![]() |
| Anton Wira Tanjung Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga |
Lonjakan pengunjung terjadi hampir di seluruh titik wisata, mulai dari kawasan perbukitan hingga pesisir pantai.
Sejak pagi, arus kedatangan wisatawan terus mengalir. Sejumlah lokasi bahkan terlihat penuh, dengan kendaraan memadati area parkir dan pengunjung yang membludak di titik-titik favorit.
Di Kecamatan 2x11 Kayutanam, pemandian Tirta Alami di kawasan Anai Land, Nagari Guguak, menjadi salah satu episentrum keramaian. Air yang jernih dan udara sejuk membuat lokasi ini dipadati wisatawan yang ingin menikmati suasana alam.
Tak jauh dari sana, Lubuak Bonta dan Rumah Putih di Nagari Kepala Hilalang juga mengalami lonjakan serupa. Kedua destinasi ini nyaris tak pernah sepi, dipenuhi keluarga yang menghabiskan waktu libur lebaran.
Fenomena yang sama terjadi di kawasan pesisir. Pantai Ketaping, Pantai Tiram, hingga Pantai Arta dipadati pengunjung. Hamparan pantai berubah menjadi lautan manusia yang menikmati momen kebersamaan.
Menariknya, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Padang Pariaman. Arus pengunjung juga datang dari berbagai daerah di Sumatera Barat seperti Kota Padang, Tanah Datar, Bukittinggi, hingga Agam, Pesisir Selatan
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung dihubungi Minggu (22/03/2026), mengakui lonjakan kunjungan pada hari kedua lebaran ini tergolong signifikan.
Pihaknya, kata Anton, telah menurunkan tim untuk memantau kondisi di lapangan, guna memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan tertib di tengah tingginya jumlah pengunjung.
Ia menegaskan pentingnya pelayanan maksimal dari pengelola objek wisata. Kenyamanan pengunjung harus dijaga agar tidak menimbulkan kesan negatif selama masa liburan.
Anton juga mengingatkan pedagang untuk tidak mengambil keuntungan berlebihan. Harga makanan, minuman, hingga tarif parkir diminta tetap wajar agar tidak wisatawan merasa nyaman berwisata di daerah Padang Pariaman.
Di tengah membludaknya pengunjung, berkah justru dirasakan para pelaku usaha kecil. Lapak-lapak kuliner diserbu pembeli, mulai dari makanan ringan hingga hidangan siap santap.
Di kawasan pantai, menu khas seperti gulai kepala ikan, ikan bakar, dan sala lauak menjadi primadona. Tingginya permintaan membuat omzet pedagang meningkat tajam selama libur lebaran.
Lonjakan wisatawan ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor pariwisata Padang Pariaman terus menggeliat, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. (wis)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih