Ny.Nevi Irwan Prayitno Pimpin Langsung Penilaian Kader Posyandu, di Pauah Kuraitaji Pariaman Selatan

Ny.Nevi Irwan Prayitno Pimpin Langsung Penilaian Kader Posyandu, di Pauah Kuraitaji Pariaman Selatan

Rabu, 09 Agustus 2017, 17.04.00
Ny.Nevi Irwan Prayitno didampingi Ny.Reni Mukhlis dan Walikota Mukhlis Rahman Disambut Siriah Dalam Carano, Rabu 9 Agustus 2017, Ketika Melakukan Penilaian Kepada Kader Posyandu di Desa Pauh Kuraitanji Kecamatan Pariaman Selatan ( Fhoto : Edi Junaidi/Kominfo)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Tim Penilai Lomba Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017 yang dipimpin  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumbar Ny.Nevi Irwan Prayitno  beserta rombongan, mengunjungi Desa Pauah Kuraitaji Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman, Rabu ( 9/8).

Kedatangan Ny.Nevi Irwan Prayitno bersama rombongan tersebut disambut langsung Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pariaman Ny.Reni Mukhlis, Kepala OPD dilingkungan Pemko Pariaman, Camat Pariaman Selatan serta kader posyandu..

Menurut Mukhlis Rahman, terpilihnya Reni Susriyenti sebagai Kader Posyandu “Kasih Bunda” Desa Pauah Kuraitaji  mewakili Kota Pariaman di Tingkat Provinsi Sumatera Barat,  berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi dari Tim Kota Pariaman. Sehingga terpilih Reni Susriyenti sebagai juara I (satu) tingkat Kota Pariaman. Reni berhasil mengalahkan 1090 Kader di Kota Pariaman dan 218 Posyandu yang ada di Kota Pariaman.

“Peran Posyandu sebagai wahana pelayanan dari berbagai program yang ada, perlu lebih kita intensifkan dengan pembinaan posyandu oleh Pokjanal Posyandu di Tingkat Kota dan Kecamatan serta pembinaan oleh Pokja Posyandu di Desa/Kelurahan dibawah kepemimpinan Kepala Desa/Lurah sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan kegiatan Posyandu," katanya.

Ia menambahkan Posyandu merupakan wadah peran masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar dan gizi masyarakat guna mendukung dan membina pelayanan kesehatan dasar yang merata dan terjangkau, jelasnya. “Apalagi saat ini peranan Posyandu lebih ditingkatkan lagi dengan meningintegrasikan pada Program Bina Keluarga Balita (BKB) dan Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),” tuturnya.

Walikota Pariaman meminta Tim Penggerak PKK, Dinas PMD, Dinas Kesehatan serta SOPD terkait untuk lebih progresif melakukan pengintegrasian posyandu di Kota Pariaman sesuai dengan kondisi Desa/Kelurahan, ujarnya. Ketua Tim Penilaian Lomba Kader Posyandu Provinsi Sumbar ibu Nevi Irwan Prayitno mengatakan, Kota Pariaman termasuk 5 besar terbaik Kader Posyandu di tingkat Sumbar, yang diwakili oleh Kadernya Reni Susriyenti, Posyandu Kasih Bunda Desa Pauah Kuraitaji.

" Penilaian yang kita lakukan adalah menyesuaikan data dengan kenyataan dilapangan. Kita melihat bagaimana posyandu beserta kader, PAUD dan Lansia serta pengurus desa, setelah itu hasilnya nanti akan dipertimbangkan oleh tim, jelasnya. Kita sama-sama berharap Kota Pariamam menjadi yang terbaik dalam lomba kader posyandu berprestasi pada tahun ini," pungkasnya.

Sementara itu Ny.Nevi Irwan Prayinto mengatakan, dengan meningkatnya kader posyandu, maka masyarakat tidak perlu lagi pergi kepuskesmas, Pustu dan rumah sakit. Karena, di posyandu semuanya sudah ada. Hanya tinggal pelayanan lagi yang harus ditingkatkan oleh masing-masing posyandu.

“Dengan adanya revitalisasi posyandu, yang terintegrasi dengan BKB dan PAUD, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dalam pelayanan kesehatan anak dan pembelajarannya,” tambhanya.(rel/ej)

TerPopuler