![]() |
| Kedatangan Mendes PDT di Kota Pariaman disambut Siriah Dalam Carano |
PARIAMAN,- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja ke Kota Pariaman, didampingi Anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi XIII, Arisal Azis, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.
Kedatanganya di Kota Pariaman disambut langsung Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi serta unsur Forkompinda, Pimpinan DPRD, Kepala SKPD.
Pada kesempatan itu Mentri Desa dan PDT Yandri Susanto menyerahkan bantuan pertanian sekaligus meresmikan pembangunan Josal FC Academy, pondok pesantren, dan Masjid Al Aziz di Dusun Sirambang, Desa Cubadak Air Utara, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4/2026).
Dalam sambutannya, Mendes PDT Yandri Susanto menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa berbasis sektor agraris.
![]() |
“Kita ingin desa-desa di Kota Pariaman tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi menjadi aktor utama dalam ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan teknologi tepat guna seperti mesin perontok ini harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi satu juta bibit kelapa, satu juta bibit pinang, serta mesin perontok gabah. Selain penguatan sektor ekonomi, kunjungan ini juga diarahkan pada penguatan sektor pendidikan dan spiritual.
Dalam kesempatan tersebut, Yandri Susanto bersama jajaran pemerintah daerah turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid dan Yayasan Pondok Pesantren Al Aziz.
![]() |
Sementara itu, Anggota DPR RI, Arisal Azis, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat desa dapat tersampaikan hingga ke tingkat pusat.
“Membangun Indonesia harus dimulai dari desa. Pertanian adalah urat nadi kehidupan kita. Bantuan ini bukan sekadar program, tetapi alat perjuangan agar petani semakin sejahtera, hasil panen meningkat, dan anak-anak petani dapat meraih pendidikan tinggi,” ungkapnya.
Ia juga menaruh harapan besar terhadap pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren Al Aziz sebagai pusat pembinaan generasi muda.
“Kita ingin melahirkan generasi yang aktif, bertakwa, dan berprestasi, termasuk di bidang olahraga. Pondok ini bukan sekadar bangunan, tetapi rumah bagi nilai-nilai luhur dan pembentukan akhlakul karimah,” tambahnya.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kota terus berkomitmen mendorong hilirisasi dan peningkatan produktivitas sektor perkebunan.
“Bibit kelapa dan pinang ini merupakan investasi jangka panjang. Kita ingin Pariaman kembali berjaya melalui komoditas perkebunan. Sementara itu, pembangunan pesantren menjadi jawaban atas tantangan zaman dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual,” ujarnya.
Ia berharap Pondok Pesantren Al Aziz mampu menjadi pusat lahirnya generasi santri yang tidak hanya memahami agama, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu membangun desa.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan di Kota Pariaman.
“Hari ini menjadi momentum penting bagi Kota Pariaman, khususnya dalam pengembangan sektor olahraga dan pendidikan. Josal FC Academy bukan sekadar fasilitas olahraga, tetapi merupakan upaya membangun sumber daya manusia yang unggul,” katanya.
Ia menambahkan, konsep akademi yang dipadukan dengan sistem pondok pesantren menjadikan Josal FC Academy sebagai yang pertama di Pulau Sumatera.
Pemerintah Kota Pariaman, lanjutnya, menyadari bahwa pembangunan sumber daya manusia di desa merupakan kunci kemajuan daerah.
Kehadiran akademi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara pendidikan agama dan olahraga yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Yayasan Al Aziz. Kehadiran Mendes PDT menjadi motivasi bagi kami untuk terus membangun desa dan menata kota demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (***/R)




Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih