Banjir Besar dan Longsor di Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur Mulai Berangsur Normal - BANGUN PIAMAN.COM : Portal Berita Online

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 27 Maret 2018

Banjir Besar dan Longsor di Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur Mulai Berangsur Normal

Camat V Koto Timur, Arlis Ketika Mendampingi Komandan Kodim 0308 Pariaman Letkol Hermawansyah, Saat Mengunjungi Daerah Terkena Longsor di Kecamatan setempat ( Fhoto : HERI MARTONI)
Masyarakat Bersama TNI dan Polri, Membersihkan Longsoran ( Fhoto Heri Martoni)
V Koto Kampung Dalam, BANGUNPIAMAN.COM- Banjir akibat hujan deras yang melanda Nagari Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam Pada Senin, 26/03  sekitar pukul 17. 00 wib kemarin hingga tadi malam sampai pukul 23.00 wib warga masih ketakutan. Namun, saat ini sudah mulai keadaan air sudah kembali normal.

"Akibat intensitas hujan yang meningkat hingga Sungai Batang Naras meluap yg mengakibatkan 11 unit rumah masyarakat terendam banjir setinggi dada orang dewasa kira-kira 120 Cm," kata Kapolres Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo yang bersama Kodim 0308 Pariaman Letkol Hermawansyah.

Hingga saat ini masyarakat yg telah di evakuasi sebanyak 40 orang dan di tempatkan di rumah masyarakat di korong kubu ladang panih. Adapun kerugian materil masyarakat terdiri dari, satu ekor Kambing, 20 ekor ikan nila siap panen, 23.000 ekor, ikan kaluih 900 ekor akibat kolamnya roboh diterjang air deras.

Adapun kerugian materil yang dialami masyarakat berupa ternak ayam, ikan dan itik yang jumlahnya belum bisa ditaksir hingga saat ini karena masih tahap pengumpulan data. Tuturnya mengakhiri.

Sementara itu, Budi Mulya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Padang Pariaman saat wawancarai membenarkan bahwa hingga saat ini kerugian materil akibat banjir, lonsor serta hanyutnya beberapa peliharaan masyarakat seperti ikan, ayam, dna itik belum bisa dikalkulasikan dengan uang karena tim Reaksi Cepat kami masih melakukan pengumpulan data.

Mantan Kadis Pekerjaan Umum ini berharap agar seluruh Stokholder bisa saling bergotong royong dalam mengatasi bencana secara darurat sesuai daerah tempat tinggal. Karena, Tim BPBD tentu membutuhkan waktu yang lama jika daerahnya jauh dari pemungkiman.

Agar tidak terjadi korban akibat bencana, di himbau seluruh kesatuan siaga bencana (KSB) yang telah ditempatkan di Nagari bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. " KSB di Nagari-nagari adalah perpanjangan tangan BPBD Padang Pariaman, jika ada bencana terjadi di lokasi tugas diwajibkan terjun lansung membantu masyarakat semampunya" harap Budi

Sementara itu longsor yang menimpa Korong Sialangan yang ada tiga lokasi saat ini sudah dilakukan pembersihan oleh masyarakat secara swadaya dan bergotong royong. " Insya Allah hari ini jalan yang tertimbun akibat lonsor Di tiga titik sudah bisa dilalui masyarakat kembali" ujar Etra, Wali Korong Sialangan

Jalan Penghubung Kecamatan V Koto Timur dengan Kecamatan Padang Sago Terputus

Kejadian ini masih di Nagari Padang Alai, longsor akibat hujan deras juga menimpa tepatnya di Simpang Gunung Tigo Korong Patamuan  jalan penghubung Kecamatan Patamuan dan Kecamatan Padang Sago yang berbatasan lansung dengan Kecamatan V Koto Timur saat ini sudah dilakukan proses evakuasi sebanyak tiga titik dan sudah melakukan pembersihan tanah yang menimbun badan jalan.

Camat V Koto Timur, Arlis saat ditanyai mengatakan alhamdulillah eskavator sudah mulai bergerak membersihkan timbunan tanah akibat longsor di Simpang Gunung Tigo, Korong Patamuan."Jalan sempat terputus hingga 20 Jam, saat ini masih dilakukan evakuasi oleh alat berat. Mudah-mudahan sore ini bisa dilalui masyarakat kembali," harapnya. HERI



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Post Top Ad