Panwascam Pariaman Timur Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Kepada Pengurus Masjid -->

Panwascam Pariaman Timur Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Kepada Pengurus Masjid

Sabtu, 21 November 2020, 20.40.00

 

Komisioner Panwaacam Pariaman Timur Fhoto Bersama Usai Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Kepada Pengurus Masjid. Fhoto : Humas Panwascam Pariaman Timur 

PARIAMAN---Menjelang pemilihan Panwaslu Kecamatan Pariaman Timur mengadakan  sosialisasi pengawasan partisipatif money politik, sara dan ujaran kebencian melibatkan pengurus Mesjid se-Kecamatan Pariaman Timur dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat tahun 2020, di Aula Panwascam Pariaman Timur, Sabtu,  (21/11/2020).


Dihadiri Kordiv. Penindakan dan Pelanggaran Zaidir, beserta jajaran Panwascam Pariaman Timur dan sebanyak 25 orang  pengurus mesjid se-Kecamatan Pariaman Timur.


Ketua Kordiv.SDM dan Organisasi Y.Vandu El Rachmat mengatakan penyelenggaraan sosialisasi pengawasan partisipatif digelar bertujuan untuk mengajak kepada para pengurus Mesjid terkait money politik, sara dan ujaran kebencian pada pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat.


Kemudian, sebut Y.Pandu ,sosialisasi tersebut diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan seputar pengawasan yang dapat dilakukan secara partisipatif oleh seluruh masyarakat khususnya pengurus mesjid karna mesjid dilarang berkampanye dalam peraturan undang-undangan.


Kordiv. Pencegahan dan HAL Heri Martoni menyampaikan saat ini kegiatan masyarakat bahkan keagamaan di antara Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan pasangan untuk kampanye. 


"Kemudian saat ini  Maulid Nabi Muhammad SAW masih berlangsung sehingga untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran kami sosialisasikan kepada pengurus masjid," ujar Heri.


Heri menghimbau kepada pengurus masjid untuk memahami dan mengikuti aturan dalam Pilkada sebab pihaknya tidak ingin kegiatan keagamaan yang tujuannya untuk meningkatkan ketakwaan umat justru dibubarkan hanya karena kegiatan itu ditunggangi kepentingan politik.

(HWS)


TerPopuler