![]() |
PARIAMAN — Kabar baik datang untuk pemulihan sejumlah fasilitas perdagangan di Kota Pariaman.
Empat pasar di daerah itu mendapat tambahan bantuan anggaran untuk rehabilitasi pada Tahun Anggaran 2026.
Tambahan anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya untuk membenahi sarana perdagangan yang terdampak bencana.
Kepastian tambahan dukungan anggaran itu diperoleh Pemerintah Kota Pariaman dalam Rapat Koordinasi Antarinstansi dan Penyerahan DIPA Dana Tugas Pembantuan dalam rangka Percepatan Rehabilitasi/Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera.
Kegiatan tersebut berlangsung di Arch Hotel Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (5/10/2026). Dalam kegiatan itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad hadir didampingi Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Deddy Kurnia Illahi serta Kepala UPT Pengelola Pasar Kota Pariaman.
Tambahan anggaran rehabilitasi ini diharapkan dapat mempercepat pembenahan pasar sehingga aktivitas perdagangan masyarakat kembali berjalan lebih baik.
Selain menjadi pusat transaksi ekonomi, keberadaan pasar juga menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat Kota Pariaman.
Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Iqbal Shoffan Shofwan.
Hadir pula Kepala Perencanaan dan Pengendalian/Analisis dan Evaluasi Posko Nasional Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana, Brigjen TNI Andre Julian, serta Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik, Sri Sugy Atmanto.
Dengan adanya dukungan anggaran tambahan tersebut, Pemko Pariaman terus mendorong percepatan pemulihan sarana perdagangan.
Langkah ini sekaligus diharapkan memperkuat kembali aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana di Kota Pariaman. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih