![]() |
JAKARTA,- Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. (JKA), terus mencari dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan dengan menemui Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., beserta jajaran di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati JKA didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten Padang Pariaman, Hendri Satria.
Kepada Menteri Ketenagakerjaan, Bupati JKA menyampaikan sejumlah program strategis yang dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Padang Pariaman.
Ada lima program utama yang diperjuangkan Bupati JKA dalam pertemuan tersebut.
Kelima program itu yakni penambahan pelatihan vokasi, penambahan alokasi bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM), program padat karya untuk menyerap tenaga kerja, program magang pada perusahaan sektor industri, serta revitalisasi dan penguatan Balai Latihan Kerja (BLK).
“Pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan membangun jalan dan infrastruktur. Kita juga harus membangun manusianya. Masyarakat harus memiliki keterampilan, kesempatan bekerja dan peluang untuk meningkatkan kesejahteraannya,” tegas Bupati JKA.
Menurutnya, peningkatan pelatihan vokasi menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan tenaga kerja Padang Pariaman agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Tidak hanya menjadi pencari kerja, masyarakat juga diharapkan mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja secara mandiri.
Karena itu, Bupati JKA turut mendorong penambahan dukungan untuk program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) serta program padat karya.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat untuk memperoleh pekerjaan, mengembangkan usaha, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
“Kita ingin masyarakat Padang Pariaman tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi tenaga kerja yang terampil dan bahkan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Bupati juga mengusulkan agar kesempatan magang bagi tenaga kerja muda di perusahaan sektor industri dapat diperluas.
Menurutnya, program magang dapat menjadi jembatan bagi generasi muda Padang Pariaman untuk mengenal dunia kerja secara langsung.
Selain mendapatkan keterampilan teknis, peserta magang juga akan memperoleh pengalaman serta memahami budaya dan disiplin kerja yang dibutuhkan ketika memasuki dunia industri.
Perhatian Bupati JKA juga diarahkan pada keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK).
Ia berharap BLK dapat diperkuat dan direvitalisasi sehingga mampu menjadi pusat peningkatan kompetensi masyarakat yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan pasar kerja.
Dengan BLK yang semakin kuat, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelatihan yang lebih relevan dengan kebutuhan perusahaan dan dunia usaha.
Usulan tersebut mendapat sambutan dari Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli beserta jajaran.
Menteri menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Berbagai usulan yang disampaikan Bupati JKA, kata Menteri, akan menjadi bahan pembahasan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan program dan kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah Bupati JKA membangun sinergi dengan pemerintah pusat.
Bagi Bupati, dukungan pemerintah pusat diperlukan agar program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan adanya tambahan pelatihan vokasi, dukungan bagi tenaga kerja mandiri, program padat karya, kesempatan magang di sektor industri, serta penguatan BLK, Pemkab Padang Pariaman berharap semakin banyak masyarakat memiliki keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.
“Kita ingin pembangunan Padang Pariaman berjalan seimbang. Infrastruktur kita perjuangkan, tetapi kualitas manusianya juga harus kita tingkatkan. Karena pada akhirnya, pembangunan yang paling penting adalah pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati JKA. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih