Bupati John Kenedy Azis: Keutuhan Keluarga Jadi Benteng Utama Mencetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

0

 

Bupati John Kenedy Azis saat memimpin apel


PADANG PARIAMAN – Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, menegaskan bahwa keutuhan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Hal itu disampaikan Bupati saat membacakan pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN pada apel gabungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di halaman Kantor Bupati, IKK Parit Malintang, Senin (6/7/2026).


Dalam pidatonya, John Kenedy Azis mengawali dengan sebuah pertanyaan yang menggugah kesadaran para orang tua, yakni apakah keluarga saat ini telah menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi pemenang. Menurutnya, keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak sekaligus benteng utama menghadapi derasnya perubahan zaman.


Ia menjelaskan, dunia kini memasuki era VUCA yang ditandai dengan perubahan cepat, ketidakpastian, kompleksitas, dan tantangan yang terus berkembang. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital, anak-anak semakin mudah mengakses berbagai informasi sehingga membutuhkan pendampingan orang tua agar tidak kehilangan nilai moral dan karakter.


"Jika keluarga rapuh, maka anak-anak akan kehilangan tempat paling aman untuk bertumbuh. Karena itu, memperkuat keluarga bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menyelamatkan masa depan bangsa," ujar Bupati saat membacakan pidato Menteri.


Menurutnya, Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi yang menjadi peluang besar menuju Indonesia Emas 2045. Namun peluang tersebut hanya akan berhasil apabila dibarengi dengan lahirnya generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter melalui penguatan kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental sejak dalam keluarga.


Bupati juga mengingatkan pentingnya peran ayah dan ibu dalam pengasuhan anak. Ia meminta para orang tua tidak menyerahkan sepenuhnya perhatian anak kepada gawai, melainkan meluangkan waktu untuk berdialog, makan bersama, mendengarkan cerita anak, serta membangun kedekatan emosional di dalam keluarga.


Selain itu, ia menilai berbagai persoalan sosial seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas menjadi peringatan bagi seluruh keluarga untuk memperkuat fungsi pengasuhan. Menurutnya, menjaga anak bukan hanya tanggung jawab sekolah maupun pemerintah, tetapi dimulai dari rumah.


Mengakhiri pidato Menteri, John Kenedy Azis mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Keluarga Nasional sebagai pengingat bahwa membangun Indonesia harus dimulai dari keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang.


"Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang unggul. Dari generasi yang unggul akan lahir Indonesia yang kuat," pungkasnya.  (***/)


Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top