Senin, 30 Oktober 2017

Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Dilantik, Ini Nama-Nama Pengurusnya

Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Dilantik, Ini Nama-Nama Pengurusnya

Hj. Nurlian dilantik sebagai Ketua Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Belanti Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung periode 2017-2021, di surau setempat, Minggu (29/10/2017).( Fhoto  : Armaidi Tanjung)
Lubuk Alung,BANGUNPIAMAN.COM---Hj. Nurlian dilantik sebagai Ketua Pengurus Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Sikabu Belanti Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung periode 2017-2021, di surau setempat, Minggu (29/10/2017). Nurlian didampingi Wakil Ketua Syamsinar, Jasmani, Sekretaris Mardiana dan Bendahara Yusmaini.

Pelantikan oleh Ketua Majelis Taklim Indonesia (MTI) Kecamatan Lubuk Alung Nurbaiti dihadiri penceramah Hendri Suardi Tuanku Sidi, Pembina Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Defriandi Tuanku Imam, H.Samiak Lb. Jolelo, Ali Usman Datuak Rangkayo Itam, Abdul Hamid Tk.Imam, Nasrul, Sepriadi dan Ali Tanjung Tuo Siak.

Menurut Pembina Majelis Taklim Fastabiqul Khairat Defriandi Tuanku Imam, kegiatan majelis taklim ini antara lain kegiatan rutinan setiap Rabu adalah membaca Yasinan, zikir tolak bala dan arisan. Pelaksanaannya dari rumah ke rumah anggota. “Kegiatan ini sangat positif meningkatkan silaturrahmi sesama anggota dan warga masyarakat,” kata Defriandi.

Sedangkan tujuan dari majelis taklim ini, kata Defriandi, bagaimana dapat meningkatkan dan mengarahkan anggota kepada jalan yang diredhai oleh Allah Swt. Juga melaksanakan takziah ke rumah-rumah masyarakat yang berduka, melaksanakan shalat jenazah berjamaah jika ada warga yang meninggal dunia. “Yang lebih penting lagi dapat membina keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah,” kata Defriandi.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Nurlian menyebutkan, majelis taklim ini sudah berdiri sejak 18 Februari 2014 lalu. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. “Pada awalnya,  beranggota  63 orang. Kini sudah berjumlah  72 orang,” katanya. (RS/BP-001)

Minggu, 29 Oktober 2017

KPPD  Yakin Mahasiswa Banten Mampu Menjadi Agen Perubahan

KPPD Yakin Mahasiswa Banten Mampu Menjadi Agen Perubahan

Suasana diskusi aktivis KPPD Banten, Yogi Iskandar besama mahasiswa ( Fhoto Humas KPPD Banten )
Banten, BANGUNPIAMAN.COM---Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Provinsi Banten meyakini, mahasiswa di Banten mampu menjadi agen perubahan demokrasi. Selain itu, mahasiswa identik dengan kegiatan akademis seperti diskusi yang bisa dijadikan sarana untuk pendidikan pemilu dan demokrasi.

Hal itu diungkapkan aktivis KPPD Provinsi Banten, Yogi Iskandar dalam diskusinya bersama mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pandeglang, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10) di halaman Masjid Mujahidin Kadulogak, Menes, Kabupaten Pandeglang. Menurut Yogi, mendongkrak partisipasi masyarakat diperlukan motivasi agar masyarakat yakin akan pentingnya partisipasi dalam pemilu.

“Kita sering mendengar apatisme masyarakat kepada elit politik, baik kepada anggota legislatif, atau bahkan kepada presiden. Hilangnya kepercayaan masyarakat harus diaplikasikan dalam wujud yang positif, yaitu mendorong agar masyarakat berpartisipasi secara politik misalnya mencalonkan diri menjadi anggota legislatif, atau berpartisipasi untuk memilih calon legislatif yang diharapkan,” kata Yogi.

Diskusi yang diberi nama “Ngampar Samak, Cacahan Pemilu dan Demokrasi” tersebut, membahas sejumlah fenomena di lapangan, diantaranya money politic. Menurut Yogi, mahasiswa bisa melakukan pemantauan terhadap proses pemilu dengan cara menjadi pemantau pemilu. Hal itu kata Dia penting untuk mendapat legalitas melaporkan ketika menemukan tindak pidana pemilu.

“Kajian tentang pemilu bagi kaum intelektual tidak mesti hanya bicara partisipasi memilih, namun berpartisipasi menjadi penyelenggara juga sangat penting. Salah satu upayanya yaitu mahasiswa yang tergabung dalam organisasi bisa mendaftar ke Bawaslu untuk menjadi pemantau pemilu,” ujarnya.

Masih kata Yogi, sangat disayangkan jika potensi mahasiswa diabaikan. Dia mengajak mahasiswa menangkap semua peluang dalam kancah kepemiluan. Dia juga merekomendasikan mahasiswa yang memenuhi syarat menjadi penyelenggara agar siap-siap bergabung dan berkontribusi.

“Mahasiswa bisa menjadi PPK atau Panwaslu, atau penyelenggara ditingkatan lainnya hingga akar rumput. Mahasiswa sangat berpotensi melaksanakan tugasnya dengan baik, dirasa sering melakukan latihan-latihan di kampus untuk bermasyarakat,” kata Yogi.

Peserta diskusi, Robi mengungkapkan, pihaknya tertarik mendalami pendidikan pemilu seperti menginventarisasi regulasi pemilu untuk dipelajari, sebagai landasan untuk terjun ke lapangan dalam kancah pemilu.
“Diskusi seperti ini tepat dilakukan. Terlebih tahun 2019 kita akan dihadapkan dengan pemilu. Kalau bukan kita yang memberikan pendidikan ke masyarakat, ya siapa lagi,” kata Robi dengan antusias.


PERS RELEASE

Sabtu, 28 Oktober 2017

Kasubbag Humas Polres  Irwan Sikumbang Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH

Kasubbag Humas Polres Irwan Sikumbang Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH

Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman Irwan Sikumbang,  meletakan coran semen pada pemasangan pembatas taman  di  halaman Masjid Raya Nagari Sintuak  disaksikan, ulama, ninik mamak dan tokoh masyarakat Nagari Sintuak usai shalat Jumat (27/10/2017). ( Fhoto : Armaidi Tanjung )


Sintuak, BANGUNPIAMAN.COM--Kepedulian Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman ini patut diacungkan jempol. Inisiatifnya agar kawasan Masjid Raya Nagari Sintuak menjadi asri, maka dibuatlah taman di lingkungan Masjid

Pembuatan taman tersebut ditandai dengan pemasangan pembatas taman secara simbolis oleh Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman Iptu Irwan Sikumbang, Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH, Walinagari Sintuak Anasril Nazar, Ulama Sepuh Padang Pariaman Azwar Tuanku Sidi, ninik mamak dan tokoh masyarakat Nagari Sintuk, usai shalat Jumat 27 Oktober 2017

Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman Irwan Sikumbang menyebutkan, apa yang dilakukan Bhabinkantibmas Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH patut diberikan apresiasi karena mampu melakukan inovasi dan kreatifitas dalam meningkatkan hubungan polisi dengan masyarakat.

“Pembuatan taman ini seminggu lalu sudah dimulai dengan penanaman 100 bibit. Dari 40 orang Bhabinkantibmas yang ada di wilayah Polres Kabupaten Padang Pariaman, Roy Martin mampu menjalin komunikasi dan silaturrahmi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat di Nagari Sintuak. Baik dengan Walinagari bersama perangkatnya, ulama, ninik mamak, pemuda dan anggota masyarakat. Berbagai masalah kehidupan yang terjadi di Nagari Sintuak, berhasil dimediasi Bhabinkantibmas Roy Martin. Masalah yang dihadapi masyarakat tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan, musyawarah dan tidak sampai berlanjut ke pihak penegak hukum di tingkat Polsek,” kata Irwan.


Kapolsek Lubuk Alung Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH menambahkan, inovasi yang dilakukan Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Tob oh Gadang Aipda Roy Martin sejalan dengan apa yang dikumandangkan oleh Kapolri beberapa waktu lalu. Inti dari pesan Kapolri adalah bagaimana polisi dekat dengan masyarakat. Jika  sudah dekat dan terjalin komunikasi yang baik, maka informasi semakin cepat  dari dan ke masyarakat. “Apa pun kejadian dan peristiwa yang terjadi di Nagari Sintuak, silakan sampaikan informasinya. Setiap hari Bhabinkantibmas harus berada di tengah masyarakat.

Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin mengatakan, pembuatan taman di kawasan Masjid Raya Sintuak dimaksudkan agar lebih nyaman, hijau, tidak gersang dari tanaman, dan menambahkan keindahan kawasan masjid. “Sebelum ide pembuatan taman dilakukan, terlebih dahulu berkonsultasi dengan ulama, ninik mamak dan Walinagari Sintuak. Sehingga pelaksanaan dari pembangunan taman tersebut dapat berjalan lancar,” kata Roy Martin.

Ulama Padang Pariaman Azwar Tuanku Sidi menyebutkan, sosok Bhabinkantibmas  Roy Martin memang mengagumkan bagi masyarakat Nagari Sintuak. Karena Bhabinkantibmas Roy Martin dekat dengan masyarakat, termasuk dekat dengan ulama dan ninik mamak. Ia datang ke surau-surau, masjid dan kegiatan keagamaan lainnya yang ada di Sintuak. “Secara pribadi, Roy Martin beberapa kali datang bertamu ke rumah. Mudah-mudahan dengan kehadiran Bhabinkantibmas Roy Martin di Sintuak, dapat mengangkat nama baik nagari ini,” kata Azwar Tuanku Sidi yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Jamiatul Mukminin Sintuak ini.

Taman yang dibangun ini, kata Azwar Tuanku Sidi, diharapkan mampu menjadi pendingin dari suasana yang gersang sebelumnya. “Nagari Sintuak sendiri termasuk  nagari  yang sudah tua. Bahkan Syekh Burhanuddin ulama terkemuka di daerah Sumatera Barat, dimasa kecilnya berada di Nagari Sintuk,” kata Azwar Tuanku Sidi.(RS/BP-001)


Selasa, 24 Oktober 2017

Wako Mukhlis Rahman : Pemerintah Desa Garda Terdepan Pembangunan Daerah

Wako Mukhlis Rahman : Pemerintah Desa Garda Terdepan Pembangunan Daerah

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Saat Memberikan Sambutan Pada Rapat Koordinasi Kepala Desa se Kota Pariaman yang Dilaksanakan, Selasa 24 Oktober 2017, di aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintahan Desa merupakan garda terdepan dalam pembangunan daerah untuk itu perlu tuntutan disiplin dan etos kerja yang baik.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman ketika membuka Rapat Koordinasi Kepala Desa se Kota Pariaman, Selasa (24/10), di aula Balaikota Pariaman.

Rakor menghadirkan narasumber dari Kepala BPMD Provinsi Sumbar Syafrizal dan dihadiri Camat se-Kota Pariaman dengan pelaksana Rakor oleh Bagian Pemerintahan Setdako Pariaman yang dikepalai oleh Alfian.

Menurut Mukhlis, bantuan dana APBN dan APBD untuk desa dan kelurahan saat ini di Kota Pariaman kurang lebih  Rp.89 milyar lebih. Rata-rata setiap desa, mendapatkan  alokasi Rp.1,4 milyar sampai Rp.2 milyar. Uang ini harus dikelola dengan baik untuk pembangunan infrastruktur desa.

Melalui rapat koordinasi kepala desa tersebut Wako Pariaman berharap, perangkat desa hendaknya dapat mengelola keuangan desa dengan baik agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan.

Walikota Pariaman juga mengimbau kepada para Camat, kepala Desa dan Lurah untuk segera berkoordinasi apabila terjadi permasalahan yang  terjadi. Jika terjadi permasalahan agar  dapat diselesaikan dengan baik. Tujuannya agar tercapainya pemerintahan Good Government dengan dibarengi selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh lapisan warga masyarakat.

Dalam rakor tersebut, berbagai permasalahan dibahas. Termasuk metode dan standarisasi harga dalam penyusunan RAB, SAB, Metode dan Pedoman Pemeriksaan/ evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan, serta metode perhitungan pajak dan pungutan lain terhadap kegiatan desa yang secara langsung disampaikan oleh Kepala BPMD Provinsi Sumbar Syafrizal.[rel/bp-001]

Minggu, 22 Oktober 2017

Asroni Tewas Tertabrak Kereta Api di Palembayan Sintuak

Asroni Tewas Tertabrak Kereta Api di Palembayan Sintuak

Bhabinkamtibmas Nagari Sintuk, Toboh Baru Aipda Roy Martin SH, Ketika Berada di Rumah Asroni  Korong Palembayan Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Minggu 22 Oktober 2017 ( Fhoto AMT)

Sintuak, BANGUNPIAMAN.COM--- Kereta api Padang – Pariaman kembali menelan korban. Kali ini korbannya Asroni (55) suku Jambak warga Korong Palembayan Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Korban ditabrak kereta api usai buang air di aliran sungai di Korong Palembayan, Minggu (22/10/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi yang diperoleh dari Bhabinkamtibmas Nagari Sintuk, Toboh Baru Aipda Roy Martin SH yang langsung ke lokasi dan kediaman korban menyebutkan,  kecelakaan kereta api di jalan Korong Palembayan Nagari Sintuak. Korban sebelumnya buang air di aliran sungai dan kemudian hendak pulang menelusuri rel kereta api.

“Menurut masyarakat setempat, Syahrial (60) dan  Dt. Rajo Indah (67), korban sebelumnya memang sering buang air ke sungai. Selesai buang air korban mau pulang menuju rumahnya sekitar  100 meter dari lokasi tertabrak kereta api,” kata Roy.

Ternyata  korban mengalami gangguan  pendengaran. Selain itu, juga  tidak mampu bicara  alias bisu.  Saat kereta api datang dari  arah Lubuk Alung menuju Pariaman,  korban tengah membelakangi kereta. Karena pendengarannya kurang berfungsi, langsung dihantam kereta api. Korban mengalami luka bagian tangan dan kepala bagian atas bocor. Korban langsung meninggal dunia di tempat kejadian, kata Roy Martin.

Dalam pengusutan lebih lanjut,  Bhabinkam tibmas Nagari Sintuk, Toboh Baru Aipda Roy Martin langsung mendatangi rumah korban. “Kita berharap  pihak keluarga tabah menerima peristiwa yang tidak diinginkan tersebut,” kata Roy kepada salah seorang keluarga korban.(RS/BP.001)  
40 Nelayan Pariaman Terima Bantuan Mesin Long Tail dari DKP Sumbar

40 Nelayan Pariaman Terima Bantuan Mesin Long Tail dari DKP Sumbar

Wakil Gubernur Propinsi Sumatera Barat Nasrul Abit didampingi Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Jumat 20 Oktober 2017, Menyerahkan Bantuan Mesin Long Tail Kepada 40 Orang Nelayan di Kota Pariaman ( Fhoto : Junaidi/Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Sebanyak 40 orang Nelayan Kota Pariaman menerima bantuan Mesin Long Tail dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abid,  di Aula Dinas Perikanan Kota Pariaman, Jum'at (20/10).

Wakil Gubernur Nasrul Abit minta kepada nelayan dalam menangkap ikan dilaut agar tetap menjaga lingkungan laut. Karena saat ini hampir  hampir 75% terumbu karang yang ada di Sumbar telah rusak."Berdasarkan laporan dari nelayan kita,  masih ada yang menggunakan bom dan merusak terumbu karang. Ini banyak dilakukan kapal penangkap ikan dari sibolga. Untuk diminta kepada nelayanbagi nelayan yang menemukan kapal ini menangkap ikan di perairan Sumbar, agar segera melaporkannya ke Kapten penjaga laut," pinta Wagub.

Wagub Nasrul Abit juga menghimbau agar para nelayan tidak hanya mengandalkan hasil dari tangkapan saja, tetapi juga istri dari nelayan tersebut mesti mempunyai ketrampilan yang dapat menghasilkan untuk keluargannya.

"Kita juga punya program Asuransi Nelayan, apabila nelayan sudah mempunyai Kartu Asuransi Nelayan, premi mereka akan ditanggung oleh negara dan banyak manfaat lainnya sesuai dengan ketentuan yang  berlaku, baik meninggal, cacat atau kecelakaan dalam hal penangkapan ikan maupun di darat," ulas mantan Bupati Pesisir Selatan dua priode itu.

Sementara itu Wakil Walikota Pariaman Genius Umar berharap,  bantuan mesin long tail ini agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, sehingga tujuan dari DKP Provinsi Sumbar dan Dinas Perikanan Kota Pariaman, dapat terwujud
"Jangan sampai ada yang menjual atau menelantarkannya, karena tidak akan memberi manfaat jangka panjang bagi nelayan tersebut," ujarnya.

Selama ini nelayan telah memberikan kontribusi yang nyata dalam pembangunan perikanan dan kelautan serta pembangunan ekonomi masyarakat pesisir dan perdesaan. " Peningkatan kesejahteraan akan mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, dan yang lebih penting lagi, tetap mempertahankan lingkungan laut dan terumbu karang di perairan Kota Pariaman," tambahnya lagi.

RS-BP.001


Sabtu, 21 Oktober 2017

Peduli Lingkungan, Kapolsek Lubuk Alung Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Aipda Roy Martin, SH

Peduli Lingkungan, Kapolsek Lubuk Alung Apresiasi Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Aipda Roy Martin, SH

Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH, melakukan penanaman bibit pohon di  halaman Masjid Raya Nagari Sintuak, disaksikan Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH, Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sintuak Zeki Aliwardana, ulama, ninik mamak dan perangkat Nagari Sintuak usai shalat Jumat (20/10/2017). ( Fhoto : Armaidi Tanjung )
Sintoga, BANGUNPIAMAN.COM--Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman lakukan penghijauan di kawasan Masjid Raya Nagari Sintuak dengan menanam 100 bibit pohon. Penanaman disaksikan dan dilakukan bersama Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri, SH, alim ulama, ninik mamak, tokoh masyarakat dan perangkat Nagari Sintuk, usai shalat Jumat (20/10/2017).

Menurut Bhabinkantibmas Sintuak Toboh Baru Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Aipda Roy Martin, SH, penanaman bibit pohon di sekitar Masjid Raya Nagari Sintuak bertujuan untuk memperbanyak pohon pelindung agar tidak gersang di seputar kawasan masjid. “Bibit yang ditanam adalah glodokan tiang, palam ekor tupai dan pucuk merah. Sebelum penanaman ini, ada tiga kali saya berbincang-bincang di warung di depan masjid ini,” kata Roy Martin.

“Penanaman ini juga salah satu bentuk meningkatkan silaturrahmi dengan masyarakat. Sebagai Bhabinkantibmas, kami menjalankan door to door system (DDS) dan tiada hari tanpa silaturrahmi (THTS). Selain itu, juga melakukan berbagai himbuan kepada masyarakat. Himbauan tersebut dipajang di warung, masjid, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya. Himbauan tersebut bekerjasama dengan pihak sekolah dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM).  Alhamdulillah, mampu mengurangi kriminalitas di tengah masyarakat,” kata Roy Martin.

Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri mengakui, penanaman bibit oleh Bhabinkantibmas ini merupakan yang pertama di Polsek Lubuk Alung. Ini patut diberikan apresiasi karena mampu meningkatkan silaturrahmi dengan masyarakat. “Terbukti, beberapa minggu lalu kasus pencurian berhasil diungkap pelakunya dalam waktu singkat. Karena masyarakat merasa sudah terjalin baik silaturrahminya dengan Bhabinkantibmas, sehingga cepat memberikan informasi,” kata Eri.

Sebelum shalat Jumat, Eri menyampaikan kepada jamaah, partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencegah berbagai penyakit masyarakat. Seperti kecanduan narkoba yang bisa melakukan tindakan kejahatan berikutnya,  yakni pencurian. Mereka yang sudah kecanduan narkoba, apa pun dijual, termasuk anaknya pun dijual. Kalau tidak ada uang lagi, mencuri adalah jalan yang dilakukan untuk mendapatkan uang membeli narkoba. “Untuk itu, masyarakat Sintuak harus menjauhkan diri dari narkoba,” kata Eri yang dilantik menjabat Kapolsek Lubuk Alung sebulan lalu.

Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sintuak Zeki Aliwardana menyebutkan, selama ini Bhabinkantibmas Sintuak terlihat sangat dekat dengan masyarakat. Tidak saja pada jam dinas di lapangan bersama masyarakat, bahkan di luar jam dinas pun Bhabinkantibmas Sintuak Roy Martin terlihat berdiskusi masalah hukum dan kemasyarakatan di Sintuak.

“Apalagi dengan penanaman bibit pohon pelindung di kawasan masjid Raya Sintuak ini, akan sangat berarti bagi jamaah yang datang ke masjid tersebut nantinya. Masyarakat Sintuak berharap kehadiran Bhabinkantibmas di Sintuak dapat menekan angka kriminalitas serendah-rendahnya. Jika ada permasalahan terkait dengan hukum dan persengketaan tanah, dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat yang dipandu oleh Bhabinkantibmas. Jangan sampai permasalahan dan persengketaan tersebut langsung ke pengadilan atau ke Polsek/Polres,” kata Zeki Aliwardana yang juga Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Padang Pariaman ini.

Selama Bhabinkantibmas Roy Martin bertugas di Sintuak, sudah banyak masalah kemasyarakatan yang diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan, kata Zeki menambahkan. (BP-001)

Jumat, 20 Oktober 2017

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Ajak Wali Nagari Lakukan Germas

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Ajak Wali Nagari Lakukan Germas

Armaidi Tanjung Ketika Memberikan Materi Pada Pertemuan Tindak Lanjut Gerakan Masyarakat ( Germas) Hidup Sehat, Kamis 19 Oktober 2017, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman ( Fhoto : Istimewa )
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.

Hal itu diungkapkan  Staf Ahli Bidang SDM Kantor Bupati Padang Pariaman Taslim yang membuka acara Pertemuan  Tindak Lanjut  Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat, Kamis (19/10/2017) di aula Dinas Kesehatan Padang Pariaman.  Turut memberikan sambutan Sekretaris Dinas Kesehatan Firdaus.

Menurut Taslim, GERMAS  merupakan  tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Padang Pariaman (Papa) sehat dapat tercapai dengan kegiatan ini yang sudah melibatkan semua komponen. Dinas kesehatan bukanlah segala-galanya, tapi kesehatan adalah segala-galanya. Kalau kita tidak sehat, maka semua kegiatan aktifitas kehidupan akan terganggu. “Bagaimana bekerja untuk mendorong masyarakat hidup sehat dan bersih,” kata Taslim.

Perilaku hidup sehat dan bersih tidak hanya dikalangan terbatas, kalangan aparatur negara, aparat di nagari, tapi bagaimana seluruh masyarakat bisa berperilaku hidup sehat dan bersih. Masih ada jamban yang belum standar di tengah masyarakat. Ini juga menggangu kesehatan masyarakat di lingkungan, kata Taslim.

Armaidi Tanjung menyebutkan, Forum Kabupaten sehat juga mendorong kecamatan dan nagari untuk melakukan Germas. Di kecamatan dibentuk Forum Kecamatan Sehat dan di nagari  dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Nagari Sehat. Pemerintahan nagari dalam membentuk Pokja dapat melibatkan berbagai unsur yang ada di nagari terutama seperti pemuda, pemudi, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama,  bidan desa, kader PKK, posyandu, dan unsur lainnya.

“Selain itu, Pemerintahan Nagari diminta mengalokasikan anggaran yang dapat mendukung kegiatan Pokja Nagari Sehat sesuai dengan potensi masing-masing nagari. Kegiatan yang dapat dilakukan antara Pemberdayaan masyarakat terkait dengan perilaku hidup bersih dan sehat ,   Sosialisasi/penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat, sosialisasi/penyuluhan reproduksi sehat  dan   Sosialisasi/penyuluhan kesehatan lingkungan (kesling), “ kata Armaidi Tanjung yang juga penulis buku ini.

Panitia Pelaksana Zairil mengatakan kegiatan dihadiri oleh pimpinan Puskesmas, walinagari, camat dan OPD terkait di Kabupaten Padang Pariaman. Tampil sebagai narasumber dari Staf Ahli Bidang SDM Kantor Bupati Padang Pariaman Taslim, Sekretaris Dinas Kesehatan, Staf Seksi Promosi & Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat Liliyarni, SKM, MKM, Sekretaris Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Padang Pariaman Armaidi Tanjung. (RS/BP-001)



 

Kamis, 19 Oktober 2017

Wako Mukhlis Rahman Berharap Satgas Saber Pungli Memahami Kegiatan di Instansi Pemerintah

Wako Mukhlis Rahman Berharap Satgas Saber Pungli Memahami Kegiatan di Instansi Pemerintah

Walikota Pariaman Memberikan Sambutan Pada Sosialisasi Satgas Saber Pungli Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (19/10) di Aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Pungli)  Kota Pariaman diharapkan  memahami dan dapat menjabarkanya dalam kegiatan di instansi pemerintah Kota Pariaman. Sehingga pemahaman tentang Pungli dapat kita samakan.

Hal tersebut disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman pada acara Pembukaan Sosialisasi Satgas Saber Pungli Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (19/10).

Acara ini diikuti oleh para Pelaku Pariwisata, LSM, Institusi Polri, Bagian Perpakiran dan restribusi, Kepala Sekolah dan Komite sekolah dari SD-SMA sederajat se Kota Pariaman, dan Para Wartawan Mitra Pemerintah Kota Pariaman, dengan total peserta sebanyak 100 orang.

Saat ini, sebut Mukhlis, masih adanya keraguan dan ketidaktahuan petugas di lapangan baik ASN maupun bukan ASN, tentang pengertian Pungli. Sehingga mereka tidak sadar, jika  yang mereka lakukan adalah termasuk pungli. Mereka dapat ditangkap dan dapat dijerat dengan UU pungli.

"Karena itu dikesempatan inilah kita dapat memahami sebetulnya tentang apa itu pungli, dengan menghadirkan narasumber dari Satgas Saber Pungli Provinsi Sumatera Barat, baik kriterianya maupun saksi dan hukuman yang dapat kita terima,"tambahnya.

Siklus kehidupan kita membutuhkan pelayanan publik mulai dari pengurusan Akte Kelahiran, Pembuatan KTP dan KK, Masuk Sekolah dan Biaya Sekolah, pengurusan SIM dan STNK, Tarif Parkir dan Restribusi, Bursa Kerja, Nikah, Jabatan, Pensiun sampai Kematian, semua berbenturan dengan pelayanan publik.

"Dengan adanya Satgas Saber Pungli Kota Pariaman yang telah kita bentuk di awal tahun 2017, berupaya untuk mendeteksi terhadap aktifitas pungli yang dilakukan oleh ASN maupun bukan ASN dalam hal pelayanan terhadap masyarakat, dan sampai bulan oktober ini, kita belum mendapat laporan tentang aktivitas pungli di Kota Pariaman," tukasnya.

Ia juga menghimbau kepada para pelaku wisata yang ada di Kota Pariaman, karena visi Kota Pariaman sebagai tujuan wisata, agar selalu memberikan pelayanan yang baik dan profesional, sehingga akan memberikan rasa aman dan nyaman pengunjung yang berwisata di Kota Pariaman.

"Apalagi sebentar lagi kita akan menggelar MTQ Nasional ke 37 tingkat Sumatera Barat, jangan sampai nama Kota Pariaman tercorenag dengan perbuatan Pungli nantinya selama dihelatnya MTQ ini, dan kita sebagai tuan rumah yang baik hendaknya meramaikan dan mensukseskan gelaran MTQ nantinya," ungkapnya.(RS/BP-001)
Walikota Pariaman Apreasiasi Kinerja BAZNAS Kota Pariaman

Walikota Pariaman Apreasiasi Kinerja BAZNAS Kota Pariaman

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Ketika Memberikan Sambutan, Pada Acara Pembinaan dan Pengawasan Program Pendayagunaan " Pariaman Makmur", Kamis (19/10) di Kantor BAZNAS Kota Pariaman (Fhoto : Kominfo Pariaman)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman apresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman. Melalui program yang telah dibuat telah mendistribusikan zakat ASN Pemko Pariaman kepada masyarakat.

"Program yang dibuat BAZNAS Kota Pariaman, adalah program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dan langsung diterima oleh para Mustahik yang layak menerima bantuan tersebut," katanya, pada acara Pembinaan dan Pengawasan Program Pendayagunaan "Pariaman Makmur" (Ekonomi Produktif) oleh Baznas Kota Pariaman, di Kantor Baznas Kota Pariaman, Kamis (19/10).

Menurut Mukhlis, dengan adanya pembinaan dan pengawasan dari BAZNAS terhadap para Mustahik penerima bantuan program Pariaman Makmur 2016 lalu, diharapkan mereka akan dapat semakin mengembangkan usahanya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.

"Walau hanya 6% dari total 543 orang penerima bantuan di tahun 2016 lalu, yaitu sebanyak 37 orang, mereka akan dibina dengan serius oleh Baznas, dengan menerima bantuan modal usaha yang sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) untuk pengembangan usaha yang mereka ajukan," ulasnya

Mukhlis Rahman berharap, para mustahik yang sudah  dibina nantinya, mampu untuk mengembangkan usahanya. Sehingga diharapkan mereka yang semula Mustahik dapat menjadi Muzakki (orang pemberi zakat) sehingga tujuan BAZNAS Kota Pariamaan mengurangi angka kemiskinan di Kota Pariaman, dapat terwujud.

"Kalau mereka telah sukses, Insyaallah mereka tidak akan mau lagi menerima bantuan, dan malah akan menyalurkan zakat, seperti salah satu Mustahik penerima bantuan di tahun 2016 lalu, yang saat ini ia telah menjadi Muzakki," ungkapnya.

Wakil Ketua I Baznas Kota Pariaman Asman Yahya mengatakan,  di tahun 2016 lalu Baznas Kota Pariaman telah menyerahkan zakat kepada 543 orang Mustahik dengan besar bantuan Rp. 1.500.000/Mustahik.

Kemudian dari jumlah mustahik keseluruhan dilaksanakan monitoring yang terdiri dari dua tahap. Dimana tahap I dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2016 s/d tanggal 10 Januari 2017, dan Tahap II pada tanggal 25 April s/d 24 Mei 2017 dengan hasil penilaian, kategori A (Usaha Yang mungkin berkembang) sebanyak 37 Mustahik (6%), Kategori B ( Usaha Belum berkembang) sebanyak 404 mustahik (75%), dan Kategori C (Usaha Tidak Jalan) sebanyak 102 Mustahik  (19%).

"Jadi saat ini kita komit untuk mengembangkan 37 Mustahik ini, agar usaha mereka dapat semakin berkembang dan maju, sehingga dapat mengangkat derajat kehidupan mereka nantinya, seperti salah satu Mustahik yang saat ini telah menjadi Muzakki," kata mantan Ketua DPRD Kota Pariaman itu

Kedepan mereka yang mendapatkan pembinaan akan mendapatkan tambahan bantuan modal usaha sesuai dengan usaha yang mereka jalankan, dan akan menjadi percontohan untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) binaan dari Baznas Kota Pariaman.

"Dengan program yang kita laksanakan ini, merupakan keinginan dan usaha dari Walikota Pariaman bapak Mukhlis Rahman untuk mensejahterakan masyarakat Kota Pariaman dengan adanya Baznas Kota Pariaman," tambahnya mengakhiri

Acara pembinaan ini, juga diisi oleh Narasumber dari Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman yang memberikan materi tentang Teknik Pengelolaan dan Management Ekonomi Produktif kepada para Mustahik peserta Pembinaan dari Baznas Kota Pariaman. RS-BP-001


LKAAM Kota Pariaman Kembali Gelar Batagak Gala

LKAAM Kota Pariaman Kembali Gelar Batagak Gala

Ketua LKAAM Kota Pariaman Mukhlis Rahman yang sehari-harinya juga Walikota Pariaman, Ketika Memimpin Rapat Persiapan Batagak Gala, di aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Pariaman, gelar Rapat persiapan untuk penyelenggaraan Pariaman Batagak Gala II, yang akan dilaksanakan tanggal 25 Desember 2017 mendatang, di Balaikota Pariaman, Rabu (18/10).

Ketua LKAAM Kota Pariaman yang juga Walikota Pariaman Mukhlis Rahman memimpin rapat dengan didampingi Sekretaris LKAAM Priyaldi, Assisten III Lanefi, dengan peserta rapat dari Jajaran LKAAM Kota Pariaman, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Bundo Kanduang se Kota Pariaman.

Dalam kesempatan ini dibahas tentang evaluasi Pariaman Batagak Gala tahun 2016 yang tergolong sukses, dan sebagai Pioner, mambangkik batang tarandam atas pengangkatan Datuak yang ada di Kota Pariaman khususnya dan Sumatera Barat umumnya.

Rapat ini juga menyepakati dalam acara Pariaman Batagak Gala II tahun 2017 mendatang, Datuak yang akan dilewakan, adalah orang yang telah diangkat oleh kaum atau sukunya, dengan telah melakukan rangkaian acara adat, salah satu yang terpenting adalah sudah melaksanakan Mangghatok Pinang oleh kaumnya dan disepakati oleh KAN setempat.

"Kedepan, kita ingin event Pariaman Batagak Gala II ini, orang yang akan dilewakan menjadi Datuak, betul-betul sesuai dengan ketentuan adat dan kesepakatan kaum dan disetujui oleh KAN," tukas Mukhlis.

Pariaman Batagak Gala merupakan event yang digagas oleh Pemerintah Kota Pariaman dalam rangka melestarikan adat dan budaya minangkabau, dalam hal pengangkatan Datuak, yang selama ini, karena tingginya biaya untuk melewakan gelar Datuak bagi seseorang, sehingga Datuak semakin berkurang

"Dengan adanya Pariaman Batagak Gala ini, akan menghidupkan kembali peran Datuak yang ada di masyarakat minangkabau, khususnya di Kota Pariaman, yang merupakan tampek batanyo bagi anak dan kamanakan kaumnya, dan orang yang dituakan untuk mewakili dan memimpin kaum/sukunya," ungkap nya.

Dalam kesempatan ini juga dibahas tentang penganugerahana gelar sangsako bagi Pimpinan Forkopimda yang ada di Kota Pariaman, sehingga nantinya ikatan bathin antara pimpinan forkopimda dengan masyarkat Kota Pariaman, lebih terjalin dengan erat.

Rapat tersebut  juga sekaligus penguatan internal LKAAM Kota Pariaman, KAN dan Bundo Kanduang se Kota Pariaman, dimana KAN yang masih belum mempunyai kantor, akan dapat mencarikan tanah agar pemerintah Kota Pariaman dapat membangunnya, sedangkan untuk Kantor LKAAM Kota Pariaman bersamaan dengan kantor Bundo Kanduang kota Pariaman, akan dibangun di tahun 2018 mendatang. (RS_BP-001)

Mukhlis Rahman Bangga,   Prestasi Pelajar SMPN 1 dan SMPN 3 Pariaman Harumkan Nama Kota Pariaman Tingkat Nasional

Mukhlis Rahman Bangga, Prestasi Pelajar SMPN 1 dan SMPN 3 Pariaman Harumkan Nama Kota Pariaman Tingkat Nasional

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Fhoto Bersama Dengan Pelajar Berprestasi Kota Pariaman tingkat Nasional. Maulana Muhammad Noer dan Hanifal Huda. Nampak Walikota Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kanderi, Kepala Kamenag Kota Pariaman Muhammad Nur serta Kepala Sekolah SMPN 3 Pariaman Nurheymi dan Kepala Sekolah SMPN 1 Pariaman Rostina ( Fhoto : Kominfo)

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman merasa bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan pelajar di Kota Pariaman. Selamat kepada Maulana Muhammad Noer dan Hanifal Huda yang sukses meraih Juara di tingkat Nasional

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman  ketika dua pelajar berprestasi tingkat nasional yang telah mengharumkan nama kota Pariaman, Rabu (18/10) di ruang kerjanya

Kedua pelajar yang diterima Walikota Pariaman tersebut adalah Maulana Muhammad Noer, siswa kelas IX SMPN 3 Pariaman. Juara II Nasional Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pekan PAI) ke VIII tahun 2017, cabang Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) tingkat SMP kategori Putra di Aceh.

Kemudian  Hanifal Huda siswa kelas IX SMPN 1 Pariaman Peraih Juara 3 dalam Ajang Cipta Dan Baca Puisi Di Festival Dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang dilaksanakan  di Kota Surabaya.

"Selamat kepada Maulana Muhammad Noer dan Hanifal Huda yang sukses meraih Juara di tingkat Nasional, itu berarti nama Kota Pariaman telah bisa berbicara di tingkat Nasional," ulas Mukhlis Rahman

Muklis berharap kepada kedua pelajar berprestasi ini jangan pernah merasa berpuas diri. Tetaplah selalu belajar dan tidak sombong, sehingga ilmu dan pengalaman yang didapatkan menjadi bermanfaat dan menjadi pelecut untuk lebih baik lagi.

"Jadikan ini sebagai batu loncatan untuk dapat meraih prestasi lebih baik lagi kedepannya, dan tetap belajar dan manjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain," tambah mantan Kabag Humas Kabupaten Padang Pariaman itu.

Pada kesempatan itu, Walikota Pariaman juga memberikan hadiah kepada para pemenang yang telah membawa harum nama Kota Pariaman di tingkat Nasional. Nampak ikut menghadap Walikota Pariaman bersama dengan pelajar berprestasi ini Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Muhammad Nur, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kanderi dan jajaran, Kepala Sekolah SMPN 3 Pariaman Nurheymi dan Kepala Sekolah SMPN 1 Pariaman Rostina

RS.BP-001

Rabu, 18 Oktober 2017

APBD-P Kota Pariaman Tahun 2017 Disyahkan

APBD-P Kota Pariaman Tahun 2017 Disyahkan

Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin Menyerahkan Pandangan Fraksi Kepada Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Selasa (17/10), Terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD P) Kota Pariaman Tahun 2017 ( Fhoto : Kominfo)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM ---Lima fraksi di DPRD Kota Pariaman, Selasa (17/10) akhirnya menerima Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD P) Kota Pariaman untuk disahkan menjadi APBD P Kota Pariaman 2017. Pengesahan dilakukan setelah DPRD menggelar Stemmotivoring RAPBD P Kota Pariaman 2017, di ruang sidang utama gedung DPRD Kota Pariaman, Mangguang.

Lima fraksi yang memberikan tanggapan diantaranya Fraksi Nurani Pembangunan dengan juru bicara Nasril (PPP), Fraksi Bulan Bintang Amanat oleh Romi Novialdi (PBB), Fraksi Gerindra oleh Hamdani, Fraksi Nasdem oleh Jonasri dan Fraksi Golkar oleh Muhammad Yasin. Keliam fraksi menyatakan menerima RAPBD P Kota Pariaman yang diusulkan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman.

Besaran APBD P Kota Pariaman tahun 2017 yang disahkan antara lain untuk Pendapatan, semula Rp. 645.650.815.874,47, bertambah sebesar Rp. 10.749.405.510,00, jumlah Pendapatan setelah perubahan menjadi Rp. 656.450.221.384,47.

Belanja yang semula sebesar Rp. 704.005.568.599,47, bertambah sebesar Rp. 18.451.646.461,00, jumlah Belanja setelah perubahan menjadi Rp. 722.457.215.055,47. Untuk Pembiayaan, Penerimaan yang semula Rp. 58.354.755.720,00 bertambah sebesar Rp. 18.835.240.451,00, jumlah penerimaan setelah perubahan menjadi Rp. 77.189.993.671,00. Sedangkan untuk Pengeluaran, semula RP. 0 rupiah, bertambah menjadi Rp. 11.183.000.000.,00.

Untuk Jumlah Pembiayaan Netto setelah perubahan berjumlah sebesar Rp. 66.006.993.671,00 dan sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan Rp. 0 rupiah.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman  menyambut baik sinergitas antara eksekutif dan legislatif yang telah terjalin selama ini. Sehingga pengesahan RAPBD P Kota Pariaman tahun 2017 ini, dapat sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

"Kami apresiasi terhadap kinerja DPRD Kota Pariaman, bersama dengan TAPD dan SOPD yang ada, dalam menyelesaikan rangkaian pembuatan RKA dan PPAS, sehingga jadwal pengesaan ini dapat sesuai dengan waktu yang kita inginkan bersama," ulasnya

Dengan telah disahkannya APBD P Kota Pariaman tahun 2017 ini, yang menyisakan 2 bulan lagi, diharapkan SOPD betul-betul dapat menjalankan program dan kegiatan, atau pekerjaan yang harus diselesaikan dengan waktu yang tersisa di akhir tahun 2017.

"Laksanakan semua anggaran yang telah disahkan oleh legeslatif ini, sehingga dana yang dikucurkan untuk pembangunan, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga semua pembangunan dan program untuk rakyat, dapat kita wujudkan," tambahnya.

Sidang Paripurna Stemmotivoring RAPBD P Kota Pariaman 2017 ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, Anggota DPRD kota Pariaman, Assisten, Staf Ahli, Kepala SOPD, Kabag, Camat, Kepala Bank Nagari Pariaman, Kepala RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman, Kepala Sekolah, KD/Lurah se Kota Pariaman. (RS.BP-001)

Selasa, 17 Oktober 2017

Ketika Tabuik Piaman, Dihoyak di Kota Dumai

Ketika Tabuik Piaman, Dihoyak di Kota Dumai

Tabuik Piaman di Hoyak Di Kota Dumai, Minggu 16 Oktober 2017, Dalam Rangka Memeriahkan Pelantikan Pengurus Baru Generasi Muda Pariaman (GEMPAR)  Priode 2017-2022. ( Fhoto : Kominfo )
Dumai, BANGUNPIAMAN.COM---Tabuik Piaman ternyata tidak hanya dihoyak di Kota Pariaman, namun warga Piaman yang berdomisili di Kota Dumai Propinsi Riau juga menghoyak tabuik.

Hoyak Tabuik di Kota Dumai digelar dalam rangka pelantikan Pengurus Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Dumai yang merupakan organisasi sayap PKDP,  pada hari Minggu 15 Oktober 2017 lalu. Dihadiri Walikota Pariaman diwakili Asisten Administrasi Lanefi serta Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur.

Walikota Pariaman yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Lanefi mengpresiasi PKDP serta Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Dumai Kompak dan solid dirantau, saling bahu membahu dan bergotong royong dalam meningkatkan ekonomi sanak dan kemenakan kita di Kota Dumai.

"Organisasi sosial ini harus mampu bekerja sama dengan pemerintah Kota Dumai dalam membangun daerah rantau dan kampung (ranah) tanpa meninggalkan adat dan budaya kita "ndak lakang dek paneh dan ndak lapauak dek hujan" tuturnya.

Sementara itu, Ketua PKDP Kota Dumai, Sd. Zulfa Indra mengatakan, sebagai organisasi sayap PKDP, Gempar berada dibawah PKDP dan sebagai organisasi pemuda Gempar berada dibawah Organisasi Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR).

"Mereka adalah warga kota dumai yang berasal dari Pariaman, kegiatan ini tidak ada politik, murni ormas dan diharapkan bersama organisasi yang lain bekerjasama dalam membangun kota dumai dengan falsafah barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang". jelasnya.

SedangkanWalikota Dumai, Zulkifli AS mengucapkan selamat pada pengurus gempar suatu khazanah kesinambungan organisasi sebelumnya. Pengurus organisasi perlu memahami AD/ART Organisasi, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menjalankan organisasi. "Buat program yang sederhana tapi fokus agar tepat sasaran, tak usah muluk-muluk, tingkatkan semangat dan spirit organisasi agar tujuan dapat tercapai." ulas Wako Dumai Zulkifli AS

Dia menyebutkan, Kota Dumai memiliki 18 suku, antar suku agar saling berinteraksi satu sama lain agar tidak timbul gesekan, banyak suku bisa jadi kelemahan dan bisa juga jadi kekuatan. "Saya sangat mendukung berdirinya organisasi sosial ini, karena orsos akan mempertajam rasa sosial masyarakat terhadap orang lain, makin banyak orsos, kepedulian sosial akan tinggi, nilai sosial dan kepedulian tinggi sangat luar biasa untuk membangun daerah." jelasnya.

Pelantikan pengurus Generasi Pemuda Pariaman (Gempar) dihiasi dengan Parade hoyak tabuik yang di lepas langsung oleh Walikota Kota Dumai. Tabuik yang berukuran 6 meter ini diserahkan oleh Ketua PKDP Kota Dumai kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Dumai untuk dijadikan salah satu seni dan budaya Kota Dumai. Kemudian akan ditampilkan dalam Hari Ulang Tahun Kota Pariaman pada bulan April mendatang.

Pengurus inti Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Dumai periode 2017-2022 diantaranya Ketua Andes Fahmi, Sekretaris, Don putra dan Bendahara Bobi Herlanda.(RS/BP-001)

Minggu, 15 Oktober 2017

Kadis Kominfo Yalviendri : Sebagian Besar Warnet di Kota Pariaman Belum Mengindahkan Perda Nomor 10 tahun 2013

Kadis Kominfo Yalviendri : Sebagian Besar Warnet di Kota Pariaman Belum Mengindahkan Perda Nomor 10 tahun 2013

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pariaman Yalviendri Ketika Menjadi Narasumbar Pada Sosialisasi Perda No 10 Tahun 2013, Tentang Pencegahan, Penindakan, Pemberantasan Penyakit Masyarakat dan Maksiat, Bagi Penghusaha Warnet, Baru-Baru di Aula Kantor Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--- berkembangnya Teknologi Informasi mengakibatkan pergesaran tata kehidupan sosial masyarakat. Pergeseran ini tampak dengan masuknya budaya asing melalui teknologi informasi (Internet) yang tak terbendung dan berdampak pada perilaku dan akhirnya berujung pada meningkatnya penyakit masyarakat (pekat).

Menyikapi hal tersebut Kasat Pol PP dan Damkar Kota Pariaman, Hendrizal Fitri bersama jajarannya menertibkan Warnet yang ada di kota Pariaman. Untuk itu  Pengusaha warnet diharapkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemko Pariaman.

"Berdasarkan Perda Nomor 10 tahun 2013, tentang pencegahan, penindakan, pemberantasan penyakit masyarakat dan maksiat. bagi Pengusaha Warnet yang melanggar akan diberi sanksi," kata Hendrizal Fitri pada sosialisasi Perda diruangan rapat Kantor Satpol PP dan Damkar, baru-baru ini

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pariaman Yalviendri mengatakan, warnet merupakan kebutuhan masyarakat untuk mencari dan menyebarkan informasi. Namun jika ditertibkan dan diawasi bisa menjadi sarana untuk menonton pornografi dan tempat maksiat, terutama bagi warnet yang tidak sesuai Perda.

Menurut Yalviendri, dalam Perda nomor 10 tahun 2013, posisi monitor tidak boleh  menghadap dinding, dilarang bersekat dan operasional tidak boleh melewati jam 24.00 (tengah malam). " Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Dinas Kominfo Kota Pariaman  sebagian besar Warnet belum mengindahkan Perda Nomor 10 tahun 2013, diantaranya adalah belum memiliki izin, masih bersekat, tidak mengamankan komputer dari situs pornografi dan operasionalnya masih ada yang lewat jam 24.00, " ulas mantan Kabag Humas Pemko Pariaman itu.

Sosialisasi Perda ini dikuti oleh  42 pengusaha warnet se kota Pariaman. Narasumber Kasat Pol PP dan Damkar, Hendrizal fitri, Kadis Kominfo, Yalviendri dan Dinas DPM dan Naker, Alfian. Pada kesempatan tersebut seluruh pengusaha warnet sepakat mematuhi Peraturan Daerah yang telah ditetapkan dan mengurus izin Warnet bagi yang belum memiliki izin. (RS-BP-001)
Mentri BUMN Rini Soemarno : Pembangunan Jalan Tol Tahap Pertama Ditarget Akan Tuntas Sebelum Lebaran 2019.

Mentri BUMN Rini Soemarno : Pembangunan Jalan Tol Tahap Pertama Ditarget Akan Tuntas Sebelum Lebaran 2019.

Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Saat Berdiskusi dengan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Ketika Melihat Dari Dekat Kesiapan Pembangunan Jalan Tol di Paritmalintang, Sabtu 14 Oktober 2017. ( Fhoto : Humas )
Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM----Propinsi Sumatera Barat segera akan memiliki jalan tol pertama. Ditargetkan sebelum lebaran tahun  2019 jalan tol tersebut akan dapat digunakan.

Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang berkunjung ke Paritmalintang Kabupaten Padang Pariaman Sabtu (14/10) menyebutkan, pihaknya akan selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat untuk bisa segera menuntaskan proses pembebasan lahan.

Menurut Rini pembangunan jalan tol akan dilaksanakan dalam empat tahap, tahap I adalah ruas Padang-Sicincin yang diharapkan dapat berfungsi sebelum lebaran 2019, Tahap II yakni menghubungkan  sicincin-Payakumbuh dengan pengerjaan pada 2021-2023, tahap III dilaksanakan pada 2022-2025 untuk ruas Payakumbu-Bangkinang, Riau serta tahap akhir dilaksanakan pembangunan secara paralel untuk Bangkinang-Pekanbaru tahun 2021-2023.

Rini meminta penetapan lokasi (penlok) jalan tol untuk ruas Padang-Sincincin sepanjang 29 kilometer bisa segera dipastikan pada November. Bulan depan, rencananya Presiden Joko Widodo akan meninjau meninjau kesiapan pembangunan tol pertama di Sumbar .

"Tadinya Pak Jokowi mau datang hari ini. Tapi saya bilang nanti saja, karena progresnya masih sedikit sekali. Lalu beliau setuju datang November," ujar Rini kepada Bupati Ali Mukhni di Padang Pariaman.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, Pemerintah Propinsi akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang wilayahnya dilintasi oleh tol ini. "Koordinasi tersebut telah kami lakukan, seperti pada minggu lalu, kami mengadakan rapat bersama Bupati Padang Pariaman beserta perwakilan masyarakat dan kami juga meninjau ke lapangan langsung," jelas mantan Bupati Pesisir Selatan dua priode itu.

Dia berharap dengan adanya bantuan dan kerjasama pemerintah daerah kabupaten/ Kota dan tentunya juga masyarakatnya, pembangunan tol ini akan dapat dituntaskan sesuai dengan target (RLS)

Maulana Muhammad Noer Pelajar SMPN 3 Pariaman Raih Juara II Nasional Pentas PAI  2017

Maulana Muhammad Noer Pelajar SMPN 3 Pariaman Raih Juara II Nasional Pentas PAI 2017

Maulana Muhammad Noer Siswa SMPN 3 Pariaman Diarak Keliling Kota Pariaman, Setelah Berhasil meraih juara II nasional pada Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pekan PAI) ke VIII tahun 2017, cabang Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) tingkat SMP kategori Putra.( Fhoto : Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Maulana Muhammad Noer, Pelajar SMPN 3 Pariaman, raih juara II nasional pada Pekan Ketrampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pekan PAI) ke VIII tahun 2017, cabang Musabaqoh Hifzil Quran (MHQ) tingkat SMP kategori Putra. Kegiatan pekan PAI yang diikuti 34 Propinsi tersebut dilaksanakan di Banda Aceh dari tanggal 9 s/d 14 Oktober 2014.

Kedatangan Maulana Muhammad Noer Sabtu (14/10) di Bandara Internasional Minangkabau disambut langsung Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kanderi,  Kepala Kantor Kamenag Kota Pariaman M.Nur serta Kepala SMPN 3 Pariaman Nurheimy serta majelis guru. Kemudian selanjutnya rombongan diarak menggunakan mobil yang dipimpin oleh mobil patroli polisi, dari BIM ke Kota Pariaman.

Fhoto Bersama Dengan Jajaran Majelis Guru SMPN 3 Pariaman di halaman Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Menurut Kepala Sekolah SMPN 3 Pariaman Nurheimy anak didiknya  Maulana Muhammad Noer merupakan siswa berprestasi di sekolah. Bukan hanya dari segi agama saja, tetapi juga dari segi pelajaran dan kegiaatan ekstrakurikuler. “Maulana Muhammad Noer juga  juara umum di sekolah, dan berbagai prestasi telah ia sumbangkan untuk SMPN 3 Pariaman. Anak kami ini juga aktif di sekolah.  dengan mengikuti kegiatan OSIS, Pramuka, Drum Band dan kegiatan lainnya. Alhamdulillah sekarang juga sukses di ajang Pekan PAI 2017 dengan menyabet Juara II Nasional,” ujarnya bangga.

Dalam mengikuti MHQ ini, Maulana Muhammad Noer adalah siswa baru yang mulai belajar dari kelas VII di SMPN 3 Pariaman, dan program Hifzil ini di sekolah merupakan program unggulan yang dicanangkan, dan baru dmulai di tahun 2015 lalu, dengan mendatangkan ustad yang berkopeten untuk itu.

“Maulana Muhammad Noer, berasal dari keluarga yang kurang beruntung, sehingga semenjak kelas VII sampai kelas IX di SMPN 3 Pariaman, ia selalu mendapatkan Beasiswa dari sekolah, dan ia berhak untuk itu karena prestasi-prestasi yang telah ia torehkan selama ini, dan yang membuat kami salut, adalah ia tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu, dan sholat di awal waktu, ” tuturnya.

Dalam belajar Hifzil ini, ia diajarkan oleh Ustad Muhammad Nasri Tuanku Sutan, yang juga mengajar di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Jabal Fir di Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Sementara itu Maulana Muhammad Noer  mengatakan ia sangat beruntung dapat menjadi Juara di ajang Pekan PAI yang digelar oleh Kementerian Agama RI dan dibuka langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin di Aceh.
“Pengalaman yang sangat berharga bagi saya, karena dapat bersaing dengan peserta-peserta lainya yang datang dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia ini, dan mereka hebat-hebat semua,” ungkapnya.

Walupun ia terkadang minder, tetapi dengan keyakinan memberikan kemampuan yang terbaik dan selalu berdoa, akhirnya ia dapat membawa nama Kota Pariaman dan Sumatera Barat, menjadi harum di tingkat Nasional. " Saya masih harus belajar lagi, semoga dengan prestasi ini, dapat memberikan motivasi bagi saya untuk dapat lebih baik di ajang-ajang selanjutnya,”ulasnya merendah. (RS-BP-001)




LPSE Kota Pariaman Siap Menuju 17 Standar

LPSE Kota Pariaman Siap Menuju 17 Standar


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Tim LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) yang diketuai oleh Ichwan Nasution serta didampingi oleh LPSE (Lembaga Pengadaan Secara Elektronik) Provinsi melakukan penilaian 17 standar  terhadap LPSE Kota Pariaman, Kamis (12/10).

Kedatangan Tim Penilai disambut oleh Asisten I Lanefi, Kadis Kominfo Kota Pariaman Yalviendri dan Ketua LPSE Kota Pariaman Nofrizal Nur, di Balai Kota Pariaman.

 “Semoga penilaian berjalan lancar sebab saya rasa kesiapan tim LPSE Kota Pariaman cukup matang dan dapat menyusul 9 Kabupaten/Kota yang sudah memperoleh 17 standar di Sumatera Barat” ungkap Lanefi dalam sambutannya.

Proses penilaian ini cukup panjang, dari pukul 09.30 WIB sampai 20.00 WIB karena tim penilai betul-betul memverifikasi semua dokumen serta mencek kelengkapan sarana dan prasana juga layanan  LPSE kota Pariaman.

“Komitmen LPSE Kota Pariaman untuk mencapai 17 standar sangat tinggi, tampak dari usaha untuk melengkapi seluruh persyaratan seperti sarana dan prasarana serta sumber daya manusia untuk pelayanan. Semoga ini dapat terus ditingkatkan” ujar Ichwan Nasution.

Sebelumnya LPSE Kota Pariaman telah memenuhi 8 standar , yaitu standar kebijakan layanan, pengorganisasi layanan, pengelolaan aset, pengelolaan layanan helpdesk, pengelolaan perubahan, pengelolaan kapasitas, pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan anggaran.

 Sedangkan 9 standar yang dinilai yaitu pengelolaan risiko, dan standar pengelolaan keamanan operasional layanan. standar pengelolaan keamanan server dan jaringan,pengelolaan kelangsungan layanan,  pengelolaan pendukung layanan, pengelolaan hubungan dengan pengguna layanan, pengelolaan kepatuhan dan terakhir standar penilaian internal. (RS-BP-001)

Rabu, 11 Oktober 2017

KPPD Banten “Turun Gunung” Beri Pendidikan Pemilu

KPPD Banten “Turun Gunung” Beri Pendidikan Pemilu

alahsatu acara KPPD saat melakukan diskusi dengan pemuda ditingkat desa, Foto diambil saat diskusi dengan Karangtaruna Desa Campakawarna, Kecamatan Sindangresmi, Pandeglang, Banten.
Banten, BANGUNPIAMAN.COM---Pendidikan pemilu sangat penting dilakukan sejak dini, terutama kepada masyarakat hingga tingkat desa. Pemuda diharapkan menjadi motor penggerak dalam penyelenggaraan edukasi demokrasi, seperti halnya sharing pengetahuan terkait pemilu. Pemuda dirasa potensial untuk mencerdaskan anak bangsa, dengan inovasinya yang menarik bisa melakukan pendidikan berupa diskusi dan dialog.

Hal itu yang diungkapkan Aktivis Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Provinsi Banten, Yogi Iskandar. Sebagai pegiat gerakan sadar pemilu, Dia menyatakan siap turun gunung hingga ke perkampungan yang ada di Banten. Salah satu kegiatannya terkait turun gunung yaitu saat diundang menjadi pembicara dalam acara diskusi bernama Ngampar Samak di Sindangresmi yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Desa Campakawarna baru-baru ini.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Harus ada yang konsisten memberikan pendidikan secara sukarela kepada masyarakat. Hal ini penting, agar demokrasi kita hidup dan mengakar hingga akar rumput,” kata Yogi, baru-baru ini.

Menurutnya, tidak akan ada generasi yang menjiwai demokrasi tanpa ada tindakan nyata dari relawan, maka hendaknya relawan demokrasi muncul dari tingkat desa hingga ke pusat kota. Dia juga mengatakan, pendidikan pemilu bukan hanya sebatas memberi tahu masyarakat tentang hari pencoblosan, namun esensi yang paling penting yaitu mengajak masyarakat mencintai negaranya melalui pemilu sebagai sarana demokrasi, untuk memilih dengan cerdas pemimpin masyarakat.

Disamping itu, masih kata Yogi, masyarakat sudah saatnya memahami fenomena yang terjadi sebagai bahan evaluasi. Misalnya kata Dia, menyikapi Money Politic yang sama sekali tidak bermanfaat untuk kehidupan orang banyak.

“Kita sudah banyak bereksperimen sebagai warga negara yang menjadi pemilih, kemudian kita tahu bahwa money politic memberikan dampak buruk terhadap keberlangsungan demokrasi. Menurut saya partisipasi menurun karena budaya money politic, sehingga masyarakat tidak dating ke TPS tanpa iming-iming dan uang,” ujar Yogi.

Disamping itu, Ketua Karang Taruna Desa Campakawarna, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Dhani mengatakan, satu pemahaman dengan KPPD Provinsi Banten. Menurutnya, sengaja mengundang KPPD ke desa untuk sama-sama memperhatikan pendidikan demokrasi ditataran desa.

“Selain melaksanakan agenda kepemudaan seperti olah raga, menurut kami menarik jika Karang Taruna berkecipung dalam pendidikan demokrasi. Kami berharap komunitas seperti KPPD mengakar hingga lini terpencil di wilayah,” kata Dhani.(***)




Bimtek Gerakan PKK Pariaman, Hadirkan Nara Sumber Ny.Wartawati Nasrul Abit

Bimtek Gerakan PKK Pariaman, Hadirkan Nara Sumber Ny.Wartawati Nasrul Abit

Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pariaman yang diketuai Ny. Reni Mukhlis menggelar Bimbingan Teknis Gerakan PKK dengan menghadirkan narasumber yakni Wakil Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (10/11) ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pariaman yang diketuai Ny. Reni Mukhlis menggelar Bimbingan Teknis Gerakan PKK dengan menghadirkan narasumber yakni Wakil Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (10/11).

Kegiatan dibuka Walikota Pariaman yang diwakili Asisten III Setdako Pariaman Lanefi yang diikuti oleh Ketua GOW Kota Pariaman Ny. Lucyanel Arlym, Ketua Dharmawanita Ny. Kartini Indra, Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kota Pariaman, Ketua TP-PKK desa/kelurahan se-Kota Pariaman dan kader PKK.

Asisten III Lanefi menuturkan gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

" Kami berharap para kader yang mengikuti bintek tetap semangat dalam tujuan tercapainya pemberdayaan keluarga yang sejahtera," harap Lanefi

Dalam Ekspose singkatnya, Ny. Reni Mukhlis menjelaskan tentang realisasi kegiatan PKK yang telah berjalan di Kota Pariaman dan mengucapkan terima kasih dukungan semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan.

lebih lanjut, ia menuturkan binaan ini bertujuan untuk memperkokoh kerjasama dan memberi pengetahuan bagi pengurus PKK yang berada di Kota Pariaman diantaranya Ketua, sekretaris, bendahara, kelompok kerja (pokja) dengan harapan mampu mengaplikasikan  bimbingan ini dilapangan nantinya.

Wakil Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit dalam arahannya menuturkan kegiatan yang dilaksanakan ini untuk saling tukar ilmu pengetahuan disamping kegiatan ini juga sebagai agenda tahunan dalam tujuan memotivasi dan masukan kepada kader PKK dalam menggiatkan 10 program pokok PKK secara berjenjang.

" Kuncinya, setiap kader harus mau dan punya waktu sebagai langkah dorongan terlaksananya dan suksesnya kegiatan gerak PKK, karena dukungan Walikota Pariaman yang sangat memperhatikan kegiatan PKK baik materil maupun secara pemikiran " harap Ny. Wartawati.

Ia pun berharap, dengan suksesnya para kader PKK Kota Pariaman dalam menjalankan programnya tentunya dengan selalu berkoordinasi kegiatannya dengan dinas terkait menjadikan PKK Kota Pariaman mampu juara di lomba tingkat nasional di tahun 2018 mendatang.(RS/BP-001)
Wako Pariaman Terima Piagam WTP 2016 Dari KPPN RI

Wako Pariaman Terima Piagam WTP 2016 Dari KPPN RI

Kota Pariaman kembali meraih piagam opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Pemerintah Republik Indonesia atas laporan keuangan tahun 2016
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Kota Pariaman kembali meraih piagam opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Pemerintah Republik Indonesia atas laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi yang diterima langsung Walikota Pariaman didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pariaman yaitu Nofrida di Ruang Kerja Wako Pariaman, Rabu (11/10) pagi.

Piagam ini diserahkan langsung oleh Hemidon selaku kepala Kantor Pelayanan Pembendaharaan Nasional (KPPN) bersama jajaran.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia yang sudah menjadikan Kota Pariaman yang menjadi salah satu penerima WTP ini di Sumatera Barat.

" Alhamdulillah, semoga penghargaan ini dapat memotivasi kita dalam bekerja agar bisa lebih baik lagi dalam pembuatan laporan keuangan  sehingga Kota Pariaman bisa mendapatkan penghargaan ini pada setiap tahunnya." ujar Walikota.

Wako menuturkan penghargaan ini adalah suatu keberhasilan Kota Pariaman dalam hal pengelolaan keuangan daerah, sehingga Kota Pariaman bisa meraih untuk kedua kalinya piagam WTP . Karena di Sumatera Barat ada 16 daerah yang mendapatkan piagam WTP dan 3 daerah lagi belum mendapatkan WTP pada tahun ini.

Kepala KPPN Sumbar Hemidon menjelaskan penerima WTP ini akan diberikan Dana insentif Daerah (DID) yang terlebih dahulu memenuhi dua kriteria penerima DID, yang mana kriteria pengalokasian DID itu adalah kriteria daerah sebagai penentu kelayakan daerah penerima yang terdiri atas opini BPK atas LKPD, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK atas LKPD dan Penetapan Perda APBD tepat waktu.

“ Selanjutnya, yang kedua adalah kriteria kinerja yaitu kriteria penilaian terhadap kinerja daerah, terdiri dari  Kesehatan Fiskal dan Pengelolaan Keuangan Daerah, Pelayanan Dasar Publik Ekonomi dan Kesejahteraan,” tutup Hemidon.[tim]

Selasa, 10 Oktober 2017

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Himbau Layanan Mitra BPJS Berikan Layanan Terbaik Kepada Masyarakat

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Himbau Layanan Mitra BPJS Berikan Layanan Terbaik Kepada Masyarakat

Walikota Pariaman didampingi Wakil Ketua DPRD Syafinar Akbar, Sekretaris Daerah Indra Sakti, Seni 9 Oktober 2017 Menandatangani MoU dengan BPJS Kesehatan Cabang Padang, di Aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menghimbau kepada seluruh layanan kesehatan mitra BPJS kesehatan di Kota Pariaman untuk memberikan pelayanan terbaik, tanpa pandang bulu. Baik itu RSUD dr. Sadikin, Puskesmas se Kota Pariaman serta dokter keluarga.

Hal tersebut ditegaskan Mukhlis Rahman  pada acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPJS Kesehatan cabang Padang dengan Pemerintah Kota Pariaman. Penandatangan itu dilakukan untuk Sinergitas dan optimalisasi peran pemerintah daerah dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Senin (9/10).

"Berikan kepada mereka layanan yang terbaik sesuai dengan SOP, minimalkan keluhan-keluhan masyarakat yang sering kita dengar selama ini. Dengan bekerja sesuai prosedur dan peraturan-peraturan yang ada, termasuk peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan BPJS kesehatan," lanjutnya.

Kegiatan ini menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), yang mensyaratkan hanya satu penyelenggara Jaminan Kesehatan Secara Nasional, yakni BPJS Kesehatan.

"Dengan regulasi tersebut, setiap penyelenggara Kesehatan Pemerintah Daerah, harus berintegrasi ke BPJS Kesehatan, sesuai dengan Road Map yang ditetapkan Kementerian Kesehatan," tambahnya.

Mukhlis Rahman juga mengharapkan kepada pihak BPJS Kesehatan, agar dapat bekerja secara profesional, jangan sampai peserta BPJS Kesehatan yang telah membayar iuran tersebut, tidak dilayani dengan baik, karena mereka mempunyai hak yang sama dengan pasien lainnya dalam penanganan medis, baik di Rumah Sakit Daerah atau Rumah Sakit Rujukan lainya.

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Sistri Sembodo mengatakan, saat ini jumlah penduduk Kota Pariaman di tahun 2017, sebanyak 91.115 orang, dengan yang terdaftar sebagai peserta JKN adalah sebanyak 60.831 per 1 Oktober 2017, yang berarti masih ada potensi peserta JKN sebanyak 30.284 orang lagi.

"Berarti 66,76% penduduk Kota Pariaman telah terdaftar menjadi peserta JKN, kini tinggal 33,24% lagi yang dapat kita maximalkan untuk bersedia ikut menjadi peserta BPJS Kesehatan," ulasnya

Dari jumlah tersebut sebanyak 23.813 orang adalah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) ditanggung oleh APBN, dan 9.155 orang adalah kepesertaan Jamkesda yang ditanggung dari sharing oleh APBD Provinsi 80% dan APBD Kota Pariaman 20%.

"Dalu peserta PBI yang tidak aktif atau menunggak, tiba-tiba mendapat musibah sakit dan dirawat di layanan kesehatan, dengan melunasi iurannya, bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan," ujarnya.

Ia menambahkan sejak keluarnya PP Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan PP Nomor 12 tahun 2013, cara seperti itu tidak dimungkinkan lagi. Peserta PBI tersebut harus melunasi seluruh tunggakan iurannya dan harus membayar denda sebanyak 2,5% terlebih dahulu. setelah itu baru dinyatakan sebagai PBI aktif setelah 45 hari menyelesaikan kewajibannya itu.

Acara dilanjutkan dengan sosialisasi JKN/KIS menuju Universal Health Coverage yang dihadari oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, Sekdako Pariaman Indra Sakti, Kepala Perwakilan BPJS Kesehatan Kota Pariaman Sari Puspa, kepala SOPD, Kabag, Camat se-kota pariaman, kepala RSUD dr. Sadikin beserta Pimpinan Puskesmas se-Kota Pariaman, dan Kepala Desa serta Lurah se-kota pariaman. (RS/BP-001)
Wako Mukhlis Rahman Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan 2017 ke DPRD

Wako Mukhlis Rahman Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan 2017 ke DPRD

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi Sekretaris Daerah Indra Sakti, Kamis 9 Oktober 2017, Menyerahkan Naskah Nota Keuangan Kepada Wakil Ketua DPRD Syafinar Akbar. ( Fhoto : Kominfo )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman secara langsung menyampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan Kota Pariaman Tahun 2017 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pariaman yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Syafinal Akbar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pariaman, Senin (9/10) pagi.

Penyampaian ini disaksikan langsung oleh Anggota DPRD Kota Pariaman, Sekdako Pariaman Indra Sakti dan dihadiri Kepala OPD Pemko Pariaman, Kasdim 0308 Pariaman Mayor Inf. Marjoni, Camat se-Kota Pariaman, Kepala sekolah dan Kades/lurah se-Kota Pariaman.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menuturkan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyusunan RAPBD Perubahan sesuai amanat Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah dan Permendagri nomor 31 tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun anggaran 2017.

Wako menjelaskan penyusunan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2017 memiliki arti penting sebagai lanjutan penekanan terhadap penyampaian visi misi sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman 2013-2018, dimana pada 2017 ini terpenuhi seluruh prasyarat Perubahan APBD yang memerlukan penyesuaian terhadap postur APBD 2017.

“ Untuk sektor pendapatan daerah mengalami pertambahan sebesar 1, 67 % yakni Rp.10.799.405.510,00 setelah sebelumnnya Pendapatan APBD awal 2017 sebesar Rp.645.650.815.874,00 dengan pointer sumber pendapatan pada Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah dan Pendapatan Asli Daerah,” terang Mukhlis.

Namun, lanjut Mukhlis, ada juga beberapa pointer yang membuat anggaran menjadi defisit yakni adanya pertambahan pembiayaan daerah belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan pengurangan belanja modal.
“ Sehingga kalau dibandingkan antara pendapatan setelah perubahan sebesar Rp.656.450.221.384,47 dan belanja sebesar Rp.722.457.215.055,47 terjadi defisit anggaran sebesar Rp.66.066.993.671,00,” tutup Mukhlis.

“ Kalau dibandingkan antara penerimaan pembiayaan sebesar Rp.77.189.993.671,00 dengan pengeluaran pembiayaan Rp.11.183.000.000,00 terdapat netto sebesar Rp.66.066.993.671,00 yang digunakan untuk menutup defisit anggaran,” tutup Mukhlis. (RS/BP-001)

Jumat, 06 Oktober 2017

HUT TNI Ke-72, Kodim 0308 Pariaman Gelar Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah

HUT TNI Ke-72, Kodim 0308 Pariaman Gelar Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah

HUT TNI ke 72, Kodim 0308 Pariaman menggelar Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah bersama dengan Pemko Pariaman dan Pemkab Padang Pariaman, Jumat 6 Oktober 2017  (Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Dalam rangka memperingati HUT TNI ke 72, Kodim 0308 Pariaman menggelar Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah bersama dengan Pemko Pariaman dan Pemkab Padang Pariaman, bertempat di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0308 Pariaman, Jum'at (6/10).

Acara dimulai dengan melaksanakan Sholat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Boy Lestari Datuak Palindih dari Padang.

Wako mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh Hermawansyah yang telah mengadakan Masih Puber ini, yang sesuai dengan program yang dibuat oleh Pemko Pariaman, yang disepakati bersama dengan Forkopimda dan institusi vertikal lainya.

"Masih Puber adalah istilah yang diberikan Dandim 0308 Pariaman dalam kegiatan Subuh Mubarokah yang pemko Pariaman luncurkan, karena itu, kami menyambut baik istilah ini, dengan begitu kemanunggalan untuk melaksanakan Sholat Subuh secara berjamaah, betul-betul dapat diikuti oleh semua pihak," tukasnya.

Mukhlis Rahman juga mengucapkan Selamat HUT TNI yang ke 72, bahwa TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat, TNI merupakan sebagai stabilisator dan dinamisator perjuangan bangsa. Ia juga menghimbau agar seluruh pihak bersama dengan TNI, secara bersama-sama berpartisipasi dalam membangun Negara dan Bangsa Indonesia yang berdasarkan kepada Pancasila dan UUD 1945, yang Berbhineka Tunggal Ika dan selalu menjaga keutuhan NKRI."Dirgahayu TNI ke 72, semoga semakin jaya dan dekat dengan rakyat," ulasnya.

Sementara itu Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh Hermawansyah mengatakan  acara Masih Puber dalam rangka HUT TNI ke 72 ini, merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0308 Pariaman. . "Kita juga akan menggelar Offroad dihari sabtu dan minggu nanti, kesemuanya itu adalah dalam rangka mendekatkan TNI dengan masyarakat, selain membangun jembatan hati antara TNI dan Rakyat," tuturnya.

Sedangkan dalam Tausyiah yang disampaikan oleh Buya Boy Lestari Datuak Palindih mengungkapkan, resep awet muda dan hidup bahagia di dunia ini adalah senyum dan menerima segala sesuatu dalam hidup ini dengan ikhlas.  "Mari kita dekatkan diri dengan yang maha pencipta, selain perbanyak ibadah yang kita punya, kita juga harus mensyukuri atas nikmat yang kita terima di dunia ini, dengan begitu kita akan menjadi orang-orang yang beruntung," ulasnya.

Nampak hadir Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Kakan Kemenag Kota Pariaman Muhammad Nur, Sekdako Pariaman Indra Sakti, Forkopimda yang hadir serta Kepala OPD, Kabag, Camat, tokoh masyarakat, pemuda dan ana--anak panti asuhan dan masyarakat yang hadir. (RS/BP-001)
Pemko Pariaman Hibahkan BMD milik Pemko Pariaman kepada Kejaksaan Negeri Pariaman

Pemko Pariaman Hibahkan BMD milik Pemko Pariaman kepada Kejaksaan Negeri Pariaman

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin menyerahkan Sserertifikat tanah kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman Jasia Komi, Jumat 6 Oktober 2017 di Balaikota Pariaman (Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Pengunaan anggaran negara untuk kemajuan pemerintahan, baik dari jajaran executif, legeslatif dan organisasi pemerintahan vertical, selagi tidak melanggar aturan dan undang-undang yang berlaku, hal itu bisa kita lakukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara Hibah BMD milik pemerintah Kota Pariaman kepada Kejaksaan Negeri Pariaman, bertempat di Balaikota Pariaman, Jum'at (6/10).

"Pemindahtanganan (hibah)  Barang Milik Daerah (BMD) berupa tanah dan atau bangunan yang dilakukan saat ini, sudah melalui proses yang dipersyaratkan oleh undang-undang dan aturan yang berlaku," tuturnya.

BMD milik Pemerintah Kota Pariaman yang diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Pariaman berupa aset tetap tanah sebanyak 2 kapling yang terpecah dalam 3 sertifikat dengan total luas 883 meter persegi dengan rincian 471 meter persegi pembelian tahun 2006 dan 412 meter persegi pembelian tahun 2014 yang berada di komplek Kejaksaan Negeri Pariaman berupa lahan parkir, taman dan halaman  kantor Kejaksaan Negeri Pariaman.

"Dengan semakin banyaknya pembangunan yang kita lakukan untuk Kantor Dinas dan instansi yang ada, mesti dibarengi dengan pembangunan instansi Pemerintahan Vertical, sehingga menambah daya tarik dan tata bangunan yang elok untuk dilihat dan ditempati," tukasnya.

Banyak bangunan yang berdiri megah dan indah saat ini, seperti Balaikota Pariaman, bangunan Kantor Instansi, apalagi sekarang Pengadilan Negeri Pariaman dan Pengadilan Agama Pariaman juga sedang dalam tahap pembangunan, yang nantinya akan menambah wajah Kota Pariaman, ditambah dengan Bangunan megah milik Kejaksaan Negeri Pariaman ini.

Mukhlis dengan menyebutkan agar pemerintah Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat dapat memahami bahwa dana yang kita kelola adalah dana negara, yang apabila untuk kemaslahatan umat dan sesama instani pemerintahan, selagi tidak menyalahi aturan, dapat untuk dilakukan.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri) Pariaman Josia Komi mengatakan,  dengan diserahkannya Hibah dari Pemerintah Kota Pariaman, dapat mempercantik Wajah Kejaksaan Negeri Pariaman yang ia pimpin.

"Telah banyak pujian dari para tamu dan relasi yang datang ke Kejaksaan Negeri Pariaman ini, kesemuanya merasakan betah dan nyaman untuk berlama-lama di Kantor ini, sehingga pelayanan yang kami lakukan secara maximal," tuturnya.

Disegi institusi pun, kami selama berada di Kota Pariaman ini, tidak menemukan hal dan temuan yang signifikan terhadap kinerja baik executif maupun legeslatif, karena itu hubungan yang terjalin baik dan harmonis yang terbina selama ini, dapat terus kita kita tingkatkan, ulasnya mengakhiri. (RLS/BP-001)
Walikota Mukhlis Rahman Belum Merasa Puas Dengan SDM ASN, Ini Sebabnya

Walikota Mukhlis Rahman Belum Merasa Puas Dengan SDM ASN, Ini Sebabnya

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman  Ketika Memberikan Sambutannya Pada Wirid Bulan ASN Pemko Pariaman, Jumat (6/10) pagi di Mesjid Raya Sungai Pasak ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM – Di penghujung masa kepeminpinannya, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengutarakan ketidakpuasannya terhadap pembangunan sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Pariaman.

“Hampir 10 tahun saya menjadi walikota di Kota Pariaman ini, kalau pembangunan fisik dapat kita saksikan bersama hasilnya tetapi saya masih belum puas dengan pembangunan sumber daya manusia khususnya ASN Kota Pariaman, belum maximal,” katanya pada acara wirid bulanan bagi ASN Kota Pariaman di Mesjid Raya Sungai Pasak, Jumat (6/10) pagi.

Program magrib mengaji dan “masih puber” merupakan upaya untuk membangun ASN Kota Pariaman, tetapi masih banyak yang belum terpanggil hatinya untuk mengikuti program tersebut, buktinya hanya separoh dari ASN yang hadir di dalam mesjid ini.

“Saya termasuk orang yang mempunyai sedikit waktu untuk membaca Alquran di rumah, namun dengan magrib mengaji ini kita mempunyai kesempatan untuk focus beribadah, kita harus memaksa diri kita sendiri untuk hadir di mesjid-mesjid, beriktikaf di mesjid dari magrib hingga isya serta membaca Alquran menunggu waktu Isya,”ulasnya sedikit kecewa

Mukhlis juga menghimbau kepada seluruh ASN di Kota Pariaman beserta keluarganya untuk dapat mengikuti magrib mengaji dan shalat Subuh berjamaah serta wirid bulanan. Menutupi arahannya Mukhlis menyampaikan bahwa kunci kebahagiaan hidup di dunia ini adalah banyak bersyukur, qanaah dan rajin beribadah.

Nofriadi Mahmud yang hadir sebagai penceramah pada acara wirid bulanan ASN Kota Pariaman tersebut menyampaikan bahwa saatnya memprioritaskan hidup pada akhirat.

Setiap kita harus memprioritaskan permasalahan di dunia ini pada kehidupan akhirat, rugi bila kita memprioritaskan hanya pada kehidupan dunia. “Kalau ingin kaya dan bahagia, maka dekatilah Yang Maha Kaya dan pemberi kebahagiaan yakni Allah SWT, karena tidak ada obat untuk bahagia kecuali mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” tutupnya. (RLS/BP-001)

Kamis, 05 Oktober 2017

Sekdako Indra Sakti Pimpin Rapat Pemantapan Panitia MTQ Ke-37 Tingkat Sumbar

Sekdako Indra Sakti Pimpin Rapat Pemantapan Panitia MTQ Ke-37 Tingkat Sumbar

Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti, SH, Ketika Memimpin Rapat Pemantapan Persiapan MTQ Ke-37 Tingkat Propinsi Sumatrera Barat, Kamis 5 Oktober 2017, di Aula Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Junaidi Kominfo Kota Pariaman)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-37 Tingkat Propinsi Sumatera Barat, akan digelar di Kota Pariaman pada tanggal 4 s/d 11 November 2017 mendatang. Jelang MTQ Ke-37 itu digelar berbagai persiapan pun dilakukan Pemerintah Kota Pariaman, agar pelaksanaan dapat berlangsung sukses.

Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti, Kamis (5/10) ketika memimpin Rapat Pemantapan Panitia MTQ Ke-37 di aula Balaikota Pariaman berharap, kepada seluruh OPD dan Panitia yang telah dibentuk, baik Panitia dari Provinsi Sumatera Barat maupun Panitia dari Kota Pariaman, untuk dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya.

"Dari sekarang kita harus tahu dimana posisi kita, baik tugas dan pelaksanaanya, maupun tanggung jawab setiap OPD terhadap daerah yang disambutnya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.Segala hal tekhnis yang dirancang dalam persiapan MTQ ke 37 nanti, hendaknya dapat terkoordinasi dengan baik, agar kita sebagai tuan rumah nantinya, dapat mempunyai kesan yang baik,"kata mantan Kabag Humas Pemko Pariaman itu.

Indra Sakti yang akrab dipanggil Insak itu mengajak, untuk mempersiapkan  dari sekarang. Sehingga Gelaran MTQ ke 37 yang merupakan agenda 2 tahunan Provinsi Sumbar ini, dapat sukses bukan hanya sebagai penyelanggara , tetapi juga sukses dalam hal prestasi.(RLS)

Rabu, 04 Oktober 2017

Ketua BAMUS Nagari KKS Donal Efendi Tegaskan  Panitia Pilwana Harus Independen dan Tidak Memihak

Ketua BAMUS Nagari KKS Donal Efendi Tegaskan Panitia Pilwana Harus Independen dan Tidak Memihak

Ketua Bamus Nagari Sungai Durian Donal Efendi, S.Pd, Ketika Memberkan Sambutan, Usai Pelantikan Panitia Pilwana Nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian, Rabu 4 Oktober 2017 ( Fhoto Syahrul)
Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM--Panitia Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) harus independen dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Tidak boleh memihak dan perlakukanlah semua bakal calon Wali Nagari sama.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Badan Musyawarah (BAMUS) Nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Donal Efendi, S.Pd dalam sambutanyanya, usai melantik Panitia Pilwana, Rabu (4/10), di aula Kantor Wali Nagari setempat

" Saya berharap kepada anggota Panitia Pilwana yang baru saja dilantik untuk dapat bertugas sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Saya yakin dan optimis saudara-saudara akan dapat bertugas dengan sebaik-baiknya," ulas Donal yang sehari-harinya juga Sekretaris KNPI Padang Pariaman itu.

Menurut Donal, Panitia Pilwana sesuai dengan Peraturan Bupati Padang Pariaman No.23 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Walinagari Panitia Pemilihan Wali Nagari akan bertugas merencanakan, mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengawasi dan mengendalikan semua tahapan pemilihan Wali Nagari.

"Selama melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk selalu berkoordinasi dengan BAMUS. Hal ini penting dilakukan, agar proses pemilihan Wali Nagari dapat berjalan sebagaimana mestinya, " ulasnya.

Sementara itu Pj.Walinagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian Drs.Yoserizal meminta kepada Panitia Pilwana bertugas sesuai tahapan yang telah ditentukan.  Baca petunjuk teknis setiap tahapan serta Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2017, karena seluruh petunjuk pelaksanaan sudah diatur di dalamnya. " Saya yakin dan optimis Panitia Pilwana akan dapat bertugas dengan sebaik-baiknya,  " ulas Yoserizal yang sehari-harinya juga menjabat Sekcam VII Koto tersebut.

Panitia Pemilihan Wali Nagari yang dilantik tersebut diantaranya Darwisman ( Ketua), Risma Yunia Harnika, S.Pd ( Wakil Ketua)  Dasril, Zainul Abidin dan Mahyunis masing-masing anggota. Semuanya berasal dari tokoh-tokoh masyarakat, yang dipilih secara demokratis dari rapat paripurna istimewa BAMUS Nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian, Senin 2 Oktober 2017 lalu.(rul)