Muhadarah Perdana Tahun Ajaran Baru, Santri PPMINI Padang Pariaman Tampil Percaya Diri dengan Sistem Baru

0


PADANG PARIAMAN – Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) kembali menggelar kegiatan Muhadarah sebagai program unggulan bagi para santri, Rabu malam (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi Muhadarah perdana pada tahun ajaran 2026/2027.


Muhadarah yang rutin dilaksanakan setiap pekan ini menjadi wadah penting dalam melatih keterampilan berpidato, keberanian tampil di depan umum, serta penguasaan materi keagamaan para santri.


Pelaksanaan yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB berlangsung meriah dan penuh semangat. Para santri dari berbagai tingkatan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, dengan dukungan penuh dari para guru tuo di lingkungan pondok pesantren.


Pada Muhadarah awal tahun ajaran kali ini, terdapat perubahan sistem yang cukup mencolok. Kegiatan dibagi menjadi tiga tingkatan, yakni tingkat Tsanawiyah (pemula), tingkat Aliyah (lanjutan), dan tingkat takasus (khusus).


Koordinator Muhadarah PPMINI, Tuo Andika, menyampaikan bahwa sistem baru tersebut memberikan dampak positif terhadap semangat para santri.


“Dengan sistem terbaru, kami melihat santri lebih antusias dari sebelumnya, khususnya pada tingkat takasus yang dirancang dengan sistem poin. Kami juga menampilkan bracket poin Muhadarah di mading PPMINI agar seluruh santri bisa memantau progres mereka,” ujarnya melalui rilis yang diterima.


Menurutnya, inovasi tersebut diharapkan mampu membuat kegiatan Muhadarah semakin menarik sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan santri.


Sistem poin yang diterapkan dinilai mampu mendorong santri untuk tidak hanya berani tampil, tetapi juga menyajikan materi terbaik dengan penuh percaya diri di hadapan teman-teman dan para pengasuh.


Sementara itu, Pimpinan PPMINI, Tk. Abdul Jamil Al Rasyid, S.Hum, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas semarak kegiatan tersebut.


Ia menyebut Muhadarah sebagai program spesial yang digagas langsung oleh almarhum ayahnya, H. Sulkani TK Sutan, selaku pendiri pondok pesantren.


“Malam ini adalah malam penuh rahmat dan berkah dari Allah SWT. Muhadarah selalu dinanti para santri dengan antusiasme tinggi. Program ini merupakan warisan dari ayah saya tercinta, H. Sulkani TK Sutan,” ungkapnya.


Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat mendukung kegiatan positif dalam membentuk karakter santri.


“Semangat beliau dalam membina santri masih terasa hingga hari ini,” tambahnya.


Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru tuo dan alumni yang terus konsisten mendukung kegiatan di PPMINI.


“Saya sangat berterima kasih kepada guru tuo yang dengan sabar dan istiqamah membimbing santri, baik dalam kegiatan mengaji maupun Muhadarah. Dukungan mereka memastikan nilai-nilai yang diwariskan pendiri tetap hidup,” katanya.


Ia menegaskan bahwa keberlangsungan program tersebut merupakan amanah yang harus dijaga bersama.


Kegiatan Muhadarah tidak hanya menjadi ajang pelatihan retorika, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar santri.


Dengan suasana kompetitif yang sehat dan penuh kebersamaan, Muhadarah di PPMINI terus berkembang menjadi tradisi yang tidak hanya membentuk keilmuan, tetapi juga karakter serta jiwa kepemimpinan santri di masa depan. (***/R)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top