-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bangun Piaman.Com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Nur Hasra : Untuk Keselamatan Pengunjung, Panorama Perlu Perhatian

    Redaksi
    Selasa, 05 Oktober 2021, 21.19.00 WIB Last Updated 2021-10-05T15:29:21Z

    Wakil Ketua DPRD Kota Bukitinggi Memantau Panorama Bukitinggi

    BUKITTINGGI---Panorama  Bukittinggi Perlu Perhatian Demi Keselamatan Pengunjung Dan Kesejahteraan Pedagang 


    Keindahan taman Panorama ngarai Sianok Bukittinggi sangat terkenal di manca negara, terutama bagi wisatawan yang datang ke lokasi itu.


    Sayangnya tangan usil yang tidak bertanggung jawab melakukan hal yang kurang terpuji untuk menjaga keindahan lokasi panorama ngarai Bukittinggi.


    Wakil ketua DPRD Kota Bukittinggi Nur Hasra, Selasa (05/10/2021) mengatakan akan tetap memperhatikan keaman, ketertiban kota dan keamanan masyarakat.


    "Pagar tembok tepi jurang yang biasanya dikelilingi besi telah dicuri beberapa hari lalu, ini sangat mengkhawatirkan dan membahayakan," ujar Nur Hasra.


    Disebutkannya,  pada lokasi objek wisata itu dikelilingi pedagang barang souvenir, akibat hal itu bisa mengakibatkan pedagang dan warga sekitar cemas dan pengunjung jadi takut.


    Berdialog Dengan Pedagang di Sekitar Panorama Bukittinggi. 


    Dia mengharapkan untuk segera  menindak lanjuti keadaan yang darurat itu,karena lokasi panorama yang cukup banyak dikunjungi pelancong di Bukittinggi.


    "Saya berharap pihak terkait,terutama Dinas Pariwisata Bukittinggi untuk melakukan perbaikan pagar tembok besi itu dan juga perbaikan menara pandang yang dinilai dari kelayakan lama bangunannya,"tegas Nur Hasra.


    Sementara itu pedagang  yang berada di pinggiran tepi jurang ngarai mengungkapkan,semenjak masa pandemi yang dua tahun itu sudah sepi dari wisatawan.


    "Bagaimana kami tetap bertahan kalau situasi masih sepi pembeli,sedangkan andalan kami hanya dari berdagang kain dan barang souvenir ini untuk kelangsungan hidup keluarga," tutur salah seorang penjual souvenir.


    Lebih lanjut dituturkannya biasanya ada pintu masuk ke objek wisata itu ada 2 pintu,akan tetapi sejak awal tahun ini difungsikan satu pintu untuk masuk dan keluar.


    "Kami mengharapkan dengan segenap hati kepada pemerintah kota melalui wakil rakyat untuk kembali membuka akses 2 pintu untuk in dan out agar para wisatawan bisa berkeliling ke lokasi tepi ngarai dengan mudah," harapnya (pedagang,red).


    (Nas)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini