Minggu, 30 Oktober 2016

TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Gelar Senam Lansia Antar Kecamatan.

TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Gelar Senam Lansia Antar Kecamatan.

Fhoto Lucy TKIP Bagian Organisasi
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman gelar lomba senam lansia antar Kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman, Minggu 30 Oktober 2016 di Hall Saiyo Sakato.

Lomba senam ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 44 dengan tujuan mewujudkan lansia sehat, kreatif dan tangguh serta ceria sebagai wujud cinta PKK pada ibu-ibu Lansia.

Lomba tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK, Hj. Rena Ali Mukhni dan dihadiri Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Pengurus PKK Kabupaten Padang Pariaman, Camat se Kabupaten Padang Pariaman, Ketua PKK Kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman, ibu-ibu Lansia perwakilan dari masing masing Kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Eli Jonpriadi dalam laporan pelaksanaannya menyampaikan bahwa lomba Lansia diikuti oleh semua Lansia dari 17 kecamatan yang ada dengan diwakilkan 10 orang Lansia untuk setiap kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman, dengan total peserta 170 orang serta turut d imeriahkan oleh Camat dan isteri serta pengurus PKK Kabupaten Padang Pariaman.

Ketua TP PKK, Hj. Rena Ali Mukhni dalam sambutan membuka acaranya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan lomba senam adalah bagaimana Lansia yang ada di Kabupaten Padang Pariaman menjadi kuat, sehat, ceria dan tangguh sehingga ia bisa mandiri tanpa harus selalu bergantung dengan anaknya, selain itu lansia diharapkan menjadi kreatif dan inovatif dengan terus ikut mengembangkan tradisi dan budaya daerah, karena jejak dan sejarah ada pada ibu-ibu lansia.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam sambutannya mengapresiasi acara ini."Acara ini sangat jarang dilaksanakan, untuk itu saya sangat mengapresiasi kegiatan PKK ini, karena dengan acara ini kita dapat menciptakan hubungan silaturrahmi yang baik, baik sesama lansia se Kabupaten Padang Pariaman maupun dengan Pemerintah.Dengan demikian akan ikut terciptanya keceriaan dan kesegaran melalui senam lansia tersebut," katanya

Menurut Ali Mukhni, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah yaitu Indonesia Sehat, dimana ditargetkan tidak ada lagi masyarakat yang sakit di Indonesia, sehingga PKK Padang Pariaman melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) juga bergerak untuk menciptakan masyarakat sehat melalui program PKK dan Kesatuan Gerak PKK tersebut.

Kegiatan lomba menjadi tambah meriah oleh penampilan senam peserta karena peserta lomba yang menang akan mendapatkan hadiah yang sangat menggiurkan dari panitia.

Penulis : Lucy, TKIP Bagian Organisasi



Pokdakan Tusamon Desa Kajai Pariaman Timur,  Berhasil Produksi Gurami 5 Ton Setiap Tahunnya.

Pokdakan Tusamon Desa Kajai Pariaman Timur, Berhasil Produksi Gurami 5 Ton Setiap Tahunnya.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Bertukar Pikiran Dengan Anggota Kelompok Pokdakan Tusamon ( Fhoto : Andi Sikubang
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Mukhlis Rahman bersama Wakil Walikota Genius Umar dan Kelompok Gandoriah Sepeda Klub (GSK), Minggu (30/10), mengunjungi Desa Kajai Kecamatan Pariaman Timur. Pada kunjungan ke Desa Kajai Walikota bersama rombongan mengunjungi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tusamon.

Kunjungan Walikota Mukhlis Rahman dan Wakil Walikota Genius bersama anggtoa GSK  di desa Kajai Kecamatan Pariaman disambut langsung Camat Pariaman Timur Hendri Chaniago, Kepala Desa Kajai Andri Yursal,serta Ketua Pokdakan Tusamon Ridwan,SPd dan anggota kelompok lainnya.

Pokdakan Tusamon satu-satunya kelompok Pembudidaya Ikan yang cukup berhasil mengelola usaha perikanan air tawar. Dimana pada tahun 2013 yang lalu berhasil menjadi kelompok pembudidaya ikan yang berkinerja baik di Propinsi Sumatera Barat.Pokdakan yang sudah berstatus madya dan memiliki sertifikat CBIB telah mampu memproduksi gurami 5 ton/pertahun, nila 2 ton pertahun dengan jumlah kolam 20 unit.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman sangat mengapreasiasi keberhasilan Pokdakan Tusamon. " Saya cukup senang atas keberhasilan Pokdakan Tusamon, keberhasilan usaha mengelola perikanan air tawar terbukti mampu telah meningkatkan ekonomi para anggotanya. Saya berharap Pokdakan yang ada di Kota Pariaman dapat meniru keberhasilan Pokdakan Tusamon ini," katanya.

Pokdakan Tusamon menurut Mukhlis telah dibimbing dan dibina dalam bentuk pelatihan, bimbingan, bantuan bibit dan pakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pariaman sehingga berkembang dari kelompok pemula menjadi kelompok Madya (Mandiri).


Wakil Walikota Genius Umar Memancing Ikan di Pokdakan Tusamon ( Fhoto : Andi Sikumbang)
Sementara itu ditempat terpisah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pariaman Dasril mengatakan, di Kota Pariaman terdapat 27 Pokdakan dan 18 Unit Pembibitan Rakyat (UPR), Pokdakan Tusamon merupakan kelompok pembudidaya Ikan berkinerja baik tingkat propinsi pada tahun 2013. " Pokdakan Tusamon telah diajukan ke Pemerintah Pusat untuk dinilai sebagai Pokdakan berkinerja baik tingkat Nasional, Insya Allah tahun ini tim penilainya akan turun ke Kota Pariaman,"katanya.

Kemudian tambah Dasril, Kelompok Tusamon (Tumbuh Saat Moneter) ini juga sedang diajukan oleh Pemerintah Kota Pariaman untuk mendapatkan program Gerakan Pakan Mandiri (Gepari) dari Pemerintah pusat tahun 2017.



Sedangkan Kepala Desa Kajai Andri Yusal mengatakan, setiap minggu  selalu dilaksanakan mancing mania untuk pengemar mancing. " Silahkan datang ke desa kami untuk mancing mania. Insert cuma Rp. 80.000. Kita akan berikan hadiah menarik kepada pemancing yang  berhasil mendapatkan ikan terbesar pertama s/d ketiga, " ungkapnya.

WIS/AS/HMS


Rabu, 26 Oktober 2016

Antisipasi Rabies Distannakhut Padang Pariaman Lakukan Pengendalian Secara Human Euthanasia.

Antisipasi Rabies Distannakhut Padang Pariaman Lakukan Pengendalian Secara Human Euthanasia.

Sosialisasi Penanggulangan Rabies Kepada Pelajar Sekolah Dasar yang dilakukan oleh jajaran Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Padang Pariaman ( Fhoto : Riska )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Antisipasi merebaknya penyakit rabies di Kabupaten Padang Pariaman, Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan selama sepekan ini telah melakukan pengendalian dan penanggulangan penyakit rabies di daerah setempat

Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Padang Pariaman Yurisman menyebutkan, pengendalian dilakukan secara HE (human euthanasia) atau membunuh hewan penyebar rabies dengan cara menenangkannya terlebih dahulu sesuai dengan prinsip Kesrawan. "Kegiatan ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang diresahkan oleh berkeliarannya anjing liar yang telah menggigit dua ternak kambing milik warga," katanya kemaren.

Untuk itu Yurisman mengharapkan kepada masyarakat, agar mau memvaksin hewan peliharaannya seperti anjing, kucing, monyet, beruk, serta binatang peliharaan lainnya penyebar rabies. Tujuannya, agar penyebaran rabies dapat dikendalikan.

Disamping itu untuk mencegah meluasnya rabies di Kabupaten Padang Pariaman pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada pelajar Sekolah Dasar. Sosialisasi tersebut dilakukan karena banyaknya laporan kasus gigitan hewan peliharaan dengan korban anak-anak usia Sekolah Dasar yang tidak mengetahui bahaya dari gigitan hewan peliharaan tersebut.

Sosialisasi disampaikan oleh tenaga medis dan paramedis UPT Pembibitan dan Keswan Wilayah II dan didukung oleh UPTD Dinas Pendidikan setempat beserta Kepala Sekolah dan Guru kelas.

" Dukungan dari semua pihak ini sesuai harapan Bupati Ali Mukhni yang dipesankan kepada Kepala Dinas Distannakhut bahwa untuk mewujudkan Padang Pariaman bebas rabies dibutuhkan kerjasama yang solid di semua lini terkait," ulasnya menambahkan.

Riska, TKIP Distanakhut




Menkes Akan Melounching GERMAS Tingkat Nasional di Padang Pariaman

Menkes Akan Melounching GERMAS Tingkat Nasional di Padang Pariaman

Rapat Persiapan Terkait Akan Lounching Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) oleh Mentri Kesehatan Republik Indonesia  Nila F.Moeleok pada tanggal 12 November 2016 di lapangan bola kaki Nagari Sungai Abang Lubuk Alung. (Fhoto : Fifi, TKIP Dinkes )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeleok, dijadwalkan akan melaunching Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) secara nasional  pada tanggal 12 November 2016 mendatang  di Kabupaten Padang Pariaman.Lounching tersebut akan dilakukan di lapangan bola kaki nagari Sungai Abang Lubuak Aluang

Bupati Kabupaten Padang Pariaman Drs.Ali Mukhni menyebutkan, Kemenkes menetapkan launching GERMAS di Padang Pariaman karena menilai Padang Pariaman sukses menjalankan program peningkatan kesehatan masyarakat dengan berbagai program terutama Program Padang Pariaman Sehat.

"Ibu Menkes terkesan dengan program kesehatan yang telah kita lakukan," jelas Ali Mukhni di depan peserta rapat persiapan yang dihadiri Sekda Jonpriadi, Kepala SKPD serta pejabat dari Dinas Kesehatan, kemarin.

Ali Mukhni mengatakan, program program kesehatan yang dilakukan di Padang Pariaman sejalan dengan Program GERMAS.GERMAS sendiri merupakan program kesehatan dari Kemenkes yang merupakan gerakan untuk mendorong masyarakat untuk berprilaku hidup sehat.

Secara lebih khusus Ali Mukhni menjelaskan, GERMAS dilakukan sebagai penguat upaya promotif dan freventif masyarakat dan bertujuan untuk mengurangi dan menanggulangi masalah kesehatan, serta berbagai penyakit penular atau tidak menular. "Baik yang menyebabkan kematian maupun kecacatan dan menghindari terjadi penurunan produktivitas penduduk serta pentingnya pelayanan kesehatan, " ulasnya.

Kemenkes melalui Ditjen Kesehatan Masyarakat seperti yang dilansir di laman web Kemenkes mengindikasikan, adanya fenomena pola hidup tidak sehat di kalangan masyarakat. Berdasarkan data Riskesdas 2007 & Riskesdas 2013, di mana ada sejumlah faktor risiko perilaku kesehatan yang terjadi, yakni penduduk kurang aktivitas fisik (26,1%); perilaku merokok penduduk sejak usia dini (36,3%); penduduk >10 tahun kurang konsumsi buah dan sayur (93,5%); penduduk >10 th minum minuman beralkohol (4,6%).

(Dilaporkan oleh Fifi, TKIP Dinkes).

Selasa, 25 Oktober 2016

H. Syahril Amiruddin Siap Untuk Maju Pada Pilkada Pariaman 2018

H. Syahril Amiruddin Siap Untuk Maju Pada Pilkada Pariaman 2018

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Syahril Amiruddin terus  memantapkan timnya untuk menghadapi Pilkada Kota Pariaman yang akan digelar pada tahun 2018 mendatang. Meski jadwal pilkada masih lama, namun tidak mematahkan semangatnya untuk terus bersosialisasi ketengah-tengah masyarakat

" Insya Allah saya akan maju pada Pilkada Kota Pariaman tahun 2018 mendatang. Untuk itu saya bersama tim sudah mulai melakukan sosialisasi ketengah-tengah masyarakat," katanya kepada www.bangunpiaman.com, Selasa (25/10) di Pariaman.

Menurut Syahril Amiruddin, sosialisasi yang dilakukan disamping memperkenalkan diri ketengah-tengah masyarakat juga sekaligus untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. " Alhamdullilah kedatangan kita ketengah-tengah masyarakat  mendapat sambutan yang cukup positif dari masyarakat yang dikunjungi,"ungkap staf ahli DPR-RI itu.

Bagi masyarakat Pariaman Syahril Amiruddin tidaklah asing lagi, karena Pilkada lalu dia adalah salah seorang kandidat yang maju sebagai calon Wakil Walikota yang berpasangan dengan OS Yarli Asir. Namun pada Pilkada tersebut Syahril Amiruddin harus menerima keunggulan lawannya Mukhlis Rahman." Pengalaman telah mengajarkan saya banyak hal dalam berpolitik. Sehingga saya tidak menyesal sedikitpun meski pernah kalah dalam Pilkada. Untuk itu pada Pilkada 2018 mendatang saya Insya Allah saya akan maju lagi," kata Syahril Amiruddin yang akrab dipanggil Ajo itu.

Dalam pilkada, untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah  masyarakat Kota Pariaman sudah sangat-sangat cerdas sehingga untuk mendapatkan militansi dari pemilih, setiap calon mesti bekerja lebih ekstra."Mumpung waktu Pilkada masih lama, maka sedari kini kita sudah mulai melalukan sosialisasi ketengah-tengah masyarakat," tambahnya.

DARWISMAN

Senin, 24 Oktober 2016

Wako Mukhlis Rahman : Anak Adalah Aset Masa Depan Bangsa, Namun Rentan Terhadap Kekerasan.

Wako Mukhlis Rahman : Anak Adalah Aset Masa Depan Bangsa, Namun Rentan Terhadap Kekerasan.

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM — Anak adalah aset masa depan bangsa dan perintis kemajuan kehidupan bangsa. Meskipun begitu, anak merupakan kelompok yang mudah mengalami kekerasan. Kekerasan terhadap anak dapat terjadi dimana saja, baik di rumah, di sekolah bahkan di dalam komunitas masyarakat.

Hal ini disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 23 tingkat Kota Pariaman dan Longmarch jalankaki dan bersepeda Gerakan Nasional Anti Kekerasan Seksual terhadap Anak (GN AKSA), yang memulai start dari pendopo rumah dinas walikota sampai ke kantor Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, minggu 23/10.

Mukhlis Rahman mengatakan, tanggung jawab utama untuk melindungi anak-anak dari pelecehan seksual, ada pada orang tua. Oleh karena itu, orang tua harus terdidik sebelum mereka mendidik anak-anak mereka. Ajak anak-anak berkomunikasi secara terbuka dan bekali anak-anak dengan beberapa petunjuk dasar untuk melindungi diri, ujarnya.

” Upaya untuk mereduksi dan mencegah jatuhnya korban menjadi tanggung jawab bersama, tak hanya pemerintah, namun juga berbagai elemen masyarakat. Untuk itu mari kita rawat anak kita dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab, utamanya pada anak-anak kita yang berada pada usia emas dari usia 0–6 tahun,” tukasnya.

Kita tumbuhkan keunggulan anak-anak kita dengan asah, asih, dan asuh, agar mereka tumbuh menjadi insan yang cerdas dan berkepribadian luhur, jujur, berakhlak mulia, santun, dan mempunyai etos kerja yang tinggi, tutur Mukhlis.

Pemerintah Kota Pariaman juga telah mengeluarkan kebijakan yang mengarah kepada pendidikan agama sejak dini yakni melalui kegiatan maghrib mengaji, revitalisasi MDA dan TPA serta kegiatan keagamaan yang lainnya, sehingga anak-anak di didik menjadi anak yang cerdas, bertaqwa dan melahirkan generasi yang Qur’ani sebagai benteng bagi anak dalam menghadapi era globalisasi dan kemajuan teknologi, tutupnya.

Dalam sambutan Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN RI bapak Nofrizal, mengapresiasi Pemerintah Kota Pariaman yang telah banyak berprestasi di bidang KB, baik dari pemerintahannya sampai peran Dandimnya. ini dibuktikan banyaknya prestasi Kota Pariaman mulai di tingkat Provinsi Sumbar sampai ke tingkat nasional, ucapnya.

“Kota Pariaman akan kita jadikan rujukan untuk Provinsi lain di indonesia dalam hal program KBnya, dan hal ini akan menjadi nilai tambah keberhasilan pemerintahannya yang sukses merangkul masyarakat dan stake holder lainnya dalam mensukseskan program KB di indonesia,” ungkapnya.

Dalam sambutan Kepala BP2KB Kota Pariaman Definal mengatakan tema Harganas tahun 2016 ini adalah, Hari Keluarga Nasional merupakan momentum upaya membangun karakter bangsa mewujudkan indonesia sejahtera dengan motto Keluarga Berkarakter, Indonesia Jaya, ulasnya.

Kegiatan Longmarch ini diikuti oleh 600 orang peserta yang berasal dari Forkopimda, SKPD, PKK, GOW, BUMN/BUMD, Komunitas Sepeda, Kepsek, Kepala Desa, PPKBD, PLKB serta siswa SMP dan SMA yang tergabung dalam Forum Anak Kota Pariaman. Dan diakhir acara, panitia memberikan doorprice bagi peserta yang beruntung , dan pemberian hadiah bagi pemenang yang diadakan oleh BP2KB Kota Pariaman.

GN AKSA dilatar belakangi  oleh kian banyaknya kasus-kasus kejahatan seksual terhadap anak. Dalam data kekerasan anak yang telah ditangani oleh P2TP2A Puti Gandoriah Kota Pariaman menyatakan, bahwa sepanjang tahun 2015 telah terjadi 27 kasus kekerasan terhadap anak, terdiri dari kekerasan  fisik sebanyak 3 anak, anak yang berhadapan dengan hukum sebanyak 9 anak, dan yang tertinggi kejahatan seksual terhadap anak sebanyak 15 anak, ungkapnya.

“Untuk data sampai Juni 2016, telah ditangani kasus kekerasan seksual terhadap anak sebanyak 11 anak. Untuk itu mari kita bersama-sama memerangi kejahatan seksual terhadap anak dan melindungi mereka dari kejahatan tersebut,” tutup Definal.

Hadir dalam acara ini Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dan istri, Ketua DPRD Mardison Mahyuddin dan istri, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Endro Nurbantoro dan istri, Sekda Indra Sakti dan istri, Kepala Bank Nagari, Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Kabag dan Camat serta masyarakat dan pelajar yang mengikuti acara ini. (wis/hms)
Jelang Pilkada 2018, Kepopuleran Genius Umar Masih Teratas

Jelang Pilkada 2018, Kepopuleran Genius Umar Masih Teratas

Meski banyak bakal calon walikota yang bermunculan jelang pilkada yang akan dihelat pada tahun 2018 mendatang, namun hingga saat ini  Dr.Genius Umar yang kini masih menjabat Wakil Walikota Pariaman masih menempati urutan teratas. Kemudian disusul nama Mardison Mahyuddin , Syahril Amiruddin, Mahyuddin, Edison TRD, Syafinal Akbar, Bagindo Jamohor, Syuryadi Sabirin dan HM.Sa'ban

Ketertarikan sebagian besar masyarakat Kota Pariaman kepada sosok Dr.Genius Umar, karena selama mendampingi H. Mukhlis Rahman memimpin Kota Pariaman, banyak kemajuan yang digapai Kota Pariaman. Sehingga tidak mengherankan kiranya sejumlah prestasi berhasil ditorehkan Kota Pariaman baik itu tingkat propinsi Sumatera Barat maupun pada tingkat Nasional.

Masyarakat Kota Pariaman menilai Genius Umar memang sangat layak dan pantas untuk melanjutkan kemimpinan Kota Pariaman. Sehingga dia layak untuk dicalonkan dan dipilih masyarakat pada Pilkada tahun 2018 mendatang. Banyak ide dan konsep beliau untuk kemajuan kota Pariaman dimasa yang akan datang.

Bakal calon walikota Pariaman yang sudah mencuat kepermukaan saat ini semuanya memang hebat-hebat,  layak juga memimpin Kota Pariaman lima tahun mendatang. Namun, jika dilihat dari semua bakal calon walikota yang sudah mencuat dewasa ini. Maka jika dilihat dari tingkat kepopulerannya maka Genius Umar-lah yang paling populer. Mengalahkan bakal calon lainnya yang sudah mulai mengapung dewasa ini.

Sekilas Tentang Genius Umar

Genius Umar dilahirkan di Kota Pariaman pada tanggal 24 Juli 1972 silam dari pernikahannya dengan Dr. Lucyanel Arlym, MARS  dikarunia 4 orang anak masing-masing Syakira Farzana G.U, Syamil Philosophy G.U,  Syatir Emirate G.U dan Syaskia Syazana. .

Genius Umar menamatkan pendidikan dari SD s/d SMA di Kota Pariaman, kemudian melanjutkan pendidikan ke STPDN, setelah itu melanjutkan pendidikan ke  Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara, Lembaga Administrasi Negara RI, Jakarta (Sarjana Jurusan Manajemen Pembangunan Derah) Angkatan 1997. Kemudian pada tahun 2001 melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada dengan jurusan Kebijakan Publik. Setelah itu mengambil program Doktor (S3) di Institut Pertanian Bogor dengan jurusan Manajemen dan Kebijaksanan Pengelolaan SDA dan Lingkungan Hidup Tahun 2007.

Karir Pegawai Negeri Sipil Genius Umar dimulai tahun 1994 selepas STPDN sebagai staf Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, kemudian tahun 1995 diangkat sebagai Kasi Pembangunan Desa di Kecamatan
Sungai Geringging.

Dari tahun 1998-1999 bertugas sebagai Sekcam di Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, 2000-2007 Tugas Belajar di UGM dan IPB hingga akhirnya menyandang gelar akademis Doctor. Tahun 2007-2008, Kasubag Panitia Kerjasama Antar Lembaga Parlemen, Setjen Hubungan Luar Negeri DPD-RI,
2009-2010, Kabag Panitia Kerjasama Antar Lembaga Parlemen, Setjen Hubungan Luar Negeri DPD-RI

Genius Umar juga pernah tercatat sebagai dosen di beberapa Perguruan Tinggi, diantaranya dosen Luar Biasa STPDN, Bidang Mata Kuliah Berfikir serba System, dosen Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia, Bidang Mata Kuliah Manajemen Strategi, Metodologi Penelitian, dosen Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Jakarta dan juga pernah menjadi dosen Pasca Sarjana Universitas Krisnadipayana, Bidang Analisis Kebijakan Publik.

DARWISMAN




Sabtu, 22 Oktober 2016

Konsolidasi Tanah Erpach 697 Hektar di Kayu Tanam Disosialisasikan Bersama Seluruh Stakeholder

Konsolidasi Tanah Erpach 697 Hektar di Kayu Tanam Disosialisasikan Bersama Seluruh Stakeholder

Peta Rencana Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu Kayu Tanam

2 x 11 Kayu Tanam, BANGUNPIAMAN.COM---Untuk menindaklanjuti perintah Bupati Ali Mukhni, Bagian Pertanahan akan melakukan Sosialisasi Konsolidasi Tanah Erpach seluas 697 hektar yang berada di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang Kec. 2x11 Kayu Tanam bersama seluruh stakeholders dan masyarakat.

Sosialisasi bertujuan untuk bersilaturahmi dan persamaan persepsi bahwa lahan tersebut akan dijadikan kawasan terpadu pendidikan, kesehatan dan olahraga di Kabupaten Padang Pariaman yaitu Kampus Politeknik Negeri Padang, Kampus Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Rumah Sakit Vertikal, STIT Syekh Burhanuddin dan Stadion.

"Sosialisasi dijadwalkan pada hari Minggu, 23 Oktober jam 20.00 WIB bertempat di Pendopo Bupati, Pariaman," kata Kabag Pertanahan Aprizal, di kantornya, Jumat  (21/10) lalu.

Kegiatan sosialisasi itu, tambahnya, akan dihadiri langsung oleh Bapak Bupati, Wakil Bupati bersama Ketua DPRD dan Ketua-ketua Komisi DPRD.

Adapun undangan sosialisasi ditujukan kepada Wali Nagari Kepala Hilalang, KAN, BAMUS dan Tokoh masyarakat setempat. Juga Dinas pekerjaan Umum, Bappeda, Kantor Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian.

"Sesuai arahan bapak Bupati, juga diundang Rektor ISI dan Direktur PNP," ujarKabag yang didampingi Kasubag Ganti Rugi Sadril.

Pada acara tersebut juga ada ekspos dari konsultan perencana masterplan pintu gerbang dan pembukaan jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 80 meter menuju kawasan terpadu yang terdiri pintu gerbangnya, rest area dan ruang taman hijau. Akses ke lokasi tersebut dari Jalan Padang-Bukittinggi, persis di depan bekas pabrik PT. Statika.

"Nanti ada penayangan gambar tiga dimensi grand disain pintu gerbang yang sangat bagus serta fasilitas untuk publik," ujarnya mengakhiri.

Sementara Kabag Humas Hendra Aswara mengatakan sosialisasi intensif perlu dilakukan untuk melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan dari awal hingga akhir. Artinya, Pemerintah dan masyarakat mempunyai bersinergi dalam pembangunan.

"Percayalah, pembangunan kawasan pendidikan terpadu di Tarok, Kayu Tanam, akan menimbulkan multiplayer effect terhadap kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat.



wis/hms

Galakan Magrib Mengaji Walikota Mukhlis Rahman dan Pejabat Pemko, Tadarus Alqur'an Bersama Masyarakat Balai Naras

Galakan Magrib Mengaji Walikota Mukhlis Rahman dan Pejabat Pemko, Tadarus Alqur'an Bersama Masyarakat Balai Naras

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman bersama pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman turun ke Masjid Raya III Koto Naras, Kecamatan Pariaman Utara melaksanakan maghrib mengaji bersama masyarakat setempat, Kamis  lalu.

Kegiatan Maghrib mengaji ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Balai Naras, Tua, muda dan anak-anak ikut serta kegiatan maghrib mengaji dalam masjid yang cukup megah dan indah.

Dalam sambutannya Mukhlis mengatakan bahwa banyak masjid kekurangan jamaah dalam melaksanakan ibadah sholat sehingga masjid terasa sangat besar dan Masjid besar dan indah tapi kurang diisi dengan kegiatan keagamaan.
"Mari bersama-sama kita ramaikan masjid, hidupkan masjid dengan mengaji bersama sambil menunggu sholat Isya," himbau Mukhlis.

Pemerintah turun ke masjid sambungnya disamping untuk mendorong masyarakat agar memakmurkan masjid juga untuk melatih diri para pejabat pemko agar terbiasa sholat berjamaah dan mentadaruskan Al-Qur'an.
"Saya harap pengurus dan masyarakat melanjutkan kebiasaan magrib mengaji walaupun kami tidak berada di masjid ini."katanya.

Ijon (38) salah seorang warga Balai Naras mengatakan sangat mendukung program Maghrib mengaji yang dicanangkan oleh Pemko Pariaman.
"Saya apresiasi dengan Pemko Pariaman, tidak hanya memerintah tapi memberikan contoh langsung pada masyarakat dalam melaksanakan Program magrib mengaji," ungkapnya dengan senang hati.

Sebelumnya Pemerintah Kota Pariaman pada tahun 2012 telah mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia atas kebijakan Maghrib mengaji sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah menjadi Kota Pariaman sebagai Kota Qur'ani.
  
wis/as/hms

Kamis, 20 Oktober 2016

Antisipasi Penyalahgunaan Internet pada Kalangan Remaja, Dishub Padang Pariaman Sosialisasikan Internet Bermanfaat

Antisipasi Penyalahgunaan Internet pada Kalangan Remaja, Dishub Padang Pariaman Sosialisasikan Internet Bermanfaat

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Bertajuk Revolusi Mental Terhadap Remaja Dalam Penggunaan Internet Sehat, Cerdas Dan Pintar, Dinas Perhubungan Kominfo Padang Pariaman menyosialisasikannya di aula kantor tersebut jalan Imam Bonjol Gelombang, Rabu (19/10) kemaren kepada ratusan peserta yang merupakan utusan dari setiap SMA dan perguruan tinggi serta sejumlah guru pendamping se Padang Pariaman.

Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Padang Pariaman H. Budi Utama dalam pembukaan kegiatan menyebutkan, penggunaan internet sudah meluas dan dapat diakses oleh siapa saja dan di mana saja. Internet yang bersifat netral banyak manfaat yang bisa didapat jika digunakan secara bijak dan sehat.

"Namun sebaliknya akan merusak bila penggunaan internet tidak pada tempatnya seperti membuka konten berbau sara, a-moral dan berpaham radikal. Untuk itu diperlukan pengawasan guru dan orang tua memfilter penggunaan internet sehat bagi anak-anak dan pelajar," kata Budi Utama.

Sebagaimana sering disampaikan bupati Ali Mukhni, kutip Budi, orang yang akan sukses dan menguasai dunia adalah orang yang menguasai teknologi seperti internet.

"Oleh sebab itu mari kita dampingi anak-anak kita dalam berinternet agar tidak terjebak kepada konten-konten yang berbahaya. Gunakan internet untuk kemaslahatan umat dan ilmu pengetahuan," katanya lagi.

Ketua Panitia Pelaksana Rasmi Sulaiman yang juga kepala Bidang Pembinaan Pengawasan Pengendalian Komunikasi Informasi (Binwasdalkominfo) menghadirkan beberapa orang narasumber yakni, Nurfi Trisman (Kabid Kominfo Dishub Sumbar), Rudy R Rilis (Kabag PDE Setda Padang Pariaman), dan Syafrimen (Sekretaris Dishubkominfo Padang Pariaman).

Kepada sejumlah pewarta Rasmi Sulaiman menyatakan akan selalu menggelar kegiatan serupa setiap tahun untuk mengantisipasi penyalahgunaan internet yang sesungguhnya bermanfaat banyak.

Para nara sumber membahas perkembangan internet dan jaringannya dari masa ke masa, manfaat dan mudaratnya serta upaya untuk menghindari penggunaan internet untuk hal negatif
Dalam kegiatan yang dihelat sehari penuh tersebut juga diadakan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan para narasumber.

(Dilaporkan oleh Ikhlas Bakri).
Disnakhut Padang Pariaman Respon Laporan Masyarakat, Terkait Meresahkannya Anjing Liar Penyebar Rabies

Disnakhut Padang Pariaman Respon Laporan Masyarakat, Terkait Meresahkannya Anjing Liar Penyebar Rabies

VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Distanakhut respon cepat laporan masyarakat terkait anjing liar. Kemaren, di Korong Guguk Nagari Lurah Ampalu dan Korong Apar Nagari Lareh Nan Panjang Kec. VII Koto Sungai Sarik, Distanakhut turun menindaklanjuti laporan masyarakat tentang banyaknya anjing liar yg mulai meresahkan masyarakat dan telah menimbulkan kerugian pada masyarakat yaitu anjing yang menggigit ternak kambing dengan kematian 4 ekor dan menggigit 2 orang anak.

Kepala Distannakhut lansung perintahkan Bidang Peternakan untuk melakukan pengendalian dengan Metode Human Euthanasia (HE) yang membunuh hewan penyebar rabies dengan cara menenangkannya terlebih dahulu sesuai dengan prinsip Kesrawan.

Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (19/10) ini dihadiri juga oleh Wali Korong dan diketahui Wali Nagari yang dilaksanakan oleh petugas medis dan paramedis UPT Pembibitan dan Keswan Wilayah II.

Tujuan dari kegiatan penangkapan anjing liar ini untuk menekan jumlah populasi anjing liar yang tidak berpemilik dan sudah meresahkan masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit rabies dari hewan ke hewan dan dari hewan kemanusia. Dalam kegiatan pengendalian ini berhasil ditangkap 9 ekor anjing liar.

"Teknis penanggulangan rabies yang sudah dilakukan selama ini adalah penyuluhan, vaksinasi rabies, sterilisasi, eliminasi dan HE. Dalam kasus ini diterapkan metode HE karena sudah meresahkan dan perlu segera dikendalikan. Terimakasih kepada masyarakat yang telah berinisiatif untuk melaporkan sehingga dapat segera ditanggulangi," ujar Zulkhailisman, S.Pt, M.Si Kepala Bidang Peternakan.

Ditempat terpisah Kepala Distannkhut Padang Pariaman Yurisman, SP, MM menghimbau masyarakat agar mau menvaksinasi rabies hewan peliharaannya dan mengikat hewan peliharaannya khususnya anjing agar mengurangi penyebaran penyakit rabies."Vaksinasi rabies gratis, tidak dipungut bayaran," jelas Yurisman

Riska, TKIP Distanakhut.

Rabu, 19 Oktober 2016

43 Pj.Walinagari Hasil Pemekaran Resmi Dilantik Bupati Ali Mukhni

43 Pj.Walinagari Hasil Pemekaran Resmi Dilantik Bupati Ali Mukhni

Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Rabu 19 Oktober 2016 melantik 43 Penjabat Walinagari pemekaran yang dilaksanakan di aula IKK Paritmalintang.

Dengan dilantiknya 43 Penjabat Walinagari tersebut, maka jumlah nagari di Kabupaten Padang Pariaman menjadi 103 nagari, 60 nagari lama dan 43 nagari hasil pemekaran. Kehadiran 43 nagari baru tersebut merupakan tindaklanjut  Perda nomor 1 tahun 2013 yang telah disepakati oleh Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemkab Padangpariaman.

Pelantikan yang berlangsung cukup meriah tersebut juga dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten Pembangunan Devi Kurnia, Wakil Bupati Suhatri Bur, Forkompinda, Pimpinan DPRD, Kepala SKPD serta Camat dan Walinagari se Kabupaten Padang Pariaman.

Berikut Nama-Nama Pj.Walinagari :

43 Penjabat Wali Nagari:
Kecamatan V Koto Kampung Dalam (6 Nagari)
a. Nagari Campago Barat: Evi Darnis
b. Nagari Campago Selatan: Darman
c. Nagari Sikucur Utara: Bur Arifin
d. Nagari Sikucur Timur: Junaidi, A.Ma.Pd
e. Nagari Sikucur Tengah: Masrizal
f. Nagari Sikucur Barat: Mhd. Nursal, SH, MM

Kecamatan V Koto Timur (1 Nagari)
Nagari Kudu Ganting Barat: Arlis, S.Sos

Kecamatan Batang Gasan (1 Nagari)
Nagari Malai V Suku Timur: Zainal, S.ST.Pi

Kecamatan Padang Sago (3 Nagari)
a. Nagari Koto Dalam Barat: Feridodi
b. Nagari Koto Dalam Selatan: Eni Hasnur, B.Sc
c. Nagari Batu Kalang Utara: Zuriadi, SE

Kecamatan VII Koto (8 Nagari)
a. Nagari Lareh Nan Panjang Selatan: Jasman, SE
b. Nagari Lareh Nan Panjang Barat: Yuliar, S.Sos
c. Nagari Bisati Sungai Sariak: Drs. Desman
d. Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak: Afrizal
e. Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak: Akiruddin RM, S.Sos
f. Nagari Limpato Sungai Sariak: Yumarni
g. Nagari Balah Aie Utara: Darlisman, S.Sos
h. Nagari Balah Aie Timur: Drs. Asy'ari

 Kecamatan Patamuan (3 Nagari)
 a. Nagari Tandikat Selatan: Syofyan N, S.Sos
b. Nagari Tandikat Barat: Saparijon, SE
c. Nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian: Drs. Yoserizal

Kecamatan Lubuk Alung (4 Nagari)
a. Nagari Sungai Abang Lubuk Alung: Amril Us, SE
b. Nagari Singguliang Lubuk Alung: Marah Hosen
c. Nagari Salibutan Lubuk Alung: Asyari, S.Pd
d. Nagari Balah Hilia Lubuk Alung: Nasrizal, S.Tp

Kecamatan Batang Anai (4 Nagari)
a. Nagari Sungai Buluh Timur: Tsamru Fauzi
b. Nagari Sungai Buluh Barat: Nurhedi, S.Sos
c. Nagari Sungai Buluh Utara: By. Rayo, S.Pd
d. Nagari Sungai Buluh Selatan: Azri Mulyanes, S.Kom

Kecamatan Nan Sabaris (4 Nagari)
a. Nagari Padang Kandang Pulau Air Padang Bintungan: Marjoni
b. Nagari Sunur Tengah: Yusrizal, SE
c. Nagari Sunur Barat: Afrizal
d. Nagari Kurai Taji Timur: Kartini

Kecamatan Ulakan Tapakis (6 Nagari)
a. Nagari Padang Toboh Ulakan: Darno, B.Sc
b. Nagari Sungai Gimba Ulakan: Zainal Arifin
c. Nagari Seulayat Ulakan: Nurmalis, SE, MM
d. Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan: Zafiruddin, SE
e. Nagari Sandi Ulakan: Tamar Jaya
f. Nagari Kampuang Gelapuang Ulakan: Akhiruddin

Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (3 Nagari)
a. Nagari Toboh Gadang Selatan: Mirza Harmadi, SE
b. Nagari Toboh Gadang Barat: Syafruddin
c. Nagari Toboh Gadang Timur: Pujadi Supriyanto, S.Sos.

wis/es/hms
Tim LKPP Pusat Apresiasi Kinerja LPSE Padang Pariaman

Tim LKPP Pusat Apresiasi Kinerja LPSE Padang Pariaman

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM--Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Padang Pariaman mendapat kunjungan Tim LKPP Pusat dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Standarisasi LPSE Kab. Padang Pariaman. Kedatangan Tim LKPP ini disambut Ketua LPSE Padang Pariaman Rudy R Rilis, S.STP, MM di ruangan rapat LPSE Lantai III Kantor Bupati, Selasa (18/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut dari LKPP Donal Sutanto Panjaitan dan dari Provinsi Sumbar Rina Bur.

Ketua LPSE Padang Pariaman Rudy R Rilis dalam penjelasannya kepada Tim menceritakan sejarah terbentuknya LPSE di Padang Pariaman yang berdiri sejak tahun 2010.

"LPSE Padang Pariaman berdiri semenjak tahun 2010. Waktu itu, kantor Bupati berada di Kota Pariaman. Tim LPSE bersama Tim dari Bagian Pengelolaan Data Elektronik (PDE) telah menyiapkan jaringan dan fasilitas LPSE di lantai tiga kantor Sekretariat Daerah. Kemudian, tahun 2012 kantor Bupati dipindahkan ke Parit Malintang sehingga ruangan LPSE pun dipindahkan. Tetapi karena jaringan internet belum tersedia membuat operasional LPSE terhambat," jelas Rudi panjang lebar.

Kepindahan kantor Bupati tahun 2012 tidak menghambat Ketua LPSE Padang Pariaman melakukan berbagai terobosan supaya LPSE Padang Pariaman tetap dapat berjalan pada kantor yang baru.

"Kita lakukan berbagai upaya dengan cara adakan kerjasama dengan Telkom agar jaringan di kantor yang baru dapat berjalan," tambahnya.

Menurut Rudi, selama ini LPSE Padang Pariaman baru memenuhi 7 standarisasi. Sesuai peraturan tentang LKPP, LPSE Kab/Kota hendaknya memenuhi 17 standarisasi oleh karena itu Tim LKPP melakukan monitoring dan evaluasi terhadap LPSE Padang Pariaman untuk layak atau tidaknya memenuhi standarisasi yang akan diberikan. Namun demikian, saat ini fasilitas yang tersedia di LPSE telah mencapai 90%.

"Semua fasilitas telah sama-sama kita lihat, sesuai dengan visi bapak Bupati bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, inilah tujuan kami dan semua itu tidak lepas dari Tim Provinsi yang proaktif membimbing kami," ujar mantan Sekcam VII Koto ini.

Mendengarkan penjelasan Rudi, Donald Sutanto Panjaitan mengungkapkan bahwa secara teknis LPSE Padang Pariaman telah memenuhi kriteria yang ditetapkan tapi tentu sesuai dengan perkembangan diharapkan LPSE selalu mengikuti berita terbaru tentang LPSE secara nasional.

"Secara teknis LPSE Padang Pariaman telah memenuhi beberapa kriteria standar yang ditetapkan LKPP. Namun, harapan kami LPSE Padang Pariaman secepatnya melengkapi persyaratan sebuah LPSE yang telah ditetapkan LKPP dan selalu mengikuti perkembangan peraturan LKPP terbaru," katanya menjelaskan.

Senada dengan Tim LKPP, Kepala LPSE Provinsi Rina Bur sangat mendukung langkah LPSE Padang Pariaman melakukan berbagai terobosan dimana seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh LPSE dapat berjalan dengan baik.

"LPSE Padang Pariaman telah melakukan berbagai terobosan, kita sangat apresiasi itu. Kedepan semoga dengan adanya standarisasi ini LPSE terus bergiat dalam melaksanakan program-programnya," tambahnya mengakhiri.

 Ali Muzakar, TKIP Bagian PDE
Akhirnya Ranperda Perangkat Daerah Padang Pariaman Disetujui DPRD Menjadi Perda.

Akhirnya Ranperda Perangkat Daerah Padang Pariaman Disetujui DPRD Menjadi Perda.

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Bupati Ali Mukhni Mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Pinpinan dan anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman yang telah menyetujui Ranperda Pembentukan dan susunan Perangkat Daerah menjadi Perda.

“Kita Apresiasi dan terimakasih kepada Pimpinan, Anggota, dan Pansus DPRD yang telah membahas Ranperda ini secara Marathon dimulai dari penyampaian nota penjelasan, Pandangan Umum Fraksi, sampai pada pembentukan, pansus, dan terakhir hari penyampaian Pendapat akhir Fraksi yang merupakan putusan tertinggi, sehingga di setujuinya Ranperda ini menjadi Perda.”

Dilanjutkan Ali Mukhni dalam suasana penuh kerjasama saling pengertian dan saling mengahargai, maka pada hari ini kita dapat menandatangani nota persetujuan bersama antara DPRD dengan dengan eksekutif hari ini.

Sebelumnya  Ketua DPRD H Faisal Arifin  yang langsung memimpin sidang Pari Purna DPRD dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi (stemmotivering) langsung membuka sidang. "Hari ini Selasa  18 Oktober 2016 agenda sidang  penyampaian pendapat akhir (stemotivering) terhadap ranperda tentang pembentukan dan susunan perangkat Daerah Kabupaten Padang Pariaman tahun 2016 dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum," kata Faisal Arifin.

Penyampaian pendapat akhir Fraksi di awali dari fraksi PDIP, dilanjutkan fraksi  oleh fraksi nasden,  fraksi PKB, fraksi Gerindra,  Fraksi Golkar, FRaksi PKS, Demokrat dan diakhiri oleh fraksi Amanat Persatuan.

Dari delapan fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Padang Pariaman lima frakasi berpendapat bahwa setuju menyepakati Ranperda tentang Pembahasan tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah dengan yang terdiri dari Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat Kabupaten, 15 Dinas 4 Badan, 17 Kecamatan sedangkan untuk Kantor Kesbangpol, dan BPBD tetap, sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku,

Sementara itu dua Fraksi yaitu Golkar dan Nasdem menyepakati Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat Kabupaten, 17 Dinas 17 Kecamatan, dan Kantor KesabangPol dan BPBD tetap.

Disisi lain Fraksi Amanat persatuan berpendapat bahwa susunan Perangkat Daerah Kabupaten Padang Pariaman terdiri dari Sekretaris Daerah, Sekwan, Inspektorat Kabupaten, 16 Dinas 17 Kecamatan, kantor Kesbangpol dan BPBD.

Pembahasan semakin alot dalam mengambil kesimpulan. Terdapat tiga perbedaan yang siknifikan anatara fraksi dengan hasil kesepakatan Pansus.

Sebelumnya pihak eksekutif mengajukan ranperda tentang pembentukan dan susunan Perangkat Daerah dengan rincian sunan terdiri dari Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan, Inspektorat Kabupaten, 18 Dinas 4 Badan 17 kecamatan Kantor Kesbangpol dan BPBD masih tetap sebelum diatur lebih lanjut oleh peraturan perundangan yang berlaku.

Selanjutnya untuk lebih khusus pembahasannya, DPRD Kabupaten Padang Pariaman sepakat untuk membentuk Pansus untuk membahas Ranperda ini. setelah melalui pembahasan secara marathon Pansus bersama eksekutif, dan setelah melakukan konsultasi ke Kemeterian Dalam Negari, akhirnya pansus menghasilkan  kesepakatan Susunan Organisasi Perangkat daerah Kabupaten Padang Pariaman terdiri dari sekretariat Daerah, sekretariat Dewan, Inspektorat Kabupaten,  17 Dinas 4  Badan 17 Kecamatan, dengan BPBD dan  Kantor Kesbangpol.

Melalui kesepakatan bersama fraksi yang ada di DPRD Padang Pariaman Akhirnya sidang paripurna menyepakati dan menyetujui Ranperda tentang pembentukan dan susunan perangkat Daerah Kabupaten Padang Pariaman tahun 2016 untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda). Dituangkan dalam  nota persetujuan bersama antara DPRD dengan pihak eksekutif. Masing-masing
Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat Kabupaten, 15 Dinas, 4 Badan, 17 Kecamatan, Kantor Kesbangpol, dan BPBD

wis/es/hms

Selasa, 18 Oktober 2016

Bupati Ali Mukhni Minta Percepatan Konsolidasi Tanah Erpach 697 Hektar, Untuk Kawasan Terpadu Pendidikan

Bupati Ali Mukhni Minta Percepatan Konsolidasi Tanah Erpach 697 Hektar, Untuk Kawasan Terpadu Pendidikan

Bupati Ali Mukhni berdialog dengan Kabag Pertanahan Afrizal  terkait pembebasan lahan pembangunan strategis di  Lubuk Alung, Selasa 18 Oktober 2016 ( Fhoto : Humas )

Lubuk Alung, BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Ali Mukhni minta Bagian Pertanahan melaksanakan percepatan konsolidasi tanah erpach seluas 697 hektar yang berada di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang Kec. 2x11 Kayu Tanam. Dikatakannya bahwa lahan tersebut akan dijadikan kawasan terpadu pendidikan, kesehatan dan olahraga di Kabupaten Padang Pariaman yaitu Kampus Politeknik Negeri Padang, Kampus Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Rumah Sakit Vertikal, STIT Syekh Burhanuddin dan Stadion Mini.

“Ke depan, Kayu Tanam dikenal sebagai daerah penghasil kaum intelektual di Sumatera Barat,” kata Bupati Ali Mukhni yang disampaikan Kabag Humas Hendra Aswara di Lubuk Alung, Selasa (18/10).

Mengingat strategisnya pembangunan tersebut, Pemerintah Daerah meminta dukungan dari seluruh unsur masyarakat terutama di Kayu Tanam karena akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu perlu upaya sosialisasi yang intensif kepada masyarakat agar dapat berjalan lancar tanpa halangan yang berarti.

“Padang Pariaman dianugerahi Allah SWT tanah yang luas untuk pengembangan Kampus yang berada di Jalan Nasional Padang-Bukittinggi serta dekat dari Bandara Internasional Minangkabau. Mohon dukungan masyarakat,” kata Hendra.

Saat ini, tambah Hendra, sedang dilakukan pembuatan disain akses ke lokasi tersebut dari Jalan Padang-Bukittinggi, persis di depan bekas pabrik PT. Statika. Dari jalan masuk itu telah dibuat masterplan pintu gerbang dan pembukaan jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan lebar 80 meter menuju kawasan terpadu.

“Saya sudah lihat disain pintu gerbangnya, disitu ada rest area dan ruang taman hijau, untuk rekreasi masyarakat,” kata Hendra.

wis/hms

DPRD Bangka Tengah Study Banding Pembangunan Infrastruktur ke Padang Pariaman

DPRD Bangka Tengah Study Banding Pembangunan Infrastruktur ke Padang Pariaman

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Mukhni menerima langsung kunjungan kerja rombongan anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah. Rombongan yang berjumlah 11 orang itu bermaksud melakukan study mengenai Pembangunan Infrastruktur dan Tata Ruang Daerah.

"Selamat Datang di Kabupaten Padang Pariaman," mengawali sambutan awal Bupati Ali Mukhni di Ruang Rapat di Parit Malintang, Selasa (18/10).

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni mengekspos pembangunan infrastruktur bernilai trilyunan yang ada di Padang Pariaman. Mulai pembangunan BP2IP, Asrama Haji, Mesjid Agung Syekh Burhanuddin, MAN Insan Cendikia, Stadion Sumatera Barat, Pelabuhan Tiram, Jalan Lingkar Duku-Sicincin dan lainnya.

"Seluruh pembangunan didukung penuh oleh masyarakat ranah dan rantau. Bahkan pembebasan lahan dilakukan secara pendekatan persuasif. Artinya masyarakat sudah tau pentingnya pembangunan," kata Ali Mukhni didampingi Asisten Tata Pemerintahan H. Anwar.

Terkait mengenai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa daerah telah menuntaskan Perda RDTR tahun 2016 yang disahkan bersama DPRD."Perda RDTR sebagai pedoman dalam pembangunan di daerah," kata peraih Satya Lencana Pembangunan itu.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu juga memperkenalkan produk unggulan yaitu Coklat olahan murni dari petani Kakao."Belum lengkap ke Sumbar, sebelum mium coklat panas di Padang Pariaman," kata alumni Harvard Kennedy School di Amerika Serikat itu.

Sementara pimpinan rombongan, Erlansyah Roskar mengaku sedang mengusulkan dan membahas Perda RDTR Bangka Tengah. Ia beralasan memilih studi banding ke Padang Pariaman karena memiliki kesamaan. Antara lain, sama-sama memiliki bandara dan memiliki daerah pemekaran dan juga memiliki kultur yang sama."Kami rasa perlu bersilaturahmi dan berbagi informasi untuk diterapkan di daerah kami," kata Ketua Komisi III DPRD Bangka Tengah itu.

wis/hms








Ratusan Murid PAUD "Manasik" Haji di Lapangan IKK Paritmalintang

Ratusan Murid PAUD "Manasik" Haji di Lapangan IKK Paritmalintang

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Ratusan murid Pendidikan Usia Dini (PAUD) melaksanakan peragaan manasik haji di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, di Parit Malintang, Selasa (18/10). Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni meminta jajaran Dinas Pendidikan untuk menggelar kegiatan tersebut secara rutin untuk membentuk tentang karakter, Sosial Emosional, Kognitif bahasa, motorik halus, motorik kasar, agama, kepribadian, maupun sosialnya.

“Usia dini adalah usia emas (golden age), masa yang sangat berharga bagi pertumbuhan anak,” kata Ali Mukhni.

Dikatakannya bahwa Peragaan Manasik diharapkan dapat menanamkan akidah Islamiyah dan sekaligus memperkenalkan peragaan manasik haji pada anak usia dini PAUD Non Formal.

“Pemda Padang Pariaman komit dalam pengembangan PAUD mulai SDM maupun sarananya,” ujar Bupati yang juga seorang pendidik itu.

Sementara Bunda PAUD Ibu Hj. Rena Ali Mukhni mengatakan bahwa Misi program PAUD mengupayakan layanan pendidikan bagi seluruh anak di Indonesia tanpa terkecuali dalam rangka membentuk manusia Indonesia seutuhnya yaitu insan yang beriman, bertaqwa, disiplin, mandiri, inovatif, kreatif, memiliki kesetiakawanan sosial yang tinggi, berorientasi masa depan, serta mempunyai kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara khususnya di Kabupaten Padang Pariaman.

“Kita berkumpul di sini juga menjalin hubungan silaturami antara pengelola PAUD, Pendidik, Ketua Kecamatan, Bunda PUAD Kabupaten dan Bunda PAUD Kecamatan dan Nagari,” kata Ketua TP PKK Padang Pariaman itu.

Pada acara Peragaan manasik haji itu Bupati Ali Mukhni turut menyumbang dari kocek pribadinya sebesar Rp5 juta. Sebelumnya juga Ibu Ketua TP PKK Hj. Rena Ali Mukhni juga menyumbang sebesar Rp6 juta.

wis/hms

Pelantikan Pengurus LIMKO Kota Batam Berlangsung Meriah

Pelantikan Pengurus LIMKO Kota Batam Berlangsung Meriah

Pelantikan Kepengurusan LIMKO Kota Batam Yang Dilaksanakan Sabtu 15 Oktober 2016  di Pelantaran Parkir Gian Super Market Bengkong Kota Batam Berlangsung  Meriah, Dimana Dihadiri Langsung Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dan Wabup Suhatri Bur. (Fhoto : Andra Sikumbang )

Bupati Ali Mukni Berharap Warga Piaman Di Batam, Untuk Selalu Menjaga Kekompakan.


Batam, BANGUNPIAMAN.COM---Kepengurusan paguyuban Ikatan Keluarga Lima Koto (LIMKO) Kampung Dalam Kota Batam priode 2016-2021, resmi dilantik Ketua PKDP Kota Batam Abu Zanar, SH, Sabtu 15 Oktober 2016, di Aula Gian Super Market Bengkong Kota Batam.

Pelantikan yang berlangsung cukup meriah tersebut juga dihadiri langsung Bupati Padang Pariaman Drs.Ali Mukhni, Wakil Bupati Suhatri Bur, Ketua DPRD Propinsi Kepulauan Riau Sukri Fakrial, Ketua DPRD Kota Batam Erizal, Ketua Gempa Kota Batam Sony Piliang serta sejumlah pemuka masyarakat asal Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

Ketua PKDP Kota Batam Abu Zanar, SH mengatakan dengan dilantiknya kepengurusan LIMKO Kota Batam diharapkan untuk bisa saling bekerjasama dengan PKDP, karena LIMKO adalah bagian dari PKDP. Kepada pengurus baru diucapkan selamat

Sedangkan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengaku sangat bangga dengan paguyuban LIMKO yang berdiri di Kota Batam. Karena menjadi wadah tempat berhimpunnya warga Pariaman khususnya yang berasal dari Lima Koto Kampung Dalam yang ada di perantauan, dan tentunya juga diharapkan bisa membantu program pemerintah." Mari sama-sama kita jaga persatuan dan kekompakan di Kota Batam ini, jaga nama baik daerah kita Padang Pariaman," kata Ali Mukhni.

Sementara itu Ketua Limko terpilih, H. Solmi berharap, Limko Batam untuk selalu solid dan mampu diterima oleh masyarakat dalam berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan.“Selain menjalin persaudaraan, kita berharap juga bisa diterima masyarakat Batam dengan menggelar beragam kegiatan sosial,” kata Solmi yang sehari-harinya Supervisi Konstruction PT Telkom Batam itu.


Dikatakannya, kegiatan sosial menjadi target dari organisasi ini. Diantaranya seperti memberikan bantuan ke panti asuhan, menggelar sunatan massal, donor darah dan bakti sosial. Disamping itu, pihaknya juga akan menghidupkan budaya-budaya lama seperti pencak silat dan kesenian daerah asal minang lainnya.


Laporan Andra Sikumbang Kontributor Batam.

Senin, 17 Oktober 2016

Pembangunan Infrastruktur Jalan di Padang Pariaman, Bernilai Ratusan Milyar Dimulai

Pembangunan Infrastruktur Jalan di Padang Pariaman, Bernilai Ratusan Milyar Dimulai

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Padang Pariaman terus dipacu demi kenyamanan masyarakat. Berkat lobi dan kegigihan Bupati Ali Mukhni akan dimulai kegiatan bernilai ratusan milyar bersumber dari Bank Dunia. Adapun proyek WINRIP IBRD Loan No. 8043-ID terdiri dari dua paket pekerjaan yaitu Paket Jalan Lubuk Alung-Sicincin dan Paket Jalan Lubuk Alung–Kurai Taji yang bernilai ratusan milyar

Adapun Groundbreaking kedua paket ruas jalan nasional di bawah Kementerian Pekerjaan Umum itu dijadwalkan pada tanggal 18 Oktober 2016 jam 11 siang yang dipusatkan di Pasar Baru Sungai Abang Lubuk Alung.

“Insya Allah Goundbreaking kedua paket pembangunan jalan itu dilakukan besok. Ini berkat doa dan kegigihan masyarakat Padang Pariaman,” kata Bupati Ali Mukhni usai menerima pejabat dari Satker Pelaksanaan Jalan Nasional III di Kampung Dalam, Senin (17/10).

Peningkatan Jalan Lubuk Alung-Sicincin, kata Ali Mukhni, dimulai dari tugu ikan lubuk alung hingga tugu di pasar sicincin dengan panjang 16 kilometer dan lebar 14 meter. Biaya diperkirakan mencapai 131 Milyar dengan kontrak sistim multiyears yang berakhir pada 31 Desember 2017.

Sedangkan Jalan Lubuk Alung-Kurai Taji dimulai dari Simpang Tugu Ikan Lubuk Alung hingga jembatan Kurai Taji dengan panjang 14 kilometer dan lebar 14 meter dengan perkiraan biaya mencapai Rp126 Milyar kontraknya juga dengan sistim multiyears yang berakhir pada 31 Desember 2017.

“Jadi, kedua paket jalan itu lebarnya 14 meter sudah termasuk bahu jalan dua meter dan dilengkapi drainase selebar 1,5 meter di kiri dan kanan ruas jalan,” kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Untuk kelancaran kedua mega proyek tersebut, Ali Mukhni dukungan masyarakat selama pekerjaan berlangsung sehingga dapat segera dinikmati masyarakat.

“Kita akui kedua paket jalan itu adalah urat nadi di Sumatera Barat. Semoga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Bupati yang dikenal jago lobi itu.wis/hms
Wabup Suhatri Bur Apresiasi Kodim 0308, Pada  Program Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk

Wabup Suhatri Bur Apresiasi Kodim 0308, Pada Program Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengapresasi dukungan Kodim 0308 Pariaman dalam upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Padang Pariaman. Sumbangsih Kodim 0308 Pariaman melalui program TNI KB Kesehatan sangat mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk di Padang Pariaman.

"Program KB kesehatan TNI yang digerakkan Kodim 0308 Pariaman sangat membantu pengendalian laju pertumbuhan penduduk," ujarnya saat penilaian program TNI KB Kesehatan tahun 2016 di Makodim 0308 Pariaman, Senin (17/10).

Dikatakannya, program KB Kesehatan yang juga melibatkan pria merupakan salah satu strategi tepat mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang digerakkan Kodim 0308 Pariaman.

"Salah satunya melalui KB Kesehatan bagi pria, adalah strategi yang tepat dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk," ulasnya.

Dikatakannya bahwa gerakan menjadikan Babinsa TNI sebagai penyuluh KB sangat membantu upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kota Pariaman. Sosialisasi dan ajakan oleh personil babinsa secara persuasif menjadi langkah yang tepat

"Pengendalian jumlah penduduk dilakukan untuk menciptakan kualitas keluarga yang lebih baik. Keterlibatan babinsa TNI sebagai penyuluh KB bersama penyuluh KB dari BKKBD sangat baik dalam mengajak masyarakat untuk ikut program KB," ujar mantan Ketua BAZNAS itu.

Sementara Dandim 0308 Pariaman Letkol (Arh) Endro Nurbantoro dalam eksposenya mengatakan, suksesi program KB Kesehatan sebagai upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk terkendala minimnya anggaran. Namun hal tersebut bukanlah hambatan bagi Kodim 0308 Pariaman dalam melaksanakan program KB. Hal tersebut dibuktikan capaian yang melampaui target sasaran KB Kesehatan yang mencapai 1.031 akseptor baru.

"Kendala berupa keterbatasan anggaran bukan halangan, dengan gotong royong bersama, kita bisa melampaui target aseptor baru yang telah ditetapkan. Gotong royong dan dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh masyarakat sehingga kendala dapat kita atasi," ujarnya.

Sementara itu, ketua tim penilai program TNI KB Kesehatan tahun 2016, Kapten Arh Wendra menuturkan, sejauh ini Kodim 0308 Pariaman menjadi salah satu Kodim dijajaran Korem 032 Wirabraja terbaik dalam pelaksanaan program KB Kesehatan. Dari pemaparan yang disampaikan kedua kepala daerah dan peninjauan di lapangan hasil capaian aseptor bagi dan metode pendekatan yang dilakukan oleh babinsa TNI dan penyuluh KB kepada masyarakat sangat sangat terbantu capaian aseptor baru.

"Sejauh ini Kodim 0308 Pariaman salah satu penyelenggara program TNI KB Kesehatan terbaik. Setelah selesai semua sasaran penilaian, akan diumumkan," tandasnya.(wis/hms)

Mukhlis Rahman : Tabuik Piaman Tetap Digelar Setiap Tahunnya

Mukhlis Rahman : Tabuik Piaman Tetap Digelar Setiap Tahunnya

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Mendukung Pesta Budaya Tabuik Untuk Menunjang Pariwisata Pariaman.

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Hujan yang tidak henti-hentinya semenjak Minggu (16/10) pagi membuat tertundanya proses tabuik naik pangkek. Namun demikian prosesi tabuik tetap berjalan lancar, hingga dibuang kelaut.

Hingga menjelang sore, nampak ribuan masyarakat yang berdatangan dari berbagai daerah memadati kota Pariaman, untuk menyaksikan pesta budaya anak nagari yang digelar setahun sekali itu.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyatakan bahwa, Tabuik Pariaman merupakan iven terbesar yang diadakan Pemko Pariaman. Iven ini yang paling banyak mendatangkan pengunjung ke kota Pariaman. Sehingga perputaran uang di Pariaman selama prosesi Tabuik sejak 1Muharam hingga tabuik dibuang ke laut tidak kurang dari Rp7 miliar." Untuk itu Pemerintah Kota Pariaman terus menggelar pesta budaya tabuik ini setiap tahunnya," kata Mukhlis.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengatakan pemerintah provinsi sangat mendukung berbagai upaya Kota Pariaman dalam mengembangkan sektor pariwisata. " Saya berharap even Pesta Budaya Tabuik  terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai upaya nyata dalam mendukung pariwisata daerah.Pesta Budaya Tabuik layak dijadikan sebagai agenda pariwisata berskala nasional karena mampu menarik para wisatawan baik dari dalam maupun negeri,"ucap Gubernur.

Duta Besar Republik Indonesia untuk negara Iran, Octavino Alimudin yang berkesempatan hadir pada kesempatan tersebut menyebutkan,pesta Budaya Tabuik yang sudah berlangsung sejak 1820 silam,  hingga saat ini masih bertahan dalam menunjang sektor pariwisata. "Saya berharap kedepan penyelenggaraan Pesta Budaya Tabuik mampu mendatangkan kurang lebih 2000 wisatawan asal negara Iran," katanya.

(BPC/REL)





Minggu, 16 Oktober 2016

Pemko dan Kamenag Pariaman Canangkan Magrib Mengaji

Pemko dan Kamenag Pariaman Canangkan Magrib Mengaji




Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pemko Pariaman dan Kementerian Agama Kota Pariaman akan melaksanakan Magrib Mengaji bersama secara bergiliran di masjid dan Mushalla yang ada di Kota Pariaman.

Maghrib mengaji disamping Program Pemerintah, berdasarkan hasil penelitian juga bermanfaat bagi kesehatan panca indra manusia karena 70% permasalahan Panca Indra (mata, dan telinga) dapat disembuhkan dengan membaca dan mendengarkan Al-qur'an.

hal ini disampaikan oleh Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman pada pembukaan secara resmi Apel Akbar didikan subuh se-Kota Pariaman, Minggu (16/10).

Magrib mengaji yang dilaksanakan untuk meningkatkan keimanan ASN dan sebagai contoh teladan yang diberikan oleh Pejabat Pemko Pariaman kepada masyarakat.

"Saya berharap dengan magrib mengaji bersama diharapkan masyarakat menindak lanjuti di masjid dan mushallanya masing-masing." ulasnya.

Terkait dengan didikan subuh ia mengatakan anak akan menjadi cerdas, bertaqwa dan mampu melahirkan generasi yang qur'ani."Pendidikan anak sedini mungkin harus kita tingkatkan. dan Saya terima kasih kepada Pembina dan pendidik MDA/TPA," kata Mukhlis.

Anggaran pembina dan Pengajar MDA dianggarkan dalam APBDesa akibat kebijakan Pemerintah Pusat yang tidak memperbolehkan penganggaran dalam APBD Kota.Wako memerintahkan Camat untuk mengawasi pelaksanaan APBDes terutama insentif untuk pembina dan pengajar MDA yang telah dianggarkan dalam APBDDesa.

Kepala Kementerian Agama Kota Pariaman, Helmi menyebutkan,maghrib mengaji yang akan dilaksanakan bersama Pemko dimulai dengan Shalat Magrib berjamaah di Masjid/Mushalla yang dituju, mengaji bersama dan ditutup dengan Sholat Isya berjamaah.

"diharapkan jam 18.00 Tim Magrib mengaji Pemko dan Kemenag sudah berada di Masjid dan Mushalla yang ditetapkan dan selesai setelah sholat Isya." tuturnya.

Kabag Kesos Setdako Pariaman Adri menjelaskan tim yang turun berjumlah 4 tim, masing-masing tim diketuai Oleh Walikota Pariaman, Mukhlis.R, Wakil Walikota, Genius Umar, Sekdako, Indra Sakti dan Asisten 2, Sukardi. dengan lokasi masjid dan mushalla yang berbeda.

sebelumnya Pemerintah Kota pariaman telah mendapat penghargaan program magrib mengaji dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2012 yang menandakan komitmen pemko pariaman menjadikan Kota Pariaman Kota Qur'ani.

BPC/HMS

Sabtu, 15 Oktober 2016

Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan Kawastara Pawitra, Dari Mendikbud Muhadjir Effendi

Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan Kawastara Pawitra, Dari Mendikbud Muhadjir Effendi

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Ketika Menerima Penghargaan Kawastara Pawitra dari Mentri Pendidikan dan Kebudayaan di Hotel Novotel Surakarta Sabtu 15 Oktober 2016

Malang, BANGUNPIAMAN.COM - Penganugerahan Kawastara Pawitra bagi kepala daerah berintegritas dalam penyiapan calon kepala sekolah yang dilaksanakan di Hotel Novotel Surakarta, Sabtu (15/10), menempatkan Kabupaten Padang Pariaman menjadi salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi saat sambutan mengatakan, pendidikan karakter harus menjadi  perhatian para pendidik, terutama kepada para kepala sekolah. "Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) menjadi institusi yang menilai kepatutan, kepantasan, dan sertifikasi seorang guru patut menjadi kepala sekolah," kata Muhadjir.

Maka komitmen dan kesungguhan kepala daerah untuk terus mendorong guru mengikuti tahapan pencalonan kepsek melalui wadah LP2KS menjadi salah satu poin untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter,.

Menurut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu, salah satu langkah policy adjustmen (penyesuaian kebijakan) yang dilakukan Kemendikbud sesuai nawacita Presiden Jokowi adalah mewujudkan pendidikan berkarakter melalui reformasi manajerial kepala sekolah. Bahkan, pria yang saat ini menjabat sebagai pengurus Muhammadiyah tersebut,  akan ada perombakan besar-besaran dalam pendekatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Ini tentu berimbas kepada daerah, sehingga kita butuh dukungan dan komitmen kepala daerah, "ujar Muhadjir.

Muhadjir  menjelaskan, kewajiban mengajar (jam mengajar) seorang guru itu harus disamakan dengan jam bekerja ASN yakni 8 jam. Hanya saja, lanjutnya, jangan dipahami delapan jam itu melulu untuk pengajaran yang bersifat akademis. Karena kegagalan bangsa ini dalam proses pendidikan lebih karena salahnya pemahaman itu, tanpa memperhatikan pendidikan yang bersifat literasi.

Seiring hal itu, sambung dia, pihaknya akan mendorong lebih banyak muatan pengajaran seni budaya, olah raga, dan interaksi sosial.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyatakan dukungannya terhadap pemikiran serta rencana program dari kementerian. "Kita Padang Pariaman mendukung kebijakan Mendikbud, lebih-lebih terkait dengan pembangunan karakter serta menjadikan output pendidikan nasional bersertifikat nasional, "kata Ali Mukhni.


BPC/REL

Jumat, 14 Oktober 2016

Archandra Tahar Putra Nareh Pariaman, Dilantik Jadi Wakil Mentri ESDM

Archandra Tahar Putra Nareh Pariaman, Dilantik Jadi Wakil Mentri ESDM

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM - Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo, Jumat (14/10/2016) akhirnya melantik putra Nareh Pariaman Arcandra Tahar sebagai Wakil Mentri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)  di Istana Negara. Meski posisinya bergeser dari Mentri menjadi Wakil Mentri, namun rakyat Sumbar tetap bangga.

Kepada wartawan usai pelantikan Archandra Tahar menyatakan untuk siap bekerjasama dengan Ignasius Jonan yang baru saja dilantik jadi Menteri ESDM. "Kita akan bekerjasama dalam revitalisasi bidang energi," katanya.

"Seperti yang pernah saya ucapkan, semoga niat saya pulang diluruskan kembali. Di manapun ditempatkan dan ini adalah keputusan terbaik yang diambil oleh Pak Presiden dan saya siap mengabdi di mana pun dan kapan pun. Sekali lagi niat saya pulang kampung diluruskan dan konsekuensi sebagai orang Indonesia yang bersedia untuk pulang dan mengabdi untuk bangsa dan negara," imbuhnya.

(***/wis/detik.com)
Dua Penghargaan Ketahanan Pangan, Untuk Padang Pariaman

Dua Penghargaan Ketahanan Pangan, Untuk Padang Pariaman

Solok, BANGUNPIAMAN.COM--Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meraih penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) sebagai Pembina Ketahanan Kabupaten, pada Hari Pangan Sedunia yang dipusatkan di Terminal Bareh Solok, Kota Solok, kamis (13/10) lalu. Penghargaan itu diserahkan  Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Wakil Bupati Suhatri Bur. Selain itu juga diraih penghargaan atas nama Kelompok Wanita Tani Harapan Tani nagari Kuranji Hilir Kec. Sungai Limau kategori Pengolah Pangan.

Usai menerima penghargaan, Wabup Suhatri Bur mengatakan bahwa penghargaan tersebut dipersembahkan untuk masyarakat baik ranah maupun rantau, khususnya pelaku pertanian. Diraihnya penghargaan itu sebagai bukti komitmen Padang Pariaman sebagai lumbung pangan nasional.

“Penghargaan ini untuk masyarakat Padang Pariaman. Alhamdulillah, dalam 10 tahun terakhir kita selalu surplus beras dan dijadikan pemerintah pusat sebagai pilot project di Sumbar,” kata mantan Ketua KPU itu.

Dikatakannya bahwa bahwa Kabupaten Padang Pariaman memiliki luas lahan pertanian mencapai 23 ribu hektar yang menghasilkan produksi padi/gabah kering giling (GKG) sebanyak 268.982 ton yang mengalami surplus beras sebanyak 130.696 ton setiap tahunnya.

Upaya pengadaaan pupuk, pembasmian hama tikus, perbaikan irigasi dan pengadaan alat-alat pertanian terus ditingkatkan melibatkan Kementerian Pertanian, Pemerintah Propinsi serta dukungan Forkopimda terutama unsur TNI.

“Kita sering turun ke lapangan untuk motivasi pelaku pertanian agar mempertahankan swasembada beras di Padang Pariaman,” ungkapnya.

Kepala Badan Penyuluh Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Yuniswan mengatakan bahwa dinasnya terus berinovasi dalam penyediaan pangan masyarakat. Tahun ini, ujarnya, ada tiga program unggulan telah diluncurkan yaitu Pertama, Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KWRL) yang berbasis pemanfaatan pekarangan untuk tanaman gizi anggota keluarga. Kedua, Pengawasan potensi pangan untuk mengawasi makanan yang dikonsumsi masyarakat. Ketiga, menjaga kestabilan distribusi pangan.

“Arahan Bapak Bupati dan Wakil Bupati, kita terus berinovasi dalam ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Yuniswan.

Sementara Kadis Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Yurisman mengatakan ke depan diupayakan program Diversifikasi Pangan untuk Ketahanan Pangan. Artinya, saat ini konsumsi beras khusunya di Padang Pariaman masih tinggi. Idealnya masyarakat mengkonsumsi beras 30 gram untuk satu kali makan, jadi rata-rata 100 gram sehari. Bahkan ada pula yang makan nasi 200 gram per hari. Untuk itu perlu pemahaman dan sosialisasi untuk mengganti beras dengan makanan bergizi lainnya yang terbuat dari ubi, pisang dan lainnya.

Mengingat pertambahan jumlah penduduk meningkat dari tahun ke tahun, tambah Yurisman, dirasa perlu untuk diversifikasi pangan untuk menstabilkan persediaan pangan sehingga masyarakat tidak mengkomsumsi satu jenis makanan saja.

WIS/HMS

43 Penjabat Wali Nagari Pemekaran,  Dilantik 19 Oktober 2016

43 Penjabat Wali Nagari Pemekaran, Dilantik 19 Oktober 2016

Bupati Ali Mukhni Didampingi Kabag Humas Hendra Aswara ( Fhoto : Dok Humas )
Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Kalau tidak ada aral melintang, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dijadwalkan akan mengambil sumpah dan melantik 43 orang penjabat walinagari pemekaran, Rabu 19 Oktober 2018 mendatang. Pelantikan tersebut akan dilaksanakan di aula Kantor Bupati Padang Pariaman untuk menindaklanjuti Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2013  yang telah disepakati oleh Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Propinsi Sumatera Barat dan Pemkab Padang Pariaman.

“Insya Allah, Bapak Bupati berketetapan hati untuk melantik 43 Penjabat Walinagari tanggal 19 Oktober 2016 jam 10 pagi di Aula Kantor Bupati. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga mengundang Bapak Gubernur untuk hadir sekaligus memberikan arahan,” kata Kabag Humas Hendra Aswara di ruang Media  Centre, Kantor Bupati di Parit Malintang, Jumat (14/10).

Menurut Hendra Aswara, terbentuknya 43 nagari baru itu, kata Hendra, disambut antusias oleh masyarakat  dalam percepatan pembangunan di nagari-nagari baik segi infrastuktur maupun sosial kemasyarakatan. Mengingat luasnya daerah Padang Pariaman sudah selayaknya dilakukan pemekaran nagari yang diusulkan oleh unsur pemerintah dan masyarakat. “Semula kita hanya punya 43 nagari lalu jadi 46 nagari kemudian mekar jadi 60  dan sekarang sudah 103 Nagari,” kata Jebolan STPDN Angkatan XI itu.

Ditambahkannya, bahwa pemerintah daerah juga telah mengusulkan kode 43 nagari kepada Kementerian dalam Negeri dan mempersiapkan perangkat serta sarana prasarana di Nagari.“Setelah Pj Wali Nagari dilantik, kita akan lapor ke Kemendagri” kata Juru  Bicara Pemkab Padang Pariaman itu.

Adapun ke 43 nagari tersebut yaitu:
1. Kecamatan V Koto Kampung Dalam (6 Nagari)
a. Nagari Campago Barat
b. Nagari Campago Selatan
c. Nagari Sikucur Utara
d. Nagari Sikucur Timur
e. Nagari Sikucur Tengah
f. Nagari Persiapan Sikucur Barat

2. Kecamatan V Koto Timur (1 Nagari)
Nagari Kudu Ganting Barat

3. Kecamatan Batang Gasan (1 Nagari)
Nagari Malai V Suku Timur

4. Kecamatan Padang Sago (3 Nagari)
a. Nagari Koto Dalam Barat
b. Nagari Koto Dalam Selatan
c. Nagari Batu Kalang Utara

5. Kecamatan VII Koto (8 Nagari)
a. Nagari Lareh Nan Panjang Selatan
b. Nagari Lareh Nan Panjang Barat
c. Nagari Persiapan Bisati Sungai Sariak
d. Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak
e. Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak
f. Nagari Limpato Sungai Sariak
g. Nagari Balah Aie Utara
h. Nagari Balah Aie Timur

6. Kecamatan Patamuan (3 Nagari)
a. Nagari Tandikat Selatan
b. Nagari Tandikat Barat
c. Nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian

7. Kecamatan Lubuk Alung.
a. Nagari Sungai Abang Lubuk Alung
b. Nagari Singguliang Lubuk Alung
c. Nagari Salibutan Lubuk Alung
d. Nagari Balah Hilia Lubuk Alung

8. Kecamatan Batang Anai (4 Nagari)
a. Nagari Sungai Buluh Timur
b. Nagari Sungai Buluh Barat
c. Nagari Sungai Buluh Utara
d. Nagari Sungai Buluh Selatan

9. Kecamatan Nan Sabaris (4 Nagari)
a. Nagari Padang Kandang Pulau Air Padang Bintungan
b. Nagari Sunur Tengah
c. Nagari Sunur Barat
d. Nagari Persiapan Kurai Taji Timur

10. Kecamatan Ulakan Tapakis (6 Nagari)
a. Nagari Padang Toboh Ulakan
b. Nagari Sungai Gimba Ulakan
c. Nagari Seulayat Ulakan
d. Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan
e. Nagari Sandi Ulakan
f. Nagari Kampuang Gelapuang Ulakan

11. Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (3 Nagari)
a. Nagari Toboh Gadang Selatan
b. Nagari Toboh Gadang Barat
c. Nagari Toboh Gadang Timur

DARWISMAN/HMS

Kamis, 13 Oktober 2016

Awal November 2016, Kereta Api Lubuak Aluang-Kayutanam Akan Beroperasi.

Awal November 2016, Kereta Api Lubuak Aluang-Kayutanam Akan Beroperasi.

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM--Kepala Divisi Regional II PT. KAI Sumbar Kolonel (Mar) Sulthon Hasanuddin meminta dukungan pemangku kepentingan Kabupaten Padang Pariaman dalam persiapan Launching Kereta Api Perintis Lubuk Alung - Kayu Tanam yang akan dimulai awal November nanti.

Hal tersebut ia sampaikan saat Sosialisasi Kereta Api Perintis Lubuk Alung-Kayu Tanam di aula kantor Bupati di Parit Malintang, Kamis (13/10). Acara tersebut dihadiri Kepala Balai Perkeratapian Wilayah Sumatera Bagian Barat Maya, Bupati Padang Pariaman diwakili Asisten Ekbang Kesra Ali Amran, Dandim 0309 Pariaman Letkol (Arh) Endro Nurbantoro, Kajari diwakili Kasi Intel Okta, SH serta Ketua Pengadilan Agama Pariaman.

“Insya Allah, Jika tak ada halangan, kita launching operasional Kereta Perintis Lubuk Alung-Kayu Tanam tanggal 1 November mendatang,” kata Sulthon.

Dikatakannya bahwa jalur rel kereta Lubuk Alung – Kayu Tanam sepanjang 20 kilometer itu sangat dibutuhkan masyarakat yang mengandalkan transportasi umum yang murah dan aman.“Ongkosnya hanya 3 ribu rupiah saja,” ungkapnya.

Sulthon juga menghimbau masyarakat agar tidak beraktifitas yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan kereta api yang dapat mengancam keselamatan penumpang.“Jadi, jangan maen di rel, jemur kasur, menaruh batu atau menaruh besi di rel untuk buat pisau. Kita juga pasang spanduk dan baliho masyarakat berhati-hati di perlintasan kereta api,” tambahnya.

Sementara Kepala Balai Teknik Perkeratapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Barat Bernadette Mayashanti mengatakan bahwa masyarakat memilih kereta api sebagai sarana transportasi karena memiliki keunggulan. Antara lain bebas macet, harga tiket terjangkau, punya jalur sendiri, bisa menembus pusat kota, risiko kecelakaan kecil dan jadwal keberangkatan tepat waktu.“Manfaatnnya dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata perempuan yang akrab disapa maya itu.

Terpisah, Bupati Ali Mukhni mendukung operasional Kereta Api Perintis Lubuk Alung-Kayu Tanam yang tak lama lagi dioperasionalkan. Ia menghimbau masyarakat berhati-hati di perlintasan agar tidak terjadi kecelakaan yang bisa menimbulkan korban jiwa.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu mengusulkan agar Perusahaan Kereta Api juga memperbanyak halte-halte di sepanjang Lubuk Alung-Kayu Tanam agar memudahkan masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi massal itu.

“Semoga kereta api perintis ini dapat dimanfaatkan masyarakat Padang Pariaman,” kata Bupati Ali Mukhni didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

wis/hms
Bupati Ali Mukhni Minta Kadis PU Awasi Proyek Pembangunan

Bupati Ali Mukhni Minta Kadis PU Awasi Proyek Pembangunan

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni meninjau proyek-proyek yang dilaksanakan di lingkungan kantor Bupati Padang Pariaman di Nagari Parit Malintang Kecamatan Enam Lingkung. Meski kondisi hujan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni tetap mengeliling semua proyek-proyek yang memakai dana APBD tahun 2016.

"Kita saat ini ingin melihat dari dekat bagaimana pelaksanaan proyek yang memakai dana APBD tahun 2016. Dengan melihat secara langsung kita dapat melakukan evaluasi sampai sejauh mana pencapai dan pengerjaan proyek ini," kata orang nomor satu di Padang Pariaman itu saat melihat dari dekat semua proyek yang dilaksanakan tahun 2016 di lingkungan kantor Bupati Padang Pariaman, Kamis (13/10).

Katanya, melihat secara dekat ini untuk melakukan evaluasi secara berkala. Makanya, dalam peinjauan ini langsung diikutkan Dinas PU dan Kontraktor Pelaksana terhadap beberapa kegiatan pembangunan di Komplek Kantor Bupati Padang Pariaman.

Mulai dari pembangunan Masjid Raya Padang Pariaman dengan dana Rp2,5 Milyar dan pembangunan kantor DPRD Padang Pariaman senilai Rp4 milyar, pembangunan kantor BAPPEDA senilai Rp2,5 milyar.

"Saya mengintruksikan Kadis PU serta jajarannya agar sangat serius memantau kinerja kontraktor pelaksana. Lakukan pengawasan, jika ada yang salah lakukan teguran dan carikan mereka solusi kalau mereka mendapatkan kesulitan di lapangan. Kita berharap progres terus meningkat dan tentunya harus menjaga jaga kwalitas kerja," ujarnya.

Semua pembangunan tersebut seperti masjid, sangat butuh pelaksanaan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Kita meminta kepada semua kontraktor yang melaksanakan pengerjaan melaksanakan dengan baik. Jangan ada pemborong melaksanakan dengan tidak sesuai aturan, karena akan merusak proses pembangunan yang sedang dilaksanakan. Apalagi dalam tahun ini semua tonggak dan slop masjid siap dikerjakan dan tahun 2017 dilanjutkan dengan pembangunan," tandasnya mengakhiri.

wis/humas
Menpan RB Asman Abnur : Saya Tindak Tegas ASN Yang Melakukan Pungli

Menpan RB Asman Abnur : Saya Tindak Tegas ASN Yang Melakukan Pungli

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur, menyampaikan keprihatinannya karena di tengah upaya keras pemerintah memacu reformasi birokrasi ternyata masih ada pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik, sebagaimana terjadi pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) praktik pungli oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Perhubungan kemarin.

Untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi kejadian serupa, selain akan terus memacu pelaksanaan reformasi birokrasi, Asman meminta masyarakat pun berpartisipasi aktif melakukan kontrol sosial.
“Kejadian kemarin adalah momentum untuk terus memacu reformasi birokrasi di jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah. Namun demikian, kami juga meminta partisipasi aktif masyarakat untuk melakukan lapor cepat apabila menemukan praktek pungli dalam proses pelayanan publik,” ujar Asman di Batam, Kepri, Rabu (12/10) pagi.

Menurut Menteri PANRB, masyarakat bisa kapan saja dan dimana saja menyampaikan laporan secara cepat, antara lain melalui kanal LAPOR! (lapor.go.id), SMS ke 1708, atau melalui media sosial Twitter @LAPOR1708, atau melalui e-mail halomenpan@menpan.go.id.

“Pemerintah sudah memiliki Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) melalui aplikasi LAPOR!.
Silahkan manfaatkan,” ucap Asman.

Menteri PABNRB menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan memberi sanksi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan pungli.

“Pungli bisa dikategorikan kejahatan jabatan. Apabila terbukti secara hukum, sanksinya sangat berat. PNS yang terlibat bisa diberhentikan tidak dengan hormat,” tegas Asman.

Ditambahkan Asman, terkait pemberhentian PNS telah diatur dalam UU 5/2014 tentang ASN. Antara lain dalam Pasal 87 ayat (4) butir b bahwa PNS diberhentikan tidak dengan hormat karena dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan dan/atau pidana umum.

HUMAS MENPANRB

Rabu, 12 Oktober 2016

H.Syahril Amiruddin : Saatnya Pembangunan Mental Masyarakat Menjadi Perhatian, Dengan Anggaran Yang Berimbang Dalam APBD.

H.Syahril Amiruddin : Saatnya Pembangunan Mental Masyarakat Menjadi Perhatian, Dengan Anggaran Yang Berimbang Dalam APBD.

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Secara fisik pembangunan di Kota Pariaman sudah sangat memuaskan. Dari pusat kota hingga ke pelosok desa pembangunan sudah merata. Jalan-jalan di pusat kota sampai pelosok desa sebagian besar sudah diaspal, begitu juga pembangunan fisik lainnya juga terus menggeliat dari tahun ke tahun.

Menurut H.Syahril Amiruddin, mengingat perkembangan kota yang terus mengeliat, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas serta berbagai penyakit masyarakat lainnya. Sudah saatnya Kota Pariaman untuk lebih memperbanyak dana sosialisasi pembangunan mental masyarakat. Dengan harapan kedepannya kemajuan kota Pariaman yang begitu terus mengeliat, dapat diimbangi dengan mental masyarakatnya yang siap menerima arus kemajuan tersebut.

" Jadi kalau selama ini kita tonjolkan pembangunan fisik semata, bagaimana kiranya kedepannya bisa diimbangi juga  dengan pembangunan mental masyarakatnya. Saya optimis jika ini bisa diwujudkan, maka kekwatiran kita bersama terhadap generasi muda kita terhadap penyalahgunaan narkoba serta berbagai penyakit masyarakat lainnya akan bisa diantisipasi sedini mungkin," kata H.Syahril Amiruddin kepada www.bangunpiaman.com, Rabu (12/10) di Pariaman.

Untuk pembangunan mental masyarakat ini Eksekutif dan legislatif tentunya, ulas Syahril Amiruddin,  harus menganggarkannya di dalam APBD. " Jadi kalau selama ini anggaran pembangunan fisik yang banyak dianggarkan, bagaimana kiranya pembangunan mental masyarakat ini juga bisa lebih ditingkatkan jumlah anggarannya. Kapan perlu kalau selama ini pembangun fisik 60 persen dari total APBD, setidak pembangunan mental masyarakat bisa juga dianggaran 20 persen," ucapnya

Perkuat Fungsi BNN Kota Pariaman
Untuk mengantisipasi peredaran narkoba maka untuk membantu tugas-tugas kepolisian dalam mengantipasi peredaran narkoba tersebut dengan memperkuat fungsi BNN Kota Pariaman. Dengan jalan menambah anggaran BNN Kota di dalam APBD. Ini penting dilakukan karena daerah kita sudah sangat rawan sekali dengan peredaran narkoba tersebut.

Seperti kita ketahui bersama saat ini narkoba sudah merasuk kemana-mana. Tidak hanya generasi muda sebagai penerus bangsa ini yang sudah mulai tersentuh narkoba, oknum kepala daerah, oknum kalangan aparatur sipil negara, oknum TNI/Polri bahkan oknum wakil rakyat pun sudah ada yang tertangkap menggunakan narkoba tersebut." Jadi dari pada generasi penerus bangsa ini rusak, maka sedari kini ada baiknya kita cegah secara bersama-sama," tambahnya lagi.

(DARWISMAN)














Wawako Genius Umar Blusukan Pantau Proyek Pembangunan

Wawako Genius Umar Blusukan Pantau Proyek Pembangunan

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Pemerintah Daerah Kota Pariaman terus menggenjot pembangunan Infrastruktur, menggeliatnya pembangunan Infrastruktur memiliki multiplyer efek terhadap peningkatan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Kota Pariaman.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman saat meninjau pembangunan taman tugu PKK simpang by pass padusunan dan Jembatan surau Kasiak Tungka Selatan, Selasa (11/10).

Menurut Wawako, Pembangunan Taman Tugu PKK disamping meningkatkan keindahan juga sebagai tempat masyarakat berselfi sambil mencicipi jagung bakar yang ada dikawasan By Pass Jati-Simp.Apar. Kawasan ini juga sebagai penghubung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman yang rencana akan dilaunching dalam tahun ini.

"Sesuai dengan visi jangka panjang Daerah sebagai Kota Perdagangan dan jasa, Kawasan By Pass cocok untuk perdagang Barang dan jasa, ini yang kita cita-citakan kedepan,"katanya

Sementara itu saat memantau pembangunan jembatan surau kasiak tungka selatan Genius mengatakan perlu partisipasi masyararakat dalam pembangunan, terutama masalah tanah.

"Setiap pembangunan jalan dan jembatan selalu terkendala dengan pembebasan tanah, masyarakat harus berkorban untuk membebaskan tanahnya agar pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masa depan." tutur Genius.

Sementara itu secaraterpisah Kepala Desa Tungka Selatan, Indra wahyudi menyebutkan bahwa pembangunan Jembatan surau kasiak merupakan hasil aspirasi masyarakat desa ketika musrenbangdes.

"Alhamdulillah, pembangunan jembatan dapat direalisasikan oleh Pemko Pariaman, masyarakat sangat bersyukur dan berterimakasih, jembatan dapat memperlancar akses warga yang berada di seberang sungai." tuturnya dengan senang hati.

pembangunan jembatan yang menghabiskan dana 654 juta tersebut disamping dapat membuka akses masyarakat Kota Pariaman yang berada diseberang sungai juga sebagai jalan penghubung ke Kabupaten Padang Pariaman.

wis/hms