Hujan Deras Akibatkan Banjir, Jembatan Putus dan Longsor di Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur - BANGUN PIAMAN.COM : Portal Berita Online

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 26 Maret 2018

Hujan Deras Akibatkan Banjir, Jembatan Putus dan Longsor di Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur

Banjir Yang Melanda Nagari Sikucua Barat ( Fhoto : Heri )
V Koto Kampung Dalam, BANGUNPIAMAN.COM---Hujan deras disertai angin kencang yang melanda daerah Padang Pariaman semenjak  pagi hari, senin (26/03). menyebabkan banjir, jembatan putus dan lonsor terjadi dibeberapa titik seperti di Nagari Sikucua Barat, Kecamatan kampung dalam dan longsor di Korong Sialangan, Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman.

Samsul Bahri (45 tahun) Warga Nagari Sikucua barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam saat dimintai keteranganya menjelaskan hingga saat ini sudah puluhan hektar lahan sawah dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur semenjak pagi tadi dan  satu unit jembatan yang penghubung antar korong di Nagari Sikucua Barat ambruk diterjang banjir.

Sementara itu, Budi Mulya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPDB) Padang Pariaman membenarkan telah terjadi banjir dan satu unit jembatan penghubung antar korong di Nagari Campago ambruk dan memutus transportasi bagi masyarakat setempat.

Jembatan Kampung paneh yang menghubungkan sungai Air alahan tabek dengan air sonsang terlihat ambruk akibat derasnya banjir di Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman. ( Fhoto : Heri )

" Hingga saat ini masih berlansung proses evakuasi yang dilakukan oleh tim reaksi cepat BPDB Padang Pariaman, sebanyak 5 Kepala keluarga sudah diselamatkan akibat derasnya terjangan banjir yang melanda semenjak tadi pagi," ungkapnya. Ia mengatakan ambruknya jembatan Kampung Paneh yang menghubungkan sungai alahan tabek dengan air sonsang  Durian angik akibat derasnya terjangan air yang melebihi volume dari biasanya.

Kembali menuturkan, untuk korbn jiwa hingga berita diturunkan kepala BPBD Padang Pariaman ini mengatakan belum ada.Ia menghimbau,  agar masyarakat lebih berhati-hati jika bepergian keluar rumah karena bisa saja longsor menimpa ditambah curah hujan masih belum stabil.


Terpisah, Etra Sikumbang (26 tahun) Wali Korong Sialangan, Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur saat dihubungi via celuler menyebutkan akibat hujan deras sampai hari ini sudah terjadi longsor dibeberapa titik, diantaranya bukik canang bekas longsor akibat gempa tahun 2009 silam, batu dinding, dan Tonggokan penghubung durian rampak menuju kampung tangah sampai saat ini masih tertimbun tanah sementara ratusan kepala keluarga (KK) banyak yang terkepung akibat akses jalan ditutup tumpukan tanah.

" Untuk masyarakat kususnya anak-anak sekolah Dasar yang ingin pergi ke sekolah besok di durian rampak terpaksa memutar jalan yang berjarak 3 kilo dari sebelumnya hanya satu kilo akibat badan aspal masih ditimbun tanah longsor sementara masyarakat yang ingin evakuasi masih takut karena hujan masih deras" jelas Pengurus KNPI Kecamatan V Koto Timur ini.

Longsor yang menimbun badan Jalan akibat derasnya hujan di Korong Sialangan, Nagari Gunung Padang Alai akibat, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman. ( Fhoto : HERI )
Ia menambahkan, sementara itu di duyan hijau mengalami gagal panen akibat sawah yang memiliki ditumbuhi padi produkti luasnya sekitar satu hektar ikut diterjang banjir akibat batang sungai meluap. Sementara itu, hingga saat ini untuk korban akibat longsor belum ada laporan dari masyarakat. Insya Allah besok bersama pimpinan Kecamatan akan turun meninjau lokasi, karena medan cukup berat jika dilalui sekarang. HERI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Post Top Ad