![]() |
| Penandatanganan MoU |
TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) dalam penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Rektor Universitas Terbuka Prof. Ali Muktiyanto.
Penandatanganan MoU berlangsung dalam rangkaian acara Seminar Wisuda Universitas Terbuka Wilayah 3 Tahun Akademik 2025/2026 Genap di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Mencetak Generasi yang Inovatif, Berintegritas, dan Mendunia”. Seminar ini juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, yang bertindak sebagai keynote speaker.
Melalui kerja sama ini, Pemko Pariaman dan Universitas Terbuka diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Pariaman melalui akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan serta seluruh jajaran Universitas Terbuka atas terjalinnya kerja sama tersebut.
Menurut Yota, pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan arah kemajuan sebuah daerah.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur dan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia.
“Pemerintah Kota Pariaman melihat bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, investasi di bidang pendidikan menjadi salah satu prioritas utama kami,” ujar Yota Balad.
Ia berharap kerja sama dengan Universitas Terbuka dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Pariaman, khususnya dalam membuka peluang dan akses untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh, Universitas Terbuka memiliki keunggulan dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat tanpa terbatas oleh jarak dan waktu.
Hal ini dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan sambil bekerja atau menjalankan aktivitas lainnya.
Yota Balad menambahkan, peningkatan kualitas SDM tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta masyarakat.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap semakin banyak masyarakat Kota Pariaman yang memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” katanya.
Ia juga berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU semata, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, kerja sama antara Pemko Pariaman dan Universitas Terbuka diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dengan meningkatnya kualitas pendidikan dan kompetensi masyarakat, Kota Pariaman diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, serta daya saing di tingkat nasional maupun global. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih