Hasil Uji Sampel Yang Dilaksanakan BPOM Padang, Makanan dan Takjil di Pariaman Bebas Zat Berbahaya

Hasil Uji Sampel Yang Dilaksanakan BPOM Padang, Makanan dan Takjil di Pariaman Bebas Zat Berbahaya

Rabu, 14 Juni 2017, 12.20.00
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mendampingi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang, dalam pengujian sampel makanan di Pasar Pariaman, Selasa sore (13/6/2017).

Hasil uji sampel makanan yang dilakukan oleh BPOM Padang, dipastikan tidak ada makanan dan takjil di Pasar Pabukoan Kota Pariaman mengandung bahan berbahaya baik makanan serta takjil di Pasar Kuraitaji maupun di Pasar Ampek Nagari Pariaman.

Wawako berterimakasih kepada para pedagang yang tidak menggunakan kandungan zat berbahaya di dalam masakannya.Hal ini membuktikan telah tingginya pemahaman dari pedagang dalam mengolah makanannya dengan tidak mencampurkan zat pewarna berbahaya atau zat kimia lainya, yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

“Selama ini, melalui dinas terkait, kami dari pemerintah Kota Pariaman terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak berjualan dengan menggunakan bahan yang mengandung zat berbahaya,” tuturnya.

Genius Umar juga menambahkan pada pengujian tahun lalupun, BPOM Padang juga tidak menemukan kandungan zat berbahaya dalam makanan di Pasar pabukoan dan takjil di Kota Pariaman.

Sementara itu Kepala BPOM Provinsi Sumatera Barat Zulkifli menyatakan, setelah melakukan sidak di dua pasar pabukoan di Kota Pariaman, masih aman dari peredaran zat kimia berbahaya seperti rodhamin B dan boraks.

“Setelah memeriksa 18 sampel dari dua pasar di Kota Pariaman tersebut, hasilnya tidak ada yang bersifat negatif terhadap sampel itu. Dari hasil uji sementara yang dilakukan di mobil laboratorium BPOM, menunjukkan di Pasar Kurai Taji dan Pariaman aman dari peredaran zat kimia berbahaya pada takjil dan makanan yang dijual pedagang,” tukasnya

Makanan dan takjil yang mengandung zat berbahaya, dapat membahayakan kesehatan masyarakat.  Zat kimia itu kalau dikonsumsi dalam waktu cukup lama dan rutin maka dapat menyebabkan kanker dan penyakit lainnya,tutup Zulkifli.

Hadir jajaran BPOM Padang, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti, Kadis Pertanian Agusriatman, Kasat Pol PP Handrizal Fitri, Camat Pariaman Tengah Afwandi dan unsur terkait lainya, bersama wartawan yang meliput. (rel)




TerPopuler