Rakor Dengan Kepala Daerah, Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Fokus dan Serius Tangani Covid-19 -->

Rakor Dengan Kepala Daerah, Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Fokus dan Serius Tangani Covid-19

Rabu, 28 April 2021, 18.13.00

 

Bupati Suhatri Bur, Wakil Bupati Rahmang, Kepala Dinas Kominfo Zahirman Sedang Mendengarkan Arahan Presiden Jokowi. 

PARIT MALINTANG-Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur,S.E.,M.M didampingi Wakil Bupati Drs.Rahmang, MM, dan Kepala Dinas Kominfo Zahirman mengikuti Video Conference Rapat Koordinasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia dengan Presiden Republik Indonesia pada Rabu (27/04/2021) di Ruang Bupati Padang Pariaman.


Dalam arahannya Presiden Republik Indonesia Ir. Jokowi Dodo mengatakan pertemuan sore ini diadakan untuk membahas beberapa hal diantaranya penanganan covid-19 diminta kehati-hatian kepala daerah agar perkembangan covid-19 dapat ditekan.


Sekecil apapun kasus yang aktif jangan sampai kehilangan kewaspadaan, dan hati-hati terkait kenaikan kasus covid-19 tersebut.


"Saya  juga meminta kepada Kepala Daerah agar berhati-hati dan lebih waspada dengan arus mudik lebaran,karena ini juga dapat memicu perkembangan covid-19 dengan masuknya pemudik ke daerah," kata Presiden



Oleh karenanya terus pantau dan  terus sampaikan terkait larangan mudik, dan yang paling penting terus sosialisasikan protokol kesehatan, mengatur dan mengendalikan protokol kesehatan. 


Mengenai vaksinasi rapid tes, vaksinasi masal dan vaksinasi daerah jangan sampai berhenti, segera suntikan kepada masyarakat dan target prioritas. 


"19 juta dosis yang baru disuntikan dan ditarget hingga juli mencapai target 70 juta orang yang sudah di vaksinasi,"terangnya


Ia juga mengatakan berkaitan dengan  perekonomian dengan kondisi yang dikerjakan sekarang yakninya menekan laju covid-19 dari Maret hingga April ekonomi sudah menuju angka normal.



Sehingga pada tahun 2021 target pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5 hingga 5,5 persen dimulai pada ekonomi tahun 2021, dalam artian bulan April hingga Mei sangat menentukan jika bisa menekan angka covid maka perekonomian akan kembali normal dan pada saat itu baru dikatakan berhasil


"Pertumbuhan ekonomi akan kembaki normal dapat dilihat dari segala industri telah kembali melakukan produksi seperti biasanya Indeks penjualan retail juga sudah meningkat," ujar Presiden .


Ia juga meminta segerakan belanja APBD baik itu belanja aparatur maupun belanja modal, ketika sudah dibelanjakan maka perekonomian berjalan temasuk penyaluran bansos, dan BLT DD segera salurkan ketika semua itu sudah dilakukan maka akan ada permintaan sehingga perekonomian bisa berjalan karena penting untuk pertumbuhan ekonomi Nasional dan maupun daerah


"Mengenai investasi agar kemudahan layanan agar diberikan oleh daerah terutama masalah perizinan. Ketika ada investasi maka akan ada income yang masuk ke daerah akan bertambaha yakninya melalui pajak,"tutupnya

TerPopuler