![]() |
PARIT MALINTANG – Hendra Aswara, S.STP., M.M., CGCAE., CFrA., resmi menduduki jabatan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman.
Hendra dilantik Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Hall IKK Parit Malintang, Selasa (18/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan panjang pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Pria kelahiran Pariaman, 26 September 1981, itu bukan sosok baru dalam birokrasi pemerintahan Padang Pariaman. Selama bertahun-tahun, Hendra telah menjalani berbagai penugasan strategis di sejumlah bidang pemerintahan.
Pengalamannya terbilang lengkap. Mulai dari tata pemerintahan, pemerintahan nagari, kehumasan dan media, pengelolaan data elektronik, pemerintahan berbasis elektronik, pelayanan publik, hingga pengawasan dan audit.
Karier birokrasi Hendra dimulai sebagai CPNS pada 1999. Dalam perjalanan pengabdiannya, ia pernah ditugaskan di bidang tata pemerintahan dan pemerintahan nagari, BKO pada KPU, hingga menjadi ajudan Wakil Bupati Padang Pariaman.
Seiring perjalanan karier, Hendra dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menangani bidang hubungan masyarakat dan media, pengelolaan data elektronik Sekretariat Daerah, serta manajemen pemerintahan berbasis elektronik atau e-government.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kepegawaian Daerah dan Diklat, Kepala Bagian Humas Setda, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian, serta Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Sejak September 2019 hingga 2026, Hendra dipercaya sebagai Inspektur Kabupaten Padang Pariaman. Pengalaman selama bertahun-tahun di bidang pengawasan menjadi salah satu modal penting yang kini dibawanya ke posisi Sekda.
Selama menangani bidang pengawasan, Hendra berpengalaman dalam pemeriksaan khusus, audit investigasi, hingga penghitungan kerugian negara pada periode 2020-2025.
Dari sisi pendidikan, Hendra merupakan lulusan STPDN tahun 2003. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Negeri Padang pada 2009 dan saat ini masih menempuh Program Doktor Ilmu Manajemen di universitas yang sama.
Kompetensinya juga diperkuat melalui berbagai pendidikan kepemimpinan dan sertifikasi profesional. Di antaranya Diklat PIM IV, PIM III, Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PIM II), Diklat Investigasi BPKP, Certification of Government Chief Audit Executive (CGCAE), serta Certified Forensic Auditor (CFrA).
Rekam jejak tersebut turut mengantarkan Hendra meraih sejumlah capaian. Di antaranya Peringkat I Keterbukaan Informasi Publik se-Sumatera Barat tahun 2015, Peringkat II pada 2016, serta Peringkat I Kompetisi Pelayanan Prima dan Inovasi Pelayanan Publik tingkat Sumatera Barat pada 2018.
Kini, pengalaman panjang tersebut menjadi bekal Hendra dalam menjalankan tugas sebagai Sekda Padang Pariaman. Ia menjadi salah satu figur penting dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, terkoordinasi dan akuntabel.
Sebagai Sekda, Hendra menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi, baik di lingkungan internal pemerintah daerah maupun dengan seluruh pemangku kepentingan.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah meninggalkan pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan komunikasi lintas sektor agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun Padang Pariaman sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Hendra.
Ia juga menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Setiap program pemerintah, katanya, harus dikawal agar benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Sesuai amanah dan pesan Bapak Bupati, kita harus bergerak bersama untuk memastikan penggunaan dan pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien, mengawal pelaksanaan pemerintahan secara transparan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” tegasnya.
Hendra menilai seluruh perangkat daerah merupakan satu kesatuan dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, koordinasi, kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci agar kebijakan pemerintah daerah dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.
“Untuk seluruh perangkat daerah, mari kita bekerja bersama, saling mendukung dan memperkuat koordinasi. Kita juga membuka ruang kolaborasi dengan seluruh stakeholder, dunia usaha, akademisi, masyarakat dan berbagai unsur lainnya,” katanya.
“Pemerintahan tidak bisa berjalan sendiri, karena pembangunan adalah kerja bersama,” sambung Hendra.
Dengan pengalaman di berbagai bidang pemerintahan, pendidikan manajemen, kompetensi kepemimpinan serta rekam jejak di bidang pelayanan publik dan pengawasan, Hendra Aswara diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar-OPD.
Kehadirannya di posisi Sekda juga diharapkan mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih disiplin, efektif, transparan dan adaptif, sekaligus memastikan setiap program pemerintah daerah berorientasi pada hasil.
Bagi Hendra, jabatan Sekda bukan sekadar posisi struktural. Jabatan tersebut merupakan amanah untuk memastikan seluruh mesin pemerintahan bergerak dalam satu arah.
Dengan semangat kolaborasi, ia berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja bersama menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik, pengelolaan anggaran yang semakin efektif, serta pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Padang Pariaman. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih