Mendagri Pimpin Rakor Percepatan Pemulihan Bencana Sumbar, Wali Kota Pariaman Laporkan Kondisi Berangsur Normal

0
Mentri Dalam Negeri Tito Karnavian Menyalami Wali Kota Pariaman Yota Balad


PADANG, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) khusus percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat. 


Rakor yang digelar di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Padang, Selasa (14/1/2025), dihadiri kepala daerah dari wilayah terdampak, termasuk Wali Kota Pariaman, Yota Balad.


Dalam arahannya, Mendagri menegaskan pentingnya sinergi kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat. 


Perbaikan akses jalan, jembatan, jaringan listrik, serta ketersediaan air bersih menjadi fokus utama pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumbar.


“Memang we have to start from the problem. Kita harus melihat persoalan berdasarkan peta. Semakin akurat permasalahan yang kita identifikasi, maka strategi penanganannya akan semakin tepat,” ujar Tito Karnavian.


Ia menyebutkan, dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, sebanyak 16 daerah terdampak bencana. Namun, berdasarkan hasil rapat, pemantauan melalui dasbor kebencanaan, serta koordinasi intensif lintas sektor, roda pemerintahan di kabupaten dan kota tersebut secara umum telah kembali berjalan.


Mendagri juga menekankan pentingnya penyampaian data kerusakan secara rinci, terutama yang tertuang dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).


“Kita ingin detail titik kerusakan disampaikan secara jelas. Dengan begitu, data tersebut bisa langsung kita teruskan ke kementerian terkait, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, dan kementerian lainnya, agar seluruh pihak dapat bergerak serentak,” tegasnya.


Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad melaporkan bahwa langkah-langkah tanggap darurat yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman pascakejadian bencana telah menunjukkan hasil positif. Aktivitas masyarakat, pasar, serta akses transportasi di Kota Pariaman kini berangsur pulih.


“Kami melaporkan kepada Bapak Mendagri bahwa berkat kerja keras tim di lapangan serta dukungan masyarakat, kondisi Kota Pariaman saat ini sudah mulai normal. Bantuan telah kami salurkan kepada korban bencana, termasuk pedagang dan pelaku usaha yang terdampak,” ungkap Yota Balad.


Ia menambahkan, fokus Pemko Pariaman saat ini adalah melakukan transisi dari masa tanggap darurat menuju tahap rekonstruksi permanen. Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Kota Pariaman juga telah diserahkan kepada pemerintah pusat beberapa waktu lalu sebagai dasar percepatan pemulihan.


Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat. (**/R)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top