Puisi : TENSI DARAH

0

Oleh : Pulo Lasman Simanjuntak 




TENSI DARAH 


tensi darah,

naik turun

disuntik 

musim kemarau

diukur sepasang tangan

pengantin lansia 

tetap setia 


(sebelumnya mereka rindu masuk dalam tabung air raksa

meledak kecemasan 

dibakar api 

terus menyala)


tensi darah, 

sampai kepala dan mata betina

berputar-putar lalu menari

pada tubuh matahari 

tanpa suara  


(lahirkan pendapat seperti berdebat untuk pandita mengalirkan kegelisahan di atas ranjang basah yang tak bisa lagi bergoyang)


tensi darah, 

ruang gawat darurat

semoga tinggalkan cerita

tiga abad sudah

tak ada kematian

sampai pintu kasihan tertutup

ataukah sampai Tuhan datang


Jakarta, Jumat , 10 Juli 2026


**/Biodata : Pulo Lasman Simanjuntak dikenal sebagai penyair yang produktif.Ratusan karya puisinya telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal dan 50 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.Karya puisinya juga telah dimuat pada 23 media cetak dan 300 media online di Indonesia dan Malaysia.Kontak : 0823-1571-9299

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top