![]() |
PADANG PARIAMAN — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menghadiri sekaligus menutup kegiatan Pesantren Ramadhan Tahun 1447 H/2026 M tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Padang Pariaman yang digelar di Masjid Baiturahmah Lubuk Alung, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta pesantren, kemudian dilanjutkan dengan penampilan tahfiz Al-Qur’an sambung ayat.
Dalam sesi tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan hafalan mereka dengan melanjutkan potongan ayat yang dilantunkan langsung oleh Bupati John Kenedy Azis.
Empat peserta yang berhasil melanjutkan bacaan Al-Qur’an dengan baik mendapatkan apresiasi dari Bupati berupa seragam sekolah gratis, buku, serta perlengkapan sekolah untuk satu tahun penuh sebagai bentuk motivasi bagi para pelajar agar terus meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kultum oleh salah satu peserta pesantren, Muhammad Zikri Ilham. Ia menyampaikan ceramah singkat dengan penuh semangat dan makna di hadapan para peserta dan undangan.
Atas keberaniannya tampil di depan publik, ia juga mendapatkan hadiah berupa seragam, buku, dan perlengkapan sekolah selama satu tahun. Apresiasi serupa juga diberikan kepada Alwi yang membacakan hafalan Al-Qur’annya serta peserta lain yang turut tampil dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menegaskan pentingnya penanaman nilai adab dan etika kepada generasi muda sejak dini.
Ia mengingatkan para siswa untuk membiasakan sikap menghargai orang lain, terutama ketika seseorang sedang berbicara atau membaca Al-Qur’an di depan umum.
“Yang pertama saya sampaikan kepada ananda semua, kita harus mengutamakan adab dan etika. Ketika orang sedang berbicara di depan atau membaca Al-Qur’an, kita harus diam dan menghargainya. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan oleh bapak ibu guru kepada anak-anak kita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sikap saling menghargai dan memahami satu sama lain akan membentuk karakter generasi muda yang lebih baik.
Menurutnya, jika nilai tersebut diterapkan dengan baik, maka berbagai perilaku negatif seperti perundungan (bullying), kekerasan, maupun kenakalan remaja dapat diminimalisir.
Selain itu, Bupati juga mengimbau para guru agar memberikan perhatian kepada siswa yang belum berani tampil atau masih belum lancar membaca Al-Qur’an agar proses pembelajaran dapat berjalan merata.
“Saya berharap bapak ibu guru dapat memperhatikan anak-anak yang belum bisa tampil atau belum lancar membaca Al-Qur’an, sehingga semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan membanggakan orang tua, guru, serta bangsa,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru, panitia, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat dan wali nagari, kepala sekolah SD dan SMP, niniak mamak, cadiak pandai, tokoh masyarakat, serta para guru dan peserta Pesantren Ramadhan. (***/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih