![]() |
PARIT MALINTANG,- John Kenedy Azis, Bupati Padang Pariaman, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Dukungan tersebut dinilai penting sebagai langkah strategis memperkuat fondasi data pembangunan daerah yang akurat dan terintegrasi.
Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Kepala BPS Kabupaten Padang Pariaman, Evi Junaidi, bersama jajaran di ruang kerja Bupati, Parik Malintang, Rabu (18/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan teknis menjelang pelaksanaan sensus yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026.
Dalam audiensi itu, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik agar seluruh tahapan sensus berjalan optimal.
Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga membutuhkan dukungan lintas perangkat daerah.
Pemerintah Kabupaten, lanjutnya, siap memfasilitasi koordinasi antarinstansi, memperkuat sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha, serta menyediakan data administratif yang diperlukan guna memastikan pendataan berjalan lancar dan akurat.
JKA—sapaan akrab Bupati—menilai data statistik yang objektif sangat menentukan arah kebijakan pembangunan. Tanpa data yang valid, perencanaan berisiko tidak tepat sasaran.
Karena itu, ia berharap hasil SE2026 mampu menghadirkan gambaran nyata kondisi ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat sistem satu data daerah.
“Sensus ekonomi ini sangat strategis. Kita berharap data yang dihasilkan benar-benar objektif, akurat, dan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi Padang Pariaman yang lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi faktor kunci kesuksesan SE2026.
Sensus ini merupakan agenda nasional untuk memotret kondisi dan potensi ekonomi secara menyeluruh, sehingga kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan mutlak diperlukan.
Selain persiapan sensus ekonomi, audiensi juga membahas sejumlah program strategis lainnya, seperti penyusunan publikasi “Padang Pariaman Dalam Angka”, pendataan keluarga terdampak bencana sebagai bagian dari pemulihan daerah, serta rencana ground check rumah tangga Penerima Bantuan Iuran (PBI) guna memastikan validitas data sosial ekonomi.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian Elfi Delita, Staf Ahli Alfian, Kepala Dinas Kominfo Zahirman, Kepala Dinas LHPKPP Andri Satria Masri, Kepala Disdukcapil Indra Utama, serta Sekretaris Bapelitbangda.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antara BPS dan Pemerintah Kabupaten, diharapkan data statistik yang dihasilkan kian berkualitas, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan. (**/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih