Kuliah Umum Kapolda Sumbar Dalam Rangka Hardiknas 2026, Padang Pariaman Ikut dari Sekolah Terdampak Banjir

0

 


PADANG PARIAMAN, — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Sumatera Barat diwarnai dengan kuliah umum yang digelar Kapolda Sumbar, Selasa (5/5/2026). 


Kegiatan tersebut dipusatkan di UIN Imam Bonjol Kampus III Sungai Bangek dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polres kabupaten/kota.


Di Kabupaten Padang Pariaman, jajaran Polres mengikuti kegiatan ini melalui Zoom Meeting dari SD Negeri 17 Batang Anai. 


Sekolah tersebut diketahui merupakan salah satu yang terdampak banjir bandang pada akhir tahun lalu.


Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai tempat pelaksanaan, SDN 17 Batang Anai menjadi simbol kebangkitan dunia pendidikan di tengah pemulihan pascabencana.


Hadir mewakili Bupati Padang Pariaman, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara bersama jajaran pemerintah daerah. 


Turut mendampingi, Asisten Pemerintahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman.


Dari unsur kepolisian, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari beserta jajaran perwira.


Dalam kuliah umum tersebut, Kapolda Sumbar menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan.


Tak hanya itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh jajaran Polres se-Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.


Mewakili pemerintah daerah, Hendra Aswara menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri yang dinilai tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam mendukung kemajuan pendidikan.


“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan dunia pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.


Ia menegaskan, dipilihnya sekolah terdampak bencana sebagai lokasi kegiatan mengandung pesan kuat bahwa pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apapun.


“Ini menunjukkan bahwa semangat pendidikan tidak boleh terhenti, bahkan di tengah keterbatasan pascabencana. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pemulihan sarana pendidikan,” katanya.


Selain itu, Hendra juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, kegiatan penanaman pohon menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif.


“Menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” tegasnya.


Dalam rangkaian peringatan Hardiknas tersebut, Kapolda Sumbar juga menyerahkan penghargaan kepada guru PPPK berprestasi di Sumatera Barat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mendorong kemajuan pendidikan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. (**/)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top