![]() |
| Armaidi Tanjung, Qaula, Aprimas dan Nofi Ferdian. |
PADANG – Dewan juri resmi menetapkan tiga pemenang Lomba Poster Kata-Kata Bijak Tokoh Sumatera Barat yang diselenggarakan dalam rangka International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 Tahun 2026.
Pemenang pertama diraih oleh Beauty Deannisa Yondra Dwita, disusul Syafa Fitria Primanda sebagai pemenang kedua dan Fayra Jovana sebagai pemenang ketiga.
Pengumuman tersebut disampaikan Sekretaris IMLF-4, Armaidi Tanjung, usai menerima laporan hasil penilaian dari Dewan Juri yang diketuai Aprimas, Rabu (3/6/2026), di sela-sela persiapan welcome dinner IMLF-4 di Bukittinggi.
Armaidi Tanjung menjelaskan, Beauty Deannisa Yondra Dwita berhasil meraih nilai tertinggi yakni 96,85. Dalam posternya, Beauty mengangkat kutipan tokoh nasional asal Sumatera Barat, Buya Hamka (H. Abdul Malik Karim Amrullah), yaitu: “Tegak rumah karena sendi, runtuh sendi rumah binasa, sendi bangsa ialah budi. Runtuh budi runtuhlah bangsa.”
Kutipan tersebut berasal dari buku Lembaga Budi karya Hamka yang diterbitkan Republika pada tahun 2016. Buya Hamka dikenal sebagai ulama, sastrawan sekaligus Pahlawan Nasional yang lahir di Sumatera Barat.
Sementara itu, Syafa Fitria Primanda yang meraih posisi kedua dengan nilai 92,85 mengangkat kutipan Haji Abdul Karim Amrullah atau Haji Rasul, ulama pembaharu Islam terkemuka. Kutipan tersebut berbunyi, “Matinya orang besar seperti itu adalah seumpama matinya sepohon pisang. Di dekat tunggul pohon pisang itu akan tumbuh berpuluh anak pisang yang subur di belakang hari.”
Ungkapan tersebut tercantum dalam buku Rahmah El-Yunusiyyah Dalam Arus Sejarah Indonesia karya Hendra Sugiantoro yang diterbitkan Matapadi Pressindo pada 2021.
Adapun pemenang ketiga, Fayra Jovana, memperoleh nilai 90,65 melalui poster yang memuat kutipan Proklamator Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung Hatta. Kutipan tersebut berbunyi, “Di atas segala lapangan Tanah Air aku hidup gembira. Dan di mana kakiku menginjak bumi Indonesia, di sanalah tumbuh bibit cita-cita yang kusimpan dalam dadaku.”
Kutipan Bung Hatta tersebut bersumber dari buku Untuk Negeriku: Berjuang dan Dibuang yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas pada tahun 2011.
Penanggung jawab lomba, Qaula Harisya Gumay, mengatakan dewan juri terdiri dari Aprimas, desainer dan pegiat budaya asal Padang, Nofi Ferdian, pelukis sekaligus pegiat literasi dari Bukittinggi, serta Armaidi, wartawan utama dan pegiat literasi dari Padang Pariaman.
Menurut Qaula, seluruh hadiah lomba dalam rangkaian IMLF-4 difasilitasi oleh Biznet Home dengan total nilai mencapai Rp22 juta, termasuk untuk kategori Lomba Poster Kata-Kata Bijak Tokoh Sumatera Barat.
Ketua Dewan Juri, Aprimas, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, yakni kesesuaian tema, orisinalitas dan kreativitas, estetika serta komposisi desain, kemampuan komunikasi pesan, dan aspek teknis.
Ia menilai lomba tersebut memiliki nilai edukatif yang tinggi karena tidak hanya menjadi wadah kreativitas desain visual, tetapi juga sarana memperkenalkan kembali pemikiran dan nilai-nilai luhur para tokoh Minangkabau kepada generasi muda.
“Melalui poster yang menarik dan kreatif, pesan-pesan bijak para tokoh dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan dunia anak muda,” ujarnya.
Aprimas berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi gerakan budaya yang mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah, keteladanan tokoh-tokoh Sumatera Barat, serta nilai-nilai kearifan lokal yang tetap relevan di masa kini maupun masa depan. (**/Rel)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih