Pemkab Padang Pariaman Gandeng Poltekkes Kemenkes Padang, Perkuat Layanan Kesehatan dan SDM

0

 


PADANG, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Padang guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.


Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan di daerah, terutama dalam penanganan stunting, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan tenaga kesehatan hingga ke tingkat puskesmas dan nagari.


“Sinergi ini tidak hanya sebatas kerja sama formal, tetapi juga diwujudkan melalui implementasi nyata di lapangan, baik dalam pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar John Kenedy Azis.


Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Sinergitas Pemkab Padang Pariaman dan Poltekkes Kemenkes Padang dalam mewujudkan Padang Pariaman maju dan sejahtera, di Auditorium Poltekkes Kemenkes Padang, Kamis (9/4/2026).


Melalui kerja sama ini, mahasiswa dan dosen Poltekkes Kemenkes Padang akan terlibat langsung dalam berbagai program kesehatan di Kabupaten Padang Pariaman.


Keterlibatan tersebut meliputi praktik lapangan terpadu, penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, hingga pelaksanaan riset yang berbasis pada kebutuhan lokal.


Sementara itu, Pemkab Padang Pariaman juga terus melakukan berbagai upaya dalam mengatasi persoalan kesehatan, termasuk penanganan stunting.


Upaya tersebut di antaranya melalui pelaksanaan rembuk stunting yang dilanjutkan dengan komitmen bersama antara kepala daerah, Forkopimda, serta seluruh kepala perangkat daerah.


Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong peran aktif pemerintah nagari dalam mendukung percepatan penurunan stunting sesuai regulasi yang berlaku.


Selain itu, melalui Dinas Kesehatan, berbagai program intervensi juga telah dilakukan, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bagi bayi dan balita, serta PMT bagi ibu hamil.


Pelayanan kesehatan ibu dan anak juga diperkuat dengan menghadirkan tenaga ahli, seperti dokter spesialis anak (SpA) dan spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) ke puskesmas.


Dengan adanya sinergi ini, diharapkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Poltekkes Kemenkes Padang dapat berjalan selaras dengan program peningkatan kesehatan masyarakat di Padang Pariaman.


Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara signifikan, sekaligus menjadi model kerja sama yang dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia. (**/R)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top