Pemko Pariaman Matangkan Pesantren Ramadhan 1447 H, Perkuat Karakter Religius Siswa SD–SMP

0

 


PARIAMAN, -  Pemerintah Kota (Pemko) Kota Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman mempersiapkan pelaksanaan Pesantren Ramadhan bagi seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Pariaman. 


Program ini menjadi agenda rutin tahunan untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter.


Kepala Disdikpora Kota Pariaman, Hertati Taher, mengatakan pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun ini telah diatur melalui Surat Edaran Wali Kota Pariaman Nomor 001/1.5/441 ISE/Dikpora/II/2026. 


Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlakul karimah.


“Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mempraktikkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, karakter religius anak-anak semakin kuat sejak dini,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/2).


Berdasarkan jadwal, Pesantren Ramadhan akan berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Untuk tingkat SD diikuti siswa kelas IV, V, dan VI, dengan waktu kegiatan pukul 08.00–11.00 WIB. 


Sementara siswa SMP kelas VII, VIII, dan IX mengikuti kegiatan hingga pukul 12.00 WIB yang dilanjutkan dengan salat Zuhur berjemaah. Setelah itu, siswa memasuki masa libur hingga kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026.


Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di sekolah masing-masing serta sebagian di masjid atau mushalla sekitar guna menciptakan suasana ibadah yang lebih khidmat. Adapun siswa kelas I, II, dan III diliburkan, namun tetap dianjurkan menghafal ayat-ayat pendek di rumah dengan pendampingan orang tua.


Pembukaan Pesantren Ramadhan dijadwalkan di Masjid An-Nur Zainul Kampung Paneh dan akan dihadiri Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta perwakilan guru dan siswa dari berbagai sekolah.


Untuk memantau aktivitas ibadah, setiap peserta didik dibekali buku agenda Ramadhan sebagai catatan kegiatan harian, mulai dari salat, tadarus, hingga amalan lainnya. 


Buku tersebut juga harus ditandatangani pengurus masjid, termasuk bagi siswa yang menjalankan ibadah di luar kota. Selain itu, selama Ramadhan juga akan digelar peringatan Nuzulul Qur’an serta aksi berbagi melalui pengumpulan infak bagi siswa kurang mampu menjelang Idul Fitri.


Pemko Pariaman berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk mempererat silaturahmi, memperbanyak ibadah, dan menjauhi kegiatan negatif. 


Dengan demikian, Pesantren Ramadhan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada pembentukan karakter generasi muda. (**/R)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top