![]() |
PARIK MALINTANG – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Renny Hendra Aswara, mengajak seluruh perempuan, khususnya anggota DWP Unit Pelaksana Perumda Tirta Anai, menjadi pelopor dalam membangun keluarga sehat sekaligus berada di garis terdepan dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Padang Pariaman.
Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri pertemuan bulanan DWP Unit Pelaksana Perumda Tirta Anai yang mengusung tema "Kesehatan Wanita dan Pencegahan Stunting", di Aula Integritas Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman, Parik Malintang, Sabtu (11/7/2026).
Dalam arahannya, Ny. Renny menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Menurutnya, keluarga yang sehat berawal dari perempuan yang mampu menjaga kesehatan diri, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi keluarga.
"Perempuan yang sehat akan mampu menjalankan perannya dengan baik sebagai ibu, istri, sekaligus pendidik pertama bagi anak-anaknya. Karena itu, menjaga kesehatan harus menjadi prioritas melalui olahraga rutin, pola makan bergizi, menjaga kebersihan diri, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala," ujarnya.
Ia menjelaskan, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sebelum seorang anak dilahirkan. Pemenuhan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, hingga pemenuhan nutrisi anak merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Ny. Renny juga mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan untuk mendukung Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak.
"Melalui program ini, kita dapat berbagi dan membantu anak-anak yang membutuhkan. Kepedulian sekecil apa pun akan menjadi investasi besar bagi lahirnya generasi unggul Padang Pariaman di masa depan," katanya.
Selain memperhatikan kecukupan gizi, ia mengingatkan pentingnya lingkungan tempat tinggal yang sehat. Menurutnya, rumah yang layak huni dengan sanitasi yang baik akan membantu melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memperjuangkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui berbagai program pemerintah pusat. Upaya tersebut juga didukung dengan penguatan transformasi Posyandu dalam enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terus didorong Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman.
"Alhamdulillah, Kabupaten Padang Pariaman insyaallah akan memperoleh sekitar 300 unit bantuan rumah tidak layak huni. Semoga program ini segera terealisasi sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai kesehatan wanita dan pencegahan stunting yang disampaikan oleh dr. Erlina. Materi yang diberikan menekankan pentingnya menjaga kesehatan perempuan sebagai fondasi terciptanya keluarga sehat dan bebas stunting.
Tak hanya itu, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat bagi seluruh peserta.
Menutup kegiatan, Ny. Renny mengajak seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan untuk terus menjaga kekompakan serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
"Kita bukan saingan, tetapi satu tim. Mari saling mengingatkan untuk hidup sehat, rajin berolahraga, memperhatikan pola makan, dan peduli terhadap tumbuh kembang anak. Perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang sehat, dan keluarga yang sehat adalah fondasi kemajuan Kabupaten Padang Pariaman," pesannya.
Pertemuan bulanan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Perumda Tirta Anai dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta percepatan penurunan stunting demi mewujudkan sumber daya manusia Padang Pariaman yang unggul dan berkualitas. (**/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih