Wagub Nasrul Abit Resmi Membuka Pariaman Ekspo 2019

Wagub Nasrul Abit Resmi Membuka Pariaman Ekspo 2019

Minggu, 07 Juli 2019, 11.59.00
Wagub Nasrul Abit Memukul Dengan Resmi Tambua Tanda Dimulai Pariaman Ekpo Tahun 2019 ( Fhoto : Kominfo Pariaman)

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Minggu (07/07/2019) pagi membuka dengan resmi Pariaman Expo 2019 di Panggung Wisata Pantai Gandoriah Kota Pariaman.

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM--Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wagub Nasrul Abit, Walikota Pariaman Genius Umar, Wawako Mardison, Ketua TP PKK dan GOW serta Forkopimda Sumbar dan Kota Pariaman.

Untuk mewujudkan konsep wisata Religi di Kota Pariaman, pembukaan Pariaman Expo tersebut diwarnai  Dakwah Wisata oleh BKMT Se-Sumbar kemudian dilanjutkan dengan Tausiah dan zikir akbar.

Wagub Nasrul Abit memberikan apresiasi penuh dengan terselenggaranya acara ini, karena dapat menambah dan meramaikan kunjungan wisata ke Kota Pariaman.

Menurut Wagub, saat ini, Sumatera Barat belum memiliki kawasan sebagai pusat souvenir dan merchandise yang representative di Sumatera Barat.

Peluang ini bisa dimanfaatkan Kota Pariaman, karena lokasi yang berada dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan salah satu jalur perlintasan antara Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat.

Wagub menambahkan,  Kota Pariaman sebagai pusat souvenir dan merchandise bisa dilengkapi dengan informasi dan pengetahuan tentang produk tersebut.

Produk pusat kerajinan tersebut juga ditambah dengan penampilan pengrajin yang membuat atau mempergunakan produk tersebut.

Ini merupakan ruang pembelajaran bagi generasi penerus serta wisatawan untuk mengenal daerah dan kekayaan alam Sumatera Barat.

Nasrul Abit juga menyampaikan, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke sebuah daerah perlu disusun langkah-langkah diantranya
Sapta Pesona.

Merupakan kondisi yang erat kaitannya dengan edukasi Kepada Masyarakat untuk menerima wisatawan dengan tangan terbuka.

Beberapa isu penting yang masih menjadi masalah antara lain terkait masalah parkir, kebersihan, dan pelayanan. Problem-problem ini menjadi program pembenahan awal.

Peningkatan Infrastruktur-Infrastruktur utama seperti jalan dan infrastruktur pendukung seperti toilet harus menjadi perhatian.

Menjadi destinasi wisata harus disiapkan akses dan fasilitas pendukung yang baik. Kota Pariaman memiliki banyak akses, lokasinya dekat dengan bandara, memiliki transportasi kereta api, jalan dan juga bisa terus mengembangkan transportasi laut.

Kemudian fasilitas wisata lain juga bisa terus dikembangkan seperti penginapan, dan fasiltas lain bagi wisatawan di dalam area objek wisata, ajaknya.

Wagub Nasrul Abit menjelaskan,
Pariaman Expo yang telah beberapa tahun dilaksanakan, dapat dijadikan momentum Kota Pariaman untuk mendukung potensi wisata halal dan wisata MICE.

Dalam percepatan pengembangan wisata, Pemprov. Sumbar telah menyiapkan anggaran sebesar 40% dari total kebutuhan pengembangan destinasi bagi daerah melalui anggaran Bantuan Keuangan Khusus APBD Provinsi Sumbar dengan syarat daerah sudah harus menyiapkan DED dan Master Plan terlebih dahulu.

Sementara itu Walikota Pariaman, Genius Umar mengharapkan gelaran Pariaman Expo makin memperluas pasar bagi produk UKM Kota Pariaman. Promosi melalui kegiatan ini, menjadikan produk UKM dan destinasi wisata di Kota Pariaman makin dikenal secara nasional dan internasional.

"Kita mempromosikan berbagai produk dan destinasi wisata Kota Pariaman. Di pembukaan kita gabungkan dengan acara wisata dakwah BKMT Sumatera Barat. Selama digelar, hari ini yang paling ramai," katanya.

Genius mendorong pelaku UKM di Kota Pariaman memperluas pemasaran hasil produk UKM dengan memasuki pasar digital atau e-commarce. 

Pemko Pariaman dalam waktu dekat, kata dia akan mengembangkan aplikasi lapakpiaman, untuk mendorong pemasaran hasil UKM Kota Pariaman di ecommarce.

Terkait sederet iven yang telah diselenggarakan di Kota Pariaman, pihaknya telah melakukan evaluasi. Hasil evaluasi, menunjukkan bahwa iven sport tourism merupakan iven wisata yang potensial untuk dikembangkan.

Di tahun 1940-an kita sudah ada batik di desa sampan sekarang sedang kita kembangkan dalam waktu yang tidak lama akan selesai desain dan semacamnya kita kembalikan lagi nanti saya akan mewajibkan semua pegawai negeri dan swasta atau ASN di kota Palembang dan semua instansi lainnya untuk menciptakan batik disebut sekali dalam satu minggu sudah ada berapa orang.

Kegiatan Pariaman Ekspo diselenggarakan di Pantai Gandoriah dalam rangka memeriahkan HUT Kota Pariaman yang ke-17.

Acara tersebut digelar pada tanggal 6 sampai 14 Juli 2019.  Pariaman Expo sudah merupakan kalender even tahunan di Kota Pariaman.

Pada Tahun 2019 ini mengangkat tema “Akselerasi Pengembangan Industri Kreatif, Menyambut Revolusi Industri 4.0”.

Usai acara pembukaan dilanjutkan dengan pelepasam balon ke udara oleh Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny Lucy Genius didampingi Ketua GOW Ny. Indriati Mardison.

Pewarta : Harsyi Warsilah

TerPopuler