Minggu, 31 Desember 2017

M.Yusuf Nyatakan Kesiapannya Untuk Maju Menjadi Caleg DPR RI Untuk Dapil II Sumbar

M.Yusuf Nyatakan Kesiapannya Untuk Maju Menjadi Caleg DPR RI Untuk Dapil II Sumbar

M.Yusuf Ketika Menghadiri Worksop Partai Kebangkitan Bangsa, Bagi Pengurus dan Kader Daerah Pemilihan 2 (Dua) Padang Pariaman, Minggu 31 Desember 2017 ( Fhoto Armaidi Tanjung )
VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Mantan wartawan Harian Haluan Padang yang sehari-harinya Anggota DPRD Propinsi Riau Muhammad Yusuf yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan siap bertarung menjadi Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Sumatera Barat menuju senayan pada Pemilu 2019 mendatang. Kesiapan tersebut ditandai dengan sudah melakukan sosialisasi dengan pengurus dan kader PKB di Kabupaten Padang Pariaman.

 Demikian diungkapkan Muhammad Yusuf, Minggu (31/12/2017) pada pertemuan dengan DPC PKB Padang Pariaman, DPAC dan kader PKB di Padang Pariaman di Sekretariat DPC PKB Balah Aie Jalan Raya Sicincin – Pariaman. Pertemuan dihadiri Ketua Dewan Syuro DPC PKB Padang Pariaman Ali Basar, Ketua Dewan Tanfidz Zulhelmi Tuanku Sidi.

Menurut M. Yusuf, keinginan maju menjadi Caleg PKB menuju senayan, karena ingin berbuat lebih banyak untuk kampung halaman. Setelah mengikuti dua kali pemilihan kepala daerah (bupati) di Padang Pariaman yang gagal meraih kemenangan, maka untuk memperjuangkan dan berbuat bagi Padang Pariaman, dipilih untuk menjadi anggota DPR RI.

“Untuk itu, dukungan kader PKB dan masyarakat di Padang Pariaman dan kabupaten/kota lain di Dapil 2 Sumatera Barat ini sangat dibutuhkan. Mari dari sekarang kita mulai bergerak, bekerja dan membangun masyarakat melalui PKB ini,” kata M. Yusuf mantan Ketua PKDP Pekanbaru tiga periode ini.

Dikatakan, pilihan ini adalah bagian dari pulang kampung membangun nagari. Dengan PKB sebagai partai yang bakal mentargetkan tiga besar, kita yakin PKB bisa berbuat lebih banyak untuk kemajuan daerah di Sumatera Barat ini.

Menurut M.Yusuf, potensi PKB di Padang Pariaman sudah bagus dan patut diberi apresiasi. Dengan empat kursi di DPRD Padang Pariaman, merupakan potensi yang harus dipertahankan dan ditingkatkan pada Pemilu 2019 mendatang. (ARMEDTAN)
Pada Rakor Simulasi Dapil Padang Pariaman, Komisioner Bawaslu Vifner Ingatkan Camat Jangan Ikut Kampanye

Pada Rakor Simulasi Dapil Padang Pariaman, Komisioner Bawaslu Vifner Ingatkan Camat Jangan Ikut Kampanye

Suasana Rapat Koordinasi Penyusunan Penataan Daerah Pemilihan Kabupaten Padang Pariaman, yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Pariaman Sabtu 30 Desember 2017, di Kasandra Hotel Pariaman
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Komisi Pemilih Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman jelang tutup tahun gelar Rapat Koordinasi Simulasi Daerah Pemilihan Legislatif, Sabtu (30/12) di Kasandra Hotel By Pass Kota Pariaman.

Rakor simulasi penyusunan penataan dapil dan penghitungan alokasi kursi pileg 2019 tersebut dihadiri Ketua KPU Sumbar Amnasmen, Komisioner Bawaslu Sumbar Vifner,  Bupati Padang Pariaman yang diwakili Asisten Sekretariat Daerah  Idarussalam, Panwaslu Padang Pariaman,  Pengurus Partai Partai Politik,Ormas dan tokoh-tokoh masyarakat.

Bupati dalam sambutannya menegaskan, Pemilu adalah pesta demokrasi lima tahunan yang harus dijaga agar tidak cacat. Melalui Rakor berbagai persoalan Pemilu akan lebih bagus dibicarakan dibanding diskusi perorangan. "Terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pemerintah, kita siap bekerjasama dalam bentuk apapun," tegas Idarussalam.

Sedangkan Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengungkapkan, Dapil berkaitan erat dengan geografis wilayah dan jumlah penduduk serta dengan pemerintahan. Padang Pariaman dengan jumlah penduduk 462 ribuan sudah setara untuk memperoleh jatah 40 kursi di legislatif seperti saat ini. "Jumlah penduduk 500 ribu, maksimal 40 kursi," jelasnya.

Sementara persoalan krusial menyangkut bilangan pembagi penduduk, jumlah suara yang dibutuhkan untuk sebuah kursi adalah 462.125 : 40 kursi adalah 11.553 suara.

Narasumber lainnya Komisioner Bawaslu Sumbar Vifner menjelaskan, Rakor ini dulunya adalah uji publik, yang mesti dilalui KPU menjelang Pemilu legislatif.

Vifner mengingatkan, agar pemutakhiran data penduduk, sebuah persoalan yang begitu penting agar bisa dilakukan lebih detail lagi Karena nama Vifner hingga saat ini masih tercatat pada beberapa tempat.
Pelanggaran pemilu, tambah Vifner, meliputi pidana, administrasi dan kode etik penyelenggara. Sementara sengketa Pemilu berupa sengketa proses dan hasil Pemilu, yang hanya bisa diselesaikan di MK.

Dalam Rakor yang diikuti  Camat dan  pengurus Parpol ini, Vifner mengingatkan agar  camat jangan ikut dalam kampanye nantinya, karena Bawaslu akan menjatuhkan sanksi sedang dan berat.

Setelah dilakukan diskusi, Rakor akhirnya menyepakati bahwa Padang Pariaman tetap dengan empat daerah pemilihan (Dapil) sebagaimana Pileg sebelumnya.(IB/***)

Sabtu, 30 Desember 2017

Pemindahan SMA/SMK ke Provinsi Jadi Perhatian BPK`

Pemindahan SMA/SMK ke Provinsi Jadi Perhatian BPK`



Padang, BANGUNPIAMAN.COM–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sumbar menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sumbar, Jumat (29/12) di Kantor BPK RI. Dari LHP tersebut, BPK menyoroti dua kinerja keuangan.

“Ada dua laporan yang kita serahkan kepada Pemprov Sumbar, yakni terkait laporan belanja daerah serta berkaitan dengan pendidikan,” ujar Kepala BPK RI Sumbar, Pemut Aryo Wibowo yang dikutip dari www.hariansinggalang.co.id

Dikatakannya, ada beberapa catatan yang diberikan kepada Pemprov Sumbar untuk dipelajari. Terutama berkaitan dengan pendidikan. Sebab, saat perpindahan kewenangan SMA/SMK dari Kabupaten/Kota ke Provinsi. BPK menilai masih kurang kesiapan dari Provinsi.

“Untuk itu, kita meminta Pemprov Sumbar untuk menyiapkan persoalan terkait pendidikan ini dengan mematangkan kinerja sejak perlimpahan kewenangan ini. Apalagi menyiapakan dari segi database. Karena saat ini database masih belum tersedia, kemudian kebijakan terkait guru yakni pendistribusian guru dan profesionalisme yang belum terpetakan dengan maksimal,” ungkapnya.

Terkait pemindahan dan kebijakan terkait guru segera dibuatkan mekanismen pemindahannya. Dikarenakan, waktu tinggal sedikit lagi di 2017. Memasuki 2018 ini mesti dikebut karena ini nanti juga akan bersinggungan dengan anggaran.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menyebutkan, dari laporan yang diberikan BPK ini, Pemprov Sumbar akan memperlajarinya. Sehingga, apa arahan dari BPK yang diberikan contohnya persoalan pendidikan akan ditindaklanjuti.

sumber : www.hariansinggalang.co.id

Rabu, 13 Desember 2017

GOW Kota Pariaman Gelar Seminar Parenting Skill

GOW Kota Pariaman Gelar Seminar Parenting Skill

Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Ketika Membuka Seminar Nasional GOW Parenting Skill ( Fhoto : Junaidi/Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Selain membangun pembangunan fisik dengan infrastrukturnya, kita juga harus seimbang dengan pembangunan akhlak, perilaku, karakter serta iman dan taqwa, dan acara seminar Parenting Skill yang dilakukan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pariaman hari ini, sangat sejalan dengan upaya yang kita lakukan oleh pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya pada pembukaan Seminar Nasional Parenting Skill bersama Ustad Bendri Jaisyurahman dari Jakarta, yang dilaksanakan oleh GOW Kota Pariaman dalam rangka memperingati Hari Ibu, bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (13/12).

Genius Umar juga menambahkan, saat ini kita sebagai orangtua, terutama ibu, agar kita dapat memberikan teladan yang baik bagi anak-anak kita, menjadi panutan dengan akhlak yang baik.

“Bagaimana kita dapat menajdi contoh, kalau kita tidak bisa mencontohkan hal yang baik bagi anak-anak kita, contoh orang rua yang menyuruh anaknya untuk sholat, tetapi ia sendiri tidak pernah sholat,” tuturnya.

Belum lagi saat ini semakin banyak tantangan yang melanda generasi muda kita, seperti derasnya arus informasi yang mereka dapat dengan mudah melalu smartphone mereka, sebagai ibu kita mesti bisa memahami apa keinginan anak kita, dan membimbing mereka untuk menjelaskan mana yang boleh dan yang tidak.

“Smartphone, dapat menjadi alat untuk menimba ilmu yang bermanfaat, sekaligus bisa menghancurkan akhlak anak-anak kita, untuk itu, peran ibu sangat vital dalam mengarahkan dan membimbing anaknya agar memahami mana yang boleh mereka akses dan mana yang tidak,” tukasnya.

Selain itu pengaruh Narkoba yang telah menggurita di kalangan generasi muda, harus dapat kita cegah dan antisipasi, agar tidak menimpa anak-anak kita, ditambah dengan tayangan televisi yang tidak mendidik, kita mesti bisa memberikan pengertian tentang tayangan tersebut.

“Kita mesti bangga dengan apa yang orangtua kita contohkan dulu, bagaimana mereka meluangkan waktu kepada kita dan membahagiakan kita sebagai anak, karena itu kita mesti kembali kepola asuh masa lalu, yang dapat membuat anak tertawa dan tersenyum gembira, berinteraksi dengan sebayannya,” tutupnya.

Tema yang diambil dalam Parenting skill kali ini adalah “Menjadi ibu yang dirindukan”, dalam rangka memperingatai Hari Ibu, ujar Ketua GOW Ny. Lucy Genius. “Diharapkan dengan penjelasan yang menarik yang disampaikan oleh narasumber kita yaitu ustad Bendri  Jaisyurahman nanti, dapat menambah ilmu dan pengetahuan bagi pengurus GOW dan pengurus organisasi kewanitaan se Kota Pariaman.” Jelasnya.

Selain seminar parenting skill ini, kita nanti siang juga akan menggelar seminar kepada pelajar se-Kota Pariaman dengan narasumber yang sama, agar para pelajar kita, generasi muda kota pariaman, dapat menjadi generasi zaman now, yang berakhlak mulia dan beriman kepada Allah SWT, tutupnya.

Acara ini dihadiri juga oleh Kadis Dikpora Kota Pariaman, Kanderi, Ketua DWP Ny. Kartini Indra, Ketua Persit KCK, Ketua Bhayangkari, dan pengurus serta peserta yang berasal dari seluruh organisasi wanita yang ada di kota pariaman. (R/Kominfo Kota Pariaman)


Jelang Akhir Pengabdian Walikota Mukhlis Rahman Dianugerahi Satyalancana Wira Karya

Jelang Akhir Pengabdian Walikota Mukhlis Rahman Dianugerahi Satyalancana Wira Karya

Mentri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahyo Kumolo Menyematkan Pin Satyalencana Wira Karya Kepada Walikota Pariaman Muhklis Rahman, Rabu 13 Desember 2017, Pada Acara Hari Nusantara di Dermaga Pelabuhan Cirebon Jawa Barat ( Fhoto : Kominfo Kota Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, 1 dari 9 Kepala Daerah di Indonesia, yang mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya bidang pemerintahan dalam pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kelautan dari Presiden RI yang disematkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo, pada acara Hari Nusantara, bertempat di dermaga Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/12).

Satyalancana Wira Karya, adalah sebuah tanda penghargaan tertinggi yang dikeluarkan dan diberikan kepada warga negara Indonesia, yang telah sangat berjasa dan berbakti kepada bangsa dan negara.

“Dengan adanya penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya ini, akan memberikan semangat baru bagi kami di Pemko Pariaman, untuk dapat mwujudkan Indonesia sebagai poros maritime dunia, seperti yang digaungkan oleh bapak Presiden kita, Jojo Widodo,” tukasnya.

Penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik penggiat wisata, penggiat lingkungan, pemerhati kebaharian, dan stakeholder serta masyarakat kota pariaman, yang bahu membahu untuk membangun sector bahari, sebagai sector yang menjadi wisata dan ekonomi masyarakat kota pariaman.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, baik pemerintah, OPD dan seluruh rekan-rekan penggiat lingkungan, wisata dan kebaharian, yang selalu menjaga laut sebagai tumpuan kehidupan, serta menjaganya dengan memperhatikan kelangsungan terumbu karang yang ada, dan habitat lainya di laut kita,” tutupnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat kota pariaman, dan kepada pemerintah RI, yang sudah memberikan penganugerahan tanda kehormatan ini

“Satayalancana Wira Karya,  bukan hanya keberhasilan saya saja, tetapi adalah keberhasilan kita bersama,” ulasnya di akhir keterangannya.

Mendagri Tjahyo Kumolo yang mewakili Presiden RI, mengungkapkan, bahwa Presiden RI, Jokowi menyampaikan bahwa sebagai bangsa maritim, laut adalah masa depan bangsa. Hal itu lantas diterjemahkan oleh Kementerian Pertahanan dan Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman dengan komitmen bersama untuk melaksanakan pembangunan dan pengelolaan kelautan nasional.

“Yakni melalui tiga misi, yaitu : Kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan. Salah satunya diwujudkan dalam pemberantasan ilegal fishing, agar kekayaan laut Indonesia dapat dinikmati seutuhnya oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya Selain itu pemerintah juga memaksimalkan laut untuk meningkatkan efisiensi logistik dengan membangun jalur tol laut.

Adapun Hari Nusantara adalah peringatan keberhasilan diplomasi Indonesia agar prinsip negara kepulauan diakui secara internasional melalui instrumen Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNCLOS) 1982. Pengakuan ini sebelumnya didahului oleh diumumkannya dalam Deklarasi Djoeanda tanggal 13 Desember 1957.

Sementara itu, Menko Maritim Luhut Pandjaitan yang juga ketua dewan pengarah Hari Nusantara 2017, mengingatkan, perlunya masyarakat Indonesia mengingat kembali posisi strategis Indonesia di kawasan strategis dunia. “Saya sebut ini sebagai posisi silang diantara dua samudera dan diantara dua benua besar, jadi Indonesia ini berada pada posisi yang strategis,” ujar Luhut.

Menurut Luhut, saat ini banyak masyarakat Indonesia yang tidak sadar betapa strategisnya posisi Indonesia dalam dunia internasional. Dengan posisi diantara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik serta diantara Benua Asia dan Australia, tambah Luhut, bangsa Indonesia perlu mengedepankan persatuan diantara perbedaan yang ada, ungkapnya mengakhiri. (r/kominfo pariaman)

Senin, 11 Desember 2017

Kadis PMPTP Hendra Aswara : Butuh Teknologi Tepat Guna Untuk Mengolah Produk Lokal Unggulan

Kadis PMPTP Hendra Aswara : Butuh Teknologi Tepat Guna Untuk Mengolah Produk Lokal Unggulan

Kadis PMPTP Hendra Aswara memberikan sosialisasi pemanfaatan teknologi dalam pengolahan pangan lokal di Pasar Kasang, Batang Anai, Jumat 8 Desember 2018 ( Fhoto Humas )
Batang Anai, BANGUNPIAMAN.COM--Pengolahan produk pangan lokal dari bahan baku menjadi bahan jadi memerlukan rekayasa teknologi yang modern. Diketahui banyak sekali hasil pangan lokal masyarakat yang belum diolah maksimal karena masih menggunakan cara konvensional.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara mengatakan, butuh teknologi tepat guna untuk mengolah produk lokal unggulan, seperti ubi kayu, jagung, pepaya memiliki peluang pasar yang menjanjikan apabila diolah menjadi produk layak konsumsi masyarakat.

"Misal pepaya menjadi saus, ubi menjadi mie dan jagung untuk pakan ternak. Semua butuh sentuhan teknologi, untuk kesejahteraan masyarakat," kata Kadis Hendra Aswara pada acara sosialisasi prototipe teknologi tepat guna di Pasar Kasang, Batang Anai, Jumat (8/12/2017). Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat.

Hendra mengatakan, penggunaan produk ubi kayu untuk pembuatan mi akan sangat membantu pemerintah dalam mengurangi komoditas impor gandum. Apalagi harga gandum dunia sedang melonjak tinggi yang juga akan mempengaruhi daya beli masyarakat. "Kita optimis, ubi jadi bahan baku pembuatan mie lebih diminati masyarakat. Harga terjangkau dan juga lebih sehat. Petani pun menikmati," ujar Kadis yang pernah menjabat Kabag Humas itu.

Pada kesempatan itu diperagakan sebuah mesin pencetak mi tanpa gandum yang diproduksi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Adapun produksi dalam satu jam sebanyak 30 kg. Sementara harga satu unit mesin pencetak mi itu seharga Rp60 juta.

Ia berharap nanti nantinya dapat dianggarakan pada APBD atau melalui dana pokok pikiran anggota DPRD.
"Kita coba untuk anggarkan untuk kelompok IKM. Insyaallah didukung oleh Bapak Bupati dan DPRD," kata alumni STPDN Angkatan XI itu (***/IB).

Senin, 06 November 2017

Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, Putra Mantan Bupati Padang Pariaman Alm.Muslim Kasim, Dipercaya Menjadi Dandim 0909 Sangatta Kaltim

Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, Putra Mantan Bupati Padang Pariaman Alm.Muslim Kasim, Dipercaya Menjadi Dandim 0909 Sangatta Kaltim

LETKOL Inf Kamil Bahren dan istrinya, Lydia Basko disambut Letkol Inf Setyo Wibowo saat sampai di Kodim 0909 Sangatta. Saat penyambutan, Letkol Inf Kamil Bahren Pasha mendapatkan kalungan bunga serta kepalanya disiram dengan air bunga beberapa kali. ( Fhoto : Harian Haluan )
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Letkol Inf Kamil Bahren Pasha putra mantan Bupati Padang Pariaman Alm.Muslim Kasim dipercaya menjadi Komandan Kodim (Dandim) 0909 Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Dikutip dari www.harianhaluan.com, menantu pengusaha Basrizal Koto (Basko) itu akan melakukan serah terima jabatan dengan Dandim 0909 sebelumnya, yakni Letkol Inf Setyo Wibowo, pada Rabu (8/11) mendatang di Markas Korem 091/ASN Samarinda.

Kamil mengatakan, ia tiba di Makodim 0909 Sangatta pada Sabtu (4/11). Setibanya di sana, anak mantan Wakil Gubernur Sumbar itu disambut oleh Letkol Inf Setyo Wibowo. Ia disambut dengan pelayanan adat daerah setempat, antara lain, dikalungi bunga dan disiram air di kepala beberapa kali. Setelah itu, ia dan istrinya, Lidya Basko, dipersilahkan masuk dan menempati ruang kerjanya.

“Saya siap menjalankan amanah baru dan meneruskan semua program yang ada saat ini. Dalam jangka waktu pendek ini, saya akan melakukan pengenalan, pengecekan personel, dan material. Dalam waktu dekat, saya akan melakukan kunjungan silaturahmi kepada pemerintah dan masyarakat Kutai Timur,” tutur pria yang katanya baru kali pertama itu ke Sangatta.

Sebelum menjabat Dandim 0909 Sangatta, Letkol Kamil merupakan Danyonif Para Raider 330 Kostrad. Sementara itu, Letkol Setyo Wibowo menjabat Wakil Asisten Logistik Kostrad di Korem 091/ASN Samarinda.


sumber : harianhaluan.com

Kamis, 02 November 2017

Sebanyak 355 Orang Calon Anggota Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman Ikuti Ujian Tertulis

Sebanyak 355 Orang Calon Anggota Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman Ikuti Ujian Tertulis

Kepala Sekretariat Panwaslu Padang Pariaman Nazwir, ketika mengawasi ujian bagi calon anggota Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman di TK/SD Unggul Terpadu Limpato Padang Pariaman, Kamis 2 November 2017
Soal Ujian Yang Masih Tersegel dibuka Ketua Panwaslu Padang Pariaman Zainal Abidin didampingi Kepala Sekretariat Nazwir dan saksi dari calon anggota Panwascam V Koto Kampung Dalam Supelman
Soal-Soal Ujian Langsung Dibakar. Terlihat Komisioner Bawaslu Vifner dan Ketua Panwaslu Padang Pariaman Zainal Abidn
VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Sebanyak 355 orang calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (02/11) mengikuti seleksi ujian tertulis. Sementara 16 orang lainnya yang sudah lolos seleksi administrasi tidak datang.

Ujian tertulis yang dimulai pukul 09.15 Wib di TK/SD Unggul Terpadu Limpato Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman yang dihadiri staf Bawaslu Propinsi Sumatera Barat tersebut berjalan sukses.

Ketua Panwaslu Kabupaten Padang Pariaman Zainal Abidin, SH didampingi komisioner Panwaslu Syaiful Al Islamy, Anton Ishak dan Kepala Sekretariat Nazwir sebelum ujian digelar menyebutkan, partisipasi masyarakat untuk untuk bergabung menjadi pengawas pemilu cukup tinggi melampaui dari target Panwaslu Padang Pariaman. " Peserta terbanyak berasal dari Kecamatan Nan Sabaris dengan jumlah peserta 47 orang dan peserta paling sedikit dari Kecamatan Batang Gasan yang hanya diikuti sebanyak 9 orang saja," katanya.

Menurut Zainal,  tes tertulis ini merupakan tahap lanjutan setelah calon panwascam lolos seleksi berkas.Seluruh soal-soal yang diujikan hari ini berasal dari Bawaslu Propinsi Sumatera Barat yang masih tersegel, dibuka segelnya jelang ujian berlangsung. " Ini lihat soalnya masih tersegel sehingga kerahasiannya betul-betul terjamin, " ulasnya

Zainal berharap melalui seleksi ujian tertulis yang kemudian dilanjutkan dengan ujian wawancara, akan terpilihnya anggota Panwascam yang betul-betul berkualitas, sehingga dapat melaksanakan tugas-tugas pengawasan pemilihan umum legislatif dan presiden dan wakil preseiden di wilayah kecamatan nantinya.

Soal Langsung Dibakar, Setelah Ujian

Setelah ujian dilangsungkan, kemudian soal-soal yang diujikan tersebut langsung dibakar oleh Komisioner Panwaslu Padang Pariaman Zainal Abidin, Syaiful Al Islamy, bersama Komisioner Bawaslu Vifner serta  Panwaslu Padang Pariaman. Tujuannya, agar soal-soal tersebut tidak disalahgunakan untuk pemilu selanjutnya.

BP-001

Senin, 30 Oktober 2017

Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Dilantik, Ini Nama-Nama Pengurusnya

Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Dilantik, Ini Nama-Nama Pengurusnya

Hj. Nurlian dilantik sebagai Ketua Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Belanti Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung periode 2017-2021, di surau setempat, Minggu (29/10/2017).( Fhoto  : Armaidi Tanjung)
Lubuk Alung,BANGUNPIAMAN.COM---Hj. Nurlian dilantik sebagai Ketua Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Belanti Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung periode 2017-2021, di surau setempat, Minggu (29/10/2017). Nurlian didampingi Wakil Ketua Syamsinar, Jasmani, Sekretaris Mardiana dan Bendahara Yusmaini.

Pelantikan oleh Ketua Majelis Taklim Indonesia (MTI) Kecamatan Lubuk Alung Nurbaiti dihadiri penceramah Hendri Suardi Tuanku Sidi, Pembina Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Defriandi Tuanku Imam, H.Samiak Lb. Jolelo, Ali Usman Datuak Rangkayo Itam, Abdul Hamid Tk.Imam, Nasrul, Sepriadi dan Ali Tanjung Tuo Siak.

Menurut Pembina Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Defriandi Tuanku Imam, kegiatan majelis taklim ini antara lain kegiatan rutinan setiap Rabu adalah membaca Yasinan, zikir tolak bala dan arisan. Pelaksanaannya dari rumah ke rumah anggota. “Kegiatan ini sangat positif meningkatkan silaturrahmi sesama anggota dan warga masyarakat,” kata Defriandi.

Sedangkan tujuan dari majelis taklim ini, kata Defriandi, bagaimana dapat meningkatkan dan mengarahkan anggota kepada jalan yang diredhai oleh Allah Swt. Juga melaksanakan takziah ke rumah-rumah masyarakat yang berduka, melaksanakan shalat jenazah berjamaah jika ada warga yang meninggal dunia. “Yang lebih penting lagi dapat membina keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah,” kata Defriandi.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Nurlian menyebutkan, majelis taklim ini sudah berdiri sejak 18 Februari 2014 lalu. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. “Pada awalnya,  beranggota  63 orang. Kini sudah berjumlah  72 orang,” katanya. (RS/BP-001)

Minggu, 29 Oktober 2017

KPPD  Yakin Mahasiswa Banten Mampu Menjadi Agen Perubahan

KPPD Yakin Mahasiswa Banten Mampu Menjadi Agen Perubahan

Suasana diskusi aktivis KPPD Banten, Yogi Iskandar besama mahasiswa ( Fhoto Humas KPPD Banten )
Banten, BANGUNPIAMAN.COM---Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Provinsi Banten meyakini, mahasiswa di Banten mampu menjadi agen perubahan demokrasi. Selain itu, mahasiswa identik dengan kegiatan akademis seperti diskusi yang bisa dijadikan sarana untuk pendidikan pemilu dan demokrasi.

Hal itu diungkapkan aktivis KPPD Provinsi Banten, Yogi Iskandar dalam diskusinya bersama mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pandeglang, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10) di halaman Masjid Mujahidin Kadulogak, Menes, Kabupaten Pandeglang. Menurut Yogi, mendongkrak partisipasi masyarakat diperlukan motivasi agar masyarakat yakin akan pentingnya partisipasi dalam pemilu.

“Kita sering mendengar apatisme masyarakat kepada elit politik, baik kepada anggota legislatif, atau bahkan kepada presiden. Hilangnya kepercayaan masyarakat harus diaplikasikan dalam wujud yang positif, yaitu mendorong agar masyarakat berpartisipasi secara politik misalnya mencalonkan diri menjadi anggota legislatif, atau berpartisipasi untuk memilih calon legislatif yang diharapkan,” kata Yogi.

Diskusi yang diberi nama “Ngampar Samak, Cacahan Pemilu dan Demokrasi” tersebut, membahas sejumlah fenomena di lapangan, diantaranya money politic. Menurut Yogi, mahasiswa bisa melakukan pemantauan terhadap proses pemilu dengan cara menjadi pemantau pemilu. Hal itu kata Dia penting untuk mendapat legalitas melaporkan ketika menemukan tindak pidana pemilu.

“Kajian tentang pemilu bagi kaum intelektual tidak mesti hanya bicara partisipasi memilih, namun berpartisipasi menjadi penyelenggara juga sangat penting. Salah satu upayanya yaitu mahasiswa yang tergabung dalam organisasi bisa mendaftar ke Bawaslu untuk menjadi pemantau pemilu,” ujarnya.

Masih kata Yogi, sangat disayangkan jika potensi mahasiswa diabaikan. Dia mengajak mahasiswa menangkap semua peluang dalam kancah kepemiluan. Dia juga merekomendasikan mahasiswa yang memenuhi syarat menjadi penyelenggara agar siap-siap bergabung dan berkontribusi.

“Mahasiswa bisa menjadi PPK atau Panwaslu, atau penyelenggara ditingkatan lainnya hingga akar rumput. Mahasiswa sangat berpotensi melaksanakan tugasnya dengan baik, dirasa sering melakukan latihan-latihan di kampus untuk bermasyarakat,” kata Yogi.

Peserta diskusi, Robi mengungkapkan, pihaknya tertarik mendalami pendidikan pemilu seperti menginventarisasi regulasi pemilu untuk dipelajari, sebagai landasan untuk terjun ke lapangan dalam kancah pemilu.
“Diskusi seperti ini tepat dilakukan. Terlebih tahun 2019 kita akan dihadapkan dengan pemilu. Kalau bukan kita yang memberikan pendidikan ke masyarakat, ya siapa lagi,” kata Robi dengan antusias.


PERS RELEASE

Sabtu, 28 Oktober 2017

Kasubbag Humas Polres  Irwan Sikumbang Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH

Kasubbag Humas Polres Irwan Sikumbang Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH

Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman Irwan Sikumbang,  meletakan coran semen pada pemasangan pembatas taman  di  halaman Masjid Raya Nagari Sintuak  disaksikan, ulama, ninik mamak dan tokoh masyarakat Nagari Sintuak usai shalat Jumat (27/10/2017). ( Fhoto : Armaidi Tanjung )


Sintuak, BANGUNPIAMAN.COM--Kepedulian Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman ini patut diacungkan jempol. Inisiatifnya agar kawasan Masjid Raya Nagari Sintuak menjadi asri, maka dibuatlah taman di lingkungan Masjid

Pembuatan taman tersebut ditandai dengan pemasangan pembatas taman secara simbolis oleh Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman Iptu Irwan Sikumbang, Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH, Walinagari Sintuak Anasril Nazar, Ulama Sepuh Padang Pariaman Azwar Tuanku Sidi, ninik mamak dan tokoh masyarakat Nagari Sintuk, usai shalat Jumat 27 Oktober 2017

Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman Irwan Sikumbang menyebutkan, apa yang dilakukan Bhabinkantibmas Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH patut diberikan apresiasi karena mampu melakukan inovasi dan kreatifitas dalam meningkatkan hubungan polisi dengan masyarakat.

“Pembuatan taman ini seminggu lalu sudah dimulai dengan penanaman 100 bibit. Dari 40 orang Bhabinkantibmas yang ada di wilayah Polres Kabupaten Padang Pariaman, Roy Martin mampu menjalin komunikasi dan silaturrahmi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat di Nagari Sintuak. Baik dengan Walinagari bersama perangkatnya, ulama, ninik mamak, pemuda dan anggota masyarakat. Berbagai masalah kehidupan yang terjadi di Nagari Sintuak, berhasil dimediasi Bhabinkantibmas Roy Martin. Masalah yang dihadapi masyarakat tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan, musyawarah dan tidak sampai berlanjut ke pihak penegak hukum di tingkat Polsek,” kata Irwan.


Kapolsek Lubuk Alung Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH menambahkan, inovasi yang dilakukan Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Tob oh Gadang Aipda Roy Martin sejalan dengan apa yang dikumandangkan oleh Kapolri beberapa waktu lalu. Inti dari pesan Kapolri adalah bagaimana polisi dekat dengan masyarakat. Jika  sudah dekat dan terjalin komunikasi yang baik, maka informasi semakin cepat  dari dan ke masyarakat. “Apa pun kejadian dan peristiwa yang terjadi di Nagari Sintuak, silakan sampaikan informasinya. Setiap hari Bhabinkantibmas harus berada di tengah masyarakat.

Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin mengatakan, pembuatan taman di kawasan Masjid Raya Sintuak dimaksudkan agar lebih nyaman, hijau, tidak gersang dari tanaman, dan menambahkan keindahan kawasan masjid. “Sebelum ide pembuatan taman dilakukan, terlebih dahulu berkonsultasi dengan ulama, ninik mamak dan Walinagari Sintuak. Sehingga pelaksanaan dari pembangunan taman tersebut dapat berjalan lancar,” kata Roy Martin.

Ulama Padang Pariaman Azwar Tuanku Sidi menyebutkan, sosok Bhabinkantibmas  Roy Martin memang mengagumkan bagi masyarakat Nagari Sintuak. Karena Bhabinkantibmas Roy Martin dekat dengan masyarakat, termasuk dekat dengan ulama dan ninik mamak. Ia datang ke surau-surau, masjid dan kegiatan keagamaan lainnya yang ada di Sintuak. “Secara pribadi, Roy Martin beberapa kali datang bertamu ke rumah. Mudah-mudahan dengan kehadiran Bhabinkantibmas Roy Martin di Sintuak, dapat mengangkat nama baik nagari ini,” kata Azwar Tuanku Sidi yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Jamiatul Mukminin Sintuak ini.

Taman yang dibangun ini, kata Azwar Tuanku Sidi, diharapkan mampu menjadi pendingin dari suasana yang gersang sebelumnya. “Nagari Sintuak sendiri termasuk  nagari  yang sudah tua. Bahkan Syekh Burhanuddin ulama terkemuka di daerah Sumatera Barat, dimasa kecilnya berada di Nagari Sintuk,” kata Azwar Tuanku Sidi.(RS/BP-001)


Selasa, 24 Oktober 2017

Wako Mukhlis Rahman : Pemerintah Desa Garda Terdepan Pembangunan Daerah

Wako Mukhlis Rahman : Pemerintah Desa Garda Terdepan Pembangunan Daerah

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Saat Memberikan Sambutan Pada Rapat Koordinasi Kepala Desa se Kota Pariaman yang Dilaksanakan, Selasa 24 Oktober 2017, di aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintahan Desa merupakan garda terdepan dalam pembangunan daerah untuk itu perlu tuntutan disiplin dan etos kerja yang baik.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman ketika membuka Rapat Koordinasi Kepala Desa se Kota Pariaman, Selasa (24/10), di aula Balaikota Pariaman.

Rakor menghadirkan narasumber dari Kepala BPMD Provinsi Sumbar Syafrizal dan dihadiri Camat se-Kota Pariaman dengan pelaksana Rakor oleh Bagian Pemerintahan Setdako Pariaman yang dikepalai oleh Alfian.

Menurut Mukhlis, bantuan dana APBN dan APBD untuk desa dan kelurahan saat ini di Kota Pariaman kurang lebih  Rp.89 milyar lebih. Rata-rata setiap desa, mendapatkan  alokasi Rp.1,4 milyar sampai Rp.2 milyar. Uang ini harus dikelola dengan baik untuk pembangunan infrastruktur desa.

Melalui rapat koordinasi kepala desa tersebut Wako Pariaman berharap, perangkat desa hendaknya dapat mengelola keuangan desa dengan baik agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan.

Walikota Pariaman juga mengimbau kepada para Camat, kepala Desa dan Lurah untuk segera berkoordinasi apabila terjadi permasalahan yang  terjadi. Jika terjadi permasalahan agar  dapat diselesaikan dengan baik. Tujuannya agar tercapainya pemerintahan Good Government dengan dibarengi selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh lapisan warga masyarakat.

Dalam rakor tersebut, berbagai permasalahan dibahas. Termasuk metode dan standarisasi harga dalam penyusunan RAB, SAB, Metode dan Pedoman Pemeriksaan/ evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan, serta metode perhitungan pajak dan pungutan lain terhadap kegiatan desa yang secara langsung disampaikan oleh Kepala BPMD Provinsi Sumbar Syafrizal.[rel/bp-001]

Minggu, 22 Oktober 2017

Asroni Tewas Tertabrak Kereta Api di Palembayan Sintuak

Asroni Tewas Tertabrak Kereta Api di Palembayan Sintuak

Bhabinkamtibmas Nagari Sintuk, Toboh Baru Aipda Roy Martin SH, Ketika Berada di Rumah Asroni  Korong Palembayan Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Minggu 22 Oktober 2017 ( Fhoto AMT)

Sintuak, BANGUNPIAMAN.COM--- Kereta api Padang – Pariaman kembali menelan korban. Kali ini korbannya Asroni (55) suku Jambak warga Korong Palembayan Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Korban ditabrak kereta api usai buang air di aliran sungai di Korong Palembayan, Minggu (22/10/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi yang diperoleh dari Bhabinkamtibmas Nagari Sintuk, Toboh Baru Aipda Roy Martin SH yang langsung ke lokasi dan kediaman korban menyebutkan,  kecelakaan kereta api di jalan Korong Palembayan Nagari Sintuak. Korban sebelumnya buang air di aliran sungai dan kemudian hendak pulang menelusuri rel kereta api.

“Menurut masyarakat setempat, Syahrial (60) dan  Dt. Rajo Indah (67), korban sebelumnya memang sering buang air ke sungai. Selesai buang air korban mau pulang menuju rumahnya sekitar  100 meter dari lokasi tertabrak kereta api,” kata Roy.

Ternyata  korban mengalami gangguan  pendengaran. Selain itu, juga  tidak mampu bicara  alias bisu.  Saat kereta api datang dari  arah Lubuk Alung menuju Pariaman,  korban tengah membelakangi kereta. Karena pendengarannya kurang berfungsi, langsung dihantam kereta api. Korban mengalami luka bagian tangan dan kepala bagian atas bocor. Korban langsung meninggal dunia di tempat kejadian, kata Roy Martin.

Dalam pengusutan lebih lanjut,  Bhabinkam tibmas Nagari Sintuk, Toboh Baru Aipda Roy Martin langsung mendatangi rumah korban. “Kita berharap  pihak keluarga tabah menerima peristiwa yang tidak diinginkan tersebut,” kata Roy kepada salah seorang keluarga korban.(RS/BP.001)  
40 Nelayan Pariaman Terima Bantuan Mesin Long Tail dari DKP Sumbar

40 Nelayan Pariaman Terima Bantuan Mesin Long Tail dari DKP Sumbar

Wakil Gubernur Propinsi Sumatera Barat Nasrul Abit didampingi Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Jumat 20 Oktober 2017, Menyerahkan Bantuan Mesin Long Tail Kepada 40 Orang Nelayan di Kota Pariaman ( Fhoto : Junaidi/Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Sebanyak 40 orang Nelayan Kota Pariaman menerima bantuan Mesin Long Tail dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abid,  di Aula Dinas Perikanan Kota Pariaman, Jum'at (20/10).

Wakil Gubernur Nasrul Abit minta kepada nelayan dalam menangkap ikan dilaut agar tetap menjaga lingkungan laut. Karena saat ini hampir  hampir 75% terumbu karang yang ada di Sumbar telah rusak."Berdasarkan laporan dari nelayan kita,  masih ada yang menggunakan bom dan merusak terumbu karang. Ini banyak dilakukan kapal penangkap ikan dari sibolga. Untuk diminta kepada nelayanbagi nelayan yang menemukan kapal ini menangkap ikan di perairan Sumbar, agar segera melaporkannya ke Kapten penjaga laut," pinta Wagub.

Wagub Nasrul Abit juga menghimbau agar para nelayan tidak hanya mengandalkan hasil dari tangkapan saja, tetapi juga istri dari nelayan tersebut mesti mempunyai ketrampilan yang dapat menghasilkan untuk keluargannya.

"Kita juga punya program Asuransi Nelayan, apabila nelayan sudah mempunyai Kartu Asuransi Nelayan, premi mereka akan ditanggung oleh negara dan banyak manfaat lainnya sesuai dengan ketentuan yang  berlaku, baik meninggal, cacat atau kecelakaan dalam hal penangkapan ikan maupun di darat," ulas mantan Bupati Pesisir Selatan dua priode itu.

Sementara itu Wakil Walikota Pariaman Genius Umar berharap,  bantuan mesin long tail ini agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, sehingga tujuan dari DKP Provinsi Sumbar dan Dinas Perikanan Kota Pariaman, dapat terwujud
"Jangan sampai ada yang menjual atau menelantarkannya, karena tidak akan memberi manfaat jangka panjang bagi nelayan tersebut," ujarnya.

Selama ini nelayan telah memberikan kontribusi yang nyata dalam pembangunan perikanan dan kelautan serta pembangunan ekonomi masyarakat pesisir dan perdesaan. " Peningkatan kesejahteraan akan mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, dan yang lebih penting lagi, tetap mempertahankan lingkungan laut dan terumbu karang di perairan Kota Pariaman," tambahnya lagi.

RS-BP.001


Sabtu, 21 Oktober 2017

Peduli Lingkungan, Kapolsek Lubuk Alung Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Aipda Roy Martin, SH

Peduli Lingkungan, Kapolsek Lubuk Alung Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Aipda Roy Martin, SH

Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH, melakukan penanaman bibit pohon di  halaman Masjid Raya Nagari Sintuak, disaksikan Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH, Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sintuak Zeki Aliwardana, ulama, ninik mamak dan perangkat Nagari Sintuak usai shalat Jumat (20/10/2017). ( Fhoto : Armaidi Tanjung )
Sintoga, BANGUNPIAMAN.COM--Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman lakukan penghijauan di kawasan Masjid Raya Nagari Sintuak dengan menanam 100 bibit pohon. Penanaman disaksikan dan dilakukan bersama Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH, alim ulama, ninik mamak, tokoh masyarakat dan perangkat Nagari Sintuk, usai shalat Jumat (20/10/2017).

Menurut Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH, penanaman bibit pohon di sekitar Masjid Raya Nagari Sintuak bertujuan untuk memperbanyak pohon pelindung agar tidak gersang di seputar kawasan masjid. “Bibit yang ditanam adalah glodokan tiang, palam ekor tupai dan pucuk merah. Sebelum penanaman ini, ada tiga kali saya berbincang-bincang di warung di depan masjid ini,” kata Roy Martin.

“Penanaman ini juga salah satu bentuk meningkatkan silaturrahmi dengan masyarakat. Sebagai Bhabinkantibmas, kami menjalankan door to door system (DDS) dan tiada hari tanpa silaturrahmi (THTS). Selain itu, juga melakukan berbagai himbuan kepada masyarakat. Himbauan tersebut dipajang di warung, masjid, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya. Himbauan tersebut bekerjasama dengan pihak sekolah dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM).  Alhamdulillah, mampu mengurangi kriminalitas di tengah masyarakat,” kata Roy Martin.

Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri mengakui, penanaman bibit oleh Bhabinkantibmas ini merupakan yang pertama di Polsek Lubuk Alung. Ini patut diberikan apresiasi karena mampu meningkatkan silaturrahmi dengan masyarakat. “Terbukti, beberapa minggu lalu kasus pencurian berhasil diungkap pelakunya dalam waktu singkat. Karena masyarakat merasa sudah terjalin baik silaturrahminya dengan Bhabinkantibmas, sehingga cepat memberikan informasi,” kata Eri.

Sebelum shalat Jumat, Eri menyampaikan kepada jamaah, partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencegah berbagai penyakit masyarakat. Seperti kecanduan narkoba yang bisa melakukan tindakan kejahatan berikutnya,  yakni pencurian. Mereka yang sudah kecanduan narkoba, apa pun dijual, termasuk anaknya pun dijual. Kalau tidak ada uang lagi, mencuri adalah jalan yang dilakukan untuk mendapatkan uang membeli narkoba. “Untuk itu, masyarakat Sintuak harus menjauhkan diri dari narkoba,” kata Eri yang dilantik menjabat Kapolsek Lubuk Alung sebulan lalu.

Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sintuak Zeki Aliwardana menyebutkan, selama ini Bhabinkantibmas Sintuak terlihat sangat dekat dengan masyarakat. Tidak saja pada jam dinas di lapangan bersama masyarakat, bahkan di luar jam dinas pun Bhabinkantibmas Sintuak Roy Martin terlihat berdiskusi masalah hukum dan kemasyarakatan di Sintuak.

“Apalagi dengan penanaman bibit pohon pelindung di kawasan masjid Raya Sintuak ini, akan sangat berarti bagi jamaah yang datang ke masjid tersebut nantinya. Masyarakat Sintuak berharap kehadiran Bhabinkantibmas di Sintuak dapat menekan angka kriminalitas serendah-rendahnya. Jika ada permasalahan terkait dengan hukum dan persengketaan tanah, dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat yang dipandu oleh Bhabinkantibmas. Jangan sampai permasalahan dan persengketaan tersebut langsung ke pengadilan atau ke Polsek/Polres,” kata Zeki Aliwardana yang juga Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Padang Pariaman ini.

Selama Bhabinkantibmas Roy Martin bertugas di Sintuak, sudah banyak masalah kemasyarakatan yang diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan, kata Zeki menambahkan. (BP-001)

Jumat, 20 Oktober 2017

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Ajak Wali Nagari Lakukan Germas

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Ajak Wali Nagari Lakukan Germas

Armaidi Tanjung Ketika Memberikan Materi Pada Pertemuan Tindak Lanjut Gerakan Masyarakat ( Germas) Hidup Sehat, Kamis 19 Oktober 2017, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman ( Fhoto : Istimewa )
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.

Hal itu diungkapkan  Staf Ahli Bidang SDM Kantor Bupati Padang Pariaman Taslim yang membuka acara Pertemuan  Tindak Lanjut  Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat, Kamis (19/10/2017) di aula Dinas Kesehatan Padang Pariaman.  Turut memberikan sambutan Sekretaris Dinas Kesehatan Firdaus.

Menurut Taslim, GERMAS  merupakan  tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Padang Pariaman (Papa) sehat dapat tercapai dengan kegiatan ini yang sudah melibatkan semua komponen. Dinas kesehatan bukanlah segala-galanya, tapi kesehatan adalah segala-galanya. Kalau kita tidak sehat, maka semua kegiatan aktifitas kehidupan akan terganggu. “Bagaimana bekerja untuk mendorong masyarakat hidup sehat dan bersih,” kata Taslim.

Perilaku hidup sehat dan bersih tidak hanya dikalangan terbatas, kalangan aparatur negara, aparat di nagari, tapi bagaimana seluruh masyarakat bisa berperilaku hidup sehat dan bersih. Masih ada jamban yang belum standar di tengah masyarakat. Ini juga menggangu kesehatan masyarakat di lingkungan, kata Taslim.

Armaidi Tanjung menyebutkan, Forum Kabupaten sehat juga mendorong kecamatan dan nagari untuk melakukan Germas. Di kecamatan dibentuk Forum Kecamatan Sehat dan di nagari  dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Nagari Sehat. Pemerintahan nagari dalam membentuk Pokja dapat melibatkan berbagai unsur yang ada di nagari terutama seperti pemuda, pemudi, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama,  bidan desa, kader PKK, posyandu, dan unsur lainnya.

“Selain itu, Pemerintahan Nagari diminta mengalokasikan anggaran yang dapat mendukung kegiatan Pokja Nagari Sehat sesuai dengan potensi masing-masing nagari. Kegiatan yang dapat dilakukan antara Pemberdayaan masyarakat terkait dengan perilaku hidup bersih dan sehat ,   Sosialisasi/penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat, sosialisasi/penyuluhan reproduksi sehat  dan   Sosialisasi/penyuluhan kesehatan lingkungan (kesling), “ kata Armaidi Tanjung yang juga penulis buku ini.

Panitia Pelaksana Zairil mengatakan kegiatan dihadiri oleh pimpinan Puskesmas, walinagari, camat dan OPD terkait di Kabupaten Padang Pariaman. Tampil sebagai narasumber dari Staf Ahli Bidang SDM Kantor Bupati Padang Pariaman Taslim, Sekretaris Dinas Kesehatan, Staf Seksi Promosi & Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat Liliyarni, SKM, MKM, Sekretaris Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Padang Pariaman Armaidi Tanjung. (RS/BP-001)



 

Kamis, 19 Oktober 2017

Wako Mukhlis Rahman Berharap Satgas Saber Pungli Memahami Kegiatan di Instansi Pemerintah

Wako Mukhlis Rahman Berharap Satgas Saber Pungli Memahami Kegiatan di Instansi Pemerintah

Walikota Pariaman Memberikan Sambutan Pada Sosialisasi Satgas Saber Pungli Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (19/10) di Aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Pungli)  Kota Pariaman diharapkan  memahami dan dapat menjabarkanya dalam kegiatan di instansi pemerintah Kota Pariaman. Sehingga pemahaman tentang Pungli dapat kita samakan.

Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman pada acara Pembukaan Sosialisasi Satgas Saber Pungli Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (19/10).

Acara ini diikuti oleh para Pelaku Pariwisata, LSM, Institusi Polri, Bagian Perpakiran dan restribusi, Kepala Sekolah dan Komite sekolah dari SD-SMA sederajat se Kota Pariaman, dan Para Wartawan Mitra Pemerintah Kota Pariaman, dengan total peserta sebanyak 100 orang.

Saat ini, sebut Mukhlis, masih adanya keraguan dan ketidaktahuan petugas di lapangan baik ASN maupun bukan ASN, tentang pengertian Pungli. Sehingga mereka tidak sadar, jika  yang mereka lakukan adalah termasuk pungli. Mereka dapat ditangkap dan dapat dijerat dengan UU pungli.

"Karena itu dikesempatan inilah kita dapat memahami sebetulnya tentang apa itu pungli, dengan menghadirkan narasumber dari Satgas Saber Pungli Provinsi Sumatera Barat, baik kriterianya maupun saksi dan hukuman yang dapat kita terima,"tambahnya.

Siklus kehidupan kita membutuhkan pelayanan publik mulai dari pengurusan Akte Kelahiran, Pembuatan KTP dan KK, Masuk Sekolah dan Biaya Sekolah, pengurusan SIM dan STNK, Tarif Parkir dan Restribusi, Bursa Kerja, Nikah, Jabatan, Pensiun sampai Kematian, semua berbenturan dengan pelayanan publik.

"Dengan adanya Satgas Saber Pungli Kota Pariaman yang telah kita bentuk di awal tahun 2017, berupaya untuk mendeteksi terhadap aktifitas pungli yang dilakukan oleh ASN maupun bukan ASN dalam hal pelayanan terhadap masyarakat, dan sampai bulan oktober ini, kita belum mendapat laporan tentang aktivitas pungli di Kota Pariaman," tukasnya.

Ia juga menghimbau kepada para pelaku wisata yang ada di Kota Pariaman, karena visi Kota Pariaman sebagai tujuan wisata, agar selalu memberikan pelayanan yang baik dan profesional, sehingga akan memberikan rasa aman dan nyaman pengunjung yang berwisata di Kota Pariaman.

"Apalagi sebentar lagi kita akan menggelar MTQ Nasional ke 37 tingkat Sumatera Barat, jangan sampai nama Kota Pariaman tercorenag dengan perbuatan Pungli nantinya selama dihelatnya MTQ ini, dan kita sebagai tuan rumah yang baik hendaknya meramaikan dan mensukseskan gelaran MTQ nantinya," ungkapnya.(RS/BP-001)
Walikota Pariaman Apreasiasi Kinerja BAZNAS Kota Pariaman

Walikota Pariaman Apreasiasi Kinerja BAZNAS Kota Pariaman

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Ketika Memberikan Sambutan, Pada Acara Pembinaan dan Pengawasan Program Pendayagunaan " Pariaman Makmur", Kamis (19/10) di Kantor BAZNAS Kota Pariaman (Fhoto : Kominfo Pariaman)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman apresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman. Melalui program yang telah dibuat telah mendistribusikan zakat ASN Pemko Pariaman kepada masyarakat.

"Program yang dibuat BAZNAS Kota Pariaman, adalah program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dan langsung diterima oleh para Mustahik yang layak menerima bantuan tersebut," katanya, pada acara Pembinaan dan Pengawasan Program Pendayagunaan "Pariaman Makmur" (Ekonomi Produktif) oleh Baznas Kota Pariaman, di Kantor Baznas Kota Pariaman, Kamis (19/10).

Menurut Mukhlis, dengan adanya pembinaan dan pengawasan dari BAZNAS terhadap para Mustahik penerima bantuan program Pariaman Makmur 2016 lalu, diharapkan mereka akan dapat semakin mengembangkan usahanya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

"Walau hanya 6% dari total 543 orang penerima bantuan di tahun 2016 lalu, yaitu sebanyak 37 orang, mereka akan dibina dengan serius oleh Baznas, dengan menerima bantuan modal usaha yang sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) untuk pengembangan usaha yang mereka ajukan," ulasnya

Mukhlis Rahman berharap, para mustahik yang sudah  dibina nantinya, mampu untuk mengembangkan usahanya. Sehingga diharapkan mereka yang semula Mustahik dapat menjadi Muzakki (orang pemberi zakat) sehingga tujuan BAZNAS Kota Pariamaan mengurangi angka kemiskinan di Kota Pariaman, dapat terwujud.

"Kalau mereka telah sukses, Insyaallah mereka tidak akan mau lagi menerima bantuan, dan malah akan menyalurkan zakat, seperti salah satu Mustahik penerima bantuan di tahun 2016 lalu, yang saat ini ia telah menjadi Muzakki," ungkapnya.

Wakil Ketua I Baznas Kota Pariaman Asman Yahya mengatakan,  di tahun 2016 lalu Baznas Kota Pariaman telah menyerahkan zakat kepada 543 orang Mustahik dengan besar bantuan Rp. 1.500.000/Mustahik.

Kemudian dari jumlah mustahik keseluruhan dilaksanakan monitoring yang terdiri dari dua tahap. Dimana tahap I dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2016 s/d tanggal 10 Januari 2017, dan Tahap II pada tanggal 25 April s/d 24 Mei 2017 dengan hasil penilaian, kategori A (Usaha Yang mungkin berkembang) sebanyak 37 Mustahik (6%), Kategori B ( Usaha Belum berkembang) sebanyak 404 mustahik (75%), dan Kategori C (Usaha Tidak Jalan) sebanyak 102 Mustahik  (19%).

"Jadi saat ini kita komit untuk mengembangkan 37 Mustahik ini, agar usaha mereka dapat semakin berkembang dan maju, sehingga dapat mengangkat derajat kehidupan mereka nantinya, seperti salah satu Mustahik yang saat ini telah menjadi Muzakki," kata mantan Ketua DPRD Kota Pariaman itu

Kedepan mereka yang mendapatkan pembinaan akan mendapatkan tambahan bantuan modal usaha sesuai dengan usaha yang mereka jalankan, dan akan menjadi percontohan untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) binaan dari Baznas Kota Pariaman.

"Dengan program yang kita laksanakan ini, merupakan keinginan dan usaha dari Walikota Pariaman bapak Mukhlis Rahman untuk mensejahterakan masyarakat Kota Pariaman dengan adanya Baznas Kota Pariaman," tambahnya mengakhiri

Acara pembinaan ini, juga diisi oleh Narasumber dari Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman yang memberikan materi tentang Teknik Pengelolaan dan Management Ekonomi Produktif kepada para Mustahik peserta Pembinaan dari Baznas Kota Pariaman. RS-BP-001


LKAAM Kota Pariaman Kembali Gelar Batagak Gala

LKAAM Kota Pariaman Kembali Gelar Batagak Gala

Ketua LKAAM Kota Pariaman Mukhlis Rahman yang sehari-harinya juga Walikota Pariaman, Ketika Memimpin Rapat Persiapan Batagak Gala, di aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Pariaman, gelar Rapat persiapan untuk penyelenggaraan Pariaman Batagak Gala II, yang akan dilaksanakan tanggal 25 Desember 2017 mendatang, di Balaikota Pariaman, Rabu (18/10).

Ketua LKAAM Kota Pariaman yang juga Walikota Pariaman Mukhlis Rahman memimpin rapat dengan didampingi Sekretaris LKAAM Priyaldi, Assisten III Lanefi, dengan peserta rapat dari Jajaran LKAAM Kota Pariaman, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Bundo Kanduang se Kota Pariaman.

Dalam kesempatan ini dibahas tentang evaluasi Pariaman Batagak Gala tahun 2016 yang tergolong sukses, dan sebagai Pioner, mambangkik batang tarandam atas pengangkatan Datuak yang ada di Kota Pariaman khususnya dan Sumatera Barat umumnya.

Rapat ini juga menyepakati dalam acara Pariaman Batagak Gala II tahun 2017 mendatang, Datuak yang akan dilewakan, adalah orang yang telah diangkat oleh kaum atau sukunya, dengan telah melakukan rangkaian acara adat, salah satu yang terpenting adalah sudah melaksanakan Mangghatok Pinang oleh kaumnya dan disepakati oleh KAN setempat.

"Kedepan, kita ingin event Pariaman Batagak Gala II ini, orang yang akan dilewakan menjadi Datuak, betul-betul sesuai dengan ketentuan adat dan kesepakatan kaum dan disetujui oleh KAN," tukas Mukhlis.

Pariaman Batagak Gala merupakan event yang digagas oleh Pemerintah Kota Pariaman dalam rangka melestarikan adat dan budaya minangkabau, dalam hal pengangkatan Datuak, yang selama ini, karena tingginya biaya untuk melewakan gelar Datuak bagi seseorang, sehingga Datuak semakin berkurang

"Dengan adanya Pariaman Batagak Gala ini, akan menghidupkan kembali peran Datuak yang ada di masyarakat minangkabau, khususnya di Kota Pariaman, yang merupakan tampek batanyo bagi anak dan kamanakan kaumnya, dan orang yang dituakan untuk mewakili dan memimpin kaum/sukunya," ungkap nya.

Dalam kesempatan ini juga dibahas tentang penganugerahana gelar sangsako bagi Pimpinan Forkopimda yang ada di Kota Pariaman, sehingga nantinya ikatan bathin antara pimpinan forkopimda dengan masyarkat Kota Pariaman, lebih terjalin dengan erat.

Rapat tersebut  juga sekaligus penguatan internal LKAAM Kota Pariaman, KAN dan Bundo Kanduang se Kota Pariaman, dimana KAN yang masih belum mempunyai kantor, akan dapat mencarikan tanah agar pemerintah Kota Pariaman dapat membangunnya, sedangkan untuk Kantor LKAAM Kota Pariaman bersamaan dengan kantor Bundo Kanduang kota Pariaman, akan dibangun di tahun 2018 mendatang. (RS_BP-001)

Mukhlis Rahman Bangga,   Prestasi Pelajar SMPN 1 dan SMPN 3 Pariaman Harumkan Nama Kota Pariaman Tingkat Nasional

Mukhlis Rahman Bangga, Prestasi Pelajar SMPN 1 dan SMPN 3 Pariaman Harumkan Nama Kota Pariaman Tingkat Nasional

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Fhoto Bersama Dengan Pelajar Berprestasi Kota Pariaman tingkat Nasional. Maulana Muhammad Noer dan Hanifal Huda. Nampak Walikota Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kanderi, Kepala Kamenag Kota Pariaman Muhammad Nur serta Kepala Sekolah SMPN 3 Pariaman Nurheymi dan Kepala Sekolah SMPN 1 Pariaman Rostina ( Fhoto : Kominfo)

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman merasa bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan pelajar di Kota Pariaman. Selamat kepada Maulana Muhammad Noer dan Hanifal Huda yang sukses meraih Juara di tingkat Nasional

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman  ketika dua pelajar berprestasi tingkat nasional yang telah mengharumkan nama kota Pariaman, Rabu (18/10) di ruang kerjanya

Kedua pelajar yang diterima Walikota Pariaman tersebut adalah Maulana Muhammad Noer, siswa kelas IX SMPN 3 Pariaman. Juara II Nasional Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pekan PAI) ke VIII tahun 2017, cabang Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) tingkat SMP kategori Putra di Aceh.

Kemudian  Hanifal Huda siswa kelas IX SMPN 1 Pariaman Peraih Juara 3 dalam Ajang Cipta Dan Baca Puisi Di Festival Dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang dilaksanakan  di Kota Surabaya.

"Selamat kepada Maulana Muhammad Noer dan Hanifal Huda yang sukses meraih Juara di tingkat Nasional, itu berarti nama Kota Pariaman telah bisa berbicara di tingkat Nasional," ulas Mukhlis Rahman

Muklis berharap kepada kedua pelajar berprestasi ini jangan pernah merasa berpuas diri. Tetaplah selalu belajar dan tidak sombong, sehingga ilmu dan pengalaman yang didapatkan menjadi bermanfaat dan menjadi pelecut untuk lebih baik lagi.

"Jadikan ini sebagai batu loncatan untuk dapat meraih prestasi lebih baik lagi kedepannya, dan tetap belajar dan manjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain," tambah mantan Kabag Humas Kabupaten Padang Pariaman itu.

Pada kesempatan itu, Walikota Pariaman juga memberikan hadiah kepada para pemenang yang telah membawa harum nama Kota Pariaman di tingkat Nasional. Nampak ikut menghadap Walikota Pariaman bersama dengan pelajar berprestasi ini Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Muhammad Nur, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kanderi dan jajaran, Kepala Sekolah SMPN 3 Pariaman Nurheymi dan Kepala Sekolah SMPN 1 Pariaman Rostina

RS.BP-001

Rabu, 18 Oktober 2017

APBD-P Kota Pariaman Tahun 2017 Disyahkan

APBD-P Kota Pariaman Tahun 2017 Disyahkan

Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin Menyerahkan Pandangan Fraksi Kepada Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Selasa (17/10), Terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD P) Kota Pariaman Tahun 2017 ( Fhoto : Kominfo)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM ---Lima fraksi di DPRD Kota Pariaman, Selasa (17/10) akhirnya menerima Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD P) Kota Pariaman untuk disahkan menjadi APBD P Kota Pariaman 2017. Pengesahan dilakukan setelah DPRD menggelar Stemmotivoring RAPBD P Kota Pariaman 2017, di ruang sidang utama gedung DPRD Kota Pariaman, Mangguang.

Lima fraksi yang memberikan tanggapan diantaranya Fraksi Nurani Pembangunan dengan juru bicara Nasril (PPP), Fraksi Bulan Bintang Amanat oleh Romi Novialdi (PBB), Fraksi Gerindra oleh Hamdani, Fraksi Nasdem oleh Jonasri dan Fraksi Golkar oleh Muhammad Yasin. Keliam fraksi menyatakan menerima RAPBD P Kota Pariaman yang diusulkan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman.

Besaran APBD P Kota Pariaman tahun 2017 yang disahkan antara lain untuk Pendapatan, semula Rp. 645.650.815.874,47, bertambah sebesar Rp. 10.749.405.510,00, jumlah Pendapatan setelah perubahan menjadi Rp. 656.450.221.384,47.

Belanja yang semula sebesar Rp. 704.005.568.599,47, bertambah sebesar Rp. 18.451.646.461,00, jumlah Belanja setelah perubahan menjadi Rp. 722.457.215.055,47. Untuk Pembiayaan, Penerimaan yang semula Rp. 58.354.755.720,00 bertambah sebesar Rp. 18.835.240.451,00, jumlah penerimaan setelah perubahan menjadi Rp. 77.189.993.671,00. Sedangkan untuk Pengeluaran, semula RP. 0 rupiah, bertambah menjadi Rp. 11.183.000.000.,00.

Untuk Jumlah Pembiayaan Netto setelah perubahan berjumlah sebesar Rp. 66.006.993.671,00 dan sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan Rp. 0 rupiah.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman  menyambut baik sinergitas antara eksekutif dan legislatif yang telah terjalin selama ini. Sehingga pengesahan RAPBD P Kota Pariaman tahun 2017 ini, dapat sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

"Kami apresiasi terhadap kinerja DPRD Kota Pariaman, bersama dengan TAPD dan SOPD yang ada, dalam menyelesaikan rangkaian pembuatan RKA dan PPAS, sehingga jadwal pengesaan ini dapat sesuai dengan waktu yang kita inginkan bersama," ulasnya

Dengan telah disahkannya APBD P Kota Pariaman tahun 2017 ini, yang menyisakan 2 bulan lagi, diharapkan SOPD betul-betul dapat menjalankan program dan kegiatan, atau pekerjaan yang harus diselesaikan dengan waktu yang tersisa di akhir tahun 2017.

"Laksanakan semua anggaran yang telah disahkan oleh legeslatif ini, sehingga dana yang dikucurkan untuk pembangunan, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga semua pembangunan dan program untuk rakyat, dapat kita wujudkan," tambahnya.

Sidang Paripurna Stemmotivoring RAPBD P Kota Pariaman 2017 ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, Anggota DPRD kota Pariaman, Assisten, Staf Ahli, Kepala SOPD, Kabag, Camat, Kepala Bank Nagari Pariaman, Kepala RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman, Kepala Sekolah, KD/Lurah se Kota Pariaman. (RS.BP-001)

Selasa, 17 Oktober 2017

Ketika Tabuik Piaman, Dihoyak di Kota Dumai

Ketika Tabuik Piaman, Dihoyak di Kota Dumai

Tabuik Piaman di Hoyak Di Kota Dumai, Minggu 16 Oktober 2017, Dalam Rangka Memeriahkan Pelantikan Pengurus Baru Generasi Muda Pariaman (GEMPAR)  Priode 2017-2022. ( Fhoto : Kominfo )
Dumai, BANGUNPIAMAN.COM---Tabuik Piaman ternyata tidak hanya dihoyak di Kota Pariaman, namun warga Piaman yang berdomisili di Kota Dumai Propinsi Riau juga menghoyak tabuik.

Hoyak Tabuik di Kota Dumai digelar dalam rangka pelantikan Pengurus Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Dumai yang merupakan organisasi sayap PKDP,  pada hari Minggu 15 Oktober 2017 lalu. Dihadiri Walikota Pariaman diwakili Asisten Administrasi Lanefi serta Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur.

Walikota Pariaman yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Lanefi mengpresiasi PKDP serta Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Dumai Kompak dan solid dirantau, saling bahu membahu dan bergotong royong dalam meningkatkan ekonomi sanak dan kemenakan kita di Kota Dumai.

"Organisasi sosial ini harus mampu bekerja sama dengan pemerintah Kota Dumai dalam membangun daerah rantau dan kampung (ranah) tanpa meninggalkan adat dan budaya kita "ndak lakang dek paneh dan ndak lapauak dek hujan" tuturnya.

Sementara itu, Ketua PKDP Kota Dumai, Sd. Zulfa Indra mengatakan, sebagai organisasi sayap PKDP, Gempar berada dibawah PKDP dan sebagai organisasi pemuda Gempar berada dibawah Organisasi Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR).

"Mereka adalah warga kota dumai yang berasal dari Pariaman, kegiatan ini tidak ada politik, murni ormas dan diharapkan bersama organisasi yang lain bekerjasama dalam membangun kota dumai dengan falsafah barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang". jelasnya.

SedangkanWalikota Dumai, Zulkifli AS mengucapkan selamat pada pengurus gempar suatu khazanah kesinambungan organisasi sebelumnya. Pengurus organisasi perlu memahami AD/ART Organisasi, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menjalankan organisasi. "Buat program yang sederhana tapi fokus agar tepat sasaran, tak usah muluk-muluk, tingkatkan semangat dan spirit organisasi agar tujuan dapat tercapai." ulas Wako Dumai Zulkifli AS

Dia menyebutkan, Kota Dumai memiliki 18 suku, antar suku agar saling berinteraksi satu sama lain agar tidak timbul gesekan, banyak suku bisa jadi kelemahan dan bisa juga jadi kekuatan. "Saya sangat mendukung berdirinya organisasi sosial ini, karena orsos akan mempertajam rasa sosial masyarakat terhadap orang lain, makin banyak orsos, kepedulian sosial akan tinggi, nilai sosial dan kepedulian tinggi sangat luar biasa untuk membangun daerah." jelasnya.

Pelantikan pengurus Generasi Pemuda Pariaman (Gempar) dihiasi dengan Parade hoyak tabuik yang di lepas langsung oleh Walikota Kota Dumai. Tabuik yang berukuran 6 meter ini diserahkan oleh Ketua PKDP Kota Dumai kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Dumai untuk dijadikan salah satu seni dan budaya Kota Dumai. Kemudian akan ditampilkan dalam Hari Ulang Tahun Kota Pariaman pada bulan April mendatang.

Pengurus inti Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Dumai periode 2017-2022 diantaranya Ketua Andes Fahmi, Sekretaris, Don putra dan Bendahara Bobi Herlanda.(RS/BP-001)

Minggu, 15 Oktober 2017

Kadis Kominfo Yalviendri : Sebagian Besar Warnet di Kota Pariaman Belum Mengindahkan Perda Nomor 10 tahun 2013

Kadis Kominfo Yalviendri : Sebagian Besar Warnet di Kota Pariaman Belum Mengindahkan Perda Nomor 10 tahun 2013

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pariaman Yalviendri Ketika Menjadi Narasumbar Pada Sosialisasi Perda No 10 Tahun 2013, Tentang Pencegahan, Penindakan, Pemberantasan Penyakit Masyarakat dan Maksiat, Bagi Penghusaha Warnet, Baru-Baru di Aula Kantor Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--- berkembangnya Teknologi Informasi mengakibatkan pergesaran tata kehidupan sosial masyarakat. Pergeseran ini tampak dengan masuknya budaya asing melalui teknologi informasi (Internet) yang tak terbendung dan berdampak pada perilaku dan akhirnya berujung pada meningkatnya penyakit masyarakat (pekat).

Menyikapi hal tersebut Kasat Pol PP dan Damkar Kota Pariaman, Hendrizal Fitri bersama jajarannya menertibkan Warnet yang ada di kota Pariaman. Untuk itu  Pengusaha warnet diharapkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemko Pariaman.

"Berdasarkan Perda Nomor 10 tahun 2013, tentang pencegahan, penindakan, pemberantasan penyakit masyarakat dan maksiat. bagi Pengusaha Warnet yang melanggar akan diberi sanksi," kata Hendrizal Fitri pada sosialisasi Perda diruangan rapat Kantor Satpol PP dan Damkar, baru-baru ini

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pariaman Yalviendri mengatakan, warnet merupakan kebutuhan masyarakat untuk mencari dan menyebarkan informasi. Namun jika ditertibkan dan diawasi bisa menjadi sarana untuk menonton pornografi dan tempat maksiat, terutama bagi warnet yang tidak sesuai Perda.

Menurut Yalviendri, dalam Perda nomor 10 tahun 2013, posisi monitor tidak boleh  menghadap dinding, dilarang bersekat dan operasional tidak boleh melewati jam 24.00 (tengah malam). " Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Dinas Kominfo Kota Pariaman  sebagian besar Warnet belum mengindahkan Perda Nomor 10 tahun 2013, diantaranya adalah belum memiliki izin, masih bersekat, tidak mengamankan komputer dari situs pornografi dan operasionalnya masih ada yang lewat jam 24.00, " ulas mantan Kabag Humas Pemko Pariaman itu.

Sosialisasi Perda ini dikuti oleh  42 pengusaha warnet se kota Pariaman. Narasumber Kasat Pol PP dan Damkar, Hendrizal fitri, Kadis Kominfo, Yalviendri dan Dinas DPM dan Naker, Alfian. Pada kesempatan tersebut seluruh pengusaha warnet sepakat mematuhi Peraturan Daerah yang telah ditetapkan dan mengurus izin Warnet bagi yang belum memiliki izin. (RS-BP-001)
Mentri BUMN Rini Soemarno : Pembangunan Jalan Tol Tahap Pertama Ditarget Akan Tuntas Sebelum Lebaran 2019.

Mentri BUMN Rini Soemarno : Pembangunan Jalan Tol Tahap Pertama Ditarget Akan Tuntas Sebelum Lebaran 2019.

Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Saat Berdiskusi dengan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Ketika Melihat Dari Dekat Kesiapan Pembangunan Jalan Tol di Paritmalintang, Sabtu 14 Oktober 2017. ( Fhoto : Humas )
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM----Propinsi Sumatera Barat segera akan memiliki jalan tol pertama. Ditargetkan sebelum lebaran tahun  2019 jalan tol tersebut akan dapat digunakan.

Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang berkunjung ke Paritmalintang Kabupaten Padang Pariaman Sabtu (14/10) menyebutkan, pihaknya akan selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat untuk bisa segera menuntaskan proses pembebasan lahan.

Menurut Rini pembangunan jalan tol akan dilaksanakan dalam empat tahap, tahap I adalah ruas Padang-Sicincin yang diharapkan dapat berfungsi sebelum lebaran 2019, Tahap II yakni menghubungkan  sicincin-Payakumbuh dengan pengerjaan pada 2021-2023, tahap III dilaksanakan pada 2022-2025 untuk ruas Payakumbu-Bangkinang, Riau serta tahap akhir dilaksanakan pembangunan secara paralel untuk Bangkinang-Pekanbaru tahun 2021-2023.

Rini meminta penetapan lokasi (penlok) jalan tol untuk ruas Padang-Sincincin sepanjang 29 kilometer bisa segera dipastikan pada November. Bulan depan, rencananya Presiden Joko Widodo akan meninjau meninjau kesiapan pembangunan tol pertama di Sumbar .

"Tadinya Pak Jokowi mau datang hari ini. Tapi saya bilang nanti saja, karena progresnya masih sedikit sekali. Lalu beliau setuju datang November," ujar Rini kepada Bupati Ali Mukhni di Padang Pariaman.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, Pemerintah Propinsi akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang wilayahnya dilintasi oleh tol ini. "Koordinasi tersebut telah kami lakukan, seperti pada minggu lalu, kami mengadakan rapat bersama Bupati Padang Pariaman beserta perwakilan masyarakat dan kami juga meninjau ke lapangan langsung," jelas mantan Bupati Pesisir Selatan dua priode itu.

Dia berharap dengan adanya bantuan dan kerjasama pemerintah daerah kabupaten/ Kota dan tentunya juga masyarakatnya, pembangunan tol ini akan dapat dituntaskan sesuai dengan target (RLS)

Maulana Muhammad Noer Pelajar SMPN 3 Pariaman Raih Juara II Nasional Pentas PAI  2017

Maulana Muhammad Noer Pelajar SMPN 3 Pariaman Raih Juara II Nasional Pentas PAI 2017

Maulana Muhammad Noer Siswa SMPN 3 Pariaman Diarak Keliling Kota Pariaman, Setelah Berhasil meraih juara II nasional pada Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pekan PAI) ke VIII tahun 2017, cabang Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) tingkat SMP kategori Putra.( Fhoto : Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Maulana Muhammad Noer, Pelajar SMPN 3 Pariaman, raih juara II nasional pada Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pekan PAI) ke VIII tahun 2017, cabang Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) tingkat SMP kategori Putra. Kegiatan pekan PAI yang diikuti 34 Propinsi tersebut dilaksanakan di Banda Aceh dari tanggal 9 s/d 14 Oktober 2014.

Kedatangan Maulana Muhammad Noer Sabtu (14/10) di Bandara Internasional Minangkabau disambut langsung Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kanderi,  Kepala Kantor Kamenag Kota Pariaman M.Nur serta Kepala SMPN 3 Pariaman Nurheimy serta majelis guru. Kemudian selanjutnya rombongan diarak menggunakan mobil yang dipimpin oleh mobil patroli polisi, dari BIM ke Kota Pariaman.

Fhoto Bersama Dengan Jajaran Majelis Guru SMPN 3 Pariaman di halaman Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Menurut Kepala Sekolah SMPN 3 Pariaman Nurheimy anak didiknya  Maulana Muhammad Noer merupakan siswa berprestasi di sekolah. Bukan hanya dari segi agama saja, tetapi juga dari segi pelajaran dan kegiaatan ekstrakurikuler. “Maulana Muhammad Noer juga  juara umum di sekolah, dan berbagai prestasi telah ia sumbangkan untuk SMPN 3 Pariaman. Anak kami ini juga aktif di sekolah.  dengan mengikuti kegiatan OSIS, Pramuka, Drum Band dan kegiatan lainnya. Alhamdulillah sekarang juga sukses di ajang Pekan PAI 2017 dengan menyabet Juara II Nasional,” ujarnya bangga.

Dalam mengikuti MHQ ini, Maulana Muhammad Noer adalah siswa baru yang mulai belajar dari kelas VII di SMPN 3 Pariaman, dan program Hifzil ini di sekolah merupakan program unggulan yang dicanangkan, dan baru dmulai di tahun 2015 lalu, dengan mendatangkan ustad yang berkopeten untuk itu.

“Maulana Muhammad Noer, berasal dari keluarga yang kurang beruntung, sehingga semenjak kelas VII sampai kelas IX di SMPN 3 Pariaman, ia selalu mendapatkan Beasiswa dari sekolah, dan ia berhak untuk itu karena prestasi-prestasi yang telah ia torehkan selama ini, dan yang membuat kami salut, adalah ia tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu, dan sholat di awal waktu, ” tuturnya.

Dalam belajar Hifzil ini, ia diajarkan oleh Ustad Muhammad Nasri Tuanku Sutan, yang juga mengajar di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Jabal Fir di Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Sementara itu Maulana Muhammad Noer  mengatakan ia sangat beruntung dapat menjadi Juara di ajang Pekan PAI yang digelar oleh Kementerian Agama RI dan dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin di Aceh.
“Pengalaman yang sangat berharga bagi saya, karena dapat bersaing dengan peserta-peserta lainya yang datang dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia ini, dan mereka hebat-hebat semua,” ungkapnya.

Walupun ia terkadang minder, tetapi dengan keyakinan memberikan kemampuan yang terbaik dan selalu berdoa, akhirnya ia dapat membawa nama Kota Pariaman dan Sumatera Barat, menjadi harum di tingkat Nasional. " Saya masih harus belajar lagi, semoga dengan prestasi ini, dapat memberikan motivasi bagi saya untuk dapat lebih baik di ajang-ajang selanjutnya,”ulasnya merendah. (RS-BP-001)




LPSE Kota Pariaman Siap Menuju 17 Standar

LPSE Kota Pariaman Siap Menuju 17 Standar


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Tim LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) yang diketuai oleh Ichwan Nasution serta didampingi oleh LPSE (Lembaga Pengadaan Secara Elektronik) Provinsi melakukan penilaian 17 standar  terhadap LPSE Kota Pariaman, Kamis (12/10).

Kedatangan Tim Penilai disambut oleh Asisten I Lanefi, Kadis Kominfo Kota Pariaman Yalviendri dan Ketua LPSE Kota Pariaman Nofrizal Nur, di Balai Kota Pariaman.

 “Semoga penilaian berjalan lancar sebab saya rasa kesiapan tim LPSE Kota Pariaman cukup matang dan dapat menyusul 9 Kabupaten/Kota yang sudah memperoleh 17 standar di Sumatera Barat” ungkap Lanefi dalam sambutannya.

Proses penilaian ini cukup panjang, dari pukul 09.30 WIB sampai 20.00 WIB karena tim penilai betul-betul memverifikasi semua dokumen serta mencek kelengkapan sarana dan prasana juga layanan  LPSE kota Pariaman.

“Komitmen LPSE Kota Pariaman untuk mencapai 17 standar sangat tinggi, tampak dari usaha untuk melengkapi seluruh persyaratan seperti sarana dan prasarana serta sumber daya manusia untuk pelayanan. Semoga ini dapat terus ditingkatkan” ujar Ichwan Nasution.

Sebelumnya LPSE Kota Pariaman telah memenuhi 8 standar , yaitu standar kebijakan layanan, pengorganisasi layanan, pengelolaan aset, pengelolaan layanan helpdesk, pengelolaan perubahan, pengelolaan kapasitas, pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan anggaran.

 Sedangkan 9 standar yang dinilai yaitu pengelolaan risiko, dan standar pengelolaan keamanan operasional layanan. standar pengelolaan keamanan server dan jaringan,pengelolaan kelangsungan layanan,  pengelolaan pendukung layanan, pengelolaan hubungan dengan pengguna layanan, pengelolaan kepatuhan dan terakhir standar penilaian internal. (RS-BP-001)

Rabu, 11 Oktober 2017

KPPD Banten “Turun Gunung” Beri Pendidikan Pemilu

KPPD Banten “Turun Gunung” Beri Pendidikan Pemilu

alahsatu acara KPPD saat melakukan diskusi dengan pemuda ditingkat desa, Foto diambil saat diskusi dengan Karangtaruna Desa Campakawarna, Kecamatan Sindangresmi, Pandeglang, Banten.
Banten, BANGUNPIAMAN.COM---Pendidikan pemilu sangat penting dilakukan sejak dini, terutama kepada masyarakat hingga tingkat desa. Pemuda diharapkan menjadi motor penggerak dalam penyelenggaraan edukasi demokrasi, seperti halnya sharing pengetahuan terkait pemilu. Pemuda dirasa potensial untuk mencerdaskan anak bangsa, dengan inovasinya yang menarik bisa melakukan pendidikan berupa diskusi dan dialog.

Hal itu yang diungkapkan Aktivis Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Provinsi Banten, Yogi Iskandar. Sebagai pegiat gerakan sadar pemilu, Dia menyatakan siap turun gunung hingga ke perkampungan yang ada di Banten. Salah satu kegiatannya terkait turun gunung yaitu saat diundang menjadi pembicara dalam acara diskusi bernama Ngampar Samak di Sindangresmi yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Desa Campakawarna baru-baru ini.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Harus ada yang konsisten memberikan pendidikan secara sukarela kepada masyarakat. Hal ini penting, agar demokrasi kita hidup dan mengakar hingga akar rumput,” kata Yogi, baru-baru ini.

Menurutnya, tidak akan ada generasi yang menjiwai demokrasi tanpa ada tindakan nyata dari relawan, maka hendaknya relawan demokrasi muncul dari tingkat desa hingga ke pusat kota. Dia juga mengatakan, pendidikan pemilu bukan hanya sebatas memberi tahu masyarakat tentang hari pencoblosan, namun esensi yang paling penting yaitu mengajak masyarakat mencintai negaranya melalui pemilu sebagai sarana demokrasi, untuk memilih dengan cerdas pemimpin masyarakat.

Disamping itu, masih kata Yogi, masyarakat sudah saatnya memahami fenomena yang terjadi sebagai bahan evaluasi. Misalnya kata Dia, menyikapi Money Politic yang sama sekali tidak bermanfaat untuk kehidupan orang banyak.

“Kita sudah banyak bereksperimen sebagai warga negara yang menjadi pemilih, kemudian kita tahu bahwa money politic memberikan dampak buruk terhadap keberlangsungan demokrasi. Menurut saya partisipasi menurun karena budaya money politic, sehingga masyarakat tidak dating ke TPS tanpa iming-iming dan uang,” ujar Yogi.

Disamping itu, Ketua Karang Taruna Desa Campakawarna, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Dhani mengatakan, satu pemahaman dengan KPPD Provinsi Banten. Menurutnya, sengaja mengundang KPPD ke desa untuk sama-sama memperhatikan pendidikan demokrasi ditataran desa.

“Selain melaksanakan agenda kepemudaan seperti olah raga, menurut kami menarik jika Karang Taruna berkecipung dalam pendidikan demokrasi. Kami berharap komunitas seperti KPPD mengakar hingga lini terpencil di wilayah,” kata Dhani.(***)




Bimtek Gerakan PKK Pariaman, Hadirkan Nara Sumber Ny.Wartawati Nasrul Abit

Bimtek Gerakan PKK Pariaman, Hadirkan Nara Sumber Ny.Wartawati Nasrul Abit

Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pariaman yang diketuai Ny. Reni Mukhlis menggelar Bimbingan Teknis Gerakan PKK dengan menghadirkan narasumber yakni Wakil Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (10/11) ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pariaman yang diketuai Ny. Reni Mukhlis menggelar Bimbingan Teknis Gerakan PKK dengan menghadirkan narasumber yakni Wakil Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (10/11).

Kegiatan dibuka Walikota Pariaman yang diwakili Asisten III Setdako Pariaman Lanefi yang diikuti oleh Ketua GOW Kota Pariaman Ny. Lucyanel Arlym, Ketua Dharmawanita Ny. Kartini Indra, Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kota Pariaman, Ketua TP-PKK desa/kelurahan se-Kota Pariaman dan kader PKK.

Asisten III Lanefi menuturkan gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

" Kami berharap para kader yang mengikuti bintek tetap semangat dalam tujuan tercapainya pemberdayaan keluarga yang sejahtera," harap Lanefi

Dalam Ekspose singkatnya, Ny. Reni Mukhlis menjelaskan tentang realisasi kegiatan PKK yang telah berjalan di Kota Pariaman dan mengucapkan terima kasih dukungan semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan.

lebih lanjut, ia menuturkan binaan ini bertujuan untuk memperkokoh kerjasama dan memberi pengetahuan bagi pengurus PKK yang berada di Kota Pariaman diantaranya Ketua, sekretaris, bendahara, kelompok kerja (pokja) dengan harapan mampu mengaplikasikan  bimbingan ini dilapangan nantinya.

Wakil Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit dalam arahannya menuturkan kegiatan yang dilaksanakan ini untuk saling tukar ilmu pengetahuan disamping kegiatan ini juga sebagai agenda tahunan dalam tujuan memotivasi dan masukan kepada kader PKK dalam menggiatkan 10 program pokok PKK secara berjenjang.

" Kuncinya, setiap kader harus mau dan punya waktu sebagai langkah dorongan terlaksananya dan suksesnya kegiatan gerak PKK, karena dukungan Walikota Pariaman yang sangat memperhatikan kegiatan PKK baik materil maupun secara pemikiran " harap Ny. Wartawati.

Ia pun berharap, dengan suksesnya para kader PKK Kota Pariaman dalam menjalankan programnya tentunya dengan selalu berkoordinasi kegiatannya dengan dinas terkait menjadikan PKK Kota Pariaman mampu juara di lomba tingkat nasional di tahun 2018 mendatang.(RS/BP-001)