![]() |
| Pelari manca negara |
PARIK MALINTANG – Antusiasme masyarakat mengikuti ajang Padang Pariaman Barefoot Running 2026 terus meningkat.
Melihat tingginya minat peserta, panitia resmi memperpanjang masa pendaftaran sekaligus menambah kuota sebanyak 150 peserta khusus untuk Kategori Championship 5 Kilometer.
Perpanjangan masa pendaftaran dibuka mulai 17 hingga 20 Juli 2026. Meski demikian, panitia mengingatkan pendaftaran bisa ditutup sewaktu-waktu apabila kuota tambahan telah terpenuhi.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, mengatakan keputusan menambah kuota diambil setelah melihat tingginya antusiasme masyarakat, terutama pada Kategori Championship 5K.
"Melihat antusiasme yang sangat tinggi, khususnya untuk Kategori Championship 5K, panitia memutuskan menambah kuota sebanyak 150 peserta. Kami mengajak masyarakat segera memanfaatkan kesempatan terakhir ini sebelum kuota kembali terpenuhi," kata Anton di Parik Malintang, kemarin
Hingga pertengahan Juli, jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 1.700 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.380 peserta mengikuti Kategori Fun Run 3,5 Kilometer, sedangkan 320 peserta lainnya memilih Kategori Championship 5 Kilometer.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan Barefoot Running semakin diminati masyarakat. Bahkan, ajang ini tidak hanya menarik pelari lokal, tetapi juga mendapat perhatian dari peserta luar daerah hingga mancanegara.
Anton mengungkapkan, Kategori Championship tahun ini akan semakin bergengsi karena diikuti sejumlah pelari dari berbagai negara. Peserta internasional yang telah terdaftar berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Afrika Selatan, dan Australia.
Beberapa nama pelari asing yang dipastikan ikut ambil bagian di antaranya Mac Jill dan Lioh dari Amerika Serikat, Jason dan Steffan dari Inggris, Jacob Emining, Gordon McKine, serta Herb Steven dari Afrika Selatan, serta Herbert Alison dari Australia.
Selain itu, sebanyak 261 peserta berasal dari luar Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa event ini telah berkembang menjadi salah satu ajang olahraga yang memiliki daya tarik nasional bahkan internasional.
Menurut Anton, keikutsertaan pelari dari berbagai daerah dan negara tidak hanya meningkatkan kualitas persaingan di lintasan, tetapi juga memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
"Kehadiran peserta dari luar daerah dan luar negeri menjadi peluang besar untuk memperkenalkan destinasi wisata Padang Pariaman. Dampaknya juga akan dirasakan pelaku usaha, mulai dari hotel, kuliner, transportasi hingga UMKM," ujarnya.
Ia berharap masyarakat tidak melewatkan kesempatan terakhir untuk mendaftar. Selain berolahraga, peserta juga akan menikmati keindahan panorama pesisir Padang Pariaman yang menjadi daya tarik utama event tersebut.
Padang Pariaman Barefoot Running 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026 di kawasan pesisir Ketaping.
Event ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda sport tourism unggulan yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Kabupaten Padang Pariaman sebagai destinasi olahraga dan pariwisata di Sumatera Barat.(***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih