Selasa, 31 Januari 2017

Kota Pariaman Kembali Meraih Piala WTN

Kota Pariaman Kembali Meraih Piala WTN

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kota Pariaman kembali meraih Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori lalu lintas, Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Puji Hartanto kepada Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, di Merlyn Park Hotel, Jakarta. Selasa (31/1).

Piala WTN seharusnya sudah diterima pada 2016 lalu. Namun, karena masih terkendala, sehingga baru diserahkan pada tahun 2017 ini bersamaan dengan  kabupaten kota lainnya di seluruh  Indonesia.

Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Kementerian Perhubungan terhadap kota-kota di Indonesia yang dinilai memiliki kinerja yang baik dalam pengelolaan sistem transportasi.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyebutkan, konsen menata dan mengelola transportasi di Kota Pariaman dengan bersinergik dengan Polres Kota Pariaman."Alhamdulilah berkat kerja keras kita bersama, Kota Pariaman kembali meraih piala WTN yang ke-4 kali, ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan pada masa yang akan datang,"kata Mukhlis .

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Yota Balad mengungkapkan tantangan Dinas Perhubungan Kota Pariaman ke depan semakin berat. Oleh sebab itu ia berharap seluruh jajaran Dinas perhubungan dan semua elemen terus bekerjasama meningkatkan kinerja untuk selalu bekerja keras.     "Terutama dalam upaya kita mewujudkan tata kelola transportasi yang baik dalam menunjang Kota Pariaman sebagai Kota Wisata," kata mantan Camat Pariaman Tengah itu.

Pada penerimaan Piala WTN, Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman juga di dampingi oleh Kapolres Pariaman, AKBP. Riko Junaldi.SIK dan Kadis Perhubungan Kota Pariaman, Yota Balad.

AS/WIS
Bupati Ali Mukhni Himbau OPD Percepat Serapan Anggaran

Bupati Ali Mukhni Himbau OPD Percepat Serapan Anggaran

Bupati Padang PariamanAli Mukhni ( Fhoto : Internet)
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM– Bupati Ali Mukhni himbau kepala OPD untuk terus meningkatkan kinerja pada tahun Anggaran 2017 dengan langkah melakukan efisiensi anggaran. Jika Pemerintah kabupaten Padang Pariaman dapat mengefisienkan anggaran maka akan terjadi penghematan belanja daerah lebih kurang 30 persen. Ini disampaikan ketika memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala OPD di ruang rapat Sekretariat Daerah, Senin (30/1).

Ditambahkannya bahwa kepala OPD segera melakukan percepatan serapan anggaran agar terjadi multiflier effect seperti menurunnya angka kemiskinan, berkurangnya pengangguran dan juga peningkatan pembangunan sarana dan prasarana.

Terkait dengan komoditi unggulan Padang Pariaman, Ali Mukhni instruksikan kepada jajarannya untuk mengupayakan cokelat Padang Pariaman agar masuk ke pangsa pasar nasional seperti di mall dan pusat perbelanjaan lainnya. “Cokelat ini adalah kebanggaan masyarakat Padang Pariaman maka dari itu kita upayakan bisa diterima di kalangan masyarakat luas karena dapat menopang ekonomi masyarakat lokal”.

Disamping itu, Ali Mukhni mencanangkan program Padang Pariaman bersih tahun 2017. Sebagai langkah awal pihaknya telah melakukan Goro dengan melibatkan ASN,tokoh masyarakat dan pemuda yang telah dilakukan di berbagai daerah Kabupaten Padang Pariaman.

Terkait dengan pelayanan publik, ia mendorong OPD teknis untuk turun ke bawah mencari apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. “Mari tingkatkan pelayanan dengan langkah mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Lakukan dialog mengenai apa yang menjadi kekurangan di daerah yang bersangkutan. Jika ini yang kita lakukan, masyarakat Padang Pariaman akan makmur dan daerah lain akan belajar ke Pemda Padang Pariaman," kata Bupati Ali Mukhni.

Ali Mukhni menambahkan sebagai insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, seluruh ASN melaksanakan sholat berjamaah di kantor Bupati, yakni sholat zuhur dan Ashar. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, Pemda Padang Pariaman juga giat meningkatkan kualitas SDM dan spiritual masyarakat agar tercipta masyarakat religius sesuai dengan Visi Kabupaten, ujar Bupati dua periode ini. (wis/hms)


.
Genius Umar : Atasi Narkoba Solusinya Kembalilah Pada Nilai-Nilai Agama

Genius Umar : Atasi Narkoba Solusinya Kembalilah Pada Nilai-Nilai Agama

Magrib Mengaji Di Mesjid Raya Toboh Palabah
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar mengajak masyarakat untuk meramaikan masjid. Karena masjid merupakan benteng bagi umat Islam, bila aktivitas masjid ramai untuk kegiatan ibadah dan kegiatan nuansa islam lainnya maka umat islam akan kokoh dan terjaga dari kerusakan generasi masa depan.

" Meningkatnya kriminal baik pencurian dan kejahatan lainnya disebabkan oleh narkoba, sehingga sebagai orang tua dan mamak atas kemenakan perlu menjaga anak dan kemenakan kita dari pengaruh narkoba. Anak yang sudah terpengaruh dari narkoba dari SMP sampai dewasa susah untuk diatasi, solusinya adalah kembali kepada nilai-nilai agama," jelas ketua BNN Kota Pariaman ini ketika berkunjung ke Masjid Raya Toboh Palabah, dalam rangka magrib mengaji, Senin (30/1).

Orang tua dan mamak, pinta Genius Umar,  harus memberikan contoh tauladan pada anak kemenakan.sebelum mengajak anak kemenakan tentu dimulai dari diri kita sendiri sehingga kita menjadi panutan dan orang yang disegani.

"Solusinya adalah mari kita bersama ramaikan masjid, pemerintah desa, pemuka-pemuka masyarakat, orang tua, mamak, kemenakan, berkumpul dimasjid melaksanakan aktivitas keagamaan di masjid. masjid ramai ukhuwah islamiyah terjaga," ulasnya lagi.

WIS/AS

Senin, 30 Januari 2017

Donal Efendi Terpilih Menjadi Ketua BAMUS Nagari KKS

Donal Efendi Terpilih Menjadi Ketua BAMUS Nagari KKS

DONAL EFENDI, S.Pd
Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Donal Efendi, S.Pd, yang seharinya juga Sekretaris KNPI Padang Pariaman akhirnya terpilih menjadi Ketua Badan Musyawarah  (BAMUS) Nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian (KKS), masa bakti 2017-2022.

Pada pemilihan yang dilakukan Senin (30/01) di Kantor Walinagari Koto Mambang Kampuang Tanjuang Sungai Durian yang dihadiri Pj.Walinagari Yoserizal tersebut, Donal Efendi berhasil terpilih dengan suara terbanyak. Donal berhasil mengumpulkan 7 (tujuh) suara, sedangkan Nizhamul hanya memperoleh 1 (satu) suara.

Pj.Walinagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian Yoserizal, berharap dengan telah dibentuknya BAMUS dan juga telah terpilihnya Ketua BAMUS, diharapkan kedepannya akan dapat bekerjama dengan Walinagari dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Berikut keanggotaan BAMUS Nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian Ketua : Donal Efendi, S.Pd, Wakil Ketua : Hj.Dahniar, Amd.Keb, Sekretaris : Asnita, SE dan anggota Wewen Hadi Putra Dt.Batuah, Nizhamul, Nofri Mardani dan Rohayati.

d/ptm

Kadis PMD Erman Lantik BAMUS Dua Nagari di Kecamatan Patamuan

Kadis PMD Erman Lantik BAMUS Dua Nagari di Kecamatan Patamuan

Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Desa Kabupaten Padang Pariaman Drs.Erman, Senin (30/01)  melantik dan mengambil sumpah anggota Badan Musyawarah Nagari Sungai Durian dan Nagari dan Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian, di aula Kantor Camat Patamuan.

Pada pelantikan BAMUS dua nagari tersebut juga dihadiri Camat Patamuan Hasan Basri, Kapolsek VII Koto Sungai Sarik AKP Edi Karan Prianto, Walinagari, Walikorong serta tokoh-tokoh masyarakat se kecamatan Patamuan

Dengan telah dilantiknya anggota BAMUS di dua nagari ini, maka lengkap sudah keanggota BAMUS enam  nagari di Kecamatan Patamuan. Atas nama Bupati Padang Pariaman Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Desa Erman mengucapkan terima kasih kepada Camat dan Pj.Walinagari yang telah memfasilitasi pembentukan BAMUS tersebut.

Menurut Erman, dari 43 nagari pemekaran baru di Kabupaten Padang Pariaman, baru di kecamatan Patamuan BAMUS Nagari Pemekaran yang telah dilantik seluruhnya, sementara nagari pemekarannnya lainnya di Padang Pariaman, hingga kini masih dalam proses.

Untuk menjadi anggota BAMUS, jelas Erman  harus memenuhi persyaratan diantaranya Surat Keterangan dari pengadilan negeri yang menyatakan tidak tersangkut pidana dan Surat Keterangan dari kepolisian tidak tersangkut narkorba. " Jadi anggota BAMUS yang kita lantik tadi seluruhnya telah memenuhi syarat, sehingga layak menjadi anggota BAMUS," kata mantan Camat Batang Anai itu.

d/ptm

Minggu, 29 Januari 2017

Tugu Monumen Perjuangan Angkatan Laut Pariaman, Akan Diresmikan KSAL Laksamana Ade Supandi.

Tugu Monumen Perjuangan Angkatan Laut Pariaman, Akan Diresmikan KSAL Laksamana Ade Supandi.

Sekdako Pariaman  Indra Sakti

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi, kalau tidak ada aral melintang, awal Maret 2017 mendatang,  direncanakan akan meresmikian tugu Monumen Perjuangan TNI Angkatan Laut, di ujung Muaro Pantai Gandoriah Pariaman.

Hal tersebut diungkapkan ketua panitia peresmian monumen perjuangan TNI AL Pariaman Kol. laut (S) Nanang W. dalam rapat persiapan di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Jum'at 27 Januari 2017 lalu. " Untuk menyambut kedatangan KASAL ke Kota Pariaman perlu persiapan yang matang bersama Pemerintah Kota Pariaman," kata Kol.Laut (S).Nanang W.

"Kalau tak ada perubahan, KSAL Laksamana Ade Supandi akan datang pada tanggal 8 Maret 2017, tapi pastinya setelah Bapak Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman bertemu dengan Bapak KSAL di Jakarta Minggu depan," katanya.

Pada rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti yang dihadiri kepada SOPD Pejabat Struktural Lantamal II bertujuan untuk menyatukan pandangan dan konsep pelaksanaan kegiatan kedatangan KSAL.
"Untuk random acara yang ditawarkan sebagian besar sama dengan konsep Pemko, namun khusus untuk pemberian gelar kehormatan (Datuak) pada KSAL perlu di bicarakan dahulu dengan LKAAM sesuai dengan ketentuan adat," jelas Indra Sakti.

Dalam random acara pada hari "H" direncanakan KSAL Ade Supandi akan sampai di BIM pada pukul 10.00 dan disambut langsung oleh Gubernur, Forkopimda Propinsi, Walikota Pariaman dan sampai di Pariaman jam 11.00 disambut oleh Wakil Walikota, Genius Umar bersama unsur terkait.

jam. 11.40 pengukuhan gelar adat ( bila di bolehkan oleh ketentuan adat) dan makan bajamba. 14.00 peresmian monumen oleh KSAL, 15.40. menuju jalan dan jembatan yang baru selesai dibangun Pemerintah Kota Pariaman pada tahun 2016 dan rencananya akan diberi nama jalan Jalesveva Jaya Mahe.

WIS/AS

Sabtu, 28 Januari 2017

Genius Umar : Pendidikan Bisa Memutus Mata Rantai Kemiskinan

Genius Umar : Pendidikan Bisa Memutus Mata Rantai Kemiskinan

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Hanya melalui pendidikan akan bisa memutus mata rantai kemiskinan dalam suatu keluarga. Karena itu bersekolahlah sampai ke jenjang yang lebih tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Dr. Genius Umar, ketika membuka Pariaman Campus Expo 2017, yang digelar Gerakan Mahasiswa Pariaman (GEMPA), Sabtu 28 Januari 2017, di Gedung Daerah Saiyo Sakato Pariaman.

Turut mendampingi Wakil Walikota pada pembukaan Pariaman Campus Expo 2017 tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kanderi, Anggota DPRD Kota Pariaman Arizal serta Rektor UNP yang diwakili kepala Biro

Menurut Genius, pendidikan juga merupakan suatu syarat bagi suatu daerah jika ingin dikatakan daerah itu maju dan sejahtera. " Melalui Pariaman Campus Expo 2017 ini diharapkan akan mengugah adik-adiknya untuk bisa melanjutkan kuliahnya ke perguruan tinggi favorit seperti UI, IPB, UGM, ITB, UNAND, UNP dan perguruan tinggi favorit lainnya di Indonesia," ungkap jebolan STPDN ini.

Sementara itu Ketua Umum GEMPA Al Faridzhi mengatakan, acara ini digelar selama 2 hari dari tanggal 28 s/d 29 Januari 2017 dengan target peserta 1.400 orang pelajar kelas XII SMA di Kota dan Kabupaten Padang Pariaman, tahun 2017 ini adalah kali yang ke 4 diadakan dari tahun 2014 lalu.

"Sebelumnya GEMPA juga mengadakan Road Show ke sekolah-sekolah di Kota Pariaman dan Kabupaten Padanag Pariaman, kemudian dilanjutkan dengan Try Out yang diaksanakan tanggal 22 Januari lalu. Puncaknya adalah dengan menggelar Pariaman Campus Expo," katanya. .

WIS/J/HMS

PKDP dan GEMPAR Batam Jagokan Sony Piliang, Sebagai Ketua Umum GEMA Batam.

PKDP dan GEMPAR Batam Jagokan Sony Piliang, Sebagai Ketua Umum GEMA Batam.


Batam,BANGUNPIAMAN.COM---Jelang dilaksanakannya Musyawarah Besar (MUBES) Generasi Muda Minang (GEMA), untuk memilih kepengurusan baru priode 2017-2021 mendatang, sejumlah nama untuk memperebutkan Ketua Umum mulai bermunculan.

Organisasi rang Piaman yang ada di kota Batam baik itu  PKDP (Persatuan Keluarga Daerah Pariaman) maupun Gempar(Generasi Muda Pariaman) juga tak ketinggalan untuk  mengusung calon kandidat untuk memperebutkan posisi  Ketua Umum GEMA Batam tersebut. 

Dikabarkan bahwa PKDP dan Gempar Batam akan mengusung   Sony Piliang yang kini menjabat sebagai Ketua Gempar Kota Batam sebagai calon Ketua GEMA
Saat ditemui Andra Sikumbang kontributor portal berita www.bangunpiaman.com kemarin di restoran Angso Duo Batam Centre Sony Piliang menyatakan,  siap untuk  maju sebagai calon kandidat ketua umum Gema Minang kota batam 2017-2021.

" Insya Allah saya siap maju, kalau masyarakat minang kota batam menginginkan saya sebagai ketua nantinya. Saya berjanji tidak akan membawa organisasi GEMA MINANG Batam masuk dalam politik dan saya tidak akan ikut mencalonkan diri sebagai caleg atau pilkada walikota dan gubenur," katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Allan Suarsad  menyebutkan, untuk memperebutkan Ketua Umum GEMA Minang Batam ini tiga nama  yang sudah mencuat diantaranya Safari Ramadhan (Anggota DPRD Batam F.PAN),Eki Jadri (Anggota DPRD Batam F.PPP), dan Sony Piliang (Ketua Gempar Batam).

Namun semua calon yang ikut bertarung sebagai ketua itu tidak semerta merta bisa langsung lolos sebagai calon ketua. Mereka harus lolos dari kriteria yang sudah ditetapkan oleh tim panitia seleksi misalnya tes fhisikotes kesehatan,tes urin,dan fit and propertes sebagaimana yang dilakukan untuk menjaga  hal-hal yang negatif dari diri seorang ketua yang terpilih nantinya. 

" Kami berharap kedepannya GEMA Minang akan menjadi  panutan oleh pemuda pemudi generasi muda minang serta sebagai pelindung bagi semua masyarakat minang yang ada di kota batam,"kata Allan Suarsad yang juga pendiri Gema Minang Kota Batam itu.

Laporan : Andra Sikumbang-Batam

Kamis, 26 Januari 2017

Wako Mukhlis Rahman : Permainan Tradisional Anak Banyak Dampak Positifnya

Wako Mukhlis Rahman : Permainan Tradisional Anak Banyak Dampak Positifnya

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Mencoba Ketapel Salah Permainan Tradisional Anak-Anak.
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menutup dengan resmi rangkaian Capacity Building (Pengembangan Fasilitasi) Forum Anak Kota Pariaman.Kegiatan yang digelar dari tanggal 24 Januari 2017 itu, diakhiri, Kamis 26 Januari 2017 dengan menggelar permainan tradisional yang telah lama hilang di SDN 19 Kampung Baru Kota Pariaman

Menurut Walikota Pariaman dengan dimunculkannya kembali permainan tradisional di kalangan pelajar SD, diharapkan anak-anak bisa melupakan gadget yang dewasa ini sudah menjadi permainan anak-anak zaman sekarang. " Untuk itu permainan anak-anak tradisional perlu digalakan kembali. Karena banyak dampak positif dari permainan tradisional itu. Mulai dari interaksi sosial, kerjasama, sportif sekaligus bisa untuk olahraga," kata Wako.

Adapun permainan tradisional yang dimainkan seperti tangkelek, balapan tampurung, tarik batang kelapa, engrang, patok lele, joli-joli, kuciang-kuciang, congklak, pacah piring, main batu, lompat karet, maen ketapel. Dengan digalakanya kembali permainan tradisional itu,membuat suasana menjadi meriah dan diiringi gelak tawa oleh peserta.

(R/WIS)
Sering Macet, Camat Rudy Rilis Pimpin Penertiban Pasar Pakandangan

Sering Macet, Camat Rudy Rilis Pimpin Penertiban Pasar Pakandangan

Enam Lingkung, BANGUNPIAMAN.COM---Karena mobil pedagang dan pengunjung yang parkir sembarangan di depan pasar nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung. Membuat jalan Pakandangan sering macet. Jika ini dibiarkan terus menerus tentunya akan menganggu arus lalulintas dan imbasnya aktivitas jual beli akan menjadi terganggu.

Untuk mengantisipasi kemacetan setiap hari pekan tersebut. Camat Enam Lingkung Rudy Rilis  bekerjasama dengan jajaran Kepolisian dari Polsek Sicincin, Satuan Polisi Pamong Praja serta pemerintahan nagari Pakandangan, Kamis 26 Oktober 2017 melakukan penertiban.

Menurut Camat Enam Lingkung Rudy Rilis, penertiban ini dilakukan karena selama ini arus lalulintas di depan pasar Pakandangan ketika hari pekan selalu macet. Akibatnya menganggu aktivitas jual beli dan juga menganggu arus lalulintas.

" Alhamdulillah setelah dilakukan penertiban kemacetan dapat dituntaskan dengan aman. Sehinga aktivitas jual beli masyarakat tidak menjadi terganggu. Saya berharap kemacetan tidak terulang kembali dan ini hendaknya bisa terus dipertahankan," katanya.(tim)


Ketua Bamus Nagari Batu Kalang Kunjungi PAUD Al-Zahra

Ketua Bamus Nagari Batu Kalang Kunjungi PAUD Al-Zahra

Padang Sago,Bangun Piaman--Ketua Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, Drs. Amiruddin, Tk. Majolelo, MA, melakukan kunjungan ke Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Al-Zahira, Korong Mangur, Rabu (25/1/2017).

Amiruddin, mengatakan PAUD Al-Zahira, salah satu yang menerima dana bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja (APB) Nagari tahun 2016, bantuan yang diberikan Pemerintahan Nagari, berbentuk honor guru, untuk 2 orang tenaga pendidik.

Dikatakan, Pemerintahan Nagari Batu Kalang, selain memberikan bantuan honor guru PAUD, diberikan juga honor guru mengaji dan intensif khatib,
 imam, bilal dan garin, sesuai dengan kemampuan dana nagari."Insya Allah, tahun 2017 bantuan seperti ini tetap dilanjutkan dan jumlahnya, kalau bisa ditingkatkan dari Tahun 2016,"tutur Amiruddin.

Pengelola PAUD Al-Zahira, Korong Mangur Dewi. S. Pd, dalam laporannya mengatakan, muridnya berjumlah 24 orang dengan tenaga pendidik 2 orang dan  1 orang pengelola. "Kami berterima kasih kepada Pemerintahan Nagari Batu Kalang yang telah memberikan bantuan honor guru tersebut dan berharap bantuan itu dapat dilanjutkan setiap tahunnya," tutur Dewi.

Dewi juga menyampaikan PAUD Al-Zahira, didirikan sejak 3 tahun silam, secara mandiri dengan ruang belajar dibangun sendiri termasuk alat bermain pun dibeli sendiri, dengan harapan dapat mengayomi anak-anak dengan baik. Anak usia dini, usia 3-5 tahun,merupakan masa emas yang butuh kasih sayang  dalam bentuk bermain, karena anak-anak membutuhkan bermain, baik secara pribadi dan berkelompok.
 "Alhamdulillah, sejak didirikan masih dapat bertahan," ujar Dewi.

Sekretaris Bamus Erlinda Yanti, mengatakan pemerintahan nagari juga  memberikan bantuan alat bermain anak untuk 2 lembaga kelompok bermain. Ikut  juga dalam kunjungan tersebut, anggota Bamus, Drs. Jamawir.

WIS/TKA

Selasa, 24 Januari 2017

Wawako Genius Umar Minta,  Pelajar Kota Pariaman Menjauhi Narkoba

Wawako Genius Umar Minta, Pelajar Kota Pariaman Menjauhi Narkoba


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang bertindak selaku Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Pariaman, menjadi Narasumber dalam acara Capacity Building Pengurus Forum Anak Kota Pariaman yang diadakan oleh DP3AP2KB Kota Pariaman, bertempat di ruang pertemuan Pondok Indah, Selasa Januari 2017.

Menurut Genius Umar,  awal dari keberhasilan seorang anak, adalah dari mimpinya, jadi dengan bermimpi mau jadi apa kita kelak, sudah kita rencanakan dari saat ini, sehingga dikemudian hari mimpi itu dapat terwujud.

"Mimpi atau cita-cita, harus sudah kita miliki sejak dini, sehingga kita akan berusaha untuk dapat meraihnya, karena itu adik-adik harus mulai bermimpi dari sekarang," ujarnya.

Agar para pelajar dan generasi muda harus tahu arah dan tujuan hidup yang akan dituju, maka harus rajin belajar, rajin bekerja, rajin membina diri dan rajin mengembangkan diri, maka baru kita bisa menjadi manusia yang seutuhnya.

Dalam kaitannya sebagai narasumber, ia mengatakan agar para pelajar jangan sekali-sekali terlibat dan menggunakan Narkoba, karena apabila telah terlibat Narkoba, bukan hanya masa depan saja yang hancur, tetapi semua hal tentang diri kita akan bermasalah dan tidak ada tujuan hidup lagi.

"saat ini kita sudah menyatakan perang pada Narkoba seperti yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di tahun 2015 lalu, dan BNK Pariaman sangat komit dengan usaha tersebut, agar Narkoba di Kota Pariaman dapat kita tekan dan berantas," tukasnya

Genius mengatakan, fenomena semakin meningkatnya aksi peredaran dan konsumsi Narkoba, tak lain adalah sebuah ancaman yang serius untuk merenggut masa depan generasi muda bangsa kita saat ini, dan menghancurkan generasi penerus pemimpin negeri ini kelak, karena itu pada para pelajar dan generasi muda harus mampu bersatu menyatakan perang terhadap Narkoba, dan menjadi generasi yang mampu menjaga kedaulatan bangsa.

Acara ini berlangsung selama 3 hari, dimulai hari ini tanggal 24-26 Januari mendatang, dengan peserta utusan Osis dari masing-masing sekolah SMP dan SMA se Kota Pariaman dan anggota Forum Anak Kota Pariaman.

R/WIS
Wabup Suhatri Bur : Pemkab Selalu  Dukung Kegiatan Keagamaan Yang Digelar Masyarakat

Wabup Suhatri Bur : Pemkab Selalu Dukung Kegiatan Keagamaan Yang Digelar Masyarakat


Tujuah Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat mendukung penuh kegiatan-kegiatan peningkatan keimanan dan ketakwaan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Surau Pimpiang Korong Tanjuang Balik Nagari Lareh Nan Panjang Kecamatan VII Koto, Senin (23/1/2017).

"Kita yakin dan percaya bahwa memperingati Maulid Nabi ini adalah dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," kata Suhatri Bur didampingi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BALITBANGDA) Ali Amran dan Kepala Dinas Kominfo Zahirman.

Suhatri Bur mengharapkan masyarakat tetap menjaga aktifnya TPA, TPSA, MDA dan tempat mengaji lainnya. Di samping itu diharapkan masyarakat mendirikan Rumah Tahfiz Alquran minimal satu nagari satu Rumah Tahfiz.

Menurut mantan Ketua Baznas itu, di Padang Pariaman sudah berdiri MAN Insan Cendekia yang berbentuk boarding school atau sekolah berasrama yang dibiayai oleh Kementerian Agama. Siswa yang belajar di sana diasramakan dan kebutuhannya dibiayai oleh pemerintah. Tahun ajaran 2016/2017 MAN IC sudah menerima siswa yang banyak diisi oleh siswa asal Padang Pariaman.

"Kita berharap tahun ajaran berikutnya lebih banyak lagi siswa asal dari Padang Pariaman. Syarat utama menjadi siswa di situ adalah hafiz Alquran minimal tiga juz. Untuk itulah gunanya Rumah Tahfiz tadi didirikan di masing-masing nagari," katanya menutup sambutannya.

r/wis

Senin, 23 Januari 2017

Bupati Ali Mukhni Terima Reward Dari Ketua PWI Pusat

Bupati Ali Mukhni Terima Reward Dari Ketua PWI Pusat


Padang, BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Padang Pariaman Drs.H.Ali Mukhni kembali menerima penghargaan. Kalau sebelumnya diawal tahun 2017 ini penghargaan diterima dari Mentri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin, kali ini penghargaan tersebut diterima dari Ketua PWI Pusat Margiono.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Ali Mukhni, Senin 23 Januari 2017, di auditorium gubernuran Sumbar, disela-sela pelantikan pengurus PWI Sumbar priode 2016-2021. PWI Pusat menilai, Bupati Ali Mukhni layak menerima penghargaan karena jasa dan perhatiannya yang lebih pada kehidupan jurnalis di Sumbar.


Palantikan Pengurus dan Anggota DKD PWI Sumbar

Sementara itu pada pelantikan dan pengukuhan PWI Sumbar priode 2016-2021, Ketua PWI Pusat Margiono mengatakan, PWI itu organisasi profesi. Tugasnya bekerja sesuai kode etik jurnalistik, menulis berita berimbang dan bermanfaat. Kalau karya jurnalistik tidak bermanfaat bagi masyarakat, maka profesi itu gagal

Margiono menegaskan, kehadirannya ke Padang, Sumbar bersama Hendry CH Bangun (Sekjen PWI Pusat), Ilham Bintang (ketua DKD PWI pusat) dan pengurus pusat lainnya, tak lain untuk memastikan kesiapan Sumbar sebagai tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

"Secara scoring, Sumbar sangat siap jadi tuan rumah HPN. Kesiapan itu, juga telah disampaikan dua tahun lalu. Namun, untuk peringatan 2017 ini, sengaja kita laksanakan di Ambon, karena Sumbar kita anggap masih bisa ditundaa hingga 2018 mendatang. Insya Allah, Sumbar tuan rumah 2018 nanti," ungkap Margiono seperti dikutip dari www.valora.co.id

Pernyataan Margiono ini, merupakan jawaban langsung atas permintaan Ketua DKD PWI Sumbar yang notabene ketua PWI Sumbar 2011-2016, Basril Basyar saat menyampaikan sambutannya dipelantikan bertemakan, Pers Sehat-Sumbar bermartabat itu.

Terkait kesiapan sebagai tuan rumah HPN 2018 ini, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyatakan kesiapan pemerintah dalam memberi dukungan. "Sumbar itu sudah 30 tahun lalu jadi tuan rumah. Jika Pak Margiono ingin dikenang masyarakat Sumbar, tetapkan lah kami tuan rumah HPN tahun depan," harap Irwan yang menyampaikan sejumlah pantunnya dalam memberikan sambutan.(wis/**)

Sabtu, 21 Januari 2017

Padang Pariaman Terima Penghargaan Dari Mentri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Padang Pariaman Terima Penghargaan Dari Mentri Agama Lukman Hakim Saifuddin


" Piagam Penghargaan Ini Diserahkan Kepada Pemerintah Daerah Atas Dukungan dan Sumbangsih Pemerintah Daerah Dalam Pendirian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia,"


Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Kabupaten Padang Pariaman mendapat penghargaan dari Kementrian Agama Republik Indonesia. Karena ikut memajukan pendidikan keagamaan di daerahnya. Padang Pariaman bersama 20 daerah lainnya di Indonesia,  menerima piagam penghargaan atas dukungan dan sumbangsihnya dalam pendirian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia.


Penghargaan ini diterima langsung Bupati Padang Pariaman Drs.H.Ali Mukhni, dimana penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada puncak ulang tahun Kementerian Agama digelar Jumat (20/01) malam dalam acara Hari Amal Bakti (HAB) di Gedung Kementerian Agama, Jakarta. Hadir dalam kesempatan ini sejumlah Komisi VIII DPR RI, tokoh agama, perwakilan ormas keagamaan, MUI, serta keluarga besar Kementerian Agama.

Ali Mukhni satu-satunya kepala daerah dari Sumatera Barat yang meraih penghargaan bergengsi tersebut yang diserahkan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Penghargaan itu juga sekaligus mengukuhkan Ali Mukhni sebagai kepala daerah yang berkontribusi besar dalam memajukan pendidikan agama.

Pembangunan MAN Insan Cendikia di Nagari Sintuk Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, dimulai tahun 2013 dengan dana awal sebesar Rp60 milyar. Hasilnya gedung perkantoran, ruang kelas dan asrama sangat representatif sehingga peserta didik nyaman dalam proses belajar dan ketika beristirahat.

Menurut Bupati Padang Pariaman, perjuangan mendapatkan MAN IC sangatlah berat. Harus bersaing dengan kabupaten dan kota di dalam dan luar Sumatera Barat. " Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan masyarakat, apa yang kita cita-citakan dikabulkan oleh Allah SWT," katanya seperti dirilis Humas Pemkab Padang Pariaman.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya menyampaikan harapan sekaligus komitmennya agar ajaran agama tidak hanya diajarkan dan disebarluaskan, tapi juga diejawantahkan. Menurutnya, agama harus lebih hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka merespon dan melayani kebutuhan masyarakat. "Hadirkanlah agama degan sepenuh jiwa, hadirkan agama dengan segenap rasa, dan hadirkan agama dengan cinta," terang Menag di hadapan tidak kurang dari 600-an audiens.

Menag juga menyampaikan apresiasi kepada lebih dari 231 ribu ASN Kemenag yang berdiri di garis depan dalam mengemban visi dan misi Kemenag, sehingga kehadiran Kemenag dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

"Mari kita jaga dan pelihara capaian yang telah diukir pendahulu kita. Mari kita kembangkan agar bisa menjadi lebih baik, karena harapan masyarakat kepada kita semakin besar dan komplek. Tidak ada pilihan lain, selain harus lebih mampu melayani, memenuhi dan mengakomodasi kebutuhan masyarakat," ajaknya

Malam Tasyakuran ini sekaligus menjadi puncak peringatan HAB Kemenag ke-71. Beberapa kegiatan ikut memeriahkan agenda tahunan ini. Selain ajang perlombaan dan seni, Kemenag juga telah menggelar fun bike bertajuk 'Ngontel Bareng Menag' di IAIN Jember yang diikuti lebih dari 10 ribu masyarakat Jember dan sekitarnya.(wis)



sumber www.kamenag.go.id

Jumat, 20 Januari 2017

SERAH TERIMA CAMAT: Imran Dari Camat VII Koto, Kini Jadi Camat Lubuak Aluang

SERAH TERIMA CAMAT: Imran Dari Camat VII Koto, Kini Jadi Camat Lubuak Aluang

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Memasangkan Tanda Jabatan Kepada Camat Lubuk Alung Imran.S.Sos, Jumat 20 Oktober 2016. ( Fhoto : Istimewa)

Lubuak Aluang, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur berharap kepada camat Lubuak Aluang yang baru untuk dapat bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat. Karena tanpa adanya kerjasama dengan masyarakat mustahil tugas-tugas yang diamanahkan akan dapat dikerjakan dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Jumat 20 Oktober 2016, pada serah terima camat Lubuak Aluang dari pejabat lama Suhardi kepada pejabat baru Imran, di aula KPN Lubuak Aluang.

Kepada masyarakat  Lubuk Alung Wabup Suhatri Bur berharap untuk dapat memberikan dukungannya  kepada camat Lubuak Aluang yang baru  dalam melaksanakan tugas-tugasnya di Kecamatan Lubuak Aluang ini, seperti dukungan yang telah diberikan kepada camat Suhardi selama ini.

" Kepada Suhardi saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya di kecamatan Lubuk Alung dan selamat bertugas di tempat yang baru di Kecamatan Batang Anai," ucap alumni SMA Negeri 1 Lubuak Aluang itu.

Pada serahterima camat Lubuak Aluang berlangsung cukup meriah tampak hadir unsur Muspika Lubuk Alung, anggota DPRD, walinagari se kecamatan Lubuk Alung serta tokoh-tokoh masyarakat Lubuk Alung.

(***/wis-la)






Kamis, 19 Januari 2017

Bupati Ali Mukhni : Satpol PP Harus Disiplin dan Bertanggungjawab

Bupati Ali Mukhni : Satpol PP Harus Disiplin dan Bertanggungjawab

Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM--Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa Satpol PP sebagai abdi masyarakat dalam menjalankan tugas dengan disiplin dan bertanggung jawab pada acara silaturahmi dan tatap muka dengan Personil Satpol Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran di Aula IKK, Parit Malintang, Rabu (18/1/2017).

"Mulai dari bangun subuh berjamaah, olahraga, sarapan dan persiapan apel pagi. Berpakaian rapih, humanis dan tidak sangar," kata Ali Mukhni yang didampingi Kepala BKSDM Anwar," kata Ali Mukhni.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu mengajak personil satpol PP agar ramah dalam bertugas dan tegas dalam penegakan aturan. "Tegas bukan kasar dalam pengamanan peraturan daerah," ungkapnya.


Terkait Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penertiban Organ Tunggal, sangat diapresiasi oleh masyarakat baik ranah dan rantau. Jadi, sedang bertugas atau tidak, diminta personil Satpol PP bertanggung jawab moral untuk menegur dan melarang organ tunggal pada malam hari."Insya Allah Perbup akan ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah," kata Bupati yang religius itu.

Bagi petugas damkar, kata Ali Mukhni, agar selalu siaga 1x24 jam dan mobil damkar harus keadaan siap sedia, mulai persediaan air, BBM dan peralatan lainnya. Untuk keamanan kantor, Ali Mukhni meminta dibuatkan portal masuk dan keluar kantor. Bagi tamu, agar meninggalkan Kartu Indentitas kepada petugas jaga. "Saya tidak ingin mendengar adanya pencurian sepeda motor, kaca mobil dipecahkan. Malu kita," kata Peraih Satya Lencana Pembangunan.

Sementara Kadis Satpol PP dan Damkar Rianto melaporkan jumlah personilnya sebanyak 250 orang. Jumlah tersebut ditugaskan diseluruh perkantoran, rumah dinas pimpinan daerah dan lainnya. Adapun Mobil Damkar disediakan sebanyak enam unit namun hanya empat yang bisa dioperasional. Ke empat mobil damkar itu disiagakan di Lubuk Alung, Sungai Sarik dan Sungai Limau.

WIS/HMS
Camat Patamuan Diserahterimakan Dari Pejabat Lama Zaldi Arnas kepada Pejabat Baru Hasan Basri

Camat Patamuan Diserahterimakan Dari Pejabat Lama Zaldi Arnas kepada Pejabat Baru Hasan Basri

Wakil Bupati Suharti Bur Memasang Tanda Jabatan Kepada Camat Patamuan Hasan Basri, Kamis 19 Oktober 2016 di Halaman Kantor Camat Setempat.
Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur minta kepada camat patamuan untuk dapat melaksanakan amanah yang dipercayakan atasan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab.

"Tolong layani masyarakat dengan baik dan kepada masyarakat diharapkan untuk dapat memberikan dukungan dan bekerjasama dengan  camat baru dalam melaksanakan tugas-tugasnya di kecamatan Patamuan," kata Wabup Suhatri Bur, Kamis (19/01), pada serah terima jabatan camat Patamuan dari pejabat lama Zaldi Arnas kepada pejabat baru Hasan Basri, di halaman kantor camat setempat.

Kepada camat lama Zaldi Arnas yang kini bertugas sebagai camat Padang Sago, Wakil Bupati Suhatri Bur, mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya di kecamatan Patamuan, yang selama ini telah bekerja cukup baik dalam melayani masyarakat dan tugas-tugas pemerintahan.
Ny.Rena Ali Mukhni Bersalaman Dengan Ny.Zaldi Arnas, sebagai tanda berakhirnya tugas Ny.Zaldi Arnas sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Patamuan
Usai serah terima jabatan camat Patamuan, kemudian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman Ny.Rena Ali Mukhni memimpin serahterima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Patamuan dari Ny.Zaldi Arnas kepada Ny.Hasan Basri.

Tampak hadir pada serah terima jabatan Patamuan tersebut anggota DPRD Padang Pariaman Basir dan Nasdini Indriani, unsur Muspika, Walinagari se Kecamatan Patamuan, serta tokoh-tokoh masyarakat kecamatan Patamuan.

(d/ptm)


Rabu, 18 Januari 2017

Wawako Genius Umar Serahkan Premi Asuransi Kepada 243 Nelayan

Wawako Genius Umar Serahkan Premi Asuransi Kepada 243 Nelayan

Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Didampingi Kepala Dinas Perikanan Dasril Fhoto Bersama Dengan Nelayan Yang Menerima Premi Asuransi. ( Fhoto : Humas )

" 243 Nelayan di Kota Pariaman Terima Premi Asuransi "

Wawako Pariaman Genius Umar Didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ketka Menyerahkan Kartu Asuransi Nelayan
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman Dr.Genius Umar, Rabu 18 Oktober 2016,  menyerahkan premi asuransi kepada 243 nelayan di Kota Pariaman. Asuransi ini bertujuan untuk memberikan jaminan perlindungan atas resiko yang dialami oleh nelayan dalam bekerja.

Menurut Wawako, sesuai UU No.7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam pada tahun lalu. Dijelaskan salah satu upaya pemerintah untuk melakukan perlindungan bagi nelayan maupun keluarganya melalui kegiatan pemberian bantuan premi asuransi.

"Tingkat konsumsi ikan di Kota Pariaman di tahun 2015 lalu yang mencapai 35,5 kilogram per kapita per tahun, sedangkan target konsumsi ikan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hanya sebesar 34 kilogram per kapita per tahun," ulas Wawako.
Inilah Kartu Asuransi Nelayan Yang Diterima Nelayan Pariaman

Sementara itu, Kepala Perikanan dan Kelautan Kota Pariaman, Dasril mengatakan kedepannya akan dilakukan verifikasi lanjutan agar bisa tepat sasaran selama 1 tahun efektif. Besaran santunan yang diberikan pemerintah meliputi, kecelakaan aktivitas penangkapan ikan, apabila meninggal Rp200 juta, cacat maksimal Rp100 juta, biaya pengobatan maksimal Rp20 juta.

"Kemudian, santunan kecelakaan akibat selain melakukan aktivitas penangkapan ikan, untuk meninggal Rp160 juta, cacat maksimal Rp100 juta dan pengobatan maksimal Rp20 juta," jelasnya.

Sebanyak 243 dari 268 nelayan yang diajukan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk memperoleh Premi Asuransi Nelayan ini sudah dapat, sisanya 25 nelayan lagi yang akan diupayakan dari daerah dan diajukan lagi untuk tahun berikutnya.

WIS/HMS
Walikota Mukhlis Rahman,  Kukuhkan Satgas Saber Pungli Kota Pariaman

Walikota Mukhlis Rahman, Kukuhkan Satgas Saber Pungli Kota Pariaman

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Kukuhkan Satgas Saber Pungli
Pariaman,  BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Rabu 18 Januari 2017, mengukuhkan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Pariaman, di aula Balai Kota Pariaman

Unit Saber Pungli Kota Pariaman yang dikukuhkan tersebut diketuai oleh Wakapolres Pariaman Kompol Nofriadi Zen, Wakil I Inspektur Kota Pariaman Lukman Syam dan Wakil Ketua II Kasi Intel Kejari Pariaman Okta Zulfitri. Dengan total  anggota Saber Pungli yang dikukuhkan tersebut sebanyak 103 orang

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dan Wakil Walikota Genius Umar merupakan penanggungjawab dan wakil penanggungjawab dalam susunan kepengurusan Unit Saber Pungli tersebut. Tiga orang pengendali Satgas Saber-Pungli Kota Pariaman 2017 yakni Dandim 0308/Pariaman Letkol Arh Endro Nurbantoro, Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldy dan Kajari Pariaman Dr. Josia Koni.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman berharap dengan dikukuhkan Saber Pungli Kota Pariaman,  segala bentuk perizinan, IMB, AO, izin trayek, izin tambang, hibah dan bansos beserta segala bentuk pelayanan kepada masyarakat harus terbebas dari segala bentuk pungutan diluar dari ketentuan undang-undang. "Segala pungutan yang tidak diatur oleh undang-undang dan peraturan daerah merupakan pungutan liar yang harus disapu bersih oleh Satgas Saber Pungli," tegas Walikota

Pengukuhan Unit Saber Pungli Kota Pariaman mengacu pada Peraturan Presiden RI Nomor 87 Tahun 2016 dan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Nomor 78 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

Pembentukan Saber Pungli Kota Pariaman bertujuan untuk menindaklanjuti Perpres dan Keputusan Menteri tentang Saber-Pungli tersebut, Walikota Pariaman menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Surat Keputusan Walikota Pariaman Nomor 34/700/2017 tentang Pembentukan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar tingkat Kota Pariaman tahun 2017.


TIM

Selasa, 17 Januari 2017

Bupati Ali Mukhni : 50 Hektar Lahan Disiapkan Untuk Kampus ISI Padangpanjang

Bupati Ali Mukhni : 50 Hektar Lahan Disiapkan Untuk Kampus ISI Padangpanjang


Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM – Rencana Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang untuk pengembangan lahan kampus yang saat ini sudah sangat mendesak mendapatkan angin segar dari Kabupaten Padangpariaman. Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menegaskan kepada Tim dari ISI Padangpanjang saat kunjungan di kantor Bupati (16/01/17) bahwa seluas 50 Hektar Lahan akan diberikan kepada ISI di kecamatan 2x11 Enam Lingkung kabupaten Padang Pariaman.

“Kita berjanji kepada ISI Padangpanjang bahwa lahan yang akan diberikan kepada ISI Padangpanjang seluas 50 hektar. Saat ini beberapa proses administrasi telah diselesaikan baik itu berupa izin dari masyarakat yang ditandai dengan persetujuan ninik mamak, wali nagari,  dan perangkat lainnya, ” sebut Ali Mukhni saat dijumpai di ruangannya (16/01/17).

Disebutkan oleh Bupati bahwa langkah-langkah yang telah dimulai tentu saja dimulai dari sosialisasi kepada masyarakat terutama masyarakat yang berkaitan langsung dengan tanah yang luasnya sebesar 697 hektar tersebut dan dapat mendukung pembangunan kampus, rumah sakit, dan Stadion olahraga yang telah kita rencanakan tersebut.

Selain itu, untuk penerbitan sertifikat, pihak Pemkab telah berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Kita terus intens berkoordinasi dengan BPN agar sesegara mungkin untuk menerbitkan sertifikat, dan saat ini penerbitan tersebut masih dalam proses oleh BPN, ” tegas Bupati.

Ali Mukhni juga menjelaskan bahwa saat ini masih ada satu tahapan lagi yakni surat dari Rektor ISI Padangpanjang kepada Gubernur Sumatra Barat untuk penetapan lahan.

 “Kita targetkan mudah-mudahan direstui Allah SWT bahwa Februari ini sertifikatnya sudah bisa keluar. Saya tidak mau berlama-lama untuk proses ini, ” tegas Bupati.

Lokasi yang akan diberikan pihak Pemkab tersebut berada di Kecamatan 2x11 Kayutanam dengan luas lahan 697 hektar. Yang diperuntukan untuk berbagai instansi.  Disebutkan juga bahwa saat ini pembebasan jalan yang direncanakan lebar 50 meter dengan panjang 3,3 kilometer untuk menuju lokasi yang akan dibangun tersebut sedang dalam proses pembebasan dan pemancangan. Dalam waktu dekat pihak Pemkab akan memasukan alat berat untuk proses pembuatan jalan tersebut.

Selain ISI Padangpanjang, beberapa perguruan tinggi lain seperti Politeknik Negeri Padang, Universitas Syech Burhanudin, Rumah Sakit Vertikal dan Stadion olahraga juga akan dibangun di sekitar lokasi tersebut. Direncakan Pemkab bahwa daerah tersebut akan dijadikan daerah Terpadu.

Pertemuan antara pihak ISI Padangpanjang di Kantor Bupati Padangpariaman dalam rangka silahturahmi dan penjelasan tentang pengembangan lokasi kampus ISI Padangpanjang di Kabupaten Padangpariaman juga dihadiri oleh Rektor dan jajarannya.  Pertemuan tersebut juga disambut hangat oleh Bupati dan Wakil Bupati dengan menghidangkan coklat sebagai produk unggulan Kabupaten Padangpariaman.

dikutip dari www.pasbana.com
http://www.pasbana.com/2017/01/ali-mukhni-februari-ini-sertifikat-50.html

Mukhlis Rahman : Pekerjaan Fisik dan Non Fisik Jangan Ditumpuk Akhir Tahun

Mukhlis Rahman : Pekerjaan Fisik dan Non Fisik Jangan Ditumpuk Akhir Tahun

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan untuk mengawali pekerjaan pada awal tahun 2017, SOPD harus menyelesaikan pertanggungjawaban kegiatan tahun 2016. Tujuannya untuk mempercepat penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan merancang rencana pelaksanaan kegiatan 2017.

"Saya minta administrasi tuntaskan dengan segera, susun perencanaan dengan benar, pekerjaan fisik dan non fisik jangan diburukan atau ditumpukan akhir tahun." kata Walikota Mukhlis Rahman saat rapat coffe morning di ruang rapat Walikota , Senin (16/1).

Menurut Mukhlis, walaupun menurut aturan Laporan Keuangan disampaikan paling lambat bulan maret, namun kalau lebih cepat tentu akan lebih baik jika perlu bulan februari sudah disampaikan."Untuk paksanaan kegiatan tahun 2017 SOPD harus merencanakan program terutama kegiatan fisik dengan benar, dokumen perencanaan harus disusun dengan matang sehingga pekerjaan selesai dapat dimanfaatkan," ulasnya

Sementara itu Kabag Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Pariaman Rismen mengatakan , realisasi keuangan Pemerintah Kota Pariaman tahun 2016 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Realisasi keuangan tahun 2015 sebesar 83, 67% dan pada tahun 2016 meningkat menjadi 91,24%. namun sekarang masih dalam proses rekon di Badan Keuangan Daerah." Sedangkan realisasi kegiatan fisik 98%." tuturnya.

Untuk lebih meningkatkan kualitas dan efektifitas kegiatan fisik, sebelum dilakukan tender sambung rismen dokumen perencanaan dikaji ulang terlebih dahulu, sehingga kekurangan-kekurangan dalam dokumen tersebut dapat disempurnakan dan setelah pekerjaan selesai hasilnya dapat digunakan sesuai peruntukannya

WIS/AS/KOMINFO

Senin, 16 Januari 2017

Wawako Genius Umar : IKM Didorong Untuk Terus Tingkatkan Kompetensi

Wawako Genius Umar : IKM Didorong Untuk Terus Tingkatkan Kompetensi


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman Genius Umar berharap, pelaku Industri Kerajinan Menengah (IKM) akan mampu untuk melahirkan pengrajin kreatif. Untuk itu Pemko Pariaman akan terus meningkatkan kompetensi dengan terus membekali pengrajin dengan pelatihan.

"Kini   para pelaku IKM Kota Pariaman akan memasuki masa inkubasi selama 18 hari yang dilaksanakan di Balai Diklat Industri Padang dibawah naungan Kementerian Perindustrian," kata Wakil Walikota Genius Umar Senin 16 Oktober 2016, di Padang, ketika membuka pelatihan tersebut dimana pembukaan tersebut juga dihadiri Kepala Balai Diklat Industri Padang Jonni Afrizon dan jajaran, dan Kepala Dinas Koperindag Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit dan jajaran.

Pemko Pariaman bekerjasama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Padang mengadakan pendidikan dan pelatihan 3in1 yang diikuti sebanyak 70 pengrajin sulaman dan bordir dari 5 desa sentra kerajinan di Pariaman Utara, yakni Manggung, Nareh Hilia, Nareh 1, Balai Nareh dan Padang Biriak-Biriak.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan, IKM terus meningkat setiap tahunnya, hal ini akan berdampak pada kompetisi yang semakin ketat. Kota Pariaman sebagai salah satu daerah penghasil kerajinan di Sumbar harus mampu mengahadapi kondisi persaingan tersebut.

Meski hasil kerajinan sudah dilakukan secara turun temurun, namun perlu peningkatan mulai dari design, pengetahuan tentang bahan, serta keragaman jenis produk, dan tidak kalah penting yaitu pola pikir pelaku IKM Itu sendiri yang mampu merespon kebutuhan pasar.

"Dengan adanya diklat ini, para pengrajin sulaman dan bordir dapat meningkatkan kemampuan dalam design, mutu dan kualitas produk agar bisa bersaing dengan produk-produk kerajinan dari daerah lain," tuturnya.

Tidak tertutup kemungkinan, Bordir yang semula hanya menghiasi mukena serta pakaian-pakaian formal, dengan ide kreatif pengrajin seharusnya mampu berkreasi guna mengaplikasikan bordir untuk pakaian casual atau pakaian sehari-hari, sehingga perputaran produk akan semakin cepat.

"Pelaku IKM agar benar-benar serius mengikuti pelatihan, dan jangan sesekali malu bertanya kepada instruktur, karena pelatihan ini akan menjadi modal pengrajin untuk masuk dalam dunia pasar," pungkasnya.

Kota Pariaman juga merupakan salah satu daerah penghasil produk kerajinan yang ada di Sumatera Barat. Industri kerajinan yang berkembang saat ini di Kota Pariaman terdiri dari produk sulaman, bordir dan rajutan. Karena itu perlunya langkah-langkah yang konkrit untuk meningkatkan daya saing dan daya jual hasil kerajinan produk kita.

WIS/HMS
Sukses Terapkan Siskuedes, Kota Pariaman Raih Penghargaan Bank Dunia

Sukses Terapkan Siskuedes, Kota Pariaman Raih Penghargaan Bank Dunia

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kota Pariaman meraih penghargaan dan Apresiasi dari The World Bank (Bank Dunia) pada penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa yang ada di Kota Pariaman. Penghargaan ini bukan hanya di lingkup indonesia saja tetapi telah diakui oleh dunia melalui Bank Dunia, dan hal ini menunjukan bahwa Kota Pariaman telah sukses menerapkan Siskeudes ini di daerahnya, dan akan menjadi awal yang baik untuk tahun 2017.

Penghargaan ini diserahkan oleh Kabid Pemerintahan Desa BPMD Kota Pariaman, Yurnalis, kepada Walikota Pariaman Mukhlis Rahman di ruang kerjannya, didampingi oleh Sekda Indra Sakti dan Assisten III Lanefi, Senin 16/1.

"Kota Pariaman satu-satunya Kota di indonesia yang mendapat penghargaan dan apresiasi dari The World Bank, yang diserahkan langsung oleh Task Team Leader The World Bank, Cristopher Finch kepada Pemko Pariaman," tukas Mukhlis

Diharapkan dengan diterimannya penghargaan ini, Desa yang ada di Kota Pariaman, dapat bekerja lebih maksimal dan dapat melanjutkan pembangunan di desanya masing-masing, serta selalu menggunakan Aplikasi Siskeudes sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah pusat.

"Sebelumnya Laporan Siskeudes 55 Desa di Kota Pariaman ini, telah kami serahkan kepada Ketua BPKP Perwakilan Sumbar Herman Hermawan pada acara Quality Assurance Implementasi Aplikasi Siskeudes dan Kompilasi Laporan Realisasi Keuangan Anggaran Desa Tahun Anggaran 2016 di wilayah Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman Desember lalu.

Selanjutnya laporan ini diberikan langsung oleh BPKP Perwakilan Sumbar kepada The World Bank, yang akhirnya berdasarkan laporan inilah Kota Pariaman menerima penghargaan tersebut," pungkas Mukhlis.

Penghargaan ini sebelumnya diterima oleh Yurnalis di dampingi Kasubid Pendapatan Desa BPMD Kota Pariaman, Marwan, pada acara Focus Group Discusion (FGD) untuk penyusunan Pedoman Bimbingan dan Konsultasi (Binkon) Pengawasan Keuangan Desa yang digagas oleh The World Bank di Hotel Atanaya Bali, dari tanggal 10-12 Januari kemaren.

The World Bank memberikan penghargaan kepada Kota Pariaman karena Kota Pariaman satu-satunya Kota di Indonesia yang mana seluruh Desanya telah menerapkan dan mengimplementasikan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) pada pengelolaan keuangan desanya. Tercatat 55 Desa yang ada di Kota Pariaman telah melaksanakan Siskeudes ini di tahun 2016 lalu.

WIS/HMS

Jumat, 13 Januari 2017

Sekda Jonpriadi Minta Kabag dan Kasubag Tingkatkan Koordinasi dengan SKPD

Sekda Jonpriadi Minta Kabag dan Kasubag Tingkatkan Koordinasi dengan SKPD

Sekda Jonpriadi didampingi Asisten Pemerintahan Idarussalam, Asisten Pembangunan Netty Warni, Asisten Umum Fakhriati saat rapat bersama Kabag dan Kasubag di lingkungan Sekretariat Daerah di Ruang Rapat Sekda, Parit Malintang, Jumat (13/1) pagi ( Fhoto : Humas ).

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM----Sekretaris Daerah Jonpriadi meminta Kabag-kabag beserta Kasubag di jajaran Sekretariat Daerah agar meningkatkan koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kab. Padang Pariaman.

"Bersyukurlah apabila pernah bertugas di Sekretariat Daerah. Karena orangnya harus sesuai kriteria seperti pekerja keras, pengonsep dan sebagai koordinator SKPD," kata Sekda Jonpriadi di Ruang Rapat Sekda, Parit Malintang, Jumat (13/1).

Diketahui jumlah Bagian pada Sekretariat Daerah sesuai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2017 sebanyak 10 Kepala Bagian dan 28 Kepala Sub Bagian. Jumlah ini berkurang dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 11 Kepala Bagian. "Diawal tahun baru, dengan OPD baru, semangat baru dan bekerja lebih teliti sesuai ketentuan," kata alumni Fakultas Ekonomi Unand itu.

Dalam waktu dekat, kata Jonpriadi, akan dibuat kontrak kinerja masing-masing Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian sebagai bahan evaluasi dalam 6 bulan ke depan."Kita minta Bagian Organisasi segera siapkan kontrak kinerja sesuai tugas dan fungsi," kata mantan Kepala Bappeda itu.

Sementara Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya dan Sumber Daya Manusia Taslim meminta jajaran sekretariat daerah agar meningkatkan kedisiplinan. Mulai dari kehadiran apel pagi, berpakaian dinas beserta aksesoris dan etika ASN.
"Saya minta kepada yang merokok, ditempat yang disediakan dan puntungnya jangan dibuang ke pot bunga," kata Taslim.

Satu hal yang menjadi penekanan, tambah Taslim, agar masing-masing bagian diminta hati-hati membuat surat yang akan ditekan oleh Seketaris Daerah. Lakukan pengecekan secara berjenjang, jika ada kesalahan agar diperbaiki.

"Ketika surat yang ditekan pak Sekda ada kesalahan, dan sudah didistribusikan, maka itu kesalahan kita semua. Saya harap itu tidak terjadi," kata mantan Kabag Umum itu.

WIS/HMS

Bupati Ali Mukhni Lantik 110 Orang  Penjabat Struktural

Bupati Ali Mukhni Lantik 110 Orang Penjabat Struktural

Parit Malintang,  BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengajak pejabat struktural yang diberi amanah agar mensyukuri nikmat Allah SWT. Sadari sepenuhnya bahwa jabatan hanyalah sifatnya sementara.

"Jabatan tidak kekal. Amanah sekecil apapun kita pertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Jadi jalankan amanah sebaik-baiknya," kata Bupati Ali Mukhni di Aula Kantor Bupati, Parit Malintang, Kamis (12/1).

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu mengatakan bahwa pejabat yang dilantik akan dievaluasi selama enam bulan ke depan. Tidak ada jaminan jabatan tersebut akan terus diemban dalam masa kepemimpinan Ali Mukhni-Suhatri Bur. Berikanlah yang terbaik untuk masyarakat Padang Pariaman sesuai tupoksi masing-masing.

"Berdosa Bapak dan Ibu memakan uang rakyat jika tidak mengabdi dan melayani masyarakat," kata peraih Satya Lencana Pembangunan itu.

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni menyoroti tiga SKPD dalam pelaksanaan tugas. Dinas Sosial diminta untuk mendata keluarga miskin per 2016, Bidang Pertanahan agar melakukan percepatan pembebasan lahan dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga agar persiapkan tuan rumah Porprov 2018.

Ali Mukhni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur terhadap prestasi yang diraih dalam dua bulan terakhir yaitu Penghargaan Penanggulangan Bencana Daerah dan Serapan Anggaran Daerah dan DAK. "Prestasi ini tentu karena kerja keras seluruh aparatur," kata alumni Lemhanas itu.

Pejabat yang dilantik diantaranya Asisten Pemerintahan Idarussalam, Asisten Pembangunan Nettiwarni, Asisten Umum dan Keuangan Fakhriati, Kepala BPSDM Anwar, Kepala Bappeda Ali Amran, Inspektur Syafriwal, Sekwan Muhadek Salman, Kadis Kesehatan Aspinuddin, Kadis Pendidikan Rahmang, Kadis Pertanian Yurisman, Kadis Penanaman Modal dan Perizinan Hendra Aswara, Kadis Kominfo Zahirman, Kadis Perhubungan Budi Utama, Kepala BPBD Amiruddin, Kadis Perpustakaan dan Arsip Hendri Satria, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Bustanul Arifin, Kepala Satpol PP dan Damkar Rianto.

Selanjutnya, Kabag Organisasi Teguh Widodo, Kabag Pembangunan Ali Zuti, Sekretaris Pertanian Masrimfi Noer, Sekretaris Satpol PP Nursamsi. Sedangkan  Jabatan Kabag Humas masih kosong.

Sementara itu untuk camat  yang dilantik diantaranya Nan Sabaris: Wirson VII Koto: Herman,  2 x 11 Kayu Tanam: Ali Amri,  2 x 11 Enam Lingkung: Azwarman,  Enam Lingkung: Rudi Rillis, Ulakan Tapakis: Al Azhar Adeq Lubuk Alung: Imran, Sintuk Toboh Gadang: Elda Husniwar, . Batang Anai: Suhardi,  Patamuan: Hasan Basri, Padang Sago: Zaldi Arnas, Sungai Geringging: Rustam, IV Koto Aur Malintang: Vemi, . Batang Gasan: Rahmad,  Sungai Limau: Defriatos, V Koto Kampung Dalam: Syafril dan V Koto Timur: Arlis

Pelantikan pejabat struktural eselon 2, 3 dan 4 yang berjumlah 110 orang itu, dihadiri oleh Wabup Suhatri Bur, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Wakil Ketua DPRD Mothia Aziz, Kapolres diwakili Kapolsek Enam Lingkung, Sekda Jonpriadi dan Ibu Ketua TP PKK Hj. Rena Ali Mukhni, Ketua GOW Ita Suhatri dan Ketua Dharma Wanita Eli Jonpriadi.

WIS/HMS

Kamis, 12 Januari 2017

Nagari Balah Aie, Gelar Festival Pidato Adaik

Nagari Balah Aie, Gelar Festival Pidato Adaik



Balah Aie, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintahan Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, adakan lomba Festival Pidato Adat, antar Korong dalam nagari setempat, untuk melestarikan adat dan budaya dalam persatuan dan kesatuan membangun nagari.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Jonifriadi kepada wartawan Bangun Piaman, melalui pesan inboxnya di facebook, Kamis (12/1/2017).

Dikatakan, cabang yang dilombakan, Pidato Pasambahan Menjaput Marapulai, peserta utusan dari 9 korong yang ada dalam Nagari Balah Aie dengan ketentuan masing-masing Korong mengirim 4 grup  dan setiap grup terdiri dari 3 orang peserta.


Ketiga grup tersebut, pertama grup sebagai alek yang datang menjapuik marapulai, kedua sebagai group mamak rumah tanggo dan grup ninik mamak samo urang sumando sarato apak urang.

Bertindak sebagai Dewan Juri Hakim 4 orang, masing-masing, 2 orang Juri hakim, Ali bin Yusuf sebagai  adab dan 2 orang juri hakim etika, adapun yang bertindak selaku Ketua Dewan Juri Hakim  Ali bin Yusuf dengan anggota Kepala Mudo Mawan, Dt. Suriadi dan Jonifriadi.

Acara di buka Sekcam VII Koto Drs. Yosrizal, dihadiri Muspika VII Koto, Wali Nagari Balah Aie dan jajarannya, Pj. WN BA Timur, Bamus Nagari Balah Aie, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan Pemuka Masyarakat sarato Bundo Kanduang dalam Nagari Balah Aie.


Kegiatan ini dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja (APB) Nagari Balah Aie Tahun 2016, pada mata anggaran Pemberdayaan Adat dan Budaya. Tujuan acara untuk menjadikan adat dan budaya dalam persatuan dan kesatuan,  membangun Nagari Balah Aie.

Sekcam VII Koto Yosrizal, dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Nagari Balah Aie yang telah membuat acara untuk kepentingan masyarakat dan berbicara soal pidato adat, pasti sangat dibutuh sepanjang zaman, karena ini acara ini ssudah menjadi budaya dalam daerah Padang Pariaman, khususnya dan umumnya di Sumatera Barat.

“Kita berharap kegiatan seperti perlu dicontoh oleh nagari lain, terutama dalam Kecamatan VII Koto, karena pidato adat ini perlu dilestarikan dan perlu diturunkan kepada generasi muda,” ujar Yosrizal.

Sementara itu Ketua Bamus Nagari Balah Aie, kepada wartawan mengatakan, acara ini digelar dua malam Rabu, Kamis (11,12/1/2017) di Laga-laga Korong Lubuk Pua.

TKA/WIS
Gonjang-Ganjing Soal Musda MUI, Akhirnya Terjawab

Gonjang-Ganjing Soal Musda MUI, Akhirnya Terjawab

H. Helmi Plt Kamenag Kota Pariaman
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Gonjang ganjing, soal Musyawarah Daerah (MUSDA) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pariaman, terjawab sudah. Pasalnya, dalam rapat pengurus Senin (9/1/2017) telah terpilih Panitia Musda yang akan mengelar acara tersebut.

Demikian disampaikan, Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Drs. H. Helmi, M. Ag, kepada wartawan  Rabu (11/1/2017) melalui telepon selularnya.

Menurut Helmi, sesuai kesepakatan  selaku Ketua Musda, Drs. Syofyan Jamal dan Sekretaris, Ory Sativa, S.Pd.I dan dibantu dengan beberapa seksi demi suksesnya pelaksanaan Musda tersebut. Sebelum pelaksanaan Musda Panitia terpilih akan meminta jadwal kepada Wali Kota Pariaman Drs. H. Mukhlis Raahman, MM,untuk membuka acara nanti.

Lebih jauh dijelaskan Helmi, landasan penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pariaman, pertama Pedoman Dasar MUI Pasal 7 tentang Musyawarah dan Rapat-rapat. Kemudian Pedoman Rumah Tangga MUI Pasal 1 tentang kepengurusan.

Kemudian ditambah SK Keputusan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kota Pariaman serta Keputusan Rapat Dewan Pimpinan MUI Kota Pariaman, tanggal  9 Januari 2017.

Drs. Syofyan Jamal ketika dikonfirmasi secara terpisah Kamis (12/1/2017) di Mesjid Raya Kampung Baru,usai shalat zuhur  membenarkan dirinya dipercaya sebagai Ketua Musda (Orgnizing Commite) dan Drs. Amir Azli selaku pengarah (Stering Commite) dibantu dengan Drs. Hasan Basri serta beberapa orang lainnya.

“Tetapi sampai sekarang kami belum menerima SK selaku pelaksana Musda dari Pengurus MUI Kota Pariaman,” tutur Syofyan Jamal. Namun, ketika disinggung soal jadwal pelaksanaan Musda MUI Kota Pariaman, Syofyan Jamal menjelaskan, diperkirakan minggu pertama bulan Pebruari 2017, disebabkan, Ketua MUI Kota Pariaman, Drs. H. Jauhar Muiz, akan pergi ke Tanah Suci Makah Al-Mukarramah, melaksanakan Ibadah Umrah, dari tanggal  19 s/d 27 Januari 2017.

“Tentu pelaksanaan Musda bisa dilaksanakan setelah ketua kembali dari Ibadah Umrah, karena menyangkut dengan laporan pertanggung jawaban sebagai pengurus lama,” tambah Syofyan Jamal lagi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun  dikalangan Ulama Kota Pariaman, nama-nama kandidat Calon Ketua Umum yang diunngulkan Drs. H. Helmi, M. Ag,  sekarang PLt. Kakemenag Kota Pariaman, Drs. H. Muhammad Nur, MA,  sekarang Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi dan Drs. H. Maswar, M. Ag, salah satu Kabid  pada Kantor Wilyah Kementerian Agama Sumatera Barat.

Kemudian Drs. Hasan Basri, M. Ag Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pariaman, Drs. Amir Azli, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pariaman, H. Syafruddin, S. Ag, Drs. Syofyan Jamal, H. Zulkifli Zakaria dan Drs. Miftahuddin.

Sedangkan untuk Sekretaris Umum, muncul beberapa nama, seperti Ory Sativa, S.Pd.I, Drs. Mardison, Syafrizal Ketua NU Kota Pariaman, Ustazd Dahlan dan Drs. Amiruddin Tk. Majolelo, MA, Drs. Nasri Koto, Bagindo Armaidi Tanjung, S.Sos, MA.

TKA/WIS

Rabu, 11 Januari 2017

Faisal Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Kota Pariaman

Faisal Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Kota Pariaman

Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM----Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Rabu 11 Januari 2017,  melantik Faisal sebagai anggota DPRD Kota Pariaman. Faisal adalah Pengganti Antar Waktu (PAW) Almarhum Devaria dari Fraksi Golkar yang meninggal beberapa waktu lalu, saat menjalankan tugas negara.

Menurut Mardison Mahyuddin, proses PAW tersebut dilakukan berdasarkan Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD pasal 410 ayat 1 hingga 7. Kemudian diperkuat dengan Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD pasal 13 dan pasal 17 ayat 1 hingga 3 tentang Pemberhentian Antar Waktu.

" Jadi proses PAW tersebut telah melalui seluruh mekanisme dan sesuai aturan, mulai dari penyampaian surat dari partai Golkar pada pimpinan DPRD nomor 30/0319/PGKP/XI/2016 tentang pengusulan PAW. Kemudian ditindaklanjuti kepada KPU. Kemudian DPRD kembali mengirimkan surat kepada Gubernur Sumbar, sehingga dikeluarkan surat tentang peresmian pemberhentian antar waktu atas nama almarhum Devaria," kata Mardison Mahyuddin yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Pariaman itu.

Mardison mengatakan, Faisal yang baru saja dilantik akan ditempatkan di Komisi II dan masuk dalam Fraksi Partai Golkar . Mardison yakin  Faisal akan mampu mengemban amanah yang diberikan masyarakat dengan baik sebagai anggota DPRD Kota Pariaman.

Sementara itu Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan dengan adanya proses PAW  diharapkan kinerja dewan semakin baik dalam membantu jalannya roda pemerintahan.  "DPRD merupakan bahagian dari pemerintah Kota Pariaman, sebagai lembaga legislatif DPRD memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah," ujarnya.

Untuk itu Genius Umar berharap anggota dewan yang baru dilantik tersebut dapat menjalankan amanah yang diberikan masyarakat sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

TIM

Minggu, 08 Januari 2017

ASN Pemko Pariaman Harus Bersatu dan Bekerjasama Membangun Daerah

ASN Pemko Pariaman Harus Bersatu dan Bekerjasama Membangun Daerah

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota kalau tidak didukung oleh bawahan. Untuk mencapai visi pemerintah daerah dalam membangun kota Pariaman. Maka kepala daerah  melimpahkannnya kepada  kepala dinas sesuai dengan tugas dan kewenanganya. Begitu juga hendaknya kepala dinas juga harus membagi tugas pada bawahannya mulai dari Kabid, Kasi dan Staf.

hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar pada Wirid Bulanan ASN di Masjid Raya Desa Kampuang Apa, Kecamatan Pariaman Selatan Jum'at 6 Oktober 2017 lalu.

Menurut Wakil Walikota, pada tahun 2017 perlu adanya perubahan, evaluasi program yang lalu dan rencanakan program kedepan sesuai dengan program yang telah dijanjikan pada masyarakat serta bina dan bimbing staf sebagai penerus masa datang.

"Kepala Dinas sebagai pemimpin harus miliki jiwa leadership, lakukan pembinaan dan kaderisasi, bila kaderisasi berjalan dengan baik kedepan kita memiliki penerus yang mampu melanjutkan kepemimpinan dimasa datang," kata Genius.

Menurut Genius Umar, dengan perkembangan zaman, dan bertambahnya jumlah penduduk  berakibat terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat baik bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan maka kemampuan ASN untuk melayani juga harus terus ditingkatkan." Untuk itu mari kita bersama-sama bersatu dan bekerja sama untuk membangun Kota Pariaman yang lebih baik kedepan," ungkap jebolan STPDN ini.

Perlu diingat, sambung Genius Umar, semua pekerjaan daerah tidak akan dapat dilaksanakan oleh satu atau dua orang saja, butuh kerjasama dalam bekerja dan saling berkoordinasi satu sama lain baik antar SOPD maupun dengan stakeholder yang ada di kota Pariaman yang memiliki andil dalam kemajuan Kota Pariaman kedepan.(wis)

AS/KOMINFO KOTA PARIAMAN

Kamis, 05 Januari 2017

Pejabat Eselon II Baru Sekda dan Kadisduk Capil  Dilantik.

Pejabat Eselon II Baru Sekda dan Kadisduk Capil Dilantik.

Paritmalintang---Dua pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, masing-masing Jon Priadi, SE, MM dan Fadhly, S.STP, MM dikukuhkan dan dilantik kembali pada jabatannya semula 31 Desember 2016 lalu,  karena sudah memenuhi persyaratan Komisi Asosiasi Sipil Negara dan Menpan RI, sebagai lembaga yang ikut menyutujui jabatan eselon II tersebut.

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur ketika ditemui Kamis (05/01) menyebutkan, untuk mengangkat ASN sebagai pejabat eselon II, sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau dulu cukup berkoordinasi dengan Gubernur.  Tapi sekarang untuk mendudukan jabatan eselon II, koordinasinya langsung ke Kementerian Aparatur Negara (Menpan) RI dan Komisi ASN. Sehingga yang betul-betul memenuhi syarat bisa diangkat jadi pejabat eselon II.

Ketika ditanya tentang pelantikan Muhammad Fadhly, sebagai Kadisdukcapil Padang Pariaman. Dijelaskan Suhatri Bur, kinerja Fadli sangat baik dan bahkan bisa disebut memuaskan dan ini diakui secara nasional. Kinerja Fadli terbaik secara nasional, jadi lelang jabatan pun hanya sebagai persyaratan formal semata.  Hal ini diakui Komisi Asosiasi Sipil Negara dan Menpa RI, sebagai lembaga yang ikut menyutujui jabatan eselon II tersebut

" Terhadap pelantikan 30 jabatan eselon II Dinas dan Badan tipe A dan tipe B. Hingga kini kita masih menunggu Bapak Bupati kembali dari Jakarta. Bisa saja pelantikan hari ini bisa juga hari esok atau lusa. Kita tunggu sajalah dulu,” ungkap laki-laki yang akrab disapa dengan aciak ini.

TKA/WIS

Jelang Pelantikan Pejabat Eselon II dan III, Mobnas Dikandangkan

Jelang Pelantikan Pejabat Eselon II dan III, Mobnas Dikandangkan

Wakil Bupati Suhatri Bur
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Pasca dikandangkannya mobnas Kijang Inova dan mobnas Avanza di Kantor Ibu Kota Kabupaten (IKK) Paritmalintang Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (4/1/2017). Kemungkinan pelayanan terhadap masyarakat bisa lumpuh. Pasalnya, pejabat yang mobnas sudah ditarik merasa malas datang ke kantor, karena kedudukannya belum jelas, ditambah lagi dengan cuaca hujan.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, SE, MM yang dihubungi Kamis (5/1/2017), membenarkan, pelantikan pejabat Eselon II dan Eselon III, belum dilaksanakan, dikarenakan, sesuai dengan ada lelang jabatan.

“Jadi hasil tes pejabat eselon II yang ikut lelang jabatan, sedang dikoordinasikan Bupati Padang Pariaman, Drs. H. Ali Mukhni dengan Menpan RI dan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta, kita tunggulah,” tutur Wabup yang akrab disapa dengan Aciak ini.

Dikatakan, jumlah pejabat yang jabatan eselon II sebanyak 77 orang. Sementara yang mendaftar 79 orang, gagal 2 orang karena tidak memenuhi persyaratan. “Jangan ada informasi mengatakan suka dan tidak suka terhadap yang gagal dua orang tersebut,” tukuk Suhatri Bur kembali.

Pejabat dua yang gagal itu, Drs. H. Bahari, MM yang sekarang Kepala Kantor Perpustakaan Padang Pariaman  dan Drs. Rosihan Anwar, MM yang sekarang memegang jabatan salah satu Kabag pada Sekretariat Daerah. “Semuanya sipat terbuka tidak ada yang ditutupi,” ulang mantan Ketua KPU itu
.
Lebih jauh dijelaskan, hasil tes pejabat yang ikut lelang jabatan tersebut, dikoordinasikan dengan Menpan RI dan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta. Pengangkatan pejabat eselon II sekarang begitu aturan mainnya. “Kalau dahulu hanya sampai Gubernur koordinasinya,” tukas laki-laki berbadan lebar ini.

Inilah Mobil Dinas Yang Dikandangkan

Jabatan eselon II yang bakal diisi tersebut di Pemkab Padang Pariaman, berjumlah 30 dinas dan badan, tipe A dan B, artinya akan ada yang tersisih separoh lebih. Jabatan eselon II yang sudah disetujui Menpan RI dan ASN untuk dilantik dan berada pada posisi aman, jabatan Sekda dan Kadisdukcapil yaitu masih dipercayakan kepada Jon Priadi, SE, MM dan M. Fadhly, S. SSTP, MM.

Beberapa orang pejabat Pemkab Padang Pariaman yang dihubungi,  mengatakan, mobnas suruh dikandangkan sejak puku 5.00 Wib sore sudah wajib nyampai di IKK dan langsung serah terima dengan Bagian Umum.

“Pelantikan yang diinformasikan malam harinya, ternyata tidak jadi dilaksanakan,” ujar pejabat tersebut diminta namanya dirahasiakan.

Dikatakan, kalau kondisi ini berlama-lama, bisa terganggu  pelayanan terhadap masyarakat, apalagi cuaca akhir-akhir ini sering hujan, sehingga menambah malas untuk pergi ke kantor. “Kita berharap kondisi ini perlu dipikirkan oleh pimpinan,” tukuknya kembali.

Kepala Bidang Pengembangan Pegawai Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Dra. Eliza, ketika ditanya, melalui telepon genggamnya, mengatakan, belum ada perintah, kapan pelantikan  Pejabat Eselon II dan Eselon III yang mobnas Kijang Inova dan Avanza, bakal dilaksanakan pelantikannya.

TKA/WIS
Kisah Putra Penjual Palai Bada, Berjualan Untuk Membantu Ekonomi Keluarganya.

Kisah Putra Penjual Palai Bada, Berjualan Untuk Membantu Ekonomi Keluarganya.

Batang Anai, BANGUNPIAMAN.COM---Semenjak ditinggal ayahnya tiga tahun silam, Putra yang kini berusia sepuluh tahun terpaksa harus banting tulang membantu ekonomi keluarganya dengan berjualan palai bada. Berjualan palai bada ini dilakoni Putra sehabis pulang sekolah.

Untuk memasarkan palai bada buatan ibunya itu Putra harus berjalan kaki sejauh  lima kilometer dari rumah yang dikontrak ibu di nagari Kasang Kecamatan Batang Anai. Setelah berjalan sejauh lima kilometer, kemudian menompang lagi kendaraan yang lewat dari simpang Polsek Bandara untuk  menuju Simpang Tabing Padang.

Setiap harinya Putra membawa palai bada antara 50 s/d 100 buah yang dijual seharga Rp.3.000. Karena rasanya yang enak palai bada yang dipasarkan Putra selalu habis terjual.

" Ayah saya orang Payakumbuh meninggal dunia tiga tahun silam akibat  kecelakaan lalulintas. Untuk bisa bertahan hidup karena tulang punggung keluarga sudah tiada terpaksa ibu harus berusaha dengan membuat palai bada," kata anak kedua dari empat bersaudara itu bercerita, ketika menumpang dengan mobil wartawan anda dari Simpang Polsek BIM menuju Simpang Tabing Padang, Minggu 1 Januari 2017 lalu.

Putra mengaku dengan berjualan palai bada ini, dia bersama keluarganya bisa bertahan hidup, sisanya digunakan untuk kontrak rumah serta biaya pendidikan bersama tiga  saudaranya yang kini juga tengah menimba pendidikan. Bagaimana prestasi di sekolah ? "Prestasi saya di sekolah biasa-biasa saja. Dari 20 siswa saya hanya meraih rangking 8, maklumlah hidup saya serba kekurangan, " ungkapnya.

Ketika ditanya apa pernah mendapat bantuan dari sekolah maupun dari BAZNAS atau bantuan modal usaha untuk ibunya. Dia mengaku  belum ada menerimanya, termasuk bantuan modal untuk usaha ekonomi ibunya. " Hingga saat ini belum ada Pak, mana tahu sesudah ini ada bantuan untuk saya maupun keluarga saya," ungkapnya.

Bagi pembaca yang ingin meringankan beban Putra bersama keluarganya, bisa menemuinya langsung  ke SDN 19 Kasang, Batang Anai.

TKA/WIS

Rabu, 04 Januari 2017

SK Keluar, Berikut Pengurus MUI Padang Pariaman 2015-2020

SK Keluar, Berikut Pengurus MUI Padang Pariaman 2015-2020

Padangpariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Surat Keputusan (SK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Pariaman, periode 2015-2020, sudah sampai di tangan Ketua Umum Buya, H. Syofyan M Tk. Bandaro.Dengan sudah adanya SK, pengurus sudah bisa memulai melakukan rapat konsultasi dan koordinasi serta membuat program kerja ke depan.

Buya Syofyan M Tk. Bandaro, ketika ditanya tentang hal SK tersebut, Rabu (4/1/2017), mengatakan, sudah menerimanya. “Insya Allah, dalam waktu dekat kita akan adakan pertemuan sesama pengurus untuk membuat rencana kerja,” ujarnya.

Dikatakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama dan cendikiawan muslim dalam mengayomi umat dan mengembangkan kehidupan yang Islami. Selain itu MUI  juga sebagai wadah silaturahmi para ulama, zuama dan cendikiawan muslim untuk mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islam dan menggalang ukhuwah Islamiyah.

Lebih jauh dijelaskan, disamping itu MUI juga sebagai wadah yang mewakili umat Islam dalam hubungan dan konsultasi antar umat beragama dan sebagai pemberi fatwa kepada umat Islam dan pemerintah, baik diminta maupun tidak diminta.

Ditambahkan Buya dalam Pedoman Dasar dan Rumah Tangga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bab IV Tujuan dan Usaha Pasal 5 tujuan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk terwujudnya masyarakat yang berkuwalitas (khaira ummah), dan Negara yang aman, adil dan makmur rohaniah dan jasmaniah yang diridhai Allah Swt (baldatun thayyibatun warabbun ghafur).

Usaha, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan bimbingan dan tuntunan kepada ummat Islam agar tercipta kondisi kehidupan beragama yang bisa menjadi landasan yang kuat dan bisa mendorong terwujudnya masyarakat yang berkualitas (khaira ummah).

Adapun susunan lengkap Pengurus MUI Kabupaten Padang Pariaman, Periode 2015-2020. Ketua Umum, Buya H. Syofyan M Tk. Bandaro, dibantu dengan 6 orang wakil ketua, masing-masing, Buya, H. Tuanku Sidi Azwar, M. Rais Tk. Labai Nan Basa, Drs. Ali Munar, SH. Tk. Rangkayo Mulia, Drs. H. Ali Idris Tk. Mudo, Fakhri Zaki, SE, MM dan Dra. Hj. Rakiyah.

Sedangkan Sekretaris Umum dipegang Fauzan Ahmad, S.Pd.i Tk. Mulia Kayao Sinaro, dibantu 6 orang wakil masing-masing, Aznam, S.Pd.i, S.Hi Tk. Bagindo, Andri Susanto, S.Pd.I, Drs. H. Faisal Dt. Ameh, Imalatul Khaira, S.Ag, Era Jaya, S.Pd.I dan Hendri Naldi. Untuk jabatan Bendahara Umum, Mukhlis M, S.Ag, dibantu 2 orang wakil, Lismawati, S.H.I, MA dan Ali Nurdin M. Nur.

Kemudian Dewan Penasehat Ketua Buya H. Sidi Jalalen Tk. Sidi, Drs. H. M. Syatar HS, Buya Zainul Tk. Sutan Sati, Munawir Tk. Kuning, H. Bukhari, SE, Drs. H. Idarus Salam dan Ali Imran Tk. Bagindo.

TKA/WIS
Syofyan Jamal : Pelaksanaan Musda MUI Kota Pariaman Tergantung Pada Ketum dan Sekum

Syofyan Jamal : Pelaksanaan Musda MUI Kota Pariaman Tergantung Pada Ketum dan Sekum

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pariaman, Drs. Sofyan Jamal menegaskan, masalah kepengurusan MUI yang sudah kadaluarsa, merupakan kesalahan ketua umum dan sekretaris umum yang tak menggubris saran dan masukan dari anggota.

"Sebagai anggota sudah sering mengingatkan, supaya dilaksanakan pemilihan pengurus baru tersebut, dan masalahya kini tinggal sama ketum dan sekum," kata melalui inboxnya di media sosial, Selasa, 3 Januari 2017.

Menurut Sofyan Jamal, dirinya juga tidak mengerti apa maunya ketua umum dan sekretaris umum, yang tidak mau juga melaksanakan Musda. "Saya sampai tidak ingat lagi  tahun berakhirnya SK MUI Kota Pariaman tersebut, tapi  yang jelas sudah cukup lama," katanya sembari menambahkan, dirinya tidak ingat lagi karena SK itu sudah ditemukan lagi dimana letaknya.

Kemudian, kata Syofyan Jamal, perhatian atau kepedulian Pemko Pariaman dan Kakamenag Kota Pariaman, juga tidak ada sama sekali."Ngak mungkinlah anggota pula yang terlalu ingin Musda dan sementara ketum dan sekum cuek dan tak peduli.

Dalam Pedoman Dasar dan Rumah Tangga, bahwa Ulama Indonesia menyadari keberadaannya, sebagai ahli waris para nabi (warasatul ambiya), pelayan umat (khadimul ummah), dan penerus misi yang diemban Rasulullah Muhammad SAW, senantiasa terpanggil untuk memberikan peran-peran kesejarahan baik pada masa penjajahan, pergerakan kemerdekaan dan seluruh perkembangan dalam kehidupan kebangsaan melalui berbagai potensi dan ikhtiar-ikhtiar kebajikan terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah Swt.

Organisasi  yang didirikan pada tanggal 7 Rajab 1375 H bertepatan dengan tanggal 26 Juli 1975 M, keberadaannya sangat diharapkan ummat Islam dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Tujuan didirikan organisasi MUI untuk terwujudnya masyarakat yang berkualitas (khaira ummah) dan Negara yang aman, damai, adil dan makmur rohaniah dan jasmaniah yang diridhai Allah Swt (baldatun thayyibatun).

Beberapa nama yang cocok untuk menjadi Ketum MUI Kota Pariaman, mendatang antaranya, Drs. H. Helmi, M. Ag yang sekarang menjabat Plt Kakamenag Kota Pariaman, H. Muhmmad Nur, MA, sekarang menjabat Kakamenag Kota Bukittinggi, Drs. H. Maswar, M. Ag kini menjabat salah satu Kabid di Kanwil Kamenag Sumatera Barat.

Kemudian, Drs. Sofyan Jamal, Drs. Miftahuddin, Drs. H. Jauhar Muiz Ketua yang sudah habis jabatan dan Drs. H. Firtrison Efendi Sekum yang sekarang.  Sedangkan untuk Sekum mendatang, muncul beberapa nama yang dianggap pantas, seperti  Ory Sativa, S. Pd.I, Drs. Nasri, Drs. Mardison, M.Si, Ustazd Dahlan  dan H. Nofriadi Mahmud, S. Ag. 

TKA/WIS