![]() |
PARIAMAN – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-X Tingkat Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari syiar Islam tersebut berlangsung di halaman Masjid Darul Ma'arif, Kelurahan Pondok II, Kecamatan Pariaman Tengah.
Pembukaan MTQ dilakukan langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi. Turut hadir unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi pembukaan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan pelaksanaan MTQ merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program unggulan Balad–Mulyadi dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kota Pariaman sebagai Kota Risalah yang beriman, saleh, dan berakhlak mulia.
"Pelaksanaan MTQ ini tidak hanya untuk mencari bibit para qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi sarana membumikan syiar agama Islam di Kota Pariaman. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kita berharap lahir generasi muda yang bertakwa, gemar membaca dan mempelajari Al-Qur'an, serta mampu menjadi hafiz dan hafizah yang membanggakan daerah," kata Yota Balad.
Ia menambahkan, Al-Qur'an harus menjadi pedoman hidup masyarakat, terutama bagi generasi muda di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.
Karena itu, MTQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Yota Balad juga mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran.
Menurutnya, prestasi yang diraih nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama Kecamatan Pariaman Tengah pada ajang MTQ tingkat Kota Pariaman hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, pelaksanaan MTQ Ke-X Kecamatan Pariaman Tengah disambut antusias oleh masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi bagi para peserta dari setiap kelurahan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Pemerintah Kota Pariaman berharap MTQ dapat terus melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang tidak hanya berprestasi di arena perlombaan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah kehidupan bermasyarakat. (***/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih