![]() |
PADANG PARIAMAN,- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Sosial P3A terus memperkuat pelayanan kesejahteraan sosial hingga ke tingkat nagari.
Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Urusan Sosial dan Sosialisasi Pembentukan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) serta Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) yang digelar di Hall IKK, Rabu (28/1/2026).
Rapat koordinasi ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis yang mewakili Bupati Padang Pariaman, staf ahli dan asisten, kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, para camat, wali nagari, serta undangan lainnya.
SLRT merupakan sistem layanan di tingkat kabupaten yang berfungsi membantu pemerintah mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin, sekaligus menghubungkan mereka dengan berbagai program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota sesuai kebutuhan warga.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Sekda Rudy Repenaldi Rilis menegaskan bahwa Puskesos menjadi wadah strategis dalam memperluas akses layanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat. Menurutnya, pembentukan Puskesos di nagari sangat penting karena menjadi ujung tombak pelayanan sosial pemerintah.
“Melalui Puskesos, masyarakat miskin, rentan miskin, dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) akan lebih mudah memperoleh informasi layanan, menyampaikan pengaduan, serta mendapatkan tindak lanjut atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi,” tegasnya.
Sekda juga menguraikan sejumlah alasan krusial pentingnya pembentukan Puskesos di nagari, antara lain untuk meningkatkan akurasi validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), mempercepat layanan sosial, kesehatan, dan administrasi kependudukan, serta memperkuat semangat gotong royong melalui keterlibatan berbagai unsur, termasuk Pendamping PKH dan TKSK.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Padang Pariaman Siska Primadona menyampaikan bahwa kehadiran Puskesos–SLRT merupakan wujud keprihatinan sekaligus harapan pemerintah terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Puskesos hadir karena masih banyak saudara kita yang belum mendapatkan pelayanan secara maksimal. Harapan kita, nagari dengan kekayaan nilai sosial dan kearifan lokalnya dapat menjadi garda terdepan dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama pembentukan Puskesos dan SLRT, sebagai bentuk keseriusan seluruh pihak dalam mendukung implementasi layanan sosial terpadu di tingkat nagari.
Usai pembukaan, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis turut hadir menyusul setelah menyelesaikan agenda pemerintahan lainnya. Kehadiran Bupati menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memperkuat layanan kesejahteraan sosial hingga ke nagari.
Bupati kemudian membersamai jalannya sosialisasi Puskesos–SLRT, berdialog dengan peserta, serta memberikan dukungan langsung terhadap percepatan pembentukan Puskesos sebagai garda terdepan pelayanan sosial masyarakat.
Acara ditutup dengan sesi sosialisasi yang disampaikan oleh Nita Christanti Azis, Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), serta Detty Ervita, SKM, M.Kes, Penyuluh Sosial Muda Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat. Keduanya memberikan penguatan materi terkait peran, fungsi, dan mekanisme kerja Puskesos–SLRT di tingkat nagari. (**/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih