Disnakhut Padang Pariaman Respon Laporan Masyarakat, Terkait Meresahkannya Anjing Liar Penyebar Rabies

Disnakhut Padang Pariaman Respon Laporan Masyarakat, Terkait Meresahkannya Anjing Liar Penyebar Rabies

Kamis, 20 Oktober 2016, 13.02.00
VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Distanakhut respon cepat laporan masyarakat terkait anjing liar. Kemaren, di Korong Guguk Nagari Lurah Ampalu dan Korong Apar Nagari Lareh Nan Panjang Kec. VII Koto Sungai Sarik, Distanakhut turun menindaklanjuti laporan masyarakat tentang banyaknya anjing liar yg mulai meresahkan masyarakat dan telah menimbulkan kerugian pada masyarakat yaitu anjing yang menggigit ternak kambing dengan kematian 4 ekor dan menggigit 2 orang anak.

Kepala Distannakhut lansung perintahkan Bidang Peternakan untuk melakukan pengendalian dengan Metode Human Euthanasia (HE) yang membunuh hewan penyebar rabies dengan cara menenangkannya terlebih dahulu sesuai dengan prinsip Kesrawan.

Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (19/10) ini dihadiri juga oleh Wali Korong dan diketahui Wali Nagari yang dilaksanakan oleh petugas medis dan paramedis UPT Pembibitan dan Keswan Wilayah II.

Tujuan dari kegiatan penangkapan anjing liar ini untuk menekan jumlah populasi anjing liar yang tidak berpemilik dan sudah meresahkan masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit rabies dari hewan ke hewan dan dari hewan kemanusia. Dalam kegiatan pengendalian ini berhasil ditangkap 9 ekor anjing liar.

"Teknis penanggulangan rabies yang sudah dilakukan selama ini adalah penyuluhan, vaksinasi rabies, sterilisasi, eliminasi dan HE. Dalam kasus ini diterapkan metode HE karena sudah meresahkan dan perlu segera dikendalikan. Terimakasih kepada masyarakat yang telah berinisiatif untuk melaporkan sehingga dapat segera ditanggulangi," ujar Zulkhailisman, S.Pt, M.Si Kepala Bidang Peternakan.

Ditempat terpisah Kepala Distannkhut Padang Pariaman Yurisman, SP, MM menghimbau masyarakat agar mau menvaksinasi rabies hewan peliharaannya dan mengikat hewan peliharaannya khususnya anjing agar mengurangi penyebaran penyakit rabies."Vaksinasi rabies gratis, tidak dipungut bayaran," jelas Yurisman

Riska, TKIP Distanakhut.

TerPopuler