BUMDes Ampalu Kembangkan Bioflok, Wako Yota Balad Tebar Ribuan Benih Lele untuk Dukung Program MBG

0

 


PARIAMAN,- Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melakukan penebaran ribuan benih ikan lele pada kolam budidaya milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Ampalu yang dikelola dengan sistem bioflok di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Selasa (10/2/2026), kemarin.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi desa melalui sektor perikanan sekaligus mendukung penyediaan bahan pangan lokal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Yota Balad mengapresiasi langkah BUMDes Ampalu Makmur dalam mengelola potensi desa di bidang perikanan. Menurutnya, program budidaya lele menjadi bukti nyata bahwa BUMDes mampu berperan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.


“Program budidaya ikan lele ini adalah bukti nyata BUMDes dapat menjadi penggerak ekonomi lokal. Kegiatan seperti ini diharapkan mampu menghasilkan pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia menjelaskan, hasil panen lele nantinya akan disalurkan ke dapur MBG yang ada di Kota Pariaman, khususnya di Kecamatan Pariaman Utara.


“Kita upayakan dapur MBG mengambil sumber bahan makanannya dari Desa Ampalu. Dapur MBG membutuhkan banyak bahan pokok, termasuk ikan lele dan sayuran. Di sekitar lokasi budidaya ini juga masih banyak lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk sayuran hidroponik,” tambahnya.


Yota berharap usaha budidaya ini berjalan lancar sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat ekonominya.


“Saya yakin usaha BUMDes untuk beternak lele dan menanam sayuran hidroponik ini akan berkembang dan membawa berkah,” tuturnya.


Sementara itu, Ketua BUMDes Ampalu Makmur, Syafri Hendri (49), mengatakan pengelolaan budidaya dilakukan dengan metode akuaponik, yakni sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya ikan (akuakultur) dengan tanaman tanpa tanah (hidroponik) dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan.


Saat ini terdapat 10 kolam bioflok, masing-masing diisi sekitar 3.000 ekor lele. Dalam satu siklus tiga bulan, BUMDes menargetkan estimasi keuntungan mencapai Rp28,5 juta.


“Alhamdulillah dapur MBG sudah mulai meminta lele segar dan lele salai. Ke depan, kami juga akan menyediakan lele siap saji lengkap dengan nasi dan sayur untuk dipasarkan ke dinas-dinas di lingkungan Pemko Pariaman. Target kami, Desa Ampalu menjadi sentra penghasil lele di Kota Pariaman,” pungkasnya. (***/R)


Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top