![]() |
PARIAMAN — Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Sumatera melakukan kunjungan kerja ke Kota Pariaman untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Kegiatan ini juga bertujuan meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur serta bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Tim supervisi Satgas PRR dipimpin oleh Wakil II Pos Komando Satgas PRR, Kolonel Inf Tamimi Hendra Kesuma, didampingi Anggota Pos Komando Analisis dan Evaluasi Satgas PRR Gatot Satria Wijaya yang merupakan Analis Kebencanaan Ahli Madya pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, serta Anggota Pos Komando Data Satgas PRR Sertu Tri Wahyu Hadiyanto.
Dalam kegiatan tersebut, tim turut didampingi unsur Kodim 0308 Pariaman, Polres Pariaman, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman.
Sebelum menggelar rapat koordinasi, tim melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi yang menjadi objek monitoring dan evaluasi. Salah satunya adalah lokasi rumah relokasi percontohan berbahan Sepablock di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara.
Tim juga meninjau fasilitas pendidikan yang terdampak bencana, yakni SDN 01 Desa Balai Naras dan SMPN 7 Pariaman di Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara.
Selain itu, rombongan melihat langsung kondisi rumah warga terdampak bencana di Desa Punggung Ladiang serta sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah Kota Pariaman.
Usai melakukan peninjauan lapangan, Satgas PRR Pascabencana Alam Sumatera menggelar rapat koordinasi bersama unsur TNI-Polri dan OPD terkait.
Pertemuan tersebut membahas hasil temuan di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang perlu segera dilakukan.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di rumah dinas wali kota pada Kamis sore (11/6/2026). Dalam pertemuan itu, seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi guna mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal dan aman. (***/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih