![]() |
PADANG,- Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi melepas keberangkatan Tim Safari Puisi Empat Negara yang digagas Satupena Sumatera Barat bersama Sumbar Talenta di Panggung Ekspresi Outdoor Taman Budaya Sumatera Barat, Jalan Diponegoro No. 31, Padang, Selasa (28/7/2026) malam.
Pelepasan tim berlangsung meriah dengan rangkaian pertunjukan seni dan sastra. Acara diawali dengan pembacaan puisi esai, penampilan tari persembahan dari Sumbar Talenta, serta pembacaan puisi oleh para penyair Sumatera Barat, wartawan, dan anggota Satupena Sumbar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Republik Indonesia, Dr. Ganjar Harimansyah, M.Hum, Kapolda Sumbar yang diwakili Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat Rahmatsyah, M.Ag., Dewan Harian Daerah Angkatan 45, Ketua HWK Sumbar, Ketua Asosiasi Siti Manggopoh Sumatera Barat Basnurida, Ketua Komunitas Muslimah Sumbar, serta sejumlah budayawan, seniman, wartawan, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ganjar Harimansyah menegaskan bahwa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memiliki tugas mengembangkan, membina, serta melindungi bahasa dan sastra Indonesia maupun bahasa daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan tugas tersebut tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi bersama pemerintah daerah, lembaga, hingga komunitas literasi menjadi kunci keberhasilan pengembangan bahasa dan sastra di Indonesia.
Ia menyebutkan, Badan Bahasa saat ini memiliki 30 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di berbagai daerah untuk mendukung pelaksanaan program pembinaan bahasa dan sastra.
Ganjar mengapresiasi Satupena Sumatera Barat yang dinilai konsisten menggerakkan kegiatan literasi. Menurutnya, keberhasilan menyelenggarakan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 di Bukittinggi pada Juni 2026 menjadi bukti nyata kiprah komunitas tersebut.
"Badan Bahasa sangat mendukung kegiatan Satupena Sumatera Barat. Setelah sukses menggelar IMLF, kini Satupena bersama Sumbar Talenta kembali mengharumkan nama Indonesia melalui Safari Puisi Empat Negara yang dimulai dari Padang, kemudian dilanjutkan ke Malaysia, Singapura, dan Thailand," ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Satupena Sumbar tidak hanya aktif di tingkat daerah maupun nasional, tetapi juga mulai memperluas jejaring sastra hingga ke tingkat internasional melalui diplomasi budaya.
Senada dengan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran memberikan apresiasi atas semangat Satupena Sumbar dalam membangun budaya literasi melalui berbagai kegiatan sastra yang melibatkan banyak kalangan.
Menurut Fadly, setelah sukses menyelenggarakan IMLF ke-4, keberangkatan Tim Safari Puisi ke tiga negara serumpun menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan kekayaan sastra dan budaya Minangkabau di tingkat internasional.
"Kami berharap kegiatan Satupena Sumatera Barat mampu semakin memperkuat budaya literasi di Kota Padang. Literasi di berbagai bidang harus dibangun bersama, termasuk melalui seni dan budaya yang menjadi bagian penting dari pembangunan kota kreatif," kata Fadly.
Ia juga mengapresiasi penampilan seni yang ditampilkan sepanjang acara, mulai dari pembacaan puisi hingga pertunjukan tari yang dinilai mampu memperlihatkan kekayaan budaya Sumatera Barat.
Malam pelepasan itu juga semakin semarak dengan penampilan pembacaan puisi oleh Ganjar Harimansyah, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, Fauzul El Nurca, Mindasari, Mardiyeti, serta wartawati Harian Singgalang, Lenggogeni.
Adapun Tim Safari Puisi Empat Negara yang diberangkatkan terdiri dari Sastri Bakry selaku ketua rombongan, Armaidi Tanjung, Zusneli Zubir, Andria Catri Tamsin, Yenni Ibrahim, Kharles, Siska Saputri, Dendi, Thalia, dan Nuning Purnama.
Safari Puisi Empat Negara dijadwalkan berlangsung mulai 28 Juli hingga 4 Agustus 2026 dengan agenda pertunjukan sastra dan literasi di Indonesia, Malaysia, Singapura, serta Thailand sebagai upaya memperkuat diplomasi budaya sekaligus memperkenalkan karya sastra Minangkabau kepada masyarakat internasional. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih