Baznas Padang Pariaman Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Korong Pelembayan Nagari Sintuak -->

Baznas Padang Pariaman Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Korong Pelembayan Nagari Sintuak

Selasa, 29 September 2020, 12.46.00

Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah di Korong Pelembayan. 

PADANG PARIAMAN –Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman terus bangun kolaborasi dan partisipatif dalam meningkatkan pelayanan kepada umat, terutama dalam pengelolaan zakat.

Dengan pola kolaborasi dan partisipatif tersebut, kehadiran Baznas semakin dirasakan oleh masyarakat, baik muzzaki maupun mustahik.

Demikian diungkapkan Ketua Baznas Padang Pariaman Dr. Rahmat Tuanku Sulaiman, Senin (28/9/2020), saat peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah di Korong Palembayan Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman.

Turut meletakkan batu pertama tersebut Kasat Binmas Polres Padang Pariaman Iptu Irwan SH, Kapolsek Lubuk Alung AKP Harmon, SH, Sekcam Sintuak Toboh Gadang Rusniwita.

Dikatakan Rahmat, penyaluran zakat yang dilakukan Baznas Padang Pariaman dilakukan dengan terang benderang, dihadapan masyarakat, sehingga akan terbangun kepercayaan terhadap Baznas dalam mengelola zakat umat.

“Dengan kolaborasi dan partisipatif ini, kita ingin melakukan pembelajaran dan pendidikan kepada masyarakat,” kata Rahmat, alumni Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan ini.

Dikatakan, di dalam harta yang dimiliki orang kaya, terdapat hak-hak orang miskin. Seperti bedah rumah yang diterima Feriyanti (30) ini, sebagai orang yang miskin, adalah haknya menerima zakat dari Baznas dengan bantuan bedah rumah. 

Sehingga Feriyanti bersama keluarganya bisa tinggal di rumah yang layak huni.

“Kami merasa bangga, karena ternyata dalam pelaksanaan bedah rumah ini juga melibatkan relawan 100 rupiah, masyarakat Korong Palembayan, saling membantu sehingga pelaksanaan bedah rumah ini bisa cepat selesai,” kata Rahmat.

Saat ini, kata Rahmat, Baznas Padang Pariaman selalu padat dengan berbagai kegiatan. Hari ini saja sudah ada tiga agenda terkait rumah tidak layak huni. 

Yakni peletakan batu pertama bedah rumah di Aua Malintang, penyerahan kunci rumah yang sudah selesai dibangun di Barangan yang pelaksanaannya oleh Kodim 03/08 Pariaman.

Ketiga, di Sungai Geringging penyerahan  bedah rumah yang sudah selesai dibangun kepada pemiliknya.

Rahmat juga menyebutkan mendorong berbagai pihak untuk berzakat ke Baznas Padang Pariaman. Salah satunya institusi kepolisian dengan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap Polres.

Jika terwujud, di Polres Padang Pariaman saja bisa potensi zakatnya Rp 500 juta setahun.

Zakat tersebut juga bisa disalurkan oleh Polres kepada pihak yang berhak menerimanya. 

“Dengan program Baznas ini, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah gara-gara miskin. Tidak ada lagi anak-anak Padang Pariaman yang tak bisa mengaji. 

Karena sudah ada program Baznas Cerdas yang memberikan bantuan zakat biaya pendidikan,” kata Rahmat menambahkan.

Usai peletakan batu pertama, Baznas Padang Pariaman menyerahkan piagam penghargaan kepada Bhabinkamtibmas Sintuak AIPDA Roi Martin Nst, SH yang memprakarsai pelaksanaan bedah rumah.

Menurut Roi Martin, selain Baznas Padang Pariaman, pelaksanaan bedah rumah ini juga difasilitasi Relawan Seratus Rupiah Piaman Berbagi dan Peduli yang diketuai Shandy Septian, SP. Sedangkan partisipasi masyarakat di Korong Palembayan dikoordinasikan Walikorong Palembayan Desrial.  (rel)

TerPopuler