![]() |
| Foto Dok.Dinas PUPR Padang Pariaman |
PADANG PARIAMAN — Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman. Pemerintah daerah segera mengaspal dan meningkatkan tujuh ruas jalan strategis yang tersebar di sejumlah wilayah.
Tak tanggung-tanggung, anggaran yang disiapkan untuk pekerjaan tersebut mencapai Rp5,24 miliar. Pekerjaan ini merupakan bagian dari Paket I Peningkatan Jalan Hotmix yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai dilakukan pada pekan ini dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan.
Bagi masyarakat, jalan yang mulus bukan hanya soal kenyamanan berkendara. Infrastruktur jalan yang baik juga menjadi urat nadi yang menghubungkan permukiman dengan pusat ekonomi, sentra pertanian, perkebunan, perikanan, pasar, sekolah hingga fasilitas kesehatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama kami. Langkah nyata ini dibuktikan dengan dimulainya pengerjaan sejumlah ruas jalan strategis yang tersebar di wilayah Padang Pariaman,” kata Hendra Aswara, Senin (7/9/2026) di ruang kerjanya.
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan distribusi berbagai kebutuhan.
Ia menyebut, semakin baik kondisi jalan, semakin mudah pula masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Ketika akses jalan semakin baik, mobilitas masyarakat semakin mudah. Distribusi hasil produksi juga semakin lancar. Pada akhirnya, ini akan ikut menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Padang Pariaman El Abdes Marsyam memastikan pekerjaan fisik segera dimulai.
Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan dan proses pekerjaan dilaksanakan sesuai tahapan serta jadwal yang telah ditetapkan.
“Kegiatan pengerjaan fisik akan segera kita laksanakan dalam minggu ini. Seluruh proses persiapan telah berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan,” ungkapnya.
Paket pekerjaan dengan nilai kontrak Rp5,24 miliar tersebut dilaksanakan oleh PT Pandora Energi Persada sebagai penyedia jasa. Sementara pengawasan pekerjaan dilakukan oleh PT Ersa Satria Konsultan.
Adapun tujuh ruas jalan yang masuk dalam Paket I Peningkatan Jalan Hotmix tersebut yakni :
Peningkatan Jalan Ujung Tanah–Sei. Geringging.
Peningkatan Jalan Sigata–Aur Melintang.
Peningkatan Jalan Kamumuan–Sei. Geringging.
Pengamanan Badan Jalan Sei. Sariak–Malai.
Bantuan Pengaspalan Jalan Simpang IV Kampung Malagam–Paingan.
Peningkatan Jalan Kp. Lereng–Pasar Basung.
Peningkatan Jalan Padang Kajai–Hulu Banda Korong Patamuan.
Pemkab Padang Pariaman menekankan agar seluruh pekerjaan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas.
Pelaksanaan pekerjaan diminta sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu serta dilakukan dengan pengawasan yang ketat di lapangan.
Hal tersebut penting untuk memastikan anggaran yang dikucurkan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut pada hakikatnya bersumber dari uang negara yang salah satunya berasal dari kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut mengawasi proses pembangunan dan menjaga infrastruktur setelah selesai dikerjakan.
“Pembangunan ini pada akhirnya kembali untuk masyarakat. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pesan pemerintah daerah.
Dengan dimulainya Paket I Peningkatan Jalan Hotmix, Pemkab Padang Pariaman kembali menunjukkan arah pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sebab, jalan yang mulus bukan sekadar membuat perjalanan lebih nyaman. Di balik aspal yang terbentang, ada harapan agar hasil pertanian lebih cepat sampai ke pasar, anak-anak lebih mudah menuju sekolah, warga lebih cepat mendapatkan pelayanan kesehatan, dan roda perekonomian masyarakat semakin bergerak.
Uang sebanyak Rp5,24 miliar yang digelontorkan untuk tujuh ruas jalan tersebut diharapkan bukan hanya menghasilkan jalan yang mulus, tetapi juga membuka akses dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Padang Pariaman. (***Rilis Kominfo)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih