Sejarah May Day dan Tenaga Kerja Kita - BANGUN PIAMAN.COM : Portal Berita Online

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 30 April 2018

Sejarah May Day dan Tenaga Kerja Kita

Fhoto Ilustrasi May Day ( Fhoto : Internet )

May Day, siapa yang tidak kenal dengan ungkapan tersebut, May Day atau Hari Buruh Sedunia yang bertepatan dengan tanggal 1 Mei, merupakan sebuah hari dimana terdapat sejarah kelam kerasnya kehidupan para buruh di seluruh dunia, pada kala itu.

Sejarah May Day terjadi atas peristiwa memilukan yang terjadi pada tanggal 1 Mei 1886, dimana terjadi Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh sekitar 400.000 buruh Amerika yang mengusung tuntutan pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari bagi para buruh, dimana pada waktu itu buruh bekerja selama 19 - 20 jam sehari. Tidak tanggung - tanggung, kali ini aksi demonstrasi berlangsung selama 4 hari, dimulai sejak 1 Mei hingga 4 Mei 1886.

Aksi yang terjadi pada tanggal 4 Mei 1886, dimana para buruh melakukan pawai besar - besaran, tetapi yang terjadi polisi Amerika malah menembaki para demonstran secara membabi - buta. Para pemimpin aksi demonstrasi besar - besaran ini ditangkap dan dihukum mati, dan saat penembakan yang membabi - buta tersebut terjadi, ratusan orang tewas, tertembus timah panas polisi Amerika, peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa Haymarket, karena terjadi di bundaran Lapangan Haymarket.

Sebagai penghormatan terhadap para martir atau buruh yang tewas dalam aksi demonstrasi itu, Kongres Sosialis Dunia yang digelar di Paris pada Juli 1889 menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Sedunia (May Day). Hal ini memperkuat keputusan Kongres Buruh Internasional yang berlangsung di Jenewa tahun 1886, nah sejak itulah, sejak tanggal 1 Mei di seluruh dunia diperingati sebagai Hari Buruh.

Nah bagaimana di indonesia, Hari buruh di Indonesia sendiri pertama kali di peringati pada tahun 1920. Namun sejak pemerintahan masa Orde Baru, hari buruh tanggal 1 Mei, tidak lagi di peringati. Hal ini lantaran aksi ini dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis. Semenjak peristiwa G30SPKI pada tahun 1965, aksi ini menjadi ditabukan di Indonesia.

Setelah masa orde baru berakhir, tanggal 1 Mei kembali menjadi peringatan hari buruh di Indonesia. Dan pada tahun 2013, Pemerintah telah menetapkan 1 Mei sebagai Hari libur Nasional, dan dimulai ditahun 2014. Dan sejak tahun 2014 sampai sekarang, para pekerja “Buruh” di indonesia, juga merasakan sama dengan buruh di seluruh dunia, dengan dijadikan 1 Mei sebagai Hari libur.

Selamat Hari Buruh Sedunia, May Day untuk kita bersama, semoga kesejahteraan buruh di indonesia akan semakin baik lagi kedepannya. Dan semoga para pengusaha dan pemerintah, dapat mewakili kaum buruh indonesia memperoleh hak-haknya, yang semakin hari tergerus dengan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang mulai membanjiri berdatangan ke kota yang terkenal dengan kekayaan alamnya ini.

Jangan sampai kita yang asli penduduk indonesia, menjadi penonton di negara kita sendiri, dimana tingkat pengangguran negeri ini semakin tinggi, tetapi pemerintah malah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Semoga negeri ini yang konon gemah ripah loh jinawi, akan memberikan kesejahteraan bagi warganya, masyarakat dan negaranya.

Penulis : Edi Junaidi





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Post Top Ad