Menteri LH Pilih Padang Pariaman sebagai Titik Awal Gerakan Tobat Ekologis Nasional, Ini Alasannya

0

 


PADANG PARIAMAN – Kabupaten Padang Pariaman kembali mencatatkan sejarah dengan menjadi lokasi pencanangan Gerakan Tobat Ekologis Nasional oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat. 


Pencanangan ditandai dengan penanaman bibit mangrove dan kelapa di kawasan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026), didampingi langsung Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama jajaran


Kegiatan tersebut menjadi langkah awal penguatan gerakan nasional pelestarian lingkungan yang berfokus pada pemulihan ekosistem, peningkatan ketahanan menghadapi bencana hidrometeorologi, serta membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian alam secara berkelanjutan.


Dipilihnya Kabupaten Padang Pariaman sebagai lokasi pencanangan bukan tanpa alasan. Daerah ini dinilai memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup besar akibat bencana banjir dan longsor dalam beberapa tahun terakhir.


Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar tahun lalu menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar semakin serius menjaga lingkungan hidup.


Menurut Mahyeldi, total kerugian akibat bencana tersebut mencapai lebih dari Rp33 triliun. Selain menimbulkan korban jiwa, bencana juga merusak berbagai infrastruktur dan fasilitas publik sehingga menjadi pengingat bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.


"Gerakan Tobat Ekologis menjadi langkah nyata untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memperkuat mitigasi bencana," kata Mahyeldi.


Ia juga mengapresiasi kehadiran Menteri Lingkungan Hidup di Padang Pariaman. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat akan semakin memperkuat pelaksanaan berbagai program pelestarian lingkungan di Sumatera Barat.


Mahyeldi menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen memperluas Gerakan Tobat Ekologis hingga ke sekolah, perguruan tinggi, dan seluruh instansi pemerintah agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi budaya bersama.


Selain itu, Pemprov Sumbar terus mendorong pengelolaan sampah secara mandiri. Seluruh kantor pemerintahan dan sekolah di bawah kewenangan provinsi diwajibkan mengelola sampah secara mandiri sebagai bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah sekaligus membangun kebiasaan hidup ramah lingkungan.


Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jumhur Hidayat, menegaskan Gerakan Tobat Ekologis Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan bersama untuk memulihkan kualitas lingkungan hidup Indonesia.


Menurutnya, persoalan sampah, pencemaran mikroplastik, kerusakan hutan, lahan kritis hingga dampak aktivitas pertambangan tidak mungkin diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat umum.


Jumhur optimistis target penyelesaian persoalan sampah nasional dalam dua tahun sebagaimana arahan Presiden dapat tercapai apabila seluruh pihak membangun kolaborasi yang kuat dan konsisten melalui aksi nyata.


Ia berharap pencanangan Gerakan Tobat Ekologis Nasional di Padang Pariaman menjadi titik awal lahirnya gerakan pelestarian lingkungan yang lebih masif dari daerah menuju tingkat nasional.


Melalui semangat gotong royong, aksi sederhana seperti menanam pohon, menjaga kawasan pesisir, serta mengelola sampah secara bertanggung jawab diyakini mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana di masa mendatang.


Pencanangan ini juga menegaskan posisi Kabupaten Padang Pariaman bukan hanya sebagai tuan rumah agenda nasional, tetapi juga sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan. (**/)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top