerah. kita sering berdiskusi bertukar pikiran untuk mewujudkan Padang Pariaman yang mampu bersaing dengan daerah lain,” kata Bupati Ali Mukhni saat menghadiri Musyawarah Daerah Imapar ke VIII Kota Padang di Hotel Ranah Bundo, Padang, Rabu (14/9).

Ia pun mewanti-wanti agar anggota Imapar tidak terjerat dalam kasus narkoba yang bisa merusak nama baik organisasi dan almamater.

“Saya minta kepada pengurus, jika ada anggota yang terlibat narkoba agar dikeluarkan aja,” kata Bupati yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu menyarankan agar Imapar juga membentuk cabaang-cabang di dalam dan luar Sumatera Barat sebagai wadah silaturahmi sesama “anak Piaman”. Artinya, Imapar tidak hanya ada di kota Padang saja tapi juga ada di daerah lain.

Ali Mukhni berkomitmen akan terus memberikan beasiswa untuk mahasiswa asal Padang Pariaman. Hingga akhir Agustus saja telah dikucurkan dana sebesar lebih kurang Rp800 juta untuk mahasiswa baik di dalam maupun luar daerah Padang Pariaman.

“Pemda sangat peduli dengan masalah pendidikan terutama beasiswa untuk anak-anakku asal Padang Pariaman,” kata mantan pengajar di SMA 10 Padang itu.

Sementara Ketua Imapar Kota Padang Akmal Usman mengatakan Imapar merupakan organisasi yang independen yang peduli terhadap kampung halaman dan juga memberikan saran kepada Pemerintah Daerah.

“Jika kebijakan daerah tidak mengutamakan kepentingan umum, kita akan bersikap. Namun jika prorakyat kita yang terdepan untuk mendukungnya,” kata Akmal.

Musda Imapar ke VII memiliki tema Berfikir Cerdas, Bersikap Bijaksana dan Bergerak Ikhlas dalam Kesatuan Keluarga Imapar dihadiri oleh sesepuh, pembina dan senior Imapar diantaranya anggota DPRD Sumbar Nurnas, Hendra Anwar, Maspul, Wirya Fansuri, Rahmat Saleh dan Ketua KNPI Padang Pariaman M. Ikhbal. (wis/humas)

Wawako Pariaman Dr.Genius Umar Buka Pelatihan Keterampilan Keripik Pisang Program PKH Tahun 2016

Wawako Pariaman Dr.Genius Umar Buka Pelatihan Keterampilan Keripik Pisang Program PKH Tahun 2016

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar membuka secara langsung pelatihan keterampilan keripik pisang Program Kecakapan Hidup (PKH)-Perempuan tahun 2016 di Sekolah SD 02 Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, Kamis (15/9).

Pelatihan ini dilaksanakan berkat kerjasama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Saiyo Pariaman Selatan dengan Direktorat Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Menurut Ketua PKBM Bina Saiyo Irja, SE, M.Si,  program ini sudah berjalan tiga tahun , namun tahun ini fokus pada keterampilan hidup perempuan dalam bentuk pelatihan dan keterampilan . Kemudian PKBM juga mengadakan program keaksaraan fungsional dan dilanjutkan dengan program kesetaraan mandiri dan program paket A, B dan C serta program kecakapan hidup. "Peserta yang dilatih sebanyak 25 orang dengan kriteria umur 25-40 tahun yang terdiri dari Ibu rumah tangga miskin yang belum memiliki keterampilan," kata mantan anggota KPU Kota Pariaman itu..

Menurut Irja kegiatan ini dilaksanakan selama 2 bulan dan diharapkan kedepan bisa mandiri dan bekerja berkelompok untuk mendapatkan pinjaman keuangan dari lembaga perbankan.

Semenetara itu Wakil Walikota, Genius Umar mengatakan, Pemerintah telah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat baik bidang Pertanian, Industri, perikanan, pendidikan dan perdagangan.

"Perlu ditingkatkan Model - model ketrampilan dalam Pemberdayaan perempuan melalui pendampingan dan pembinaan oleh BKPM secara berkelompok, " tutur Genius.

Bila ada kendala menurut Genius baik dalam pemberdayaan, pembiayaan dan pemasaran, PKBM Bina Saiyo dapat berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Pariaman.

Hadir dalam acara tersebut Kabid PNF Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Sapta Mulya, Camat Pariaman Selatan, Basri Malik, Kabag Humas, Yalviendri dan Kepala Desa Marunggi.

(wis/humas)
Bank Indonesia, Akan Menerbitkan Uang Rupiah NKRI Baru

Bank Indonesia, Akan Menerbitkan Uang Rupiah NKRI Baru

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM--Segera setelah dikeluarkannya Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan uang Rupiah NKRI dalam tujuh pecahan uang Rupiah kertas dan empat pecahan uang Rupiah logam dengan gambar Pahlawan.

Direktur Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat dalam siaran persnya Kamis (14/9) mengatakan, merujuk pada Keppres yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 5 September 2016 itu, maka ketujuh pecahan uang Rupiah kertas dan empat pecahan uang Rupiah logam yang akan diterbitkan BI itu adalah, (1).Gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah), (2).Gambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp50.000,00 (lima puluh ribu rupiah).


(3).Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp20.000,00 (dua puluh ribu rupiah); (4).Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah); (5).Gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp5.000,00 (lima ribu rupiah).

 (6). Gambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp2.000,00 (dua ribu rupiah); (7).Gambar Pahlawan Nasional Tjut Meutia sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp1.000,00 (seribu rupiah); Gambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp1.000,00 (seribu rupiah).

 (8).Gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp500,00 (lima ratus rupiah); (9).Gambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp200,00 (dua ratus rupiah); dan (10). Gambar Pahlawan Nasional Prof. Dr. Ir. Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp100,00 (seratus rupiah).

“Penetapan gambar pahlawan nasional tersebut dilakukan berdasarkan koordinasi Bank Indonesia dengan Pemerintah yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Sekretaris Kabinet, Kementerian Hukum dan HAM, termasuk dalam pengurusan persetujuan penggunaan gambar pahlawan nasional oleh ahli waris,” kata Arbonas.

Dengan telah dikeluarkannya Keputusan Presiden tersebut, lanjut Arbonas, Bank Indonesia akan segera mempersiapkan penyusunan desain dan penerbitan, yang waktu pelaksanaannya akan dilakukan dan diumumkan pada tahun 2016.

Ditambahkan oleh Direktur Departemen Komunikasi BI itu, untuk mempermudah identifikasi ciri keaslian uang Rupiah oleh masyarakat serta mempersulit upaya pemalsuan uang, Bank Indonesia akan melakukan penguatan unsur pengaman pada uang Rupiah yang akan diterbitkan tersebut.

“Apabila uang Rupiah kertas dan logam tersebut telah dikeluarkan dan diedarkan pada waktunya, uang Rupiah kertas dan logam yang masih beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender) di wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran,” jelas Arbonas.

sumber : setkab go.id

Rabu, 14 September 2016

Ketua Dekranasda Sumbar Nevi Irwan Prayitno Kunjungi Pengrajin Binaan Dinas Koperindag dan Dekranasda Kota Pariaman

Ketua Dekranasda Sumbar Nevi Irwan Prayitno Kunjungi Pengrajin Binaan Dinas Koperindag dan Dekranasda Kota Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat ibu Nevi Irwan Prayitno, mengunjungi pengrajin UMKM binaan Dinas Koperindag dan Dekranasda Kota Pariaman, bertempat di rumah dinas walikota Pariaman, Selasa 13 September 2016.

Kunjungan ini juga dalam rangka memberikan masukan dan memberikan bimbingan teknik (Bimtek), tentang kiat pengrajin dalam memasarkan hasil kerajinannya, dan ibu Nevi juga berkesempatan mengunjungi salah satu UKM yang telah sukses di Kota Pariaman, yaitu sulaman Elok Yun yang berada di Naras.

Dalam keterangan istri Gubernur Sumbar ini mengatakan agar kepada para pengrajin hendaknya mulai bisa memasarkan dengan memakai produknya sendiri, dan mulai untuk bisa berkreasi dan berinovasi dalam setiap produk yang dihasilkan.

“Pengrajin hendaknya mau beriovasi, jangan hanya terpaku kepada satu produk dan motif yang itu-itu saja, karena saat ini, pangsa pasar yang lebih banyak itu ada di masyarakat umum. Kalau hanya produk handmade yang telah ada, tidak dapat dijangkau oleh masyarakat” tuturnya.

Nevi Irwan Prayitno juga mengungkapkan kepada pengrajin untuk dapat mengakali hasil kerajinannya sehingga dapat dijangkau dengan harga yang murah, salah satu caranya dengan menggunakan mesin bordir atau mesin sulam, karena dapat mengurangi biaya produksi yang selama ini membayar gaji pegawainya, tutupnya.

Wakil Ketua Dekranasda Kota Pariaman Ny. Lucy Genius mengatakan hasil kerajinan dari Kota Pariaman telah dikenal sampai ke mancanegara, yang jadi masalah adalah mahalnya hasil produk yang dihasilkan oleh pengrajin kita, sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang dapat membelinya, ucapnya.

“Kedepan kita akan membuat Koperasi bagi pengrajin UKM dan UMKM yang ada di Kota Pariaman, sehingga dengan adanya koperasi nanti, dapat mengurangi biaya produksi dari pengrajin, dan nantinya harganya pun dapat bersaing dengan produk lain,” ujarnya.

Apalagi saat ini Indonesia telah memberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mana produk dari Negara-Negara Asean seperti cina, telah merajai produksinya di segala bidang di Indonesia, karena itu kita harus dapat melestarikan kerajinan kita dan berkreasi dan berinovasi setiap hasil produk kerajinan dan harga yang bersaing, tutupnya.

Kunjungan ini didampingi oleh Ketua Dharmawanita Kota Pariaman Kartini, Kadis Koperindag Gusniyeti Zaunit dan jajaran, serta pengurus Dekranasda Kota Pariaman yang hadir. wis/humas

Minggu, 11 September 2016

H. Syahril Amiruddin : Qurban adalah latihan agar umat Islam membiasakan diri memperhatikan orang lain.

H. Syahril Amiruddin : Qurban adalah latihan agar umat Islam membiasakan diri memperhatikan orang lain.

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Umat muslim di seluruh Indonesia tanggal 12 September 2016 dari sabang sampai merauke merayakan Idul Adha 1437 H, yang diawal dengan shalat hari raya Idul Adha, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban.

Menurut H.Syahril Amiruddin, melalui qurban diharapkan akan menghilangkan sifat egoistis.Qurban adalah latihan agar umat islam membiasakan diri memperhatikan orang lain, menghilangkan sifat kikir dan pelit, dengan membagi-bagikan sebagian rezeki yang dikaruniakan kepadanya.

" Karena itu qurban tidak cukup dilakukan sekali seumur hidup. Setiap kali kita menjumpai tanggal 10 Dzulhijjah ditambah 3 hari Tasyri’ sedang kita dikaruniai kelapangan rezeki, maka kita laksanakan perintah qurban ini," katanya kepada www.bangunpiaman.com, Minggu 11 September 2016, di Pariaman.

Menurut Syahril Amiruddin, bagi saudara-saudara kita yang diberi kelebihan rezeki kini tengah menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Sementara yang tidak menunaikan ibadah haji  tidak berarti tak bisa menyambut hari besar itu. Idul Adha bukan monopoli mereka yang punya kelebihan uang banyak , tapi idul Adha adalah milik kita semua, yang berharta maupun yang tidak berpunya.

" Setidaknya ada dua kegiatan yang biasa dilakukan disini yaitu shalat Ied dan menyembelih hewan qurban. Kedua acara ini sangat penting bahkan hukumnya adalah sunnah muakkad, sunnah yang mendekati wajib. Bahkan sebagian ulama menyatakan bahwa menyembelih kurban itu hukumnya wajib bagi mereka yang mampu, " sebutnya

Ditambahkan, kenyataanya ternyata masih banyak diantara kaum muslimin yang belum mengerti tentang ibadah qurban ini. Ada yang menyangka bahwa qurban itu cukup dilakukan sekali seumur hidup sebagaimana haji. Karena pemahaman yang tidak tepat ini akhirnya banyak kaum muslimin yang hanya melaksanakan qurban sekali seumur hidupnya, walaupun setiap tahun mereka  mampu melakukannya.

" Padahal bagi mereka yang memahami semangat ajaran islam, utamanya adalah qurban, maka di dalam ibadah ini terdapat nilai-nilai pendidikan yang amat tinggi. Sebenarnya yang dipentingkan  dalam ibadah ini memang  bukan penyembelihannya, tetapi makna di balik penyembelihan itulah yang lebih diutamakan," ucapnya.

Lewat qurban ini kita semua di ajari oleh Allah SWT agar menghilangkan sifat egoistis, kita harus membuang jauh-jauh sifat ini. " Qurban adalah latihan agar umat islam membiasakan diri memperhatikan orang lain, menghilangkan sifat kikir dan pelit, dengan membagi-bagikan sebagian rezeki yang dikaruniakan kepadanya," timpalnya mengakhiri.

DARWISMAN




Jumat, 09 September 2016

Wabup Suhatri Bur Serahkan Bantuan Kapada Korban Kebakaran di Kabun Pondok Duo Nagari Tandikek

Wabup Suhatri Bur Serahkan Bantuan Kapada Korban Kebakaran di Kabun Pondok Duo Nagari Tandikek

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Jumat Tanggal 9 September 2016 Menyerahkan Bantuan kepada korban kebakaran di Korong Kabun Pondok Duo Nagari Tandikek. Nampak pada gambar atas Wabup menyerahkan bantuan kepada suami Nengka Murtinis. (Fhoto Ptm)
Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM --- Wakil Bupati Kabupaten Padang Pariaman Suhatri Bur, Jumat tanggal 9 September 2016 menyerahkan bantuan kepada Nengka Murtinis Pegawai Honorer SMPN 1 Patamuan, korban kebakaran, yang terjadi dua hari lalu, di Korong Kabun Pondok Duo Nagari Tandikek Kecamatan Patamuan.

Pada penyerahan bantuan tersebut Wabup Suhatri Bur juga didampingi staf Ahli Bupati Zahirman, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Gusnawati Saleh, Wakil Ketua Baznas Syafrimen, Camat Patamuan Zaldi Arnas dan Penjabat Walinagari Tandikek Zaidin Bakri.

" Bantuan yang  diberikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Baznas Kabupaten Padang Pariaman, diharapkan akan turut meringankan korban kebakaran yang dialami saudari kita Nengka Murtini Pegawai Honorer SLTPN 1 Patamuan," kata Wabup Suhatri Bur.

Menurut Wabup, bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Baznas Kabupaten Padang Pariaman melalui Program Padang Pariaman Peduli, merupkan bentuk kepedulian pemerintah kepada warganya yang ditimpa musibah. (ptm)
Rang Piaman Tetap Bangga Meskipun Archandra Tahar Tidak Lagi Menjadi Mentri

Rang Piaman Tetap Bangga Meskipun Archandra Tahar Tidak Lagi Menjadi Mentri

Dima bumi dipijak disinan langik dijunjuang. Begitulah prinsip yang dipakai urang Piaman ketika merantau kenegeri orang. Begitu juga kiranya prinsip yang dipakai Archandra Tahar ketika merantau ke negerinya Paman Sam, Amerika Serikat. Sebenarnya tidak niat ada Archandra Tahar untuk berkhianat kepada tanah airnya, namun demi tuntutan profesi dan karirnya.Maka dia, beralih status kewarganegaraan.

Ketika dipanggil kembali ketanah air, untuk mengemban tugas sebagai Mentri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Archandra Tahar terkejut juga. Namun, demi bangsa dan tanah airnya tercinta, ia rela meninggalkan perusahaannya tempat bekerja, dengan pendapatan perbulannya milyaran rupiah.Archandra Tahar pulang kampung demi bangsa tanah airnya, untuk membenahi Energi Sumber Daya Mineral yang carut-marut. Dengan harapan, akan lebih baik pengelolaan sumber daya mineral tanah ini.

Tapi apa mau dikata, belum sempat bekerja. Archandra Tahar diberhentikan secara hormat sebagai Mentri ESDM. Tidak hanya orang Piaman yang kaget, namun seluruh nusantara heboh. Mulai dari media cetak, media televisi, media online ramai memberitakan pemberhentian Archandra Tahar anak genius dari Piaman dengan alasan kewarganegaraan ganda.

Sebenarnya kata-kata tidak sopan yang dilontarkan politisi-politisi hebat yang mangkal di senayan itu dengan menyebut Archandra Tahar penghianat, sudah sangat-sangat melukai perasaan rang Piaman. Padahal hingga kini Archandra Tahar tetap setiap dengan tanah airnya tercinta. Tetap setia dengan kampung halamanya tercita Piaman Laweh. Sala Lauk, Nasi Sala, Gulai Kapalo Lauk, Randang tetap menjadi makanan favorit Archandra ketika dia pulang kampuang

Archandra Tahar Sudah WNI

Kini status kewarganegaraan Archandra Tahar sudah dikembalikan menjadi Warga Negeri Indonesia (WNI). Menkumham Yosonaa Laoly menyatakan, status kewarganegaraan AS dan paspor yang dimiliki Archandra Tahar sudah di cabut, dan hal tersebut sudah diterima oleh oleh keimigrasian AS, penerimaan tersebut sudah sampai pada 12 Agustus 2016 lalu.

Dan hal ini menunjukkan bahwa Archandra Tahar sudah memilih kewarganegaraan Indonesia, sesuai dengan UU nomor 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 2007 tentang tata cara memperoleh kembali kewarganegaraan. Dengan demikian Archandra Tahar sudah kembali menjadi WNI

Pro dan Kontra

Beredarnya wacana akan kembali dilantiknya Archandra Tahar menjadi Mentri ESDM, setelah menyandang WNI, oleh Presiden Joko Widodo. Tampaknya menimbulkan persepsi dan pendapat yang berbeda-beda. Ada yang mendukung, ada juga yang tidak mendukung sama sekali, karena masih meragukan "ke indonesiaan" Archandra Tahar.

Perlu diingat Archandra Tahar adalah aset berharga yang dimiliki bangsa ini. Anak pintar yang punya keahliaan. Apa salahnya jika jabatan Mentri ESDM kembali dipercayakan kepada alumni SMAN 2 Padang itu. Sepakterjangnya jika dia dipercaya lagi menjadi Mentri ESDM akan dapat dilihat dan dibuktikan untuk mengelola Energi Sumber Daya Mineral bangsa ini yang berlimpah.

Tapi tetaplah ksatria Archandra Tahar, meskipun nanti akhirnya Presiden Joko Widodo memutuskan tidak lagi mempercayakan jabatan Mentri ESDM. Masih banyak yang bisa diperbuat bagi bangsa ini. Dengan diberi amanah menjadi Mentri ESDM beberapa waktu lalu telah membuat generasi muda Piaman makin bersemangat menuntut ilmu setinggi mungkin. Dengan harapan kemudian harinya akan banyak lahir "Archandra-Archandra" lainnya di bumi Piaman Laweh, yang jelas Rang Piaman tetap bangga, meskipun Archandra tidak lagi menjadi sebagai Mentri.

DARWISMAN


Rabu, 07 September 2016

Dua Unit Exacavator Penambangan Illegal di Balah Hilir Lubuk Alung, Diamankan Tim Gabungan

Dua Unit Exacavator Penambangan Illegal di Balah Hilir Lubuk Alung, Diamankan Tim Gabungan

Lubuk Alung, BANGUNPIAMAN.COM---Setelah Rapat Koordinasi Tim, Kasat Pol PP Provinsi Sumatera Barat Nazwir, SH, M.Hum beserta anggota tim melakukan pengawasan serta monitoring terhadap kegiatan Galian C di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Senin (05/09).

Kasat Pol PP Kabupaten Padang Pariaman M. Taufik,S.Pd,MM yang saat itu ikut serta dalam kegiatan PAM kedatangan RI 2 segera bergerak bersama beberapa orang personil Satpol PP Padang Pariaman menuju lokasi bersama tim dari Provinsi.

Tim yang terdiri dari Pol PP Provinsi Sumbar, Dinas ESDM Provinsi, anggota DPRD Provinsi Sumbar Endarmy dari Komisi IV serta Dinas Koperindag dan ESDM Kab. Padang Pariaman menemukan dua unit mesin excavator serta beberapa truk pengangkut bahan Galian C yang sedang melakukan kegiatan penambangan di Nagari Balah Hilir Kecamatan Lubuk Alung.

Seluruh operator mesin serta para elfer mesin berhamburan melarikan diri. Pada saat kejadian tersebut, Endarmy menghubungi Wakapolda Sumbar dan Kasat Pol PP segera menghubungi Kapolres Padang Pariaman yang kemudian mengutus Kasat Reskrim Padang Pariaman beserta jajarannya.

Dua unit excavator tersebut langsung dijaga oleh anggota Polres serta anggota Pol PP Padang Pariaman dan rencananya pada hari ini (Rabu/7 September 2016) ke tiga unit excavator tersebut akan dibawa ke Polres Padang Pariaman sebagai barang sitaan atas perbuatan kegiatan penambangan ilegal dan akan di proses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Fajar TKIP Satpol PP Padang Pariaman


Bupati  Ali Mukhni Canangkan Peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Kabupaten Padang Pariaman

Bupati Ali Mukhni Canangkan Peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Kabupaten Padang Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--- Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Dandim 0308 Pariaman canangkan TNI-KB Kesehatan dan peringatan Hari Keluarga Nasional di Makodim 0308 Pariaman, Rabu (7/9).

Dandim 0308 Pariaman, Letkol Arh Endro Nurbantoro dalam sambutannya mengatakan, program KB kesehatan bagi pria merupakan program jangka panjang. Dari sisi manfaat dapat dirasakan dalam jangka waktu beberapa tahun kedepan.

“Program KB Kesehatan dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang, terkendalinya pertumbuhan penduduk akan memiliki dampak positif lain terutama bagi kesejahteraan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan tujuan keterpaduan pelaksanaan KB kesehatan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Kodim 0308 Pariaman berkomiten melakukan pendampingan kepada kader dan aktivis KB yang ada di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

“Kodim 0308 Pariaman menjadi Kodim terbaik se Sumatera Barat dalam pencapaian KB Kes TNI. Kita harapkan pencapaian target ini sejalan dengan manfaat terkendalinya jumlah penduduk di kedua kabupaten dan kota yang ada diwilayah kami,” ulasnya.

Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan, urusan KB bukan hanya sebatas urusan perempuan, namun harus didukung oleh pria. Paradigma bahwa perempuan sebagai objek KB harus dirubah dengan paradigma bahwa pria dan perempuan bersama-sama ikut program KB.

“Bukan bagi ibu-ibu saja, KB harus juga diikuti oleh pria juga sebagai bentuk kerjasama dan dukungan untuk pengendalian pertumbuhan penduduk,” sebutnya.

Ali Mukhni mengapresiasi kegiatan KB kesehatan yang dilakukan Kodim 0308 Pariaman setiap tahun itu. Berkat kegiatan tersebut, BKKBD Padang Pariaman terbantu untuk mencapai pengendalian jumlah penduduk. Tahun 2015 silam, Padang Pariaman memiliki tingkat pertumbuhan penduduk pada angka 0.9 persen. Ia menargetkan angka ini dapat kembali ditekan hingga menyentuh angka 0.8 persen.

“Sangat terbantu kita dengan kegiatan KB pria yang dilakukan Kodim 0308 Pariaman sehingga target penekanan laju pertumbuhan penduduk di tahun-tahun sebelumnya dapat kita capai,” ujarnya.

Diulas Ali Mukhni, KB pria menggunakan metode vasektomi merupakan metode yang sudah cukup lama digunakan dan para praktiknya ampuh untuk mengendalikan angka kelahiran tanpa efek samping. Dari sisi efektivitas, vasektomi sebagai kontrasepsi permanen memiliki keunggulan aman, minim komplikasi dan hanya dilakukan sekali seumur hidup.

“Tidak ada efek sampingnya bagi pria, aktivitas seksual, hormon tetap normal, ini dapat kita kembangkan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk,” katanya.

Dikatakan Ali, pertumbuhan penduduk erat kaitannya dengan tingkat sosial. Laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali akan menimbulkan masalah sosial lain. Persoalan sosial seperti munculnya ekonomi miskin, rendahnya kesejahteraan, hingga persoalan pendidikan merupakan dampak tidak terkendalinya pertumbuhan penduduk di Padangpariaman. Ia mengharapkan dukungan seluruh pihak dalam menekan laju pertumbuhan penduduk.

“Pertumbuhan penduduk yang terkendali mempengaruhi kondisi sosial, dengan terkendali laju pertumbuhan penduduk di Padang Pariaman, persoalan sosial yang muncul juga minim, untuk itu kita butuhkan dukungan semua pihak,” tutupnya.(wis/humas)