Wako Yota Balad Jemput Dukungan Kemendikdasmen, Ajukan Pembangunan Gedung ULD Rp9,37 Miliar untuk Pendidikan Inklusif di Pariaman

0


JAKARTA – Pemerintah Kota Pariaman mengajukan usulan pembangunan Gedung Unit Layanan Disabilitas (ULD) kepada Direktorat Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia dalam audiensi yang digelar di Jakarta, Rabu (15/7/2026).


Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, beserta jajaran, serta Kepala Dinas PUPRP Kota Pariaman, Deki Asar, bersama tim teknis.


Kedatangan rombongan Pemko Pariaman disambut jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, di antaranya Direktur Kursus dan Pelatihan, Dr. Yaya Sutarya, M.Pd., Kasubdit Bina Kursus dan Pelatihan, Yohana Rumanda, S.E., M.Pd., Ketua Tim Kerja Program Prioritas, Inne Rosalina, S.E., M.Si., Penelaah Teknis Kebijakan, Yeni Pratiwi, S.E., serta Pengolah Data dan Informasi, Iwan Aries, S.Kom.


Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Pariaman secara resmi menyerahkan proposal pembangunan Gedung Unit Layanan Disabilitas sebagai bentuk komitmen daerah dalam memperkuat layanan pendidikan inklusif yang ramah bagi seluruh peserta didik, termasuk penyandang disabilitas.


Usulan tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk menyediakan akomodasi yang layak bagi peserta didik penyandang disabilitas mulai dari jenjang PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.


Adapun nilai anggaran yang diajukan dalam proposal tersebut mencapai Rp9.370.877.000. Dana itu direncanakan untuk pembangunan gedung utama ULD, aula dan ruang serbaguna, area bermain luar ruangan, serta fasilitas pendukung berupa pagar, area parkir, dan penataan halaman.


Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan keberadaan Gedung Unit Layanan Disabilitas akan menjadi pusat layanan terpadu bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Pariaman.


Menurutnya, ULD nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan pendidikan, tetapi juga menyediakan layanan asesmen, terapi, pendampingan, hingga peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus.


"Keberadaan ULD sangat penting untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang setara tanpa diskriminasi. Kami berharap usulan ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat sehingga layanan pendidikan inklusif di Kota Pariaman semakin optimal," ujar Yota Balad.


Selain menjadi pusat layanan pendidikan, Unit Layanan Disabilitas juga diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak penyandang disabilitas melalui berbagai program terapi dan pendampingan yang berkelanjutan.


Melalui audiensi ini, Pemko Pariaman berharap sinergi dengan Kemendikdasmen dapat mempercepat terwujudnya pembangunan Gedung ULD sebagai salah satu fasilitas strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan inklusif di Kota Pariaman. (***/)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top