Pemko Pariaman Bekerjasama Dengan BNPB, Tanam Sejuta Pohon

Pemko Pariaman Bekerjasama Dengan BNPB, Tanam Sejuta Pohon

Sabtu, 30 Maret 2019, 19.38.00

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pemko Pariaman gelar kegiatan tanam sejuta pohon di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Sabtu (30/3/2019). Gerakan tanam sejuta pohon yang digagas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini dalam rangka mitigasi bencana tsunami diwilayah pesisir pantai.

Hadir Sekretaris daerah Kota Pariaman Indra Sakti, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm. Heri Pujiyanto, Polres Pariaman, aparat Pemko Pariaman, kepala desa dan komponen masyarakat.

Sekdako Pariaman, Indra Sakti mengatakan bahwa Kota Pariaman adalah wilayah pesisir pantai yang berpotensi terkena abrasi dan bencana tsunami. Maka diharapkan dengan penanaman sejuta pohon ini dapat meminimalisir dampak dari bencana tersebut.

Ia juga mengimbau agar masyarakat sekitar dapat merawat dan memperhatikan pertumbuhan pohon yang ditanam ini.

Kita akan perlombakan sekali tiga tahun program penanaman sejuta pohon di Kota Pariaman ini, bagi desa yang bisa merawatnya dengan baik akan kita beri reward/hadiah.

Sementara itu, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm. Heri Pujiyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa sepanjang pantai barat wilayah Sumatera Barat adalah rawan terhadap bencana tsunami (megatrust). Penanaman sejuta pohon ini bertujuan untuk mitigasi bencana tersebut.

Ia juga menambahkan ada sekitar 1500 pohon yang akan ditanam dibeberapa titik mulai Pantai Gandoriah sampai Nareh dan wilayah Kabupaten Padangpariaman sampai batas Kabupaten Agam yakninya Tiku. Penanaman ini akan terus dilanjutkan disepanjang pantai Padang sampai Tiku nanti juga akan bersambung.

" Karena wilayah kita terutama Padangpariaman ada bandara maka untuk sefety nya juga perlu kita perhatikan, sehingga semua bisa lancar mitigasinya dapat dan keamanan landing maupun take off juga kita perhatikan, "sambung dia.

Untuk jenis pohon yang ditanam adalah jenis akar wangi, cemara udang (cemara laut) dan pulai.

Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi untuk merawat dan menjaga, terutama bagi yang memiliki hewan ternak harap diawasi.

" Kalau kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Semoga dapat bermanfaat juga untuk anak cucu kita nanti, " ulasnya mengakhiri. (REL/KR)

TerPopuler