![]() |
PARIAMAN — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX tingkat Kota Pariaman tahun 2026.
Kegiatan keagamaan yang telah lama vakum tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Persiapan itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Elfis Candra, didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Kesra Setdako Pariaman, Muharman, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman. Rapat berlangsung di ruang rapat wali kota, Balai Kota Pariaman, Kamis (15/10/2026) sore.
Elfis Candra mengatakan, rapat tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan sesuai rencana, mulai dari pembukaan, pelaksanaan perlombaan, hingga penutupan. Menurutnya, persiapan yang matang diperlukan agar kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
“Persiapan harus dilakukan secara matang. Setiap pihak perlu memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing agar pelaksanaan MTQ berjalan sesuai harapan,” ujar Elfis.
Berdasarkan agenda yang telah ditetapkan, MTQ ke-IX tingkat Kota Pariaman tahun 2026 akan berlangsung selama tiga hari, dengan pembukaan dijadwalkan pada Jumat (30/10/2026).
Pemko Pariaman berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kitab suci, mempererat persaudaraan, serta menghidupkan syiar Islam di Kota Pariaman.
Elfis menegaskan, pelaksanaan MTQ tersebut sejalan dengan program unggulan Pariaman RISALAH, yakni Beriman, Saleh, dan Berakhlak. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam kepanitiaan diminta segera menuntaskan kebutuhan teknis, mulai dari sarana dan prasarana, pelayanan kafilah, kebersihan, keamanan, kesehatan, hingga penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
“Kepada seluruh panitia, agar menyiapkan segala sesuatunya dengan baik demi kelancaran perhelatan akbar MTQ tingkat Kota Pariaman ini. Mulai dari kafilah, pelatih, pendamping, hingga dewan hakim diharapkan dapat menjalankan tugas secara maksimal, sehingga kegiatan sukses terselenggara dan menghasilkan prestasi terbaik,” katanya.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al-Qur’an Dewasa di Balai Kota, Tilawah Al-Qur’an Anak-anak dan Remaja di Aula Balai Kota, serta Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) di SMKN 2 Pariaman.
Selain itu, cabang Tartil Al-Qur’an digelar di Masjid Anur Zainul, Tahfiz Al-Qur’an di Masjid Taqwa Taratak, serta Khutbah Jumat, Azan, dan Syarhil Qur’an di Masjid Istiqomah Adam Sorin. Sementara itu, cabang Bintang Qasidah dijadwalkan berlangsung di Panggung Seni Pantai Kata.
Melalui persiapan lintas sektor tersebut, Pemko Pariaman berharap MTQ ke-IX tahun 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi momentum untuk kembali menyemarakkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Selain mendorong lahirnya qari, qariah, dan peserta berprestasi, kegiatan ini diharapkan memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Pariaman. (**/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih