Puluhan Ninik Mamak Jorong Maligi Nagari Sasak Sangat Kecewa Dengan Ketua DPRD Pasbar -->

Puluhan Ninik Mamak Jorong Maligi Nagari Sasak Sangat Kecewa Dengan Ketua DPRD Pasbar

Senin, 22 Februari 2021, 20.07.00
 Henelda Ketua Tim Penyelesaian Tanah Nagari Sasak. Fhoto : Robi Irwan


PASAMAN BARAT-  Puluhan  ninik mamak Maligi, jorong Maligi,Nagari Sasak kecamatan ranah pasisie protes dan sangat kesal dan sangat kecewa kepada Ketua DPRD Pasaman Barat Farizal Hafni atas penyerahan tanah ulayat Pasie IV di Maligi seluas 225 hektar kepada ninik mamak Bandaro.


" Karena ini pengambil alihan tanah ulayat kami secara zholim," kata Jon Henelda Ketua Tim Penyelesaian Tanah Nagari Sasak, Senin (22/02/2021) 


Dan kita akan mendatangi kantor  DPRD dan menyapaikan aspirasi dan keluluhan masyrakat Maligi bersama-sama kantor  DPRD  Pasaman Barat  menyampaikan aksi protes tersebut, ke DPRD Pasaman Barat besok Selasa.


Menurutnya tanah ulayat yang berada diluar HGU PT Gresindo itu, diserahkan ke Bandaro atas kerjasamanya atau diduga disuruh oleh Ketua DPRD Farizala Hafni.


"Kami menduga penyerahan itu atas kerjasama Ketua DPRD, dan Hendri Eka Putra selaku Daulat Parit Batu. Dalam sangketa ini kami menilai Ketua DPRD berpihak, dengan masyarakat Tanjung Pangka. Dalam hal ini kami menduga Ketua DPRD terlalu jauh ikut serta," tegas Jon Henelda.


Sementara kata Jon Henelda, objek kebun tersebut, terletak di Jorong Maligi Nagari Sasak sesuai dengan peta kerja PT Gresindo.


"Silang sengkerut ini sudah berjalan cukup lama. Kasus sudah terjadi sejak  2013 dan tidak kunjung selesai," sebut Jon.


Terkait dengan hal tersebut, pihaknya berencana akan menyampaikan aspirasi ke DPRD dengan massa sekitar 200-an Selasa besok (23/02/2021).


"Karena dengan intervensi Ketua DPRD itu, justru akan memicu konflik antara orang Maligi dengan masyarakat Sasak, yang seharusnya Ketua DPRD tidak bermain," tukasnya. 


Sementara itu, Hendri Eka Putra Daulat Parit Batu ketika dikonfirmasi via telepon Senin (22/02) membantah kalau dia ikut menerima ulayat tersebut. 


"Yang menerima ulayat adalah Bandaro, bukan saya. Saya hanya menyaksikan. Silakan tanya Bandaro, saya hanya menyaksikan penyerahan saja," kata Daulat Parit Batu.


Sementara itu, Ketua DPRD Pasaman Barat ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, ternyata nomornya tidak aktif. Hanya jawaban operator namor yang anda tuju sedang tidak aktif.


( Robi Irwan)

TerPopuler