Fokus Huntap Pascahuntara, Bupati Padang Pariaman Tegaskan Pemulihan Permanen Warga Terdampak Bencana

0

 

Bupati John Kenedy Azis didampingi Sekda Rudy Rapenaldi Rilis Saat Memimpin Rapat. Foto.Kominfo


PADANG PARIAMAN – Pascaperesmian hunian sementara (Huntara), Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengalihkan fokus pada percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana alam. 


Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Data Rumah Rusak Akibat Bencana Alam di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Padang Pariaman, Selasa (27/1/2026).


Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati dan dihadiri Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, para kepala OPD, kepala bagian, serta seluruh camat se-Kabupaten Padang Pariaman. 


Agenda utama rapat adalah memastikan validitas dan kesesuaian data kerusakan rumah sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan, khususnya pembangunan Huntap.


Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa pemerintah daerah kini telah memasuki fase krusial pemulihan permanen pascabencana. 


Setelah fase tanggap darurat dan penyediaan Huntara, perhatian utama diarahkan pada hunian tetap yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.


“Peresmian Huntara bukan akhir, tetapi jembatan menuju Huntap. Tugas kita sekarang memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian tetap yang layak, aman, dan berkelanjutan,” tegas Bupati.


Berdasarkan hasil validasi dan verifikasi terbaru, tercatat 1.401 unit rumah terdampak bencana, dengan rincian 676 unit rusak ringan, 50 unit rusak sedang, dan 675 unit rusak berat. Dari kategori rusak berat tersebut, 424 unit roboh, 75 unit hanyut, dan 176 unit harus direlokasi.


Lebih lanjut dijelaskan, dari 675 unit rumah rusak berat, 74 unit telah menempati Huntara, sementara sisanya menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600.000 per bulan selama enam bulan. 


Bupati menegaskan bahwa penerima Huntara tidak menerima DTH, dan sebaliknya, namun seluruh warga terdampak dipastikan tetap akan mendapatkan Huntap.


Selain pembangunan fisik, Bupati juga menekankan pentingnya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. Pemerintah daerah akan memberikan bantuan peralatan dan sarana usaha sesuai profesi warga yang kehilangan mata pencaharian, seperti peralatan bengkel bagi montir, bantuan ternak ayam atau itik, serta dukungan usaha produktif lainnya.


Untuk mendukung kelancaran program, Bupati meminta pemerintah kecamatan hingga nagari agar aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait seluruh skema penanganan pascabencana, mulai dari Huntara, DTH, hingga Huntap.


“Ini adalah hak masyarakat. Semua pihak harus bekerja maksimal, satu data, satu arah, dan satu tujuan, demi pemulihan Padang Pariaman yang lebih baik,” ujarnya.


Menutup rapat, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus bekerja keras secara optimistis dan konsisten agar pembangunan hunian tetap segera terealisasi, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat kembali hidup layak, aman, dan bermartabat. (**/R)


Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top