![]() |
SUNGAI TARAB,- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode I Universitas Andalas menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat bersama ibu-ibu PKK Nagari Sungai Tarab di Aula Kantor Wali Nagari, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pemanfaatan bahan pangan lokal serta peningkatan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
![]() |
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi singkat mengenai potensi singkong sebagai bahan pangan alternatif yang mudah diperoleh dan bernilai ekonomis. Selanjutnya, mahasiswa mendemonstrasikan proses pengolahan singkong menjadi tepung.
![]() |
Ulfia Fauzanna dan Fiola Raisya selaku pemateri memperagakan setiap tahapan, mulai dari pengupasan, pengeringan, hingga penggilingan singkong menjadi tepung siap pakai. Peserta tidak hanya menyimak, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung proses tersebut.
“Singkong yang selama ini mudah kita temui ternyata bisa diolah menjadi tepung dan berbagai makanan. Harapannya, ibu-ibu dapat mencoba dan memanfaatkannya di rumah,” ujar Fiola.
Kegiatan berlanjut dengan demonstrasi pengolahan tepung singkong menjadi bakso yang dipandu Puja Purnomo. Suasana tampak hidup, para peserta antusias mengikuti proses pembuatan sekaligus aktif bertanya mengenai resep dan teknik pengolahan.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN berharap singkong dapat menjadi alternatif pangan sekaligus peluang usaha rumahan yang mampu menambah pendapatan keluarga.
![]() |
Tak hanya soal pangan, mahasiswa juga memberikan edukasi lingkungan. Dua mahasiswa dari Jurusan Hukum, Ramayana Putri dan Dzaky Rakha Firman, menyosialisasikan bahaya membuang sampah ke sungai serta dampaknya terhadap kesehatan dan ekosistem.
Dalam pemaparannya, masyarakat diajak memahami cara pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan, seperti mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) dan kompos, serta memanfaatkan sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai ekonomis. Mereka juga menjelaskan aturan dan konsekuensi hukum dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah ke sungai,” kata Ramayana.
Sebagai bentuk dukungan, mahasiswa turut membagikan flyer informatif berisi rangkuman materi agar dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN Universitas Andalas dalam mendorong kemandirian pangan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.(Tim Humas KKN Reguler Periode I Universitas Andalas 2026)





Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih